cover
Contact Name
Hadrian Erlanda
Contact Email
hadrian2011@live.com
Phone
-
Journal Mail Official
hadrian2011@live.com
Editorial Address
-
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Human Care Journal
ISSN : 26855798     EISSN : 2528665X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Human Care akan menerbitkan artikel tentang, keperawatan, kesehatan masyarakat, kebidanan, fisioterapy, farmacologi dan analis kesehatan, ilmu kedokteran jurnal ini akan terbit 3 kali dalam satu tahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober, jurnal Human Care diterbitkan oleh Stikes Fort De Kock bekerja sama dengan organisasi profesi kesehatan dan organisasi peneliti kesehatan Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2017): Human Care Journal" : 6 Documents clear
ANALISIS PEMANFAATAN PROGRAM GERAKAN SERIBU JAMBAN TAHUN ANGGARAN 2013/2014 DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA vina novela
HUMAN CARE JOURNAL Vol 2, No 3 (2017): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.394 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v2i3.87

Abstract

Masalah Sanitasi terutama kepemilikan Jamban di Indonesia masih menjadi masalah yang utama untuk diatasi, terutama akses Buang Air Besar. Secara nasional rumah tangga yang memiliki akses BAB baru mencapai 59%, sedangkan di Kabupaten Lima Puluh Kota cakupan akses jamban hanya 55,48%. Tujuan penelitian adalah diketahuinya gambaran perilaku masyarakat dalam pemanfaatan Program Seribu Jamban Di Kabupaten Lima Puluh Kota.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang didukung dengan penelitian kuantitatif. Pengumpulan data kuantitatif dilakukan dengan menggunakan kuesioner terhadap 91 responden. Pengumpulan data kualitatif dilakukan dengan mewawancarai 9 orang informan terkait komponen input, proses output.Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa pengetahuan dan tindakan masyarakat dalampemanfaatan jamban termasuk dalam kategori baik, namun keadaan lingkungan fisik rumah dan peran tenaga kesehatan di Kabupaten Lima Puluh Kota masih kurang baik.Sedangkan hasil analisis kualitatif menunjukkan bahwa kebijakan tentang program gerakan seribu Jamban memang sudah ada dalam bentuk SK Bupati.Dana untuk pelaksanaan program pada dasarnya belum mencukupi.Sumber daya manusia untuk pengelola program terutama sanitarian jumlahnya masih belum mencukupi.Ketersediaan sarana tidak mencukupi untuk membangun jamban yang layak.Kegiatan sosialisasi dan peningkatan partisipasi masyarakat untuk pelaksanaan program seribu jamban masih memiliki hambatan di dalam pelaksanaannya.Monitoring dan evaluasi rutin dilakukan tetapi petugas kesehatan masih sering tidak disiplin di dalam kegiatan monitoring karena adanya tugas rangkap dan jumlah tenaga yang tidak cukup.Pelaksanaan program gerakan seribu jamban sudah berhasil 76,9% dimanfaatkan masyarakat dan masih 23% yang belum dimanfaatkan.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN STRESS DENGAN NYERI DADA PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI POLIKLINIK JANTUNG RSUP. DR. M. DJAMIL indri ramadini
HUMAN CARE JOURNAL Vol 2, No 3 (2017): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.417 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v2i3.98

Abstract

Penyakit jantung koroner merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Menurut statistik dunia ada 9,4 juta kematian setiap tahun yang disebabkan oleh penyakit kardiovaskuler dan 45% kematian tersebut disebabkan oleh penyakit jantung koroner. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan desain cross sectional study. Jumlah populasi 264 orang, jumlah sampel sebanyak 50 responden  dengan teknik Accidental Sampling. Data diperoleh dari hasil kuesioner dan analisa secara univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi-square, nilai p value <0,05. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh pasien mengalami nyeri dada (66%), aktivitas fisik (74%), stress (70%). Adanya hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik (p=0,001), stress (p=0,004) dengan nyeri dada.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS PADA IBU HAMIL febriyeni febriyeni
HUMAN CARE JOURNAL Vol 2, No 3 (2017): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1650.944 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v2i3.78

