cover
Contact Name
Dini Yuliani
Contact Email
diniasyari16@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
diniasyari16@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Moderat
Published by Universitas Galuh
ISSN : 24423777     EISSN : 2622691X     DOI : -
Jurnal Ilmiah MODERAT (Modern dan Demokratis) merupakan media publikasi Karya Tulis Ilmiah di bidang Ilmu Pemerintahan yang berada di lingkungan Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh dengan Nomor ISSN: 2442-3777 yang mempublikasikan hasil penelitian mahasiswa dan dosen, dengan fokus kajian Ilmu Pemerintahan. Jurnal ini terbit setiap tiga bulan sekali, yaitu: Februari, Mei, Agustus, dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 4 (2019)" : 15 Documents clear
PELAYANAN PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL) OLEH KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN PANGANDARAN DI DESA WONOHARJO KECAMATAN PANGANDARAN KABUPATEN PANGANDARAN YUSNITA RACHMA
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.129 KB) | DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3064

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan pegawai pertanahan untuk membantu dan menyediakan pelayanan secara tepat dan cepat, serta tanggap terhadap keinginan masyarakat masih rendah, perhatian pegawai kepada masyarakat masih kurang. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif. Teknik pengolahan data/analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penerikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Pelayanan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Pangandaran di Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran secara umum telah dilaksanakan dengan baik. Adapun hambatan-hambatan yang dihadapi yaitu tidak dimilikinya dokumen-dokumen pemilikan tanah dan kemampuan sumber daya manusia yang masih rendah, kurangnya pemohon dalam melengkapi persyaratan pendaftaran, masih terjadinya sengketa dan juga kurangnya keterbukaan masyarakat tentang asal usul tanah yang dimilikinya, banyaknya persyaratan yang harus dipenuhi, kurang dimilikinya secara lengkap dokumen-dokumen kepemilikan tanah dan keterbatasan pemahaman masyarakat tentang proses dan syarat pelayanan program PTSL. Upaya yang dilakukan yaitu dengan melakukan sosialisasi terhadap masyarakat, memberikan pemahaman secara jelas mengenai syarat dan prosedur pelayanan serta mengajak dan menyuruh untuk melengkapi persyaratan dalam pendaftaran pelayanan PTSL, meminta pemohon untuk menyelesaikan sengketa tanahnya, mengajak pemohon untuk terbuka terhadap kepemilikan tanahnya, meminta untuk melengkapi persyaratan bebas dari sengketa dan memberikan pemahaman dan penjelasan tentang proses dan syarat pelayanan program PTSL
MODEL MANAJEMEN PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Irwan Irwan; Muhammad Rusdi
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.758 KB) | DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3018

Abstract

Penelitian ini akan mengkaji dan menganalisis efektivitas pemungutan pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Watang Pulu Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini berorientasi pada tujuan jangka panjang sebagai referensi baru dalam pemungutan pajak. Sedangkan target khusus yang akan dicapai yaitu: merekomendasikan sebuah model manajemen pelaksanaan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di kabupaten Sidenreng Rappang.Penelitianini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan Pendekatan Sumber (resource approach), Pendekatan proses (process approach), Pendekatan sasaran (goals approach) dalam efektivitas pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Watang Pulu Kabupaten Sidenreng Rappang
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BIDANG PERTANIAN OLEH PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN (PPL) WILAYAH BINAAN DESA BUNISEURI KECAMATAN CIPAKU KABUPATEN CIAMIS Engkus Kusmana; Regi Refian Garis
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.909 KB) | DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3045

