cover
Contact Name
Muhammad Anjar Nugraga
Contact Email
muhammadanza23@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.jpg@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU
Published by Universitas Subang
ISSN : 25985930     EISSN : 26154803     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Guru merupakan jurnal di bawah naungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Subang. Jurnal ini mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dalam semua bidang ilmu pendidikan. Jurnal ini difokuskan untuk mewadahi publikasi ilmiah dari hasil penelitian guru baik pada jenjang SD, SMP, ataupun SMA. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yakni setiap bulan Maret dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 251 Documents
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MEMAHAMI MATERI KEANEKARAGAMAN SUKU BANGSA MELALUI PERERAPAN MODEL PEMBELAJARA KOOPERATIVE TIPE THINK PAIRS SHERE (TPS) Dida Widaningsih
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 2 No. 2 (2019): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.207 KB)

Abstract

Prestasi belajar siswa kelas III A SD Negeri Sagalaherang IV dalam materi Keberagaman Suku dan Budaya Bangsa ternyata jauh dari yang diharapkan. Dari hasil ulangan pada materi Keberagaman Suku dan Budaya Bangsa yang sudah dipelajari sebelumnya masih rendah, ternyata hanya 8 siswa (27,59%) dari 29 siswa yang dinyatakan lulus, dan sisanya sekitar 21 siswa (72,41%) dinyatakan belum lulus dari KKM sekolah sebesar 69, karena siswa belum memahami pentingnya persatuan dalam keanekaragaman suku dan budaya bangsa di lingkungan sekolahnya. Rumusan permasalahan pada penelitian ini adalah kemampuan siswa kelas III A dalam memahami materi keanekaragaman suku dan budaya bangsa masih rendah. Dengan demikian : “Bagaimanakah penerapan Model Pembelajaran Kooperative Think Pairs Shere (TPS) dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas III A SD Negeri Sagalaherang IV semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018 dalam memahami materi keanekaragaman suku dan budaya bangsa?”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan siswa dalam memahami materi keanekaragaman suku dan budaya bangsa dapat dilakukan dengan menerapkan Model Pembelajaran Kooperative Think Pairs Shere (TPS). Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan prestasi dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil post test siklus 1 mencapai nilai rata-rata 70,86 pada kategori cukup dengan prosentase kelulusan 48,28% dan pada siklus 2 meningkat nilai rata-rata post test menjadi 81,90 pada kategori baik dengan tingkat prosentase kelulusan 93,10%. Jadi prestasi belajar mengalami peningkatan sebesar 11,04.
PEBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENGEMBANGKAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK PADA PELAJARAN PPKn MATERI KEPATUHAN TERHADAP NORMA Eti Suharti
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 2 No. 2 (2019): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.849 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana pembelajaran inkuiri dapat mengembangkan kompetensi peserta didik pada pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn). Dari hasil pengamatan dan analisis diperoleh data bahwa: (1) hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas peserta didik dalam pembelajaran menunjukkan peningkatan dari satu siklus ke siklus berikutnya, (2) sikap peserta didik terhadap pembelajaran dapat dikatagorikan baik sampai sangat baik, dan (3) dari tes hasil belajar menunjukkan bahwa Pada siklus pertama, skor keseluruhan dari 40 peserta didik menunjukkan jumlah sebesar 2130, artinya bahwa nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 53,25. Nilai tertinggi adalah 70 dan terendah adalah 30. Pada siklus kedua, dari 40 peserta didik menunjukkan skor keseluruhan sebesar 2490, artinya bahwa nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 62,25. Nilai tertinggi adalah 90 dan terendah adalah 40. Pada siklus III, dari 40 peserta didik menunjukkan skor keseluruhan sebesar 3010, artinya bahwa nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 75,25. Nilai tertinggi adalah 80 dan terendah adalah 60. Berdasarkan hasil uraian-uraian di atas dapat diperoleh kesimpulan sbb : (1) Pembelajaran Pendidikan Kewaganegaraan (PPKn) pada materi Kepatuhan terhadap Norma menunjukkan kualifikasi aktif sampai dengan sangat aktif melalui pembelajaran inkuiri, (2) Sikap peserta didik kelas 7-C SMP Negeri 2 Subang terhadap pembelajaran inkuiri bervariasi antara baik sampai dengan sangat baik pada pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan materi Kepatuhan terhadap Norma melalui pembelajaran inkuiri, dan (3) Hasil pembelajaran inkuiri peserta didik kelas 7-C SMP Negeri 2 Subang pada pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada materi Kepatuhan terhadap Norma menunjukkan pengembangan yang signifikan.
PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENGEMBANGKAN INTERAKSI EDUKASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS MATERI MEMAHAMI PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA Metty Megah Hokijanti
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 2 No. 2 (2019): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.302 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui respon peserta didik kelas IX-A SMP Negeri 2 Subang terhadap pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial materi memahami perubahan Sosial pada Masyarakat dengan pembelajaran inkuiri, (2) Mengetahui aktivitas guru menerapkan pembelajaran inkuiri di kelas IX-A SMP Negeri 2 Subang pada pelajaran IPS materi memahami prubahan sosial-budaya, (3) mengetahui hasil belajar IPS kelas IX-A SMP Negeri 2 Subang pada materi memahami perubahan sosial-budaya. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IX-A sejumlah 42, terdiri dari 24 peserta didik perempuan dan 18 peserta didik laki-laki. Penelitian didesain dalam bentuk penelitian tindakan (PTK), terdiri dari 3 siklus, masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan/observasi dan refleksi. Data yang terkumpul disesuaikan dengan instrumen yang digunakan (lembar tes, lembar observasi dan angket). Dari hasil pengamatan dan analisis diperoleh bahwa: (1) Peserta didik kelas IX-A SMP Negeri 2 Subang menunjukkan respon yang baik terhadap pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial materi memahami perubahan Sosial Budaya dengan penerapan pembelajaran inkuiri, hal ini ditunjukkan dari adanya peningkatan perbaikan perilaku peserta didik dari satu siklus ke siklus berikutnya selama pembelajaran, (2) Aktivitas guru menerapkan pembelajaran inkuiri pada pelajaran memahami perubahan sosial budaya di kelas IX-A SMP Negeri 2 Subang, mampu menciptakan interaksi edukasi secara aktif selama pembelajaran, (3) Hasil belajar peserta didik kelas IX-A SMP Negeri 2 Subang pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial pada materi memahami perubahan Sosial Budaya dengan pembelajaran inkuiri menunjukkan hasil meningkat dari siklus satu ke siklus berikutnya.
PENERAPAN METODE CARD SORT UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN NUN SUKUN ATAU TANWIN BERTEMU HURUF HIJAIYAH KELAS IV Komariah Komariah
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 2 No. 2 (2019): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.029 KB)

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini, menyajikan unsur-unsur dalam penelitian yang meliputi permasalahan, tujuan prosedur pelaksanaan penelitian, hasil dan pembahasan, sampai dengan kesimpulan dan saran. Sebagai ilustrasi dari MI Nurul Huda Purwadadi Kabupaten Subang, laporan penelitian ini adalah bermula dari munculnya permasalahan dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadist, siswa belum memahami penerapan membaca Alquran dengan ilmu tajwid, makhroj dan tanafusnya, sehingga 5 orang siswa dari 25 jumlah siswa belum mencapai target nilai ketuntasan minimal 65 yang telah ditetapkan. Tujuan dilaksanakannya PTK ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dengan penerapan metode card sort pada pokok bahasan nun sukun atau tanwin bertemu huruf hijaiyah di kelas IV MI Nurul Huda Purwadadi Kabupaten Subang. Proses pelaksanaan penelitian pola PTK melalui tiga tahapan, melingkupi prasiklus, siklus I, dan