cover
Contact Name
Sefriyono
Contact Email
sefriyono@uinib.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lp2m@uinib.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Gedung Rektorat Kampus III Universitas Islam Negeri Imam Bonjol
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian
ISSN : 23546735     EISSN : 26853329     DOI : https://doi.org/10.15548/turast
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian, is published by the Institute for Research and Community Service, Imam Bonjol Padang State Islamic University. This journal is published twice a year January-June and July-December. Turast publishes the results of research and community service in various fields of science such as Sociology, Anthropology, Education, Psychology, Islamic Studies, Economics, Law, Politics, Mathematics, Physics, Chemistry, Sharia, Religious Studies, and others.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016)" : 8 Documents clear
RELASI AGAMA, BUDAYA DAN PERILAKU EKONOMI PADA POLA DAGANG ETNIS TIONGHOA KOTA PADANG Nur, Al Muhammad
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.418 KB) | DOI: 10.15548/turast.v4i1.338

Abstract

Penelitian ini berjudul: Relasi Agama, Budaya, Perilaku Ekonomi pada Pola Dagang Etnis Tionghoa KotaPadang. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki tentang hubungan antara kepercayaan, kebudayaandan perilaku ekonomi etnis TiongHoa Kota Padang. Latar belakang penelitian adalah memperhatikanketeguhan etnis TionHoa memegang teguh ajaran dan kebudayaan mereka serta keberhasilan mereka dibidangperdagangan dimana saja berada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menghasilkandata deskriptif. Pendeskripsisan ini dimaksudkan untuk menjelaskan pola dagang etnis Tionghoa di kotaPadang yang dihubungkan dengan agama, budaya dan perilaku ekonomi. Sumber data dari penelitianini adalah etnis Tionghoa, di antaranya tokoh masyarakat dan pedagang. Teknik pengumpulan data yangdilakukan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah diperoleh data dari lapangan makadilakukan teknik analisis data.Hasil penelitian menemukan bahwa keberhasilan etnis Tionghoa dalam perdagangan disebabkan oleh duafaktor; Pertama adalah kemampuan mereka secara sosial dan budaya beradaptasi dengan masyarakat minangtanpa menanggalkan simbol-simbol penting kebudayaan mereka. Kedua, pola dagang dan spirit konfusiusyang mereka miliki. Ajaran konfusius sangat mempengaruhi kepribadian mereka dalam melakukan usahaseperti; relasi, kerja keras, kepercayaan, keuletan dan kekeluargaan.
KONSEP PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PENDIDIKAN ISLAM Santi, Febri
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.056 KB) | DOI: 10.15548/turast.v4i1.308

Abstract

Education is actually a study that is able to recognize, is able to accommodate all possibilities, understandheterogeneity, appreciate differences both tribes, nations, especially religion. These aspects are interconnectedwhich orients humanity. This course also aligned with one of the humanitarian orientation of multiculturaleducation in the context of the Qur’an is to seek recognition and understanding of SARA to understandheterogeneity, applying the multicultural nature of education itself. This study uses a qualitative approachphenomenologi.
BOOK REVIEW Menilik Keistimewaan Penciptaan Manusia Dalam Islam Firosad, Ahmad Masrur
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.515 KB) | DOI: 10.15548/turast.v4i1.339

Abstract

Buku ini di awali oleh penulisnya Harun Yahya dengan bahasan mengenai kesempurnaan tubuhmanusia yang diibaratkan sebagai mesin mempunyai struktur paling kompleks di muka bumi ini. Mesinkompleks ini dapat dipergunakan untuk melihat, mendengar, bernafas, berjalan, berlari cepat, danmenikmati kelezatan rasa sepanjang hayat. Ia memiliki sistem dan pengorganisasian yang sangat rumit.Hal ini bisa dilihat pada susunan anatomi dan aktivitas tulang, otot, pembuluh darah, dan seluruh organyang ada dalam tubuh. Bila kita perhatikan lebih dalam sistem dan pengorganisasian dalam tubuh kita,maka kita akan selalu menemukan berbagai hal menakjubkan. Bayangkan tubuh kita yang terdiri daribagian-bagian berbeda tersebut ternyata terbentuk dari bagian terkecil yang sama yaitu sel. Tubuh kitaterdiri atas sel-sel berukuran hampir 1/1000 mm3 (seperseribu milimeter kubik)
KOMPENTENSI KOMUNIKASI ULAMA LINTAS BUDAYA Wakidul Kohar
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.236 KB) | DOI: 10.15548/turast.v4i1.309

