cover
Contact Name
Pulung Riyanto
Contact Email
riyantopul@unsub.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
vhoelubar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
BIORMATIKA : JURNAL ILMIAH FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Published by Universitas Subang
ISSN : 24603961     EISSN : 25806335     DOI : -
Core Subject : Education,
BIORMATIKA adalah jurnal ilmiah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Subang. Ruang lingkup jurnal ini meliputi bidang Ilmu Pendidikan Matematika, Pedidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Reksreasi serta bidang ilmu pendidikan lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 309 Documents
Jejak Digital Menuju Ekstremisme: Fenomena Radikalisasi dalam Lingkungan Pendidikan Basrawi, Basrawi; Irabiah, Irabiah; Efendy, R. Syilfia; Kurniawan, Nanda; Widodo, Widodo
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 11 No. 2 (2025): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/biormatika.v11i2.2226

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mengubah lanskap radikalisasi dan Ekstremisme di Indonesia secara signifikan. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana platform online memfasilitasi proses rekrutmen dan radikalisasi, mengarahkan individu ke arah ideologi ekstremis dan tindakan kekerasan. Artikel ini mengkaji interaksi antara media sosial, konsumsi konten digital, dan implikasi yang dihasilkannya terhadap keamanan nasional. Dengan menganalisis studi kasus terbaru dan menggunakan metode normatif, penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang efektivitas strategi kontra-radikalisasi saat ini dan merekomendasikan arah masa depan untuk penelitian dan perumusan kebijakan. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana platform online memfasilitasi proses rekrutmen dan radikalisasi, mengarahkan individu pada ideologi ekstremis dan tindakan kekerasan. Artikel ini mengkaji interaksi antara media sosial, konsumsi konten digital, dan implikasi yang dihasilkannya terhadap keamanan nasional. Dengan menganalisis studi kasus terbaru dan menggunakan metode normatif, penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang efektivitas strategi kontra-radikalisasi saat ini dan merekomendasikan arah masa depan untuk penelitian dan perumusan kebijakan.
Peran Sekolah dalam Membangun Kompetensi 6C: Sebuah Kajian Literatur Setiawati, Tita; Syihabuddin, Syihabuddin; Kembara, Maulia Depriya
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/jn92pd70

Abstract

Kompetensi 6C abad 21 penting dimiliki oleh siswa sebagai generasi muda penerus bangsa, agar siswa dapat menghadapi berbagai permasalahan serta tantangan-tantangan global yang semakin ke sini semakin kompleks. Kompetensi 6C abad 21 terdiri dari communication (komunikasi), collaboration (kolaborasi), critical thinking (berpikir kritis), creativity (kreativitas), computational thinking (berpikir komputasional), serta compassion skills (kemampuan berempati). Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan informasi mengenai peran sekolah dalam membangun kompetensi 6C. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian literatur dengan mengkaji 8 artikel terkait. Data-data yang dikumpulkan merupakan data-data relevan yang diperoleh dari penelitian sebelumnya yaitu pada rentang waktu 10 tahun terakhir (2014 hingga 2024) dengan bantuan aplikasi publish or perish. Beberapa peran sekolah dalam membangun kompetensi 6C diantaranya: (1) meningkatkan profesionalisme guru, (2) mengintegrasikan kompetensi 6C ke dalam pembelajaran, serta (3) merancang pembelajaran yang mendukung terlaksananya kompetensi 6C di lingkungan sekolah
Exploring High School Students' Understanding of Critical Pedagogy in Interpreting English-Language Digital Content on Social Media Putri, Noni Trisna; Yulianto, Slamet Wahyudi; Nugraha, Muhammad Anjar
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/dwmhgs73