Abstract

Pemberdayaan Masyarakat di bidang Pertanian oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Wilayah Binaan Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis secara umum sudah berjalan, namun belum optimal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analsis. Berdasarkan hasil penelitian dikategorikan belum optimal. Berbagai Indikator menyatakan diantaranya PPL harus mengoptimalkan perannya sebagai penyuluh untuk memberikan motivasi, merangsang, dan memperluas wawasan petani terhadap perkembangan dunia luar. PPL mengajarkan petani agar terampil mengerjakan materi yang disampaikan dalam kegiatan penyuluhan. Hambatan yang dihadapi yaitu belum optimalnya peran dan fungsi PPL melalui kegiatan-kegiatan yang dikelola,. Lahan pertanian (sawah) tadah hujan dan sarana prasarana pengairan yang belum memadai menjadikan Desa Buniseuri belum bisa mengoptimalkan lahan pertanian. Pemerintah Desa, BPP (Balai Penyuluh Pertanian), UPTD Pendidikan, PKM (Pusat Kesehatan Masyarakat), UPTD P2KBP3A, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Indikator keberhasilan PPL salah satunya adalah adanya kelompok tani. Adanya kelompok tani sangat penting untuk meringankan tugas PPL.  Upaya yang dilakukan diantaranya: untuk mewujudkan pertanian yang tangguh diperlukan sumberdaya manuasia berkualitas melalui penyuluhan pertanian dengan pendekatan kelompok yang mendukung sistem agribisnis berbasis pertanian (tanaman pangan, holtikultura, peternakan dan perkebunanTransfer teknologi pembuatan pupuk kompos memberikan manfaat yang besar yaitu adanya peningkatan pengetahuan warga tentang manfaat bahan sisa sampah organik sebagi bahan baku pembuatan pupuk kompos
PENDEKATAN PENELITIAN KOMBINASI: SEBAGAI “JALAN TENGAH” ATAS DIKOTOMI KUANTITATIF-KUALITATIF TATANG PARJAMAN; DEDE AKHMAD
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.632 KB) | DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3077

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menempatkan posisi pendekatan penelitian kombinasi (mixed research) sebagai salah satu pelengkap dari dua pendekatan lama dalam praktek penelitian, yaitu pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Selain itu, akan dibahas pula aspek pragmatisme yang menjadi dasar filosofis pendekatan penelitian kombinasi, serta menjelaskan kerangka kerja untuk merancang penelitian dengan pendekatan kombinasi. Dalam mendiskusikan pendekatan kombinasi ini, pada tahap awal tidak terlepas dari munculnya perdebatan mengenai kelebihan maupun kelemahan antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Untuk itu model ketiga ini merupakan bentuk pragmatisme. Hal lain yang terpenting adalah penjelasan tentang prinsip-prinsip dasar pendekatan kombinasi  serta bagaimana menerapkannya, berupa perangkat desain untuk dua tipe pendekatan kombinasi (desain model kombinasi dan rancangan metode). Dari aspek proses, terdapat delapan langkah, dengan titik tolak pada aspek pluralisme metodologis atau ekletisisme yang seringkali menghasilkan sejumlah keunggulan dalam penelitian dibanding dengan penelitian tunggal). Pendekatan penelitian kombinasi ini sangat bermanfaat bagi peneliti dari aspek detail data serta dapat membantu mengembangkan konsep yang muncul dari lapangan.
PEMBERDAYAAN UMKM PENGOLAHAN GULA SEMUT SEBAGAI PRODUK UNGGULAN OLEH DINAS PENANAMAN MODAL PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KOPERASI UMKM DAN PERDAGANGAN KABUPATEN PANGANDARAN NURI ERIYANTI
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.656 KB) | DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3062

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena belum optimalnya pemberdayaan UMKM pengolahan gula semut, pihak dinas masih kurang dalam memberikan informasi pasar pada pelaku UMKM, rendahnya tingkat kepedulian dari pihak dinas terhadap pelaku UMKM serta pihak dinas kurang maksimal memfasilitasi produk UMKM. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Dari hasil wawancara dan observasi belum sepenuhnya optimal, hal ini terbukti dari 10 indikator yang diteliti terdapat indikator yang belum dilaksanakan dengan baik. Adapun hambatan dalam pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pengolahan gula semut adalah keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh DPMPTSPKP untuk dialokasikan ke pelatihan usaha, minimnya keinginan dari pelaku UMKM mengenai pengolahan gula semut serta kurangnya komunikasi antar pihak Dinas dengan pelaku usaha, keterbatasan pengetahuan dalam IT khususnya mengenai cara pembuatan website serta sulitnya jaringan internet di beberapa daerah yang ada di Kabupaten Pangandaran. Upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah menggunakan dana yang ada terlebih dahulu, serta membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk dialokasikan ke dalam setiap hal yang dibutuhkan oleh pelaku UMKM, memberikan arahan dan sosialisasi serta memberikan pendekatan dan motivasi kepada para pelaku UMKM, mencari orang yang ahli teknologi informasi untuk membantu pembuatan website bagi pelaku usaha serta menunggu sampai koneksi atau jaringan baik dan lancar untuk dapat mengakses website tersebut
EFEKTIVITAS PEMBERDAYAAN BADAN USAHA MILIK DESA OLEH PEMERINTAH DESA KERTAHARJA KECAMATAN CIJEUNGJING KABUPATEN CIAMIS NUGRAHA, RIZKY BAHARI TRESNA
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.728 KB) | DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3063