siklus II. Setiap kegiatan pembelajaran terdiri atas: perencanaan, pengamatan, evaluasi dan refleksi. Hasil dari pelaksanaan penelitian, 92% siswa telah mencapai target nilai ketuntasan, hal ini membuktikan bahwa penerapan metode card sort , dapat meningkatkan prestasi siswa kelas IV MI Nurul Huda Purwadadi Kabupaten Subang, pada pokok bahasan nun sukun atau tanwin bertemu huruf hijaiyah sesuai dengan tujuan yang direncanakan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU KELAS ATAS DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBELAJARAN BERORIENTASI HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) MELALUI SUPERVISI AKADEMIK Ahmad Kabul
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 3 No. 1 (2020): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bersifat Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), terdiri dari 3 siklus (tiap siklus terdiri dari dua pertemuan), masing-masing siklus mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan/observasi dan refleksi. Data yang terkumpul bersifat kuantitatif dan kualitatif. Dari hasil pengamatan dan analisis diperoleh bahwa: pada dasarnya kepala sekolah memahami tugasnya dalam membina dan mengembangkankemampuan guru dalam pembelajaran berorientasi Higher Order Thinking Skill (HOTS), walaupun masih perlu ditingkatkan, terutama dalam hal yang berkaitan dengan peningkatan kreativitas dan pemberian motivasi. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa: (1) Aktivitas pembelajaran supervisi akademik untuk meningkatkan kemampuan guru kelas atas di SDN Gandasari Jalancagak Subang dalam mengimplementasikan Pembelajaran Berorientasi Higher Order Thinking Skill (HOTS), dikategorikan baik. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan proses pembelajaran dari setiap siklus yang menunjukkan perbaikan-perbaikan, (2) Pendapat guru kelas atas SDN Gandasari Kecamatan Jalancagak Kabupaten Subang terhadap supervisi akademik yang dilakukan kepala sekolah, sangat positif. Hal ini dapat dilihat dari jawaban yang diberikannya melalui angket, (3) Supervisi akademik dapat meningkatkan kemampuan guru kelas atas di SD Negeri GandasariKecamatan Jalancagak Kabupaten Subang dalam mengimplementasikan pembelajaran berorientasi Higher Order Thinking Skill (HOTS). Hal ini dapat dilihat dari hasil tes kemampuan guru model dalam mengimplementasikan Pembelajaran berorientasi Higher Order Thinking Skill (HOTS) sebelum dan sesudah dilakukan supervise. Pada saat sebelum dilakukan supervisi terdapat guru yang kurang atau cukup dalam mengmplementasikan pembelajaran berorientasi HOTS, tetapi setelah supervisi dilkukan, sebagian besar guru menunjukkan perubahan kemampuan mengimplementasikan pembelajaran berorientasi HOTS, dengan baik.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENYUSUNAN PROGRAM SUPERVISI MELALUI PENERAPAN PEMBINAAN BERKELANJUTAN DI GUGUS II KECAMATAN SERANGPANJANG Dede Tarpendi