Abstract

This research examines how Indonesian senior high school students engage with English language material on social media, drawing on critical pedagogy principles. Through in-depth interviews with two students, the conversations were analyzed to explore their interpretation of digital texts, encompassing underlying power dynamics and ideologies. Key results indicate that social media serves as an enjoyable platform for English learning, such as via videos and posts, yet linguistic challenges frequently impede thorough comprehension and critical analysis. Factors like apprehension about errors, anxiety, and imbalanced classroom dialogues result in students remaining passive and engaging only superficially with topics. Nonetheless, they are beginning to recognize diverse viewpoints on societal issues, although translating these insights into action proves difficult. The study concludes that fostering critical thinking in English education requires a comprehensive strategy, incorporating language assistance, supportive atmospheres, and inclusive discussions to empower student development. Further research should involve extended periods and wider contexts to advance digital content literacy.
Pengaruh Media Pembelajaran Wordwall terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Oktari, Senny Widia; Indriani, Lina; Syarah, May
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/gepsvd75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mnegetahui pengaruh signifikan dari penerapan media pembelajaran wordwall terhadap hasil belajar dalam pembelajaran IPAS pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Sindangsari Subang. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain nonequivalent comparison group. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar IPAS. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat ymeliputi uji normalitas dan uji homogenitas, sedangkan uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji paired sample t-test dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran wordwall berpengaruh signifikann terhadap peningkatgan hasil belajar IPAS siswa.
Media Pendidikan Karakter melalui Tari Klasik Jawa Baratsebagai Bahasa Non-Verbal Aini, Dinda Nurul; Triyani, Riri; Rubyantomo, Ariesta Putri
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/g7sz4x96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi seni tari klasik dari Jawa Barat sebagai media efektif dalam pendidikan karakter, berfokus pada bagaimana elemen gerak dalam seni tari klasik Jawa barat berfungsi sebagai bahasa non-verbal yang sistematis dan bermakna untuk menanamkan nilai-nilai moral. Seni tari klasik Jawa Barat, dengan kekayaan ekspresi non-verbalnya, menawarkan jalur unik untuk pembentukan karakter. Metode penelitian yang digunakan adalah etnografi, yang memungkinkan peneliti untuk mendalami konteks budaya dan praktik nyata di lapangan. Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung dipilih sebagai lokus penelitian karena perannya dalam melestarikan dan mengajarkan tradisi tari klasik Jawa Barat. Pendekatan etnografi melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pengajar dan mahasiswa, serta analisis mendalam terhadap kurikulum dan proses pembelajaran, dipilih untuk mendapatkan pemahaman holistik tentang transmisi nilai karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerak dalam seni tari klasik Jawa Barat terbukti menjadi bahasa non-verbal yang sangat efektif untuk menanamkan nilai-nilai moral karakter. Proses pembelajaran tari klasik Jawa Barat, yang menuntut ketelitian dan pengulangan, secara inheren mengajarkan kedisiplinan melalui penguasaan teknik gerak yang kompleks dan terstruktur. Selain itu, norma-norma perilaku yang tertanam dalam praktik tari klasik Jawa Barat, seperti tata krama saat berinteraksi dengan pengajar dan ekspresi, secara langsung menanamkan nilai kesantunan. Gerak non-verbal ini tidak hanya dipelajari secara kognitif, tetapi juga dihayati secara kinestetik, menghasilkan internalisasi karakter yang lebih mendalam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa seni tari klasik merupakan komponen yang sangat bernilai untuk diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan karakter. Integrasi tari klasik di kurikulum memiliki implikasi sebagai filter budaya.
Pengaruh Model Peer Teaching Terhadap Keterampilan Chest Pass Pada Permainan Bola Basket Faozi, Faiz; Nurhakim, Bambang Lukman; Abdurrahman, Irpan; Bahri, M. Syamsul
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/3x28es91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran peer teaching terhadap keterampilan passing chest pass dalam permainan bola basket di kelas X SMK. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan penelitian ini menggunakan one grup pre-test post-test design. Sample dalam penelitian ini adalah siswa kelas X yang berjumlah 36 siswa di SMK Negeri 1 Kota Sukabumi yang diambil menggunakan Teknik purposive sampling. Metode yang digunakan ini menunjukan peningkatan terhadap penelitian yang berjudul " Pengaruh Model Peer Teaching Terhadap Keterampilan Teknik Chest Pass Pada Permainan Bola Basket Di SMK Negeri 1 Kota Sukabumi. Hasil penelitian menunjukan hasil pretest 76,00 sedangkan hasil rata-rata posttest 88,00. Dalam uji analisi pengujian normalitas dinyatakan berdistribusi normal nilai sig menunjukan > 0,05 dan homogenitas dinyakan Ho diterima sig menunjukan > 0,05 . pada pengujian paired sample t test yaitu melihat perbedaan terlihat adanya perbedaan sebelum dilakukan treatment atau perlakuan peer teaching dan sesudah ditunjukan oleh tabulasi nilai siswa yang meningkat dan ditunjukan dengan hasil nilai SPSS yakni nilai paired <0,05 . Hal ini menunjukan bahwa adanya pengaruh positif dan perbedaan penggunaan model Peer teaching yaitu pembelejaran berbasis Peer Teaching.
Madrasah Tsanawiyah Teacher’s Formative Assessment Practices in EFL Classroom Mubarokah, Rizqiyatul; Susilawati, Susilawati; Winarto, Eline Rozaliya
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/ky7t6888

