cover
Contact Name
Bahar
Contact Email
bahararahman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
puslit.stmikbjb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi
ISSN : 20893787     EISSN : 26850893     DOI : -
Core Subject : Science,
Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi adalah Jurnal Ilmiah bidang Teknik Informatika dan Sistem Informasi yang diterbitkan secara periodik tiga nomor dalam satu tahun, yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember. Redaksi Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi menerima sumbangan tulisan hasil penelitian atau atau artikel konseptual bidang Teknik Informatika dan Sistem Informasi.
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2: Agustus 2022" : 21 Documents clear
Penerapan Metode Heart Metrics dalam Menganalisis User Experience Aplikasi E-Learning Brahmantio Widyo Trenggono; Asif Faroqi; Anita Wulansari
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 11, No 2: Agustus 2022
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.886 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v11i2.876

Abstract

Analysis of student experience in using an e-learning product which is one of the learning support facilities, needs to be done as a reference to improve the quality of the e-learning product, in order to provide a good quality learning space. This study aims to find out what are the priorities for improvement in the e-learning application of the ILMU “Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur” based on the Heart Metrics measurement tool. Data was collected using a proportionate stratified simple random sampling approach. After the data is collected, the validity and reliability of the statement items are tested using Importance Performance Analysis (IPA). The results of the analysis show that there is a difference (gap) that is negative between perceptions and expectations, where the value of perception is smaller than expectations. Based on the results of the analysis, the largest gap value is in the Task Success variable with a 92.30% suitability level, which means that ILMU e-learning has not reached user expectations. The management of the ILMU e-learning manager is expected to pay more attention to the Task Success variable in order to improve the user experience on the e-learning.Keywords: Importance Performance Analysis; Gap; Perception; Expectations Abstrak. Analisis pengalaman mahasiswa dalam menggunakan sebuah produk e-learning yang menjadi salah satu fasilitas pendukung pembelajaran, perlu dilakukan sebagai acuan untuk meningkatkan kualitas produk e-learning tersebut, agar dapat menyediakan ruang pembelajaran yang berkualitas baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hal apa yang menjadi prioritas untuk ditingkatkan pada aplikasi e-learning ILMU Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur berdasarkan alat ukur Heart Metrics. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pendekatan proportionate stratified simple random sampling. Setelah data dikumpulkan, dilakukan uji validitas dan reliabilitas terhadap item pernyataan dengan menggunakan Importance performance analysis (IPA). Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan (gap) yang bernilai negatif antara persepsi dan harapan, dimana nilai persepsi lebih kecil dibandingkan harapan. Berdasarkan hasil analisis, nilai gap terbesar berada pada variabel Task Success dengan tingkat kesesuaian 92,30%, yang berarti e-learning ILMU belum mencapai harapan pengguna. Pihak manajemen pengelola e-learning ILMU diharapkan memberikan perhatian lebih pada variabel Task Success guna meningkatkan pengalama pengguna pada e-learning tersebut.Kata kunci: Importance Performance Analysis; Gap; Persepsi; Harapan  
Model Aplikasi Peramalan Sewa Mobil Camper Dengan Metode Single Exponential Smoothing Berbasis Web I Kadek Wahyu Yudistira Pratama; I Nyoman Yudi Anggara; Ketut Queena Fredlina
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 11, No 2: Agustus 2022
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.87 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v11i2.928