Abstract

Chronic Energy Deficiency is a situation where the nutritional status someone is on the Less Good Condition. Among the 22 health centers in the district of Lima Puluh Kota, CED highest coverage at the health center are Banja Laweh Namely Case 17 (16.50%) of 103 pregnant mothers. Preliminary Survey of 10 pregnant women at health centers Banja Laweh, note 4 people (40%) of them suffered CED. Based on the findings of interviews stating Not pregnant women know the importance of the size upper arm circumference on Against her pregnancy, in addition to pregnant women consume no food Diversified, because lust Eating Less and Economics not sufficient. Objectives for review determine factors related to the occurrence of Chronic energy deficiency on pregnant women. Methods descriptive analytic with cross sectional approach. Data collection is done on Date in January-February 2017. CASE is a whole population of pregnant women in the region are working Health Center Banja Laweh Year 2017, amounted to 55 people, with sampling total sampling. Operating data analysis using univariate and bivariate statistical test Chi Square. Results of univariate analysis 87,3% of respondents experienced Genesis not CED, (60,0%) High Knowledge, (56,4%) Economy High, and 61,8% of Eating Well. Bivariate analysis known Relationship of Knowledge (p = 0.013 and OR = 12,000, Economics (p = 0.035 and OR = 10,000), and Diet (p = 0.019 and OR = 13,200) with the Genesis CED pregnant women. Can be concluded that the factors related to the occurrence of CED pregnant women is Science, Economics and the Diet. Expected to conduct monitoring of the health center and Supervision of pregnant women at risk Against The Genesis CED, so the negative impact of the CED can be addressed early on.
HUBUNGAN KENYAMANAN, PENGETAHUAN DAN SIKAP PETANI DENGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PESTISIDA PADA PETANI JERUK dina ediana; al hajjra
HUMAN CARE JOURNAL Vol 2, No 3 (2017): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.433 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v2i3.158

Abstract

Penggunaan bahan-bahan kimia pertanian seperti pestisida tersebut dapat membahayakan kehidupan manusia dan hewan, Petani merupakan pekerja yang sering terpapar dengan pestisida sehingga rentan terhadap bahaya pestisida khususnya pestisida semprot. Hasil survei pendahuluan yang dilakukan terhadap 20 petani jeruk di Sungai Dadok Nagari Koto Tinggi Tahun 2017, didapatkan  bahwa  50%  petani  tidak  memakai  baju  lengan  panjang,  50%  petani  tidak memakai masker, 65% petani tidak memakai sarung tangan, 75% petani tidak memakai sepatu boot, 75% petani tidak pakai kacamata, 50% petani tidak memakai celana panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Kenyamanan, Pengetahuan dan Sikap Petani dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri Pestisida pada petani jeruk, yang dilakukan pada tanggal 22 - 29 September 2017.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross sectional dengan sampel sebanyak 70 responden yang diambil secara   total sampling. Menggunakan Uji statistik dengan chi square. Data diperoleh melalui kuesioner.Didapatkan 61,4% respondenyang tidak nyaman menggunakan APD pestisida, 54,3% responden yang memiliki pengetahuan rendah, dan 52,9% responden yang memiliki sikap negatif. Hasil analis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara kenyamanan (p value =0,00 ; OR =21,583), pengetahuan(p value = 0,028 ; OR = 3,554) dan sikap (p value = 0,000 ; OR = 9,042) responden terhadap penggunaan APD pestisida.Kesimpulan dari penelitian ini bahwa yang paling signifikan mempengaruhi penggunaan APD pestisida pada petani adalah kenyamanan petani dalam penggunaan APD pestisida. Disarankan Instansi atau dinas terkait, sebaiknya menyediakan APD pestisida yang tepat guna dan nyaman, sehingga tidakk ada alasan bagi petani untuk tidak menggunakan alat pelindung diri.
FACTORS ASSOCIATED WITH MENARCHE AT SEVENTH GRADE STUDENTS IN JUNIOR HIGH SCHOOL 1 AMPEK ANGKEK AMPEK ANGKEK neila sulung
HUMAN CARE JOURNAL Vol 2, No 3 (2017): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.284 KB) | DOI: 10.32883/hcj.v2i3.92

