cover
Contact Name
Bahar
Contact Email
bahararahman@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
puslit.stmikbjb@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer
ISSN : 02163284     EISSN : 26850877     DOI : -
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer adalah Jurnal Ilmiah bidang Komputer yang diterbitkan secara periodik dua nomor dalam satu tahun, yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Redaksi Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer menerima Artikel hasil penelitian atau atau artikel konseptual bidang Komputer.
Arjuna Subject : -
Articles 46 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 1: Februari 2023" : 46 Documents clear
Rancangan Perangkat Lunak Aplikasi Perekam Data Kependudukan Dasar Desa Nidia Rosmawanti; Muslihuddin Muslihuddin
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 1: Februari 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i1.1125

Abstract

The village population data processing information system is intended to increase efficiency in managing population data. So far, there are still many village governments who still manage population data using a manual system, which makes it difficult and slows down the process of adding or changing population data. This study aims to design basic population data recording application software at the village level, to provide convenience to employees in manipulating population data in order to provide efficiency in services. System development is carried out by following the initial stages in the system life cycle model (System Analysis and Design). Analysis of system requirements through in-depth interview techniques and focused discussions produces functional features to validate users, record citizen identities, record and print e-KTP applications, requests for birth and death certificates, requests for relocation. The results of the system requirements assessment are poured into a system model using a combination of structured and object-oriented modeling techniques.Keywords: System Modeling, Basic Population Data, Structured Modeling, Object Oriented ModelingAbstrakSistem informasi pengolahan data penduduk desa dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi dalam hal pengelolaan data kependudukan. Selama ini masih banyak pemerintah desa yang masih melakukan pengelolaan data kependudukan dengan sistem manual sehingga menyulitkan dan memperlambat dalam proses penambahan maupun perubahan data kependudukan. Penelitian ini bertujuan mendesain perangkat lunak aplikasi perekam data kependudukan dasar di tingkat Desa, untuk memberikan kemudahan kepada pegawai dalam melakukan manipulasi data kependudukan guna memberikan efisiensi dalam pelayanan. Pengembangan sistem dilakukan dengan mengikuti tahapan awal dalam model siklus hidup sistem (Analisis dan Desain Sistem). Kajian kebutuhan sistem melalui teknik wawancara mendalam dan diskusi terfokus menghasilkan fitur-fitur fungsional untuk memvalidasi pengguna, mendata identitas warga, mendata dan mencetak permohonan e-KTP, permohonan surat kelahiran dan kematian, permohonan pindah penduduk. Hasil kajian kebutuhan sistem di tuangkan dalam model sistem menggunakan kombinasi teknik pemodelan terstruktur dan berprientasi objek.Kata Kunci: Pemodelan Sistem, Data Kependudukan Dasar, Pemodelan Terstruktur, Pemodelan Berorientasi Objek
Penerapan Metode Extreme Learning Machine untuk Peramalan Harga Cryptocurrency Leonardo Tejaya; Desi Arisandi; Janson Hendryli
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 1: Februari 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i1.1080

Abstract

Cryptocurrency is in great demand as an investment medium to gain financial benefits. A common problem that is often faced is how to predict the movement of the value of electronic money in the future. Investors/traders usually only see price movements and buy/sell Cryptocurrency assets intuitively, so mistakes often occur in making transactions. To anticipate and minimize this, you can use an algorithm that can help predict Cryptocurrency price movements. Extreme Learning Machine (ELM) is a development method of a simple feedforward neural network using one hidden layer or commonly known as Single Hidden Layer Feedforward Neural NetworksTesting is done by doing several trials for each percentage value, namely 60%, 65%, 70%, 75%, 80%. Tests were carried out using the binary sigmoid activation function, the number of hidden neurons was 20 and the weight range was [-1,1]. The best prediction results using MAPE are generated on Bitcoin data with the smallest error value of 2.8590%Keywords: Cryptocurrency; Investation; Extreme Learning Machine; Prediction AbstrakCryptocurrency banyak diminati untuk menjadi media investasi dalam meraih keuntungan finansial. Masalah umum yang sering dihadapi adalah bagaimana meramalkan pergerakan nilai dari uang elektronik pada masa mendatan. Investor/trader biasanya hanya melihat pergerakan harga dan melakukan jual/beli aset Cryptocurrency secara intuitif, sehingga sering terjadi salah dalam melakukan transaksi. Untuk mengantisipasi dan meminimalisir hal tersebut maka dapat menggunakan sebuah algoritme yang dapat membantu dalam meramalkan pergerakan harga Cryptocurrency. Extreme Learning Machine (ELM) merupakan metode pengembangan dari jaringan syaraf tiruan feedforward sederhana dengan menggunakan satu hidden layer atau biasa dikenal dengan Single Hidden Layer Feedforward Neural Networks. Pengujian dilakukan dengan melakukan beberapa kali percobaan untuk setiap nilai persentase yaitu 60%, 65%, 70%, 75%, 80%. Pengujian dilakukan menggunakan fungsi aktivasi sigmoid biner, jumlah hidden neuron 20 serta rentang bobot [-1,1]. Hasil prediksi terbaik menggunakan MAPE dihasilkan pada data Bitcoin dengan nilai kesalahan terkecil yaitu 2.8590%Kata Kunci: Cryptocurrency; Investasi; Extreme Learning Machine; Prediksi
Desain UI dan UX dalam Sistem Informasi Akademik Menggunakan Metode Extreme Programming Fajar Mahardika; Abdul Razak Naufal; Mohammad AL AMIN
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 1: Februari 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i1.1023