Abstract

PukuCamper is a Small and Medium Enterprise in the field of camping car rental services. Business uncertainty due to the pandemic (Covid-19) forced PukuCamper management to develop a survival strategy. In a business situation that is filled with uncertainty, predictions of the amount of rent and future operating income are needed in formulating a business strategy in order to remain afloat. This study aims to develop a PukuCamper car rental forecasting application by applying the Single Exponential Smoothing (SES) method as a knowledge base for forecasting. The independent variable for forecasting is the amount of rent and monthly income, while the dependent variable is also the amount of rent and income from the forecast. In this method, alpha values are used from 0.1 to 0.9, where the value is determined by the smallest error value. For an alpha value of 0.4, the amount of rent gets an error value of 33.86%, while for an alpha 0.2, income gets an error value of 36.35%. Based on application testing, the forecasting results shown by the SES-based application are the same as the results of calculations using the Excel application, which means that the work process of this forecasting application is correct.Keywords: Software; Web-Based; Prediction; Rental income Abstrak. PukuCamper adalah sebuah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bidang jasa sewa mobil kamping. Ketidakpastian bisnis akibat adanya pandemi (Covid-19) memaksa manajemen PukuCamper mengembangkan strategi bertahan. Dalam situasi bisnis yang diliputi ketidakpastian, prediksi jumlah sewa dan pendapatan usaha pada masa mendatang diperlukan dalam menyusun strategi bisnis agar tetap dapat bertahan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi peramalan penyewaan mobil PukuCamper dengan menerapkan metode Single Exponential Smoothing (SES) sebagai basis pengetahuan peramalan. Variabel Independen peramalan berupa Jumlah Sewa dan Pendapatan bulanan, sedangkan variabel Dependen juga berupa jumlah sewa dan pendapatan hasil ramalan. Dalam metode ini digunakan nilai alpha 0,1 – 0,9, dimana nilai tersebut ditentukan oleh nilai error terkecil. Untuk nilai alpha 0,4, jumlah sewa mendapatkan nilai error 33,86%, sedangkan pada untuk alpha 0,2, pendapatan mendapatkan nilai error 36,35%. Berdasarkan pengujian aplikasi, hasil peramalan yang ditunjukkan oleh aplikasi berbasis SES sama dengan hasil perhitungan menggunakan aplikasi Excel, yang berarti proses kerja aplikasi peramalan ini sudah tepat.Kata kunci: Perangkat Lunak; Berbasis Web; Prediksi; Pendapatan sewa
Analisis Kesuksesan Sistem Informasi Manajemen Terpadu Perguruan Tinggi Menggunakan Model DeLone and McLean Christanti Ayu Permatasari; Tri Latif Mardi Suryanto; Anita Wulansari Wulansari
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 11, No 2: Agustus 2022
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.283 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v11i2.866

Abstract

With the increasing number of user complaints against the management information system for managing academic activities, future system development needs to be based on the user's perspective as an indicator of the success of an information system. This study aims to analyze the factors that influence the success of the Integrated Management Information System in universities, with a case study on the Integrated Management Information System of IAIN Madura. This research was conducted by distributing questionnaires to 334 samples of active student respondents, which were arranged based on the Delone and McLean method variables. In the analysis process, Structural Equation Modeling with Partial Least Squares (SEM-PLS) model is used to analyze the success factors, assisted by SmartPLS3 software. Empirical findings prove that the user perspective in this study, namely the quality of information, services, usage, user satisfaction and also net benefits has a significant effect, while the quality of the system has an insignificant effect on users.Keywords: Information Technology; Structural Equation Modeling; Partial Least Squares; SmartPLS3 Abstrak. Dengan semakin meningkatnya keluhan pengguna terhadap sistem informasi manajemen pengelolaan aktivitas akademik, pengembangan sistem di masa mendatang perlu didasarkan pada perspektif pengguna sebagai indikator keberhasilan suatu sistem informasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesuksesan Sistem Informasi Manajemen Terpadu (SIMPADU) di perguruan tinggi, dengan studi kasus pada Sistem Informasi Manajemen terpadu IAIN Madura. Penelitian ini dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada 334 sampel responden mahasiswa aktif, yang disusun berdasarkan variabel metode Delone and McLean. Dalam proses analisis, Structural Equation Modeling dengan model Partial Least Squares (SEM-PLS) digunakan untuk menganalisis faktor-faktor kesusksesan, berbantuan perangkat lunak SmartPLS3. Temuan empiris membuktikan bahwa perspektif pengguna dalam penelitian ini yakni kualitas informasi, layanan, penggunaan, kepuasan pengguna dan juga manfaat bersih memiliki pengaruh yang signifikan, sedangkan kualitas sistem memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap pengguna.Kata kunci: Teknologi Informasi; Structural Equation Modeling; Partial Least Squares; SmartPLS3 
Model Aplikasi Peminjaman Ruangan Berbasis Web Pada Tingkat Fakultas di Perguruan Tinggi Kadek Dika Sukmana; Ketut Queena Fredlina; Putu Trisna Hady Permana
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 11, No 2: Agustus 2022
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.322 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v11i2.930