Abstract

This study aims to analyze the formative assessment practices implemented by English as a Foreign Language (EFL) teachers at the Madrasah Tsanawiyah level. This focus identifies the obstacles that prevent the teacher from conducting formative assessment optimally. This could relate to time constraints, large class sizes, and student diversity. The research employs a qualitative approach with a descriptive design, where data were collected through classroom observations and document analysis. The participants consisted of one EFL teacher. The findings reveal that the teacher applied four main formative assessment techniques: (1) questioning, (2) group discussions, (3) student presentations, and (4) assignments or homework. These techniques can help monitor students' learning progress and increase their participation, although their effectiveness varies depending on classroom dynamics and student characteristics. The study contributes to the broader understanding of formative assessment implementation in Islamic junior high school settings, an area that has received limited research attention compared to other educational levels. The findings of this study contribute concretely to the field in three specific ways. First, for EFL teachers at the MTs level, it provides a validated inventory of practical, low-preparation formative assessment strategies that can be immediately applied in large classrooms to enhance student speaking and writing skills. Second, for educational practitioners and curriculum developers, it identifies the specific types of feedback that most effectively boost student engagement, offering a blueprint for revising the English curriculum to include structured formative checkpoints. Third, for the Madrasah institution itself, the results highlight critical areas for professional development, enabling the school administration to organize targeted training workshops that address the real-world challenges teachers face in implementing classroom-based assessments.
Motivation of Police Cadets in Learning English for General and Specific Purposes Oktania, Nesia; Hartono, Rudi; Aquariza, Novi Rahmania; Sulistiono, Agus
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/3vz81882

Abstract

Motivation is commonly accepted as a significant determinant in second language achievement. Different types of English courses may influence learners’ motivation. This study investigates the types of motivation evident among Indonesian Police Academy cadets learning English either for General Purposes or for Specific Purposes, as perceived by both cadets and teachers. Using quantitative survey methods, the research includes 100 cadets, equally divided into two groups and two teachers. Results indicate that both groups exhibit predominantly intrinsic and instrumental motivation. Cadets learning English for General Purposes display stronger motivation than cadets studying English for Specific Purposes. Teacher perspectives generally mirror these findings, although some nuances in motivation type are observed. Implications highlight the need for English for Specific Purposes curricula to bolster student-centeredness and relevance, thereby maximizing cadet motivation.
Analyzing the Use of Fillers in Postgraduate EFL Learners' Academic Presentations: A Qualitative Case Study Approach Fauziyyah, Gesha; Saehu, Andang; Wardoyo, Cipto
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/7hyggk82

Abstract

This study explores the use of fillers in academic presentations by EFL (English as a Foreign Language) learners, aiming to understand their functions and impact on communication during academic presentations. The research used a qualitative method that analyzed 373 fillers uttered by 3 students during their presentations, classifying them into simple words, phrases, and clauses. Data collection was conducted through audio and video recordings of the participants' presentations. The data was manually transcribed to form a corpus of the students’ spoken language. Common fillers like “Ehmm,” “okay,” “so,” and “I think” were identified. Some of their functions, such as signaling hesitation, providing thinking time, and clarifying points, were examined. The findings suggest that while fillers help maintain speech flow and engage the audience, using them too much can make the speaker seem less confident or unprepared. The study shows that fillers can be useful when used thoughtfully, but overusing them can affect the clarity and professionalism of the presentation. The research suggests that students could benefit from being more aware of how they use fillers, and instructors might include training on managing fillers in their presentation workshops. In terms of academic implications, this research highlights the need for further exploration into the cognitive and social functions of fillers in EFL contexts. Practical implications for EFL instructors include incorporating targeted exercises into speaking curricula, such as awareness-building activities, real-time feedback, and guided practice sessions, specifically focused on managing the use of fillers in academic settings.  

Filter by Year

2016 2026