Abstract

Penelitian ini beranjak dari realitas bahwa komunikasi lintas budaya, sangat menentukan dalampenyelenggaraan program pelestarian nilai adat, budaya dan Agama di Nagari Lunang. Penelitian iniberkesimpulan bahwa perbedaan budaya berimplikasi terhadap komunikasi ulama lintas budaya. Halitu dilatarbelakangi oleh: Pertama, Faktor pengetahuan (knowledge) yang terdiri dari Nilai-nilai budaya,pandangan dunia, sejarah, dan organisasi sosial, yang dianut masing-masing etnis, mempengaruhi kompetensikomunikasi ulama lintas budaya pada aspek pengetahuan dalam kontek pelestarian nilai budaya, adat danagama. Secara konseptual, hasil penelitian ini mendukung teori komunikasi antarbudaya yang dikemukakanoleh William B. Gudykunst dan Young Yun Kim, bahwa dalam komunikasi antarbudaya manusia selaludipengaruhi oleh sistem kultural, sosiokultural dan psikokultural. Kedua, Kemampuan mengurangikesalahpahaman budaya merupakan faktor penghambat kompetensi komunikasi ulama lintas budaya padaaspek motivasi. Secara konseptual temuan penelitian ini, menguatkan teori Larry. A. Samovar, RichardE.Porter dan Edwin R. McDanel. Ketiga, Gaya komunikasi yang mau menang sendiri, defensive dan kurangramah, merupakan factor penghambat pada aspek ketrampilan berkomunikasi ulama lintas budaya. Temuanini mendukung teori negosiasi identitas yang dikemukan oleh William B.Gudykunts. Sumber data dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Dengan alasan bahwa komponen-komponendata yang dicari meliputi aspek kehidupan masyarakat, yaitu apa yang dikatakan dan dilakukan oleh parainforman, maka segenap komponen tersebut di baca dianalisis dengan teori komunikasi antarbudaya
METODE HISAB TAKWIM TAREKAT SYATTARIYAH DI MINANGKABAU Muhammad Adiasa Rhazes Adiasa
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.236 KB) | DOI: 10.15548/turast.v4i1.312

Abstract

Artikel ini berbicara mengenai metode hisab takwim yang digunakan oleh tarekat Syattariyah dalammenentukan awal bulan Hijriah. Perbedaan mendasar metode hisab takwim dengan metode yang diterapkanoleh pemerintah, NU, dan Muhammadiyah adalah metode hisab takwim ini bisa dikatakan masih sangattradisional tidak didasarkan pada perhitungan astronomis sedikitpun.Metode yang diterapkan oleh tarekat Syattariyah di Minangkabau menjadi menarik karena mereka memulaipuasa Ramadhan dan hari raya Idul Fitri selalu terlambat satu atau dua hari dari yang ditetapkan olehpemerintah, sehingga muncul anggapan bahwa metode yang digunakan Syattariyah tidak mempunyai dasar.Oleh karena itu, artikel ini ingin menelusuri metode hisab takwim tarekat Syattariyah tersebut dari segi asalusul, dasar dalil, dan metode penghitungannya yang menyebabkan keterlambatan Syattariyah dalam memulaipuasa Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.
RELASI AGAMA DAN PILIHAN NASABAH: GROUNDED THEORY DAN REPOSISI AGAMA PADA PILIHAN NASABAH BANK SYARIAH DI BENGKULU Hardivizon Hardivizon; Mhd. Sholihin; Anrial Anrial
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.886 KB) | DOI: 10.15548/turast.v4i1.306