Abstract

The procedure for borrowing a room which is still done manually at the faculty level in Higher Education causes the borrowing process to be inefficient, because all matters must go to the service officer directly. The research aims to develop a Web-based application model that can be used in the process of borrowing rooms at faculty level managers in universities, without having to go to service officers, so that the borrowing process becomes more effective and efficient. Application development uses the SDLC (Software Development Life Cycle) method. The case study was conducted at the Faculty of Economics and Business, Udayana University. The system modeling uses structured modeling tools, while the system construction uses the PHP programming language, JavaScript, and MySQL database. The main functional features identified at the requirements analysis stage are the system's ability to provide an online room loan interface, room loan statistics, and room loan reports for faculty management. The results of the functional test using Blackbox Testing show that all functional features available in the application have functioned validly.Keywords: Software; Software Development Life Cycle; Functional testing; Black box testing Abstrak. Prosedur peminjaman ruangan yang masih dilakukan secara manual pada tingkat fakultas di perguruan tinggi menyebabkan proses peminjaman menjadi tidak efisien, karena segala urusan harus mendatangi petugas pelayanan secara langsung. Penelitian bertujuan mengembangkan model aplikasi berbasis web yang dapat digunakan dalam proses peminjaman ruangan pada pengelola tingkat fakultas di Perguruan Tinggi, tanpa harus mendatangi petugas pelayanan, sehingga proses peminjaman menjadi lebih efektif dan efisien. Pengembangan aplikasi menggunakan metode SDLC (Software Development Life Cycle). Studi kasus dilakukan pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana. Pemodelan sistem menggunakan tools pemodelan terstruktur, sedangkan konstruksi sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP, JavaScript, dan basis data MySQL. Fitur fungsional utama yang diidentifikasi pada tahap analisis kebutuhan berupa kemampuan sistem menyediakan antarmuka peminjaman ruangan secara online, data statistik peminjaman ruangan, serta laporan peminjaman ruangan bagi manajemen Fakultas. Hasil uji fungsional menggunakan Black box testing menunjukkan seluruh fitur fungsional yang tersedia pada aplikasi telah berfungsi secara valid.Kata kunci: Perangkat lunak; Software Development Life Cycle; Uji fungsional; Black box testing  
Analisis Tingkat Kepuasan Pengguna E-Learning Di Perguruan Tinggi Menggunakan Metode Servqual Wedi Kurniawan; Muhammad Affandes; Nazruddin Safaat H; Teddie Darmizal
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 11, No 2: Agustus 2022
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.136 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v11i2.890

Abstract

E-Learning as an online learning media must provide good quality services, in order to support the teaching and learning process to be carried out properly. It is deemed necessary to know how far the current level of user satisfaction is, so that improvements can be made in the future. This study aims to analyze how good the quality of E-Learning services at UIN Suska Riau is currently. The information obtained becomes a reference in improving E-Learning at UIN Suska Riau in the future, so that the level of user satisfaction becomes higher. The analysis uses the SERVQUAL method to measure the level of user satisfaction, using the dimensions of Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy measurements. The analysis focuses on gap 5 by finding the gap between the user's Perception and Expectation. User perceptions and expectations were obtained through distributing questionnaires using the G-Form to student and lecturer respondents. Data processing using SPSS tools. The results of the analysis show that the quality of e-learning services that are currently operating has not met user expectations, marked by all measurement dimensions showing user expectations are greater than user perceptions.Keywords: Learning Media; Service Quality; Perception; Expectation Abstrak. E-Learning sebagai media pembelajaran online harus menyediakan kualitas layanan yang baik, agar dapat mendukung proses belajar mengajar terlaksana dengan baik. Dipandang perlu mengetahui sejauh mana tingkat kepuasan penggunanya saat ini, agar dapat dilakukan penyempurnaan di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan menganalisis seberapa baik kualitas layanan e-learning UIN Suska Riau saat ini. Informasi yang diperoleh menjadi acuan dalam perbaikan e-learning UIN Suska Riau di masa mendatang, sehingga tingkat kepuasan pengguna menjadi lebih tinggi. Analisis menggunakan metode SERVQUAL untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna, menggunakan dimensi pengukuran Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Analisis berfokus pada gap 5 dengan menemukan ketimpangan antara Persepsi dan Ekspektasi pengguna. Persepsi dan Ekspektasi pengguna diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan G-Form kepada responden Mahasiswa dan Dosen. Pengolahan data menggunakan tools SPSS. Hasil analisis menunjukkan kualitas layanan e-learning yang beroperasi saat ini belum sesuai harapan pengguna, ditandai dengan seluruh dimensi pengukuran menunjukkan ekspektasi pengguna lebih besar dari persepsi pengguna.Kata kunci:  Media Pembelajaran; Kualitas Layanan; Persepsi; Ekspektasi
Kajian Enterprise Resource Planning pada Industri Manufaktur Pengolahan Bambu menggunakan Arsitektur Enterprise Felix Fernando Oroh; Richardus Eko Indrajit; Erick Dazki; Djarot Hindarto
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 11, No 2: Agustus 2022
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.95 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v11i2.833

