MARKA (Media Arsitektur dan Kota) : Jurnal Ilmiah Penelitian
MArKa Scientific Research Journal is a scientific publication for the topic of study and criticism in the Architecture and Urban Studies (p-ISSN: 2580-8745, e-ISSN: 2685-4201). MArKa is published twice a year in August and February since August 2017 by the Architecture Study Program, Faculty of Science Technology Engineering and Mathematics.
Articles
63 Documents
Kajian Konsep Arsitektur Kontekstual pada Bangunan di Kawasan Kota Tua Jakarta
Bella Mareta Thania;
Ari Widyati Purwantiasning
MARKA (Media Arsitektur dan Kota) : Jurnal Ilmiah Penelitian Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Prodi Arsitektur Universitas Matana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33510/marka.2020.4.1.1-16
Arsitektur kontekstual merupakan bidang ilmu yang membahas hubungan suatu bangunan dengan lingkungan sekitar yang meliputi tiga hal yaitu: kegiatan, lingkungan dan visual. Penerapan arsitektur kontekstual dapat dilihat pada suatu kawasan bersejarah yang masih mempertahankan nilai-nilai sejarah. Salah satu kawasan bersejarah yang masih mempertahankan nilai-nilai sejarah pada bangunannya adalah Kawasan Kota Tua Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana penerapan prinsip – prinsip arsitektur kontekstual pada Kawasan Kota Tua Jakarta terutama prinsip bentuk. Prinsip – prinsip yang ada adalah kontras dan harmoni dalam segi ukuran, bentuk dan warna, namun penelitian ini akan mengkaji pada prinsip bentuk. Metode yang dilakukan dalam mengkaji arsitektur kontekstual pada Kawasan Kota Tua Jakarta adalah dengan metode deskriptif kualitatif yaitu, melakukan observasi untuk mengetahui kontekstualitas dari bangunan-bangunan yang ada di dalam kawasan bersejarah kemudian dilakukan analisis dengan menggunakan prinsip arsitektur kontekstual yaitu prinsip bentuk. Penelitian ini diharapkan dapat mengidentifikasi dan memberikan pemahaman mengenai prinsip bentuk pada arsitektur kontekstual terutama bangunan bersejarah di Kawasan Kota Tua Jakarta.
Morfologi Urban Artefak Kampung Kota
Anityas Dian Susanti;
Ikaputra Ikaputra
MARKA (Media Arsitektur dan Kota) : Jurnal Ilmiah Penelitian Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Prodi Arsitektur Universitas Matana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33510/marka.2020.4.1.17-26
This paper discusses the morphology of urban kampong which includes the morphology of urban urban kampong artifacts, by first defining what urban kampong morphology is. The discussion in this paper is still general and can still be developed more about the morphology of urban artifacts in urban kampong. Kampung kota is part of an urban area that has Indonesian characteristics. This paper uses the method of studying literature using several references related to morphology. And the references used are those related to morphology and urban kampong. The result of this paper is that the morphology of urban kampong artifacts is that settlements in a city generally occur unplanned. Unplanned parts of urban areas are referred to as settlements that make up cities with morphological principles consisting of streets, plots and buildings.
Penataan Terminal Tipe B Kabupaten Sukabumi
Wiyoga Triharto;
Bambang Perkasa Alam
MARKA (Media Arsitektur dan Kota) : Jurnal Ilmiah Penelitian Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Prodi Arsitektur Universitas Matana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33510/marka.2020.4.1.27-42
Ratu harbor beach is one of the mainstay tourist sites for the Regional Government of Sukabumi Regency in bringing PAD, besides public transportation facilities and terminals have a major role in supporting the queen port as a tourist attraction so that tourists are comfortable and facilitated in accessing through public transportation. The condition of the Pelabuhan Ratu Terminal, Sukabumi Regency is currently very poor, poorly maintained, and many supporting facilities are damaged and inadequate. This study aims to identify problems and formulate the type B terminal arrangement in Sukabumi Regency. The method used is descriptive qualitative in order to get a picture of the problems of the situation and conditions currently taking place or occurring in the present and the study of policies. Collecting data by field surveys, literature studies and interviews. The results in this study get a terminal B type terminal design concept Sukabumi Regency according to current and future needs.
