cover
Contact Name
Ellysa Nursanti
Contact Email
jtmi@scholar.itn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jtmi@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri
ISSN : 24607975     EISSN : 25493426     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri (JTMI), diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri S-2 Pascasarjana Institut Teknologi Nasional Malang, JTMI terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Februari dan Agustus. Redaksi menerima naskah makalah ilmiah yang erat hubunganya dengan bidang keilmuan Teknik dan Manajemen Industri. Ruang Lingkup materi: Ergonomics Quality and Reliability Maintenance and Safety Risk and Decision Making Production System Manufacture Engineering Strategic Management Optimization Model Simulation Operation Management Supply Chain Management Inventory and Warehousing Human Resource Management Marketing Management Green and Lean Industrial System.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 3 No 2: Agustus 2017" : 6 Documents clear
Hubungan Sudut Pahat dan Kecepatan Potong Terhadap Pemakaian Mata Pahat Pada Pembuatan As-Arbor Usman, Mualifi; Nursanti, Ellysa; Laksmana, Dimas Indra
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 3 No 2: Agustus 2017
Publisher : Teknik Industri S-2 Pascasarjana Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sudut pemotongan pahat merupakan salah satu hal yang dapat mempengaruhi hasil pengerjaan pembuatan arbor. Kualitas permukaan potong tergantung pada kondisi pemotongan, dengan pemakaian standarisasi sudut pemotongan dan kecepatan potong kemungkinan akan didapat hasil kerataan yang sesuai. Pentingnya penentuan sudut pemotongan pahat dan kecepatan potong yang tepat dapat meminimalisir pemakaian mata pahat, dalam hal ini pada pembuatan arbor dapat dioptimumkan pemakaian mata pahatnya dengan menjaga geometri sudut pahat. Geometri pahat yang optimum memberikan proses pemotongan yang cepat dengan hasil yang halus serta keausan pahat yang minimum. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan sudut pahat dan kecepatan potong terhadap pemakaian mata pahat pada proses pembuatan As-Arbor malalui pendekatan analisa regresi linier berganda. Pengaruh hubungan variabel sudut pahat dan kecepatan potong terhadap penggunaan mata pahat ditunjukkan dengan model rumusan regresi linier berganda yang ditunjukkan oleh . Nilai koefisien determinasi diperoleh 0.783 atau 78,3%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar sudut pahat dan kecepatan potong semakin besar pula tingkat keausan mata pahatnya.
Implementasi Penggunaan Ergonomic Body Protector Serabut Kelapa Terhadap Efek Pengedara Motor Ruwana, Iftitah; Gustopo, Dayal; Subardi, Anang
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 3 No 2: Agustus 2017
Publisher : Teknik Industri S-2 Pascasarjana Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini pengendara kendaraan bermotor sebagaian mengabaikan safety equipment dan pemakaian pelindung atau body protector sangat minim disaat berkendaraan. Produk pelindung sebenarnya sudah banyak tersedia dipasaran, namun harganya mahal, desain kurang ergonomis, bahan terbuat dari serat sintetis sehingga tidak ramah lingkungan. Fungsi protector yang kurang kuat dan kurang nyaman saat dipakai sehingga pengguna motor lebih sering memakai jaket biasa saat berkendara. Berdasarkan masalah tersebut pengunaan   produk ergonomic body protector serabut kelapa dapat mempengerahui pengendara motor secara fisik dan dapat memberikan kenyamanan pada saat berkendaraan. Karakteristik fisik serabut kelapa yaitu mempunyai kekuatan tarik, elastisitas, biodegradable, dan insulasi yang baik terhadap suhu. Ergonomi body protector serabut kelapa meliputi kualitas bahan dan disain produk yang sesuai kebutuhan pengendara motor. Kualitas produk protector meliputi mouisture kekuatan tarik, impac dan kekerasan. Rancangan disain produk dilakukan dengan pengukuruan antropometri pada orang dewasa. Penggunaan ergonomic body protector mempunyai efek terhadap pengendara motor yaitu dengan memberikan rasa hangat dan kenyamanan pada pengendara motor.