Abstract

Companies do not just build information technology carelessly and buy information technology equipment without considering aspects of company needs. In planning information technology and systems, it is necessary to conduct a survey and analysis of user needs. So that the results of the survey and analysis become a guide in planning user needs so that the development of technology and information systems can support the company's operations, making it more efficient in running the company. The core of the problem of implementing Enterprise Architecture is to build corporate IT by implementing an Enterprise Architecture based on TOGAF ADM. The purpose of this research is to implement Enterprise Architecture aimed at making IT Planning on the Enterprise Resource Planning application system, in order to be more effective in implementing the application. The roadmap becomes clearer with the Enterprise Architecture. After doing Enterprise Architecture there is a Migration Planning stage, which is used for application to the Enterprise Resource Planning (ERP) application system. The implementation of the ERP system implementation will be carried out in stages using a timeline.Keywords: Enterprise Resource Planning; Enterprise Architecture; TOGAF-ADM; Bamboo processing manufacturing; Information Technology Abstrak. Perusahaan tidak hanya membangun teknologi informasi secara sembarangan dan membeli peralatan informasi teknologi tanpa mempertimbangkan aspek kebutuhan perusahaan. Dalam merencanakan teknologi dan sistem informasi perlu dilakukan survey dan analisa tentang kebutuhan user. Sehingga hasil survey dan analisa menjadi panduan dalam merencanakan kebutuhan user sehingga pembangunan teknologi dan sistem informasi dapat mendukung operasional perusahaan, sehingga lebih efisien dalam menjalankan perusahaan. Inti dari masalah penerapan Enterprise Architecture, membangun IT Perusahaan dengan menerapkan Enterprise Architecture berbasis TOGAF ADM. Tujuan penelitian ini adalah melakukan penerapan Enterprise Architecture bertujuan untuk pembuatan IT Planning pada sistem aplikasi Enterprise Resource Planning, supaya menjadi lebih efektif dalam melaksanakan penerapan. Roadmap menjadi lebih jelas dengan adanya Enterprise Architecture. Setelah melakukan Enterprise Architecture ada tahapan Migration Planning, yang digunakan untuk penerapan pada sistem aplikasi Enterprise Resource Planning (ERP). Pelaksanaan dari penerapan sistem ERP akan dilakukan secara bertahap menggunakan timeline.Kata kunci: Enterprise Resource Planning; Enterprise Architecture; TOGAF ADM; Manufaktur pengolahan bambu; Teknologi Informasi;
Framework ITIL V3: Analisis Tingkat Kematangan Manajemen Insiden pada Perusahaan Ekspedisi Mochammad Fandy Pradana; Rani Raharjanti; Sri Murtini; Muhammad Noor Ardiansah
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 11, No 2: Agustus 2022
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.485 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v11i2.916