Abstract

This paper certainly examines the relationship between religion and consumer’s choice towards the islamicbank in Bengkulu, Province. Concerning in religion preference system and its relation with consumer’s choicethe research is crucially expected to discover the relationship between religion, and the consumer’s choice ofislamic bank in Bengkulu. The reason why the issues must be studied is from theoritical foundation in whichbelief system like religion, and rationality is a main factor determining the consumer’s choice towards islamicbank in varied-cases (Yusof; Bahari; Adanan: 2014). Hence, there are various facts as an important settingof research—moeslem population in Bengkulu; level of FDR (finance to deposits ration) for many islamicbank in Bengkulu is 182,3% and also NPF level is 3.30%. Based on this setting, the study intentionaly usesthe grounded theory as approach. It directly legitimates two theories as guidance for the research—rationalitychoice theory and shopping preference theory.The research successfully finds a set of thesis that religion’s rules in consumer’s choice of islamic bank can bedescribed shortly in two models—religion as Model of ” and “for Reality. These models emerge in consumer’sbehaviour of how they select the islamic bank in Bengkulu. Empirically, it can be attested from the perception,and definition toward islamic bank as a personal experience. In fact, Islam as a part of religions modifiedas justification for their choice. Whilst consumers tend to be a loyal consumer of Islamic bank based on thebelief-- framework produced from their religion, for some users it is eventually because of the economics interest.For example, islamic bank choice is based on the ultimate-goal to gain exceeded-profit rather merits offeredby the conventinal bank.
PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM BERBASIS SUKU DI KENAGARIAN SUNGAI NANAM KECAMATAN LEMBAH GUMANTI KABUPATEN SOLOK Mistarija Mistarija
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.02 KB) | DOI: 10.15548/turast.v4i1.337

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pengembangan masyarakat Islam berbasis suku diKenagarian Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Metode yang digunakan adalahfield research dengan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, sedangkan sebagai objek penelitian iniadalah Wali Nagari, ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) dan pemimpin suku di Kanagarian SungaiNanam. Alat pengumpul data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Datayang diperoleh diolah dengan langkah seleksi data, klasifikasi data, analisis data yang selanjutnya disimpulkandan dideskripsikan. Temuan ini mengungkap bahwa, suku memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkansebagai faktor pendukung pengembangan masyarakat Islam di Kenagarian Sungai Nanam. Bentuk usaha yangdapat dikembangkan dalam pengembangan masyarakat Islam berbasis suku di Kenagarian Sungai Nanam,setidaknya ada dua bentuk, yaitu pengembangan ekonomi kerakyatan melalui pendayagunaan tanah pusakomilik suku dan pembinaan mental spiritual masyarakat melalui pemanfaatan surau suku sesuai denganfungsi-fungsi surau menurut adat yang pernah diterapkan pada masa lalu.
GENEALOGI SPRITUAL TAREKAT NAQSYABANDIYAH KHALIDIYAH DI MINANGKABAU BERDASARKAN NASKAH IJAZAH SERTA KARAKTERISTIK IJAZAHNYA Chairullah Chairullah
Turast: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.014 KB) | DOI: 10.15548/turast.v4i1.307

Abstract

Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah merupakan salah satu tarekat muktabarah yang memiliki banyakpengikutnya di Indonesia. Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah juga merupakan tarekat yang mendominasiwilayah Minangkabau. Dalam pandangan sejarawan dan peneliti seperti Schrieke dan Martin van Bruinessentarekat Naqsyabandiyah mulai berkembang di Minangkabau pada pertengahan abad ke 19 yaitu tahun1850 M oleh Syekh Ismail Simabur. Berbeda dengan Schrieke dan Bruinessen, Azra dan Dobbin berpendapatbahwa tarekat Naqsyabandiyah telah berkembang di Minangkabau pada pertengahan abad ke 17 M olehJamaluddin. Namun berdasarkan sumber lokal yang ditemukan berupa Naskah Ijazah dan Silsilah ditemukanfakta lain yaitu tarekat Naqsyabandiyah telah berkembang di Minangkabau pada awal abad ke 19. Artikel inibertujuan untuk menjelaskan genealogi Spritual tarekat Naqsyabandiyah di Minangkabau berdasarkan naskahijazah, serta melihat karakteristik dari ijazah tarekat Naqsyabandiyah yang berkembang di Minangkabau.

Page 1 of 1 | Total Record : 8