Kajian Karakteristik Rumah Kongsi Etnis Tionghoa Udik Di Tangerang Raya
Louis Alexandra;
Muhammar Khamdevi
MARKA (Media Arsitektur dan Kota) : Jurnal Ilmiah Penelitian Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Prodi Arsitektur Universitas Matana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33510/marka.2020.4.1.43-58
Chinese migrants settled in Malay Archipelago in the 15th century. They carried their culture, especially their traditional houses (Kongsi). They come from Guangdong and Fujian, whose ethnicities are Hokkien, Hakka, Cantonese, Teochew. In Tangerang Raya area there are still a number of these houses that have survived, but are threatened with extinction. Though this house is also one of Indonesia's architectural heritage. So it is important to conduct its architectural research as an initial effort for conservation. What are the architectural characteristics of Kongsi's house in Tangerang Raya? Are there changes and shifts in characteristics that are different from the origin? This study uses qualitative methods by conducting observations of primary data in the field and other secondary data sources. This study aims to examine the character of the space system, the shape-form system, and the stylistic system of Kongsi houses in Tangerang Raya in three locations, namely: Panongan, Sewan, and Teluk Naga. The results showed that Kongsi houses in Tangerang Raya followed the traditional Siheyuan type of Chinese house. But there are some changes and shifts in the form of adaptation to the local local environment; minor on the system of space, moderate on the system of shape, major on the stylistic system.
Studi Karakteristik dan Spirit of Place Bangunan Dia.Lo.Gue Artspace
Michelle Aprilia Wijaya;
Danang H. Wibowo
MARKA (Media Arsitektur dan Kota) : Jurnal Ilmiah Penelitian Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : Prodi Arsitektur Universitas Matana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33510/marka.2020.4.1.59-74
Each place has a Spirit of Place (soul of a place) or their respective identities - each different. A place that has no soul or Spirit of Place does not have a meaning that can be felt by its visitors. The meaning or impression caused by a place affects the attachment between the individual's soul and the individual's place. This study describes academically the characteristics and Spirit of Place in the Dia.Lo.Gue Artspace building, located at Jalan Kemang, South Jakarta. The Artspace and office are the buildings of famous Indonesian architects, Andra Matin. This study uses descriptive qualitative research methods with case study research methods. This research is expected to produce conclusions about the study of Spirit of Place in a building, and can be used to add insight and add architectural studies about Spirit of Place for those who have an interest related to the case study.
Pengaruh Digital dalam Presentasi Karya Arsitek
Aria Zabdi Alias Dian Pandu;
LMF Purwanto
MARKA (Media Arsitektur dan Kota) : Jurnal Ilmiah Penelitian Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Prodi Arsitektur Universitas Matana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33510/marka.2021.4.2.76-87
Perkembangan teknologi digital beberapa dasawarsa terakhir secara signifikan mengubah cara arsitek bekerja. Revolusi digital dalam beberapa dekade terakhir ini memungkinkan kita untuk tidak hanya mengkonstruksi bangunan secara fisik, tetapi juga secara virtual. Presentasi merupakan tahap penting dalam sebuah pekerjaan arsitektur. Presentasi yang dilakukan arsitek adalah upaya untuk mengkomunikasikan sebuah informasi, yang berupa ide-ide dari sang arsitek. Klien sebagai penerima infomasi berasal dari berbagai kalangan dan latar belakang serta kemampuan spasial (spatial intelligence) yang berbeda. Oleh karena itu, berbagai upaya dilakukan agar presentasi yang dilakukan oleh arsitek lebih mudah diterima oleh klien Perkembangan presentasi arsitek ini dipengaruhi oleh perkembangan teknologi digital. Arsitektur adalah salah satu bidang yang rutin menjadi pengguna temuan-temuan teknologi. Teknologi-teknologi terkini diaplikasikan dalam berbagai perangkat lunak arsitektur, salah satunya adalah penggunaan teknologi Virtual Reality dan Augmented Reality yang semula diaplikasikan dalam konsol permainan kini diintegrasikan dalam Builidng Information Modelling (BIM). Di masa mendatang, penggunaan teknologi dalam penyajian karya arsitektur terus akan berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi digital yang ada.
Analisis Kenyamanan Pencahayaan di Ruang Kelas SMKN 2 Bandar Lampung
Farhan Giano Indrakesuma;
Ai Siti Munawaroh
MARKA (Media Arsitektur dan Kota) : Jurnal Ilmiah Penelitian Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Prodi Arsitektur Universitas Matana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33510/marka.2021.4.2.88-99
Ruang kelas merupakan tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar siswa dan guru yang selalu rutin dilaksanakan setiap hari sehingga perlunya pencahayaan yang ideal untuk kegiatan belajar yang baik. Namun kenyataan di lapangan masih banyak ruang kegiatan belajar mengajar yang tidak memenuhi syarat standar pencahayaan ruang kelas yaitu 250 lux. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan ruang kelas yang ada di SMKN 2 Bandar Lampung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif secara deskriptif. Hasilnya ditemukan ruang kelas tersebut masih di bawah standar dan diperlukan penelitian lanjutan untuk mencari tahu solusi lainnya.