Abstract

Expedition company “PT. VWX Semarang” has implemented an information system in its service activities. However, there may be incidents or disruptions during service activities that can reduce business performance and quality. The purpose of this study was to determine the incident management procedures that have been implemented and measure the maturity level of incident management based on the ITIL V3 framework and provide recommendations for improvement. Data was obtained using observation, interview, and questionnaire. Respondents in this study were users of the service system at expedition company The results of this study indicate that the maturity level of incident management is at level 3 (defined); it means the activity or business process has existed and has become a habit, but the improvement process has not been comprehensively structured. Recommendations for improvement based on the ITIL V3 framework are given to reach the maximum maturity level.Keywords: ITIL V3; information technology; incident management; maturity level Abstrak. Perusahaan ekspedisi PT. VWX Semarang telah telah menerapkan sistem informasi dalam kegiatan pelayanannya, meskipun begitu masih terjadi insiden atau gangguan yang dapat menurunkan performa dan kualitas layanan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis manajemen insiden pada Perusahaan ekspedisi untuk menentukan tingkat kematangan layanan teknologi informasi berdasarkan kerangka kerja ITIL V3. Data diperoleh dengan observasi, wawancara dan angket kepada pengguna layanan manajemen insiden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kematangan manajemen insiden berada pada level 3 (defined) yaitu aktivitas atau proses bisnis telah ada dan menjadi kebiasaan namun terstruktur proses perbaikan secara menyeluruh. Perbaikan atas layanan teknologi informasi diarahkan agar proses manajemen insiden terstruktur menjadi terinstitusi pada tingkat kematangan yang meningkat.Kata Kunci: ITIL V3; teknologi informasi; manajemen insiden; tingkat kematangan
Analisis Kepuasan Pengguna E-Learning Di Perguruan Tinggi Menggunakan Model Kano Rakhmat Safri Agung Pratama; Asif Faroqi; Anita Wulansari
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 11, No 2: Agustus 2022
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.04 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v11i2.869

Abstract

UPN Veteran East Java has implemented e-learning as an online learning medium, but no analysis has been carried out to determine the level of user satisfaction in its operation. It is considered necessary to review user satisfaction, so that academic management understands things that need attention to be improved. This study aims to analyze the satisfaction of UPN Veteran e-learning users using the Kano method. The study involved 272 student respondents using e-learning obtained by the Simple Random Sampling method. A total of 29 instrument items, representing 6 analysis variables (Pedagogy, Characteristics, User Interface, Infrastructure, Iteractivity, and Content). Each attribute of the questionnaire is translated into canoe dimensions which have positive statements and negative statements. Furthermore, the classification into the Kano category is carried out by calculating the number of frequencies for each dimension in each attribute, then selecting the dimension with the most frequency. Based on 29 attribute questions, 7 attributes are classified as satisfaction and 14 attributes are classified as dissatisfaction. Attributes that are classified as dissatisfaction (are suggested to get serious attention in improvement, while the attributes of the high satisfaction category are maintained.Keywords: Online learning media; Canoe Dimensions; positive statement; Negative statement Abstrak. UPN Veteran Jawa Timur telah menerapkan e-learning sebagai media pembelajaran online, namun belum dilakukan analisis untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna dalam pengoperasiannya. Dipandang perlu mengkaji kepuasan pengguna, agar manajemen akademik memahami hal-hal yang perlu mendapatkan perhatian untuk ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan pengguna e-learning UPN Veteran menggunakan metode Kano. Penelitian melibatkan 272 responden mahasiswa pengguna e-learning yang diperoleh dengan metode Simple Random Sampling. Sebanyak 29 butir instrumen, mewakili 6 variabel analisis (Pedagogy, Karakteristik, User Interface, Infrastruktur, Iteraktivitas, dan Konten). Setiap atribut kuisioner diterjemahkan ke dalam dimensi kano yang memiliki pernyataan positif dan pernyataan negatif. Selanjutnya dilakukan penggolongan ke dalam kategori Kano dengan cara menghitung jumlah frekuensi tiap dimensi pada setiap atribut, lalu dipilih dimensi dengan frekuensi terbanyak. Berdasarkan 29 atribut pertanyaan, 7 atribut tergolong kepuasan dan 14 atribut yang tergolong ketidakpuasan. Atribut yang tergolong ketidakpuasan disarankan mendapatkan perhatian serius dalam perbaikan, sedangkan atribut kategori kepuasan yang tinggi tetap dipertahankan.Kata kunci:  Media pembelajaran online; Dimensi Kano; Pernyataan positif; Pernyataan negatif
Evaluasi Sistem Informasi Pariwisata menggunakan Framework COBIT 5 (Studi Kasus: Jati Lian Tourism) Yakob Jati Yulianto; Richardus Eko Indrajit; Handri Santoso; Erick Dazki
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 11, No 2: Agustus 2022
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.506 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v11i2.927