Abstract

The academic data processing system at ITSNU Pekalongan is not yet efficient, where activity recording is still carried out in the bookkeeping. This has the potential to cause data to be scattered and the preparation of management reports to take a long time. This study aims to design a UI (User Interface) and UI (User Experience) information system model for managing academic data at ITSNU Pekalongan. System development uses the Extreme Programming approach, where information collection is carried out by observation and question and answer. The results of research conducted at ITSNU Pekalongan concluded that with the construction of this system, it can help officers from BAAK, BAU and LPPM or LPM in managing academic data and information quickly, and can reduce errors in recording and conveying information. From testing the system, the reliability level was obtained with 65 respondents and the percentage proved 100%, which indicated that 65 respondents were suitable and there were no respondents who entered the Excluded type.Keywords: Academic information system; Extreme Programming; User Experience, User Interface AbstrakSistem pengolahan data akademik di ITSNU Pekalongan belum efisien, dimana pencatatan Kegiatan masih dilakukan dalam pembukuan. Hal ini berpotensi menyebabkan tercecernya data serta pembuatan laporan-laporan manajemen menjadi lama. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain model UI (User Interface) dan UI (User Experience) sistem informasi untuk mengelola data akademik di ITSNU Pekalongan. Pengembangan sistem menggunakan pendekatan Extreme Programming, dimana pengumpulan informasi dilakukan dengan cara pengamatan serta tanya jawab. Hasil penelitian yang dilakukan di ITSNU Pekalongan menyimpulkan bahwa dengan dibangunnya sistem ini, dapat membantu petugas bagian BAAK, BAU serta LPPM ataupun LPM dalam mengelola data dan Informasi akademik secara cepat, serta dapat mengurangi kekeliruan dalam pencatatan dan penyampaian informasi. Dari pengujian sistem diperoleh tingkat reabilitas dengan jumlah responden 65 serta persentase membuktikan 100%, yang menunjukkan kalau 65 responden itu sesuai serta tidak terdapat responden yang masuk ke jenis Exculded.Kata kunci: Sistem informasi akademik; Extreme Programming; User Experience, User Interface
Penerapan Aturan Asosiasi untuk Rule Mining pada Piala Dunia FIFA 2022 Sylvert Prian Tahalea; Vynska Amalia Permadi
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 1: Februari 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i1.1063

Abstract

Football strategy comes from learning and evaluation of previous matche, but there are only a few research that conducted to explore the synergies between players. This research was conducted to implement the data mining method; and association’s rule in the sports data case study. Football is already embracing new technology as part of its ecosystem. This research used a data mining method to explore and analyze the passing route of a football team in the biggest football tournament, FIFA World Cup 2022, held in Qatar. The data was collected from the Sports References website and preprocessed before being mined. An association rule is constructed using an apriori algorithm by creating the item sets, calculating the support and confidence value, and defining the rules. The results showed the formation of 3 association rules with a confidence limit of 95%. Rule mining using an apriori association provides the possibility of an antecedent and consequent combination, which is a combination of the order in which the ball moves from the first player to the third player until the occurrence of a goal.Keywords: Association rule; Data mining; A priori algorithm; Soccer AbstrakPengembangan strategi sepak bola dilakukan dengan melakukan evaluasi dari pertandingan yang telah dilakukan sebelumnya, akan tetapi belum banyak penelitian yang dilakukan untuk melakukan evaluasi terhadap sinergi antar pemain pada suatu permainan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengimplementasikan metode data mining pada bidang olahraga, salah satunya sepak bola, yang telah menggunakan teknologi sebagai bagian dari ekosistem permainan. Metode data mining digunakan untuk mengeksplorasi dan menganalisis operan pada tim sepak bola pada perhelatan turnamen Piala Dunia FIFA 2022 yang dilaksanakan di Qatar. Data yang dikumpulkan dari website Sport References dikenakan prapemrosesan data sebelum diolah. Penerapan aturan asosiasi dengan algoritme Apriori dilakukan dalam beberapa langkah, seperti pembentukan itemset, perhitungan nilai support dan confidence, hingga penentuan aturan atau rule. Hasil penelitian menunjukan pembentukan 3 aturan asosiasi dengan batasan confidence 95%. Rule mining menggunakan algoritme asosiasi Apriori memberikan kemungkinan kombinasi antecedent dan consequent yang merupakan kombinasi urutan perpindahan bola dari pemain pertama hingga pemain ketiga sampai dengan terjadinya goal.Kata kunci: Aturan asosiasi; Data mining; Algoritme Apriori; Sepak bola
Implementasi QoS pada Jaringan Internet untuk Pembelajaran Dalam Jaringan Menggunakan Fortigate Miftahul Huda; Dadang Iskandar Mulyana; Yuma Akbar
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 1: Februari 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i1.1009

