cover
Contact Name
Muhammad Rizal
Contact Email
rizalmuhammad08@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
andisukainah@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian
ISSN : 24768995     EISSN : 26147858     DOI : -
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian adalah publikasi ilmiah hasil penelitian bidang teknologi pertanian dengan No. P-ISSN 2476 -8995 (Print) dan No. E-ISSN 2614-7858 (Online). Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknologi Pertanian Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian diterbitkan dua kali setahun (Februari dan November). Artikel yang dimuat berupa artikel yang merupakan hasil penelitian asli dan belum pernah dipublikasikan di media lain. Ruang lingkupnya mencakup Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Ilmu dan Teknologi Pangan, Mekanisasi Pertanian, Teknologi Industri Pertanian, Teknologi Hasil Pertanian, Teknologi Hasil Perikanan, Teknologi Hasil Peternakan, Teknologi Hasil Perkebunan, Pasca Panen, Gizi dan Pangan.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2019): Agustus" : 13 Documents clear
Ekstraksi Daun Sirih (Piper betle L) dan Daun Salam (Syzygium polyanthum) sebagai Alternatif Pengawet Tahu Putri Pratiwi; Sri Nur Wahyuni; Nur Amalia
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 5, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v5i2.9675

Abstract

    Tahu mempunyai masa simpan yang relatif pendek. Pada kondisi normal masa simpan tahu rata-rata sekitar 1-2 hari. Jika lebih dari 2 hari rasanya akan menjadi asam dan terjadi perubahan warna, aroma dan tekstur sehingga tidak layak untuk dikonsumsi, keadaan tersebut menyebabkan perlunya proses pengawetan dalam memperpanjang masa simpan tahu. Bahan alami yang berpotensi digunakan sebagai pengawet ialah ekstrak daun sirih (Piper betle L) dan daun salam (Syzygium polyanthum) karena kedua jenis tumbuhan tersebut memiliki sifat anti mikroba. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kombinasi ekstrak daun sirih dan daun salam terhadap daya simpan tahu dan perubahan mutu tahu. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian eksperimen dengan menggunakan Rancang Acak Kelompok (RAK) yang mengeksplorasi pengaruh campuran ekstrak daun sirih dan daun salam terhadap kualitas tahu. Berdasarkan tujuan, pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pengamatan dan pencatatan secara sistematis terhadap subjek penelitian. Pengambilan data dilakukan dengan pengujian meliputi uji kimia seperti (pengujian kadar air, kadar protein) dan uji mikrobiologi seperti (pengujian ALT, pengujian Escherihia Coli, dan pengujian Salmonella SP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun sirih dan daun salam dengan variasi tingkat konsentrasi berbeda (0%, 3%, 6%, 9%) berpengaruh terhadap daya simpan dan mutuh tahu.
Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa Dengan Metode Stad (Student Team Achievement Divisions) Pada Mata Pelajaran Vegetatif Di Kelas X ATPH SMK Negeri 5 Jeneponto Nur Amin Mangka; Andi Sukainah; Nurmila Nurmila
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 5, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v5i2.9629

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas ATPH X vegetatif SMK Negeri 5 Jeneponto melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Subjek penelitian ini terdiri dari 23 siswa kelas X ATPH, menggunakan teknik pengumpulan data observasi dan tes pada akhir setiap siklus sesuai dengan materi yang diajarkan. Prosedur penelitian meliputi tahapan (a) perencanaan, (b) implementasi, (c) observasi, dan (d) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif STAD (Student team achievement divisons) dapat meningkatkan aktivitas siswa dan hasil belajar. Hal ini dapat dilihat pada kegiatan Siklus I dan Siklus II dan hasil belajar siswa meningkat.
Pemberdayaan Anak Putus Sekolah Melalui Kakao Sambung Pucuk Arwanda Arwanda; Emi Mastura; Ulfa Aulia Syamsuri
Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian Vol 5, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jptp.v5i2.9672

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan anak putus sekolah di Desa Patampanua, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng,  dalam  melaksanakan pembibitan kakao metode sambung pucuk (okulasi) persilangan dengan kakao unggul. Adapun yang menjadi latar belakang dilaksanakannya kegiatan ini yaitu adanya masalah dalam budidaya kakao yaitu serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) seperti hama Penggerek Buah Kakao (PBK) dan penyakit Vascular Streak Dieback (VSD) serta penyakit busuk buah. Sementara itu di Desa Patampanua sekitar 70% anak mengalami putus sekolah dan menjadi pengangguran. Pemberdayaan anak putus sekolah melalui penyuluhan dan pelatihan merupakan alternatif yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah budidaya kakao dan pengangguran di Desa Patampanua. Hasil yang dicapai setalah pelaksanaan dinilai dari aspek pengetahuan dan keterampilan melalui pre tes dan post tes. Pada aspek pengentahuan nilai rata-rata peserta pada pre tes yaitu 1.5 dan pada post tes yaitu 8.65. Pada aspek keterampilan Pada pelatihan pertama dari 100 bibit yang disambung pucuk hanya 30 yang berhasil tumbuh, akan tetapi pada saat pelatiahan yang kedua yaitu dari 100 bibit yang disambung 70 bibit berhasil tumbuh. Potensi sambung pucuk kakao kedepannya dapat dikembangkan melalui penyediaan jasa pembibitan kakao dan pengembangan usaha pembibitan kakao. Dengan adanya kegiatan ini mampu mengatasi masalah dalam budidaya kakao melalui sambung pucuk serta mengurangi pengangguran pada anak putus sekolah di Desa Patampanua, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng.

Page 2 of 2 | Total Record : 13