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum efektivnya pemberdayaan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa, dengan indikator permasalahan sebagai berikut; kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Desa kepada masyarakat mengenai Badan Usaha Milik Desa, kurangnya sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh Badan Usaha Milik Desa untuk menunjang kegiatan usaha, kurangnya pembinaan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa kepada anggota Badan Usaha Milik Desa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa efektivitas pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa oleh Pemerintah Desa Kertaharja Kecamatan Cijeunjing Kabupaten Ciamis. Adanya hambatan-hambatan seperti, masih adanya masyarakat yang belum tahu mengenai keberadaan Badan Usaha Milik Desa di Desa Kertaharja, kurangnya pembinaan yang dilakukan kepada anggota Badan Usaha Milik Desa mengenai budidaya jamur yang baik, penyertaan modal yang di berikan oleh Pemerintah Desa. Upaya-upaya yang dilakukan yaitu melakukan sosialisasi kembali kepada masyarakat mengenai Badan Usaha Milik Desa, menggunakan internet dan belajar dari pembudidaya jamur yang lain mengenai cara membudidayakan jamur yang baik, melakukan pengajuan kepada pihak lain untuk mendapat bantuan mengenai sarana dan prasarana yang dibutuhkan.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MUSYAWARAH RENCANA PEMBANGUNAN UNTUK MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE KABUPATEN ENREKANG Samad, Zainuddin; Mustanir, Ahmad; Pratama, Muh. Yusuf Putra
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.091 KB) | DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam musyawarah rencana pembangunan, mengetahui good governance,serta untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam musyawarah rencana pembangunan dalam mewujudkan good governance di Desa Karueng Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang dengan hipotesis yaitu partisipasi masyarakat dalam musyawarah rencana pembangunan berpengaruh signifikan terhadap good governance. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kuesioner (angket), dan dokumentasi.Teknik analisis data kuantitatif yang digunakan yaitu analisis tabulasi frekuensi dan analisis regresi sederhana dengan bantuan program SPSS 22.0 for windows.Hasil penelitian menunjukkan bahwa;1) rata-rata persentase partisipasi masyarakatsebesar 58% termasuk kategori cukup, 2) rata-rata persentase good governance sebesar 69,4% termasuk kategori baik, 3)partisipasi masyarakat dalam musyawarah rencana pembangunan untuk mewujudkan good governance diDesa Karueng Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang berjalan baik, dimana nilai t hitung= 3,921 >t tabel= 2,004 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05dengan persentase sebesar 57% maka dapat dikatakan bahwa hipotesis positif (H1) diterima dan hipotesis negatif (H0) ditolak
EFEKTIVITAS PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI OLEH BALAI PENYULUHAN PERTANIAN, PERIKANAN DAN KEHUTANAN (BP3K) DALAM MENINGKATKAN HASIL PENDAPATAN USAHA TANI DI DESA WONOHARJO KECAMATAN PANGANDARAN KABUPATEN PANGANDARAN DINI INDRIANI
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.043 KB) | DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3042