Abstract

PT. Jati Lian Tourism is a company engaged in tourism. The company has been operating for a long time and already has a customer service information system. One of the main systems is a tourism information system. The company also operates other information systems besides the tourism information system, so that one of the problems that arise is how to ensure synchronization between systems to support business operations. To determine the extent of the maturity level of the operating system, this study measures and evaluates the maturity level of the system, organization, management and all governance. The measurement of the ability of the tourism information system is carried out using the COBIT 5 Framework. The measurement results show that the current goal of the company is targeted to have a maturity level at level 3, where currently the company still has maturity at level 2. Greater efforts are needed for the company management to improve maturity to a higher level.Keywords: Maturity Level; Governance; Tourism; Cobit Abstrak. PT. Jati Lian Tourism adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pariwisata. Perusahaan telah beroperasi sejak lama dan telah memiliki sistem informasi pelayanan pelanggan. Salah satu sistem utamanya adalah sistem informasi pariwisata. Perusahaan juga mengoperasikan sistem informasi lain selain sistem informasi pariwisata, sehingga salah satu permasalahan yang muncul adalah bagaimana memastikan terjalinnya sinkronisasi antar sistem dalam mendukung operasi bisnis. Untuk mengetahui sejauh mana tingkat kematangan sistem yang sedang beroperasi, penelitian ini melakukan pengukuran dan evaluasi tingkat kematangan sistem, organisasi, manajemen dan semua tata kelola. Pengukuran kemampuan sistem informasi pariwisata dilakukan menggunakan Framework COBIT 5. Hasil pengukuran menunjukkan goal dari perusahaan saat ini ditargetkan memiliki tingkat kematangan pada level 3, dimana saat ini perusahaan masih mempunyai kematangan pada level 2. Diperlukan upaya pembenahan yang lebih besar bagi pihak manajemen perusahaan untuk meningkatkan kematangan menuju ke level yang lebih tinggi.Kata Kunci: Level Kematangan; Tata Kelola; Pariwisata; Cobit
Model Aplikasi Sistem Penunjang Keputusan Penetapan Penerima Bantuan Bedah Rumah Berbasis SAW Retna Anggraeni Dwi Rahmana; Rina Candra Noor Santi
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 11, No 2: Agustus 2022
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.205 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v11i2.882

Abstract

The Uninhabitable Houses assistance program is an effort of the Indonesian government to assist the underprivileged in having decent housing. The process of analyzing data and criteria that are still carried out directly by the appraiser causes the decision results to be inconsistent. Processes that have not used computational tools also cause the process to be slow. This study aims to build a decision support application in determining the candidate for home surgery assistance by applying the Simple Additive Weighting (SAW) method as the reasoning basis for the application. SAW works by analyzing the parameters of the work of the head of the family, the income of the head of the family, the number of dependents of the family, the condition of the house, the type of roof of the house, the type of floor of the house, the status of the house, and the status of the land. Validation of the accuracy of the SAW algorithm performance in the application is done by comparing the results of manual SAW calculations with Application-based SAW calculations. The validation results show that the SAW process in the application has worked correctly. Functional testing of the application is carried out using the Blackbox Testing method. The test results show the functional features have been functioning validly.Keywords: Priority Determination; Functional Test; Blackbox Testing Abstrak. Program bantuan Rumah Tidak Layak Huni merupakan upaya bantuan pemerintah Indonesia kepada masyarakat kurang mampu dalam memiliki rumah hunian yang layak. Proses analisis data dan kriteria yang masih dilakukan secara langsung oleh penilai menyebabkan hasil keputusan menjadi tidak konsisten. Proses yang belum menggunakan alat bantu komputasi juga menyebabkan proses menjadi lambat. Penelitian ini bertujuan membangun aplikasi pendukung keputusan dalam penentuan calon penerima bantuan bedah rumah dengan menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) sebagai basis penalaran aplikasi. SAW bekerja dengan menganalisis parameter pekerjaan kepala keluarga, penghasilan kepala keluarga, jumlah tanggungan keluarga, kondisi rumah, jenis atap rumah, jenis lantai rumah, status rumah, dan status tanah. Validasi ketepatan kinerja algoritma SAW dalam aplikasi dilakukan dengan membandingkan hasil perhitungan SAW secara manual dengan Perhitungan SAW berbasis Aplikasi. Hasil validasi menunjukkan Proses SAW dalam aplikasi telah bekerja secara benar. Pengujian fungsional aplikasi dilakukan dengan metode Blackbox Testing. Hasil pengujian menunjukkan fitur-fitur fungsional telah berfungsi secara valid.Kata kunci: Penentuan Prioritas; Uji Fungsional; Blackbox Testing

Page 1 of 3 | Total Record : 21