Abstract

Menarche adalah perdarahan pertama dari uterus yang terjadi pada seorang wanita. Usiayang mendapat menarche bervariasi yaitu antara usia 10-16 tahun, rata-rata usia menarche di Indonesia adalah 13 tahun. Berdasarkan survey yang dilakukan terhadap siswi kelas VII di SMPN 1 Ampek Angkek terdapat siswi yang mengalami menarche pada usia kurang dari 10 tahun (20%), 10 tahun (40%), 11 tahun (10%) dan 12 tahun (10%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi menarche pada siswi kelas VII di SMP Negeri 1Ampek Angkek. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan jenis penelitian kuantitatif dan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu sebanyak 144 orang dan sampelnya  59  orang  dan  cara  pengambilan  sampel  dengan  menggunakan  Metode  Simple Random Sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2017. Pengukuran data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Analisis data pada penelitian ini menggunakan distribusi frekuensi dan uji Chi-square. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara Indeks Massa Tubuh (IMT) (p = 0,001) nilai OR 0,042, paparan media massa (p = 0,018) nilai OR 6,039 dan aktivitas fisik (p = 0,023) nilai OR 4,950 dengan menarche pada siswi kelas VII di SMP Negeri 1 Ampek Angkek. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang sangat bermakna antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan menarche. Disarankan perlu adanya penyuluhan kesehatan kepada siswi untuk menjaga kesehatan reproduksi, asupan gizi yang seimbang, dan olahraga yang rutin.
EFEKTIVITAS WEDANG JAHE DAN DAUN MINT UNTUK MENGURANGI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL DI PMB YF KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2017 Detty Afriyanti
HUMAN CARE JOURNAL Vol 2, No 3 (2017): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v2i3.642

Abstract

Mual dan muntah pada Ibu Hamil merupakan keluhan normal yang sering dialami Ibu Hamil Trimester Pertama. Mual muntah yang terjadi pada kehamilan trimester pertama disebabkan karena terdapat peningkatan kadar hormon Esterogen dan Human Chorionic Gonadotropine (HCG) dalam serum dari plasenta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian wedang jahe dan daun mint pada Ibu Hamil dengan emesis gravidarum Trimester pertama. Desain penelitian yang digunakan adalah quasy eksperimen dengan rancangan pendekatan two group design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah keseluruhan Ibu Hamil dengan emesis gravidarum dengan jumlah sampel sebanyak 21 orang, yang terbagi  7 orang diberikan wedang jahe dan 7 orang diberikan daun mint. Pengumpulan data dengan lembar observasi dengan analisa data dengan mengunakan uji t-test.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh, rerata frekuensi muntah sebelum mengkonsumsi wedang jahe 5,86 dan sesudah menjadi 3,71. Selanjutnya, terdapat pengaruh konsumsi daun mint  terhadap frekuensi mual muntah Ibu Hamil Trimester pertama dengan emisis gravidarum. Rerata frekuensi muntah sebelum mengkonsumsi daun mint 5,29 kali sehari dan sesudah 3,57 kali sehari. Hasil uji anova diperoleh terdapat pengaruh konsumsi wedang jahe dan daun mint  terhadap frekuensi mual muntah Ibu Hamil Trimester pertama dengan emisis gravidarum Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan pemberian wedang jahe dan daun mint sangat efektif dalam mengurangi frekuensi mual muntah pada Ibu Hamil dengan emisis gravidarum; sebagai alternative sebelum menggunakan obat antiemetik, dan menjadikan wedang jahe dan daun mint sebagai penanganan herbal untuk mengatasi mual muntah pada Ibu Hamil Trimester Pertama dengan emisis gravidarum

Page 1 of 1 | Total Record : 6