Analisis Optimasi Pelaksanaan Proyek Revitalisasi Integrasi Jaringan Universitas Kadiri Menggunakan Metode PERT Dan CPM Safi’i, Imam; Santoso, Heribertus Budi
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 3 No 2: Agustus 2017
Publisher : Teknik Industri S-2 Pascasarjana Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Revitalisasi Integrasi Jaringan Universitas Kadiri (INJANIK) merupakan proyek lanjutan dari tahun 2013 yang bergerak pada pengembangan sistem informasi. Dalam pelaksanaannya proyek mengalami hambatan atau penyimpangan sehingga menimbulkan ketidaktepatan waktu penyelesaian proyek. Dalam mengestimasi waktu dan biaya di sebuah proyek maka diperlukan optimalisasi. Penelitian ini bersifat menganalisis semua pekerjaan yang ada dalam proyek revitalisasi INJANIK dengan metode Program Evaluation and Review Technique (PERT) dan Critical Path Method (CPM). Pengumpulan data dilakukan secara langsung pada pelaksanaan proyek yang meliputi aktivitas kegiatan, jadwal serta anggaran biaya proyek. Dari hasil analisa menggunakan metode PERT dan CPM terhadap pelaksanaan proyek Revitalisasi Integrasi Jaringan Universitas Kadiri dapat disimpulkan bahwa durasi waktu optimal proyek adalah 142 hari dengan tingkat peluang keberhasilan proyek sebesar 85,54% efisiensi yang didapat sebesar 3,4% dan total biaya proyek optimal adalah sebesar Rp. 479.634.000 dengan efisiensi sebesar 1,22%.
Peningkatan Quality Ownership Untuk Menjaga Kualitas Produk Di PT. XYZ Dengan Metode Continuous Improvement Hidayat, Syahgita Soma; Handoko, Fourry; Laksmana, Dimas Indra
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 3 No 2: Agustus 2017
Publisher : Teknik Industri S-2 Pascasarjana Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses perbaikan terus menerus peran dari sumber daya manusia sangatlah penting, setiap individu/karyawan harus menyadari pentingnya kualitas produk, sehingga setiap karyawan tersebut harus mempunyai rasa kepemilikan terhadap kualitas (Quality Ownership). Terkait Quality Ownership tersebut, pengukuran terhadap nilai dari Visual Quality Index (VQI) digunakan sebagai peringatan bagi perusahaan untuk melakukan evaluasi terhadap kualitas baik proses maupun produk. Pada penelitian peningkatan ini Quality Ownership diukur dengan metode Continuous Improvement (PDCA) melalui VQI yang terintegrasi dalam metode A3 Problem Solving dan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), tahap pertama adalah melakukan brainstorming dengan beberapa orang yang berperan dalam proses produksi dengan metode 5 why yang disusun dalam tree diagram analysis untuk mencari akar permasalahan, dilanjutkan dengan penggunaan tabel FMEA untuk mendapatkan nilai dari Risk Potensial Number (RPN), setelah mengetahui nilai dari RPN kemudian adalah membuat countermeasure dari permasalahan dan membuat jadwal perbaikan, tahap selanjutnya adalah menerapkan dan memonitoring proses dengan cara melakukan pengamatan menggunakan nilai dari VQI. Peningkatan Quality Ownership dapat dilihat dari perubahan nilai VQI yang semula di atas 200 dari rata-rata turun menjadi 193 dan konsisten di bawah angka 200, hal tersebut menunjukkan bahwa terjadi pengendalian kualitas dalam proses produksi dengan kata lain adalah terjadi peningkatan Quality Ownership dalam perilaku karyawan dalam bekerja.