Penerapan Aspek Environmental Dalam Arsitektur Sustainable Pada Perancangan Stasiun Kereta Api Pekanbaru
Muhammad Rafi Ihsan
MARKA (Media Arsitektur dan Kota) : Jurnal Ilmiah Penelitian Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Prodi Arsitektur Universitas Matana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33510/marka.2021.4.2.100-113
Pekanbaru is one of the big cities in Indonesia with a high population mobility. However, the city is not accompanied by the provision of fast and economical public transportation. The common public transportation facilities which are available in Pekanbaru, namely buses and travel, are considered as a quite economical, but require a long time to travel. Meanwhile, other transportation facilities, namely planes, are considered fast but less economical. Therefore, an economical and fast alternative public transportation, namely train, is needed. To meet this need, a railway station is required in Pekanbaru. The development condition in Pekanbaru which are getting faster and denser can adversely affect the environment. So, environmentally friendly and sustainable development is needed in the form of station designs that meet environmental aspects in sustainable architecture. The research method used is qualitative in the form of field data collection and literature study related to the topic of discussion.
Kajian Karakteristik Arsitektur Omah Sengen Etnis Jawe Di Banten Lor
Muhammar Khamdevi
MARKA (Media Arsitektur dan Kota) : Jurnal Ilmiah Penelitian Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Prodi Arsitektur Universitas Matana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33510/marka.2021.4.2.114-125
Berbeda dengan wilayah Banten Kidul (Banten Selatan) yang didiami oleh etnis Sunda Banten, wilayah Banten Lor (Banten Utara) justru didiami oleh suku Jawe (Jawa) yang ada sejak jaman Kesultanan Banten. Kesultanan ini merupakan wilayah bawahan dari Kesultanan Cirebon dan selain itu juga memiliki kedekatan hubungan politik dengan Kesultanan Palembang. Di wilayah ini terdapat beberapa rumah tradisional yang bernama Omah Sengen (Rumah Dulu) atau Omah Panggang Pe, terutama di Cilegon dan di Serang. Sayangnya rumah tradisional ini tidak begitu mendapat perhatian lebih dari kajian arsitektur dan sebentar lagi jumlahnya akan semakin menyusut bahkan lenyap. Maka penelitian ini menjadi penting untuk mencoba meneliti dan mendokumentasikan karakter arsitekturnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan cara menganalisis karakteristik bangunannya secara arsitektural; spasial, fisik dan figural, dan stilistik. Bagaimanakah karakteristik rumah tradisional di Banten Lor? Penelitian ini diharapkan dapat menambah dan melengkapi referensi-referensi keilmuan, terutama mengenai rumah tradisional di wilayah Banten.
PKM Perencanaan Desa Wisata Bonjeruk, Lombok Tengah
Muhammar Khamdevi
MARKA (Media Arsitektur dan Kota) : Jurnal Ilmiah Penelitian Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Prodi Arsitektur Universitas Matana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33510/marka.2021.4.2.126-137
Desa Bonjeruk di Lombok Tengah berdiri pada tahun 1800-an ini sekilas memiliki banyak potensi dan peluang bisnis pariwisata, baik dari segi sejarah, budaya, pertanian, dan kuliner. Desa Wisata Bonjeruk sendiri ditetapkan oleh pemerintah daerah pada tahun 2019. Karena analisis dan perencanaan yang belum optimal, desa wisata ini memerlukan perencanaan yang perlu diperbarui, agar tercipta wisata yang berkelanjutan dan berbasis masyarakat. Oleh karena itu kegiatan ini sangat diperlukan untuk menghasilkan analisis dan perencanaan Desa Wisata Bonjeruk yang lebih kongkrit. Bagaimanakah perencanaan dan konsep Desa Bonjeruk yang sesuai? Kegiatan ini dilaksanakan antara Program Studi Arsitektur Universitas Matana dan Pokdarwis Bonjeruk untuk mendapatkan kolaborasi yang berbasis masyarakat. Disepakati masterplan yang disesuaikan dengan spririt of place desa.