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum optimalnya pemberdayaan kelompok tani oleh Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) dalam meningkakan hasil pendapatan usaha tani di desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : Efektivitas pemberdayaan kelompok tani oleh Balai Penyluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) dalam meningkatkan hasil pendapatan usaha tani di desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran belum berjalan dengan optimal. Hambatan-hambatan yang dihadapi adalah kurangnya fasilitas penyuluhan pertanian, kurangnya tenaga penyuluh sebagai pelatih dan pendidik, kurangnya pendanaan untuk pelaksanaan pelatihan  berlanjut dan berkesinambunagan dan Masih kurangnya pembiayaan dalam penyelenggaraan program penyuluhan di tingkat kecamatan sesuai dengan sasaran dan target.upaya yang dilakukan adalah  perbaikan fasilitas penunjang penyuluhan pertanian, seperti lahan demplot, penyediaan saluran irigasi, dan penyediaan alat-alat pertanian, menambah petugas penyuluh swadaya, melakukan kerjasama dengan pemerintah desa dalam penggalangan dana secara swadaya baik itu dari anggota kelompok tani, instansi terkait, penyuluh pertanian, atau pun pihak lainnya dan Mengajukan proposal permohonan sejumlah anggaran untuk menyelenggarakan program penyuluhan sesuai sasaran dan terget
PENGARUH PENGAWASAN PEMERINTAH DESA TERHADAP EFEKTIVITAS PELAKSANAAN FUNGSI BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DALAM MENINGKATKAN TARAF EKONOMI KEHIDUPAN MASYARAKAT DI DESA HEGARMANAH KECAMATAN CIDOLOG KABUPATEN CIAMIS FEBI IMAM HIDAYAT
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.739 KB) | DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3046

Abstract

Penelitian ini berawal dari adanya masalah masih ada anggota BUMDes yang belum bisa menyelesaikan pekerjaanya sesuai dengan tugasnya masing-masing, pelaksanaan fungsi BUMDes belum sepenuhnya terrealisasikan, masih kurangnya disiplin kerja para anggota terutama dalam hal waktu .Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa hasil perhitungan korelasi antara dua variabel, didapat nilai sebesar 0,50, maka dapat dianalisis bahwa terdapat hubungan yang sedang  antara pengawasan pemerintah desa dengan efektivitas pelaksanaan fungsi BUMDes, lalu dari hasil koefisien determinasi sebesar 25% yang termasuk dalam kategori Pengaruhnya Cukup Berarti, sedangkan sisanya 75% adalah indikator-indikator pengawasan Pemerintah Desa yang perlu ditingkatkan.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengawasan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa belum berjalan dengan baik sehingga Efektivitas fungsi BUMDes juga belum terlaksana dengan baik. Dari kesimpulan tersebut maka penulis memberikan saran sebagai berikut: Pemerintah Desa Hegarmanah sebaiknya lebih efektiv lagi dalam melaksanakan Pengawasan terhadap pelaksanaan fungsi BUMDes, karena dengan lebih meng efektivkan lagi pengawasan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Hegarmanah maka akan dapat lebih meningkatkan efektivitas pelaksanaan Fungsi BUMDes itu juga
PENERAPAN METODE FULL COSTING DALAM MENENTUKAN HARGA POKOK PRODUKSI PEMBANGUNAN RUMAH Elis Badriah; Asep Nurwanda
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 5, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.445 KB) | DOI: 10.25157/moderat.v5i4.3011

Abstract

Penentuan harga pokok produksi dengan metode Full Costing sangat penting karena metode ini lebih rinci dalam memasukkan komponen-komponen biaya yang diperlukan dalam suatu proses produksi. Hal ini dapat berpengaruh pada penentuan harga jual dan laba yang dihasilkan. Penentuan harga pokok produksi dengan metode Full Costing diharapkan dapat menjadi alat bantu bagi pihak develover rumah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan hasil penghitungan harga pokok produksi yang dilakukan pihak Develover rumah dengan penghitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode Full Costing. Penelitian ini dilaksanakan pada PT. Kibar Bumi Persada. Data yang diperoleh melalui survei ke lokasi dan wawancara langsung dengan pihak Developer Perumahan berkaitan dengan masalah yang dibahas serta dokumen-dokumen sebagai bukti pendukung. Dalam melakukan penelitian ini metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif yaitu suatu analisis data dengan merekomendasikan penyusunan harga pokok produksi yang seharusnya metode ini dinyatakan dengan angka-angka. Metode deskriptif kuantitatif yang diperlukan dalam penulisan  adalah metode full costing. Hasil menunjukan bahwa perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan metode perhitungan sederhana yang dilakukan perusahaan pengembang rumah

Page 1 of 2 | Total Record : 15