Pengaruh Umur dan Jenis Kelamin Terhadap Desain Tempat Kerja Pada Karyawan Perguruan Tinggi Vitasari, P.; Gustopo, Dayal
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 3 No 2: Agustus 2017
Publisher : Teknik Industri S-2 Pascasarjana Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain workplace berpengaruh pada penurunan kualitas pekerjaan, terutama diantara pekerja di industri. Hal ini juga berakibat tidak hanya pada menurunnya motivasi pekerja tapi juga kepuasan, hubungan social, performansi, dan kesehatan. Beberapa hasil penelitian mengungkapkan bahwa bekerja dalam kondisi tempat kerja yang aman dan sehat akan menunjang para karyawan bekerja secara total. Sehingga diperlukan inovasi untuk meningkatkan performansi karyawan. Inovasi ini berupa model untuk desain workplace yang disesuaikan dengan konsep green ergonomics guna meningkatkan human performance para karyawan. Di mana langkah awalnya berupa evaluasi desain workplace yang telah ada disesuaikan dengan kebutuhan karyawan. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan pengukuran pengaruh umur dan jenis kelamin terhadap desain tempat kerja pada karyawan Fakultas Teknologi Industri kampus 2 ITN Malang dengan menggunakan kuesioner. Sebanyak tiga puluh sembilan karyawan dilibatkan dalam pengumpulan data. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan analisis menggunakan statistic descriptive dan uji t SPSS 17 untuk mengetahui pengaruh pada variabel umur dan jenis kelamin. Hasil analisis pengaruh antara jenis kelamin dan umur terhadap workplace design, diperoleh koefisien t value sebesar 70,5% dengan tingkat signifikan .000. dapat diartikan bahwa gender dan age memiliki pengaruh yang cukup tinggi terhadap workplace design. Hasil lain diperoleh dari analisis uji t (one sample t-test) untuk melihat pengaruh umur terhadap workplace design diperoleh koefisien t value sebesar 19.1% dengan tingkat signifikan .000 perempuan lebih menyukai soft color untuk ruang kerjanya sebanyak 60%. Sedangkan laki-laki hanya merespon 40% terhadap pemilihan soft color.  Sebaliknya, untuk ruang kerjanya laki-laki lebih dominan menyukai warna terang sejumlah 57%, sedangkan perempuan yang menyukai warna terang hanya sebesar 43%.
Analisis Pemilihan Supplier Yang Tepat Untuk Produk Gigi Palsu (Studi Kasus Di CV. Brother Dent) Syamsudin, Agus; Nursanti, Ellysa; Adriantantri, Emmalia
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Vol 3 No 2: Agustus 2017
Publisher : Teknik Industri S-2 Pascasarjana Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam konsep rantai pasok, supplier merupakan salah satu bagian rantai pasok yang sangat penting dan berpengaruh terhadap eksistensi suatu perusahaan. Untuk mendapatkan supplier yang tepat, perusahaan perlu melakukan pemilihan supplier dikarena supplier memegang peranan sangat penting untuk memperlancar proses produksi dalam suatu industri manufaktur. Bahan baku yang dipilih harus sesuai kualitas standar dari perusahaan. Oleh karena itu CV. Brother Dent memerlukan supplier yang tepat untuk memenuhi kebutuhan bahan baku tersebut. Saat ini masih banyak terjadi keterlambatan bahan baku dan juga kualitas bahan baku yang tidak sesuai dengan standart sehingga pemilihan supplier harus diperhatikan dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui supplier mana yang memiliki performa terbaik dengan menggunakan metode AHP sebagai dasar pemilihan  kriteria dan sub kriteria supplier dan Alat yang dipakai dalam penelitian ini adalah Aplikasi Expert Choice yang digunakan untuk membantu pengambilan keputusan dalam pemilihan supplier. Pengolahan data yang dilakukan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan tahap-tahap yang dilakukan dalam metode AHP yaitu mendefinisikan struktur hirarki permasalahan, menghitung bobot kriteria pada setiap tingkat hirarki, menghitung konsistensi pembobotan dan menampilkan urutan prioritas alternatif. Aplikasi expert choice digunakan untuk memilih supplier mana yang tepat yang dipilih untuk menyuplai bahan baku metal porcelin pada CV. Brother Dent. Hasil kuesioner 1 menunjukkan bahwa kriteria yang baik dalam memilih supplier bahan baku metal porcelin adalah Kualitas, Harga, Pengiriman, Pelayanan, Fleksibilitas. Pengolahan data pada Kuesioner 2 menggunakan metode AHP diketahui kriteria pengiriman menjadi prioritas utama yaitu dengan bobot 0,39. Hasil penilaian dari hasil wawancara untuk menentukan supplier terbaik yang sudah diolah menggunakan aplikasi Expert Choice menunjukkan supplier Royal Dent sebagai prioritas pertama dengan bobot 0,414.

Page 1 of 1 | Total Record : 6