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 3 No. 1 (2020): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan kepala sekolah dalam menyusun program supervisi masih rendah, hal tersebut disebabkan oleh ketidaktahuan dan kurangnya informasi tentang cara dan penyusunan program supervisi yang baik dan benar. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilaksanakan kegiatan penelitian tindakan sekolah melalui kegiatan pembinaan berkelanjutan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan kepala sekolah dalam penyusunan program supervisi. Subyek dalam penelitian adalah 10 orang kepala sekolah dasar di Gugus II Kecamatan Serangpanjang Kabupaten Subang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi serta analisis dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil yang diperoleh dari kondisi awal sebanyak 4 kepala sekolah dinyatakan mampu menyusun dengan Kurang Baik (K) atau 40% dari 10 kepala sekolah yang barada di Gugus I dengan nilai rata-rata 49,75, meningkat menjadi 7 kepala sekolah (70%) mampu menyusun dengan cukup baik (C) dan 3 kepala sekolah (30%) mampu menyusun dengan baik (B) pada siklus pertama dengan nilai rata-rata sebesar 64,75 serta 6 kepala sekolah (60%) mampu menyusun dengan baik (B) dan 4 kepala sekolah (40%) mampu menyusun dengan sangat baik (SB) pada siklus kedua dengan nilai rata-rata sebesar 89,50.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA NEGERI 2 SUBANG DENGAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA POKOK BAHASAN REDOKS DAN ELEKTROKIMIA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Lina Rosliana
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 3 No. 1 (2020): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah dari pencapaian nilai rata-rata Ulangan Harian pada pokok bahasan Redoks dan Elektrokimia siswa SMA Negeri 2 Subang tahun pelajaran 2015/2016 yang hanya mencapai 68,7 dan secara umum hasil prosentase nilai Ujian Nasional kimia tahun pelajaran 2015/2016 mencapai 55% . Ini berarti mata pelajaran kimia termasuk mata pelajaran yang memiliki tingkat kesulitan relative tinggi khususnya bagi siswa SMA Negeri 2 Subang. Permasalahannya adalah bagaimana cara meningkatkan hasil belajar kimia siswa SMA Negeri 2 Subang dalam pokok bahasan Redoks dan Elektrokimia? Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar kimia siswa SMA Negeri 2 Subang pada pokok Bahasan Redoks dan Elektrokimia. Hasil penelitian ini diharapkan akan memberi manfaat bagi siswa, guru maupun sekolah. Metode dalam penelitian ini adalah tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus, dan setiap siklus melalui tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Sebagai subjek penelitian diambil siswa kelas XII IPA 2 SMA Negeri 2 Subang Tahun Pelajaran 2015/2016, yang berjumlah 40 siswa. Yang menjadi indikator keberhasilan adalah nilai siswa secara individu dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan oleh sekolah untuk mata pelajaran kimia adalah 75 dan prosentase pencapaian nilai klasikal adalah 75% dari semua siswa. Hasil penelitian yang dapat peneliti sajikan adalah sebagai berikut: Pada siklus pertama, siswa yang tuntas belajar klasikal ada 23 siswa (57,5%) dan yang tidak tuntas sebanyak 17 siswa (42,5%) dengan nilai rata-rata kelas 68,75. Pada siklus kedua, siswa yang tuntas belajar klasikal 35 siswa (87,3%) dan yang belum tuntas belajar masih ada 5 siswa (12,5%) dengan rata-rata kelas 80,3. Simpulan yang dapat diambil adalah bahwa model pembelajaran dengan pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learnng (CTL)) dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pokok bahasan Redoks dan Elektrokimia siswa kelas XII IPA 2 SMA Negeri 2 Subang tahun pelajaran 2015/2016. Aktivitas dan partisipasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar meningkat serta kemampuan guru dalam kegiatan Pembelajaran juga meningkat.
KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN KEPALA SEKOLAH DAN IMPLIKASINYA PADA PENINGKATAN MUTU GURU DALAM PEMBELAJARAN DI SD NEGERI NUGRAHA PELITA JALANCAGAK KABUPATEN SUBANG Asep Kalimantara
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 3 No. 1 (2020): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui : (1) aktivitas kepala sekolah dalam meningkatkan mutu guru dalam pembelajaran melalui kompetensi kewirausahaan di SDN Nugraha Pelita Jalancagak Subang, (2) aktivitas guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SDN Pelita Nugraha Pelita Jalancagak Subang, (3) kompetensi kewirausahaan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu guru guru di SDN Nugraha Pelita Jalancagak dalam pembelajaran, dan (4) repon guru terhadap kompetensi kewirausahaan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu guru dalam pembelajaran. Subjek penelitian yang dijadikan sumber untuk memperoleh data adalah sebagian guru-guru yang bertugas mengajar di SDN Nugraha Pelita Jalancagak Subang, berjumlah 10 orang yang terdiri 6 orang guru PNS dan 4 orang guru non PNS. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Nugraha Pelita Jalancagak Subang. Penelitian dilaksanakan dari bulan Februari 2019 sampai bulan April 2019 bertempat di SDN Nugraha Pelita Jalancagak Subang. Penelitian bersifat penelitian tindakan sekolah (PTS), terdiri dari 3 siklus, masing-masing siklus mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan/observasi dan refleksi. Dari hasil pengamatan dan analisis diperoleh kesimpulan bahwa: (1) aktivitas kepala sekolah dalam menerapkan fungsi kepemimpinan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada guru-guru di SDN Nugraha Pelita Jalancagak Subang, menunjukkan adanya peningkatan perubahan perilaku pada setiap siklus. (b) aktivitas guru dalam meningkatkan mutu dalam pembelajaran di SDN Pelita Nugraha Pelita Jalancagak Subang menunjukkan peningkatan dari satu siklus ke siklus berikutnya, (c) mutu guru dalam pembelajaran si SDN Nugraha Pelita Jalancagak Subang menunjukkan peningkatan dari siklus satu ke siklus berikutnya, (d) respon guru guru di SDN Nugraha Pelita Jalancagak terhadap upaya Kepala Sekolah dalam menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan melalui fungsi kepemimpinan, dinilai sangat baik.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI PECAHAN SEDERHANA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD Agus Suryana
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 3 No. 1 (2020): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Pecahan Sederhana melalui penerapan Model model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams-Achievement Division (STAD) pada siswa kelas III SD Negeri Cipancar Kecamatan Serangpanjang Kabupaten Subang semester genap tahun pelajaran 2014/2015. Subyek penelitian terdiri dari 22 orang siswa yang heterogen. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus sertiap siklus terdiri dari 3 pertemuan , pada 2 pertemuan awal pembelajaran tentang pembahaasan materi pelajaran, sedangkan pertemuan ke 3 dilaksanakan tes formatif. Rata- rata hasil tes formatif siklus 1 adalah 67,73 dan rata- rata hasil tes formatif siklus 2 adalah 80,63. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan nilai rata- rata sebesar 12,90 (16,02%). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran melalui penerapan model Pembelajaran kooperatif tipe Student Teams-Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD Negeri Cipancar Kecamatan Serangpanjang Kabupaten Subang semester genap tahun pelajaran 2014/2015 pada materi Pecahan Sederhana.
PENERAPAN MEDIA GAMBAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MEMAHAMI MATERI MENGELOMPOKKAN BENDA SESUAI CIRI-CIRI (Penelitian Tindakan Kelas Terhadap Siswa Kelas I SD Negeri Ekanugraha Semester Genap Tahun Pelajaran 2017/2018) Eem Solihah
JPG: JURNAL PENELITIAN GURU FKIP UNIVERSITAS SUBANG Vol. 3 No. 1 (2020): JURNAL PENELITIAN GURU (JPG)
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan permasalahan pada penelitian inIdalah kemampuan siswa kelas I dalam memahami materi mengelompokkan benda sesuai ciri-ciri masih rendah. Dengan demikian: “Bagaimanakah penerapan media gambar dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas I SD Negeri Ekanugraha semester genap tahun pelajaran 2017/2018 dalam memahami materi mengelompokkan benda sesuai ciri-ciri?”. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi mengelompokkan benda sesuai ciri-ciri melalui penerapan media gambar di kelas I SD Negeri Ekanugraha semester genap tahun pelajaran 2017/2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan siswa dalam memahami materi mengelompokkan benda sesuai ciri-ciri dapat dilakukan dengan menerapkan media gambar. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan prestasi belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2. Hasil test siklus 1 nilai rata-rata mencapai 69,06 pada kategori cukup dengan prosentase kelulusan 56,25% dan hasil test pada siklus 2 dengan nilai rata-rata meningkat menjadi 80,94 pada kategori baik dengan tingkat prosentase kelulusan 93,75%. Jadi prestasi belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 11,88 dari siklus 1 ke siklus 2.