Abstract

There are various media that can be used to support online meetings, including using video conferencing applications such as Zoom Meeting, Microsoft Teams, Webex, Gmeet, and so on. With more and more complex access to the internet network, there is a need to manage bandwidth and ensure that online Conference activities run smoothly. This researcher implements QoS (Quality of Service) by using traffic shapping in PT. IDN to prioritize and guarantee traffic used in online learning. The device used to manage QoS is the Fortigate device, which is set to transparent mode, so there is no need to change the existing configuration. The results obtained after carrying out traffic shaping are limiting the bandwidth for each user to a maximum of 5 Mbps and increasing the traffic guarantee for online learning media applications to get a minimum of 3 Mbps. Testing is carried out by accessing the Zoom application and internet bandwidth tests on client laptops. The test results show that no packet loss occurs during meetings using Zoom, and the client bandwidth does not exceed 5 Mbps.Keywords: Quality of Service; Traffic shaping; Bandwidth; FortigateAbstrakAda berbagai media yang dapat digunakan mendukung pertemuan dalam jaringan (online), diantaranya menggunakan aplikasi video Conference seperti Zoom Meeting, Microsoft Teams, Webex, Gmeet, dan sebagainya. Dengan semakin banyak dan kompleknya akses ke jaringan internet, perlu adanya pengaturan bandwidth dan menjaga agar pelaksanaan kegiatan Conference secara online dapat berjalan dengan lancar. Peneliti ini mengimplementasikan QoS (Quality of Service) dengan menggunakan traffic shapping di jaringan PT. IDN untuk memprioritaskan dan memberi garansi terhadap trafik yang digunakan dalam pembelajaran dalam jaringan (daring). Perangkat yang digunakan untuk mengatur QoS adalah perangkat Fortigate, yang disetting menjadi transparent mode, sehingga tidak perlu mengubah konfigurasi existing. Hasil yang diperolah setelah melakukan traffic shaping adalah melakukan limitasi bandwidth di setiap user maksimal 5 Mbps dan menambah garansi traffic aplikasi media pembelajaran daring minimal mendapat 3 Mbps. Pengujian dilakukan dengan akses aplikasi Zoom dan tes bandwidth internet di laptop client. Hasil pengujian menunjukkan tidak ada packet loss yang terjadi pada pelaksanaan meeting menggunakan Zoom, dan bandwidth client tidak melebihi 5 Mbps.Kata kunci: Quality of Service; Traffic shapping; Bandwidth; Fortigate
Rancangan Aplikasi Pengingat Waktu Servis Kendaraan Bermotor Berbasis IoT dan Android Febry P J Sibuea; Fifi Lailasari Hadianastuti; Triana Fatmawati
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 1: Februari 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i1.1058

Abstract

There is no application that allows customers in the motor vehicle repair shop to get information and notifications containing reminders of vehicle service time, causing customers to spend a lot of time waiting in line when the vehicle is in the process of being repaired. This paper presents the design of a motorized vehicle service time reminder application for garage customers, by utilizing Internet of Thing (IoT) technology. A chip containing a program is implanted in the user's motorized vehicle to obtain data in the form of information about the distance traveled or the current month, where the data will be sent to the cloud server system and will then send notifications to the user's smartphone as a reminder of vehicle service time. The results of the design are expected to be tested and implemented in the future to make it easier for motorized vehicle owners to manage time in carrying out routine vehicle servicing on a regular basis.Keywords: Internet of Thing; Android Based Application; Cloud Computing AbstrakBelum adanya aplikasi yang memungkinkan pelanggan pada usaha bengkel kendaraan bermotor mendapatkan informasi dan notifikasi berisi pengingat waktu servis kendaraan, menyebabkan pelanggan menghabiskan banyak waktu untuk menunggu antrian saat kendaraan dalam pengerjaan perbaikan. Makalah ini menyajikan rancangan aplikasi pengingat waktu servis kendaraan bermotor bagi pelanggan usaha bengkel, dengan memanfaatkan teknologi Internet of Thing (IoT).  Sebuah chip berisi program ditanam pada kendaraan bermotor pengguna untuk mendapatkan data berupa informasi mengenai jarak yang sudah ditempuh atau bulan berjalan, dimana datanya akan dikirim ke sistem cloud server dan selanjutnya akan mengirimkan notifikasi ke smartphone pengguna sebagai pengingat waktu servis kendaraan. Hasil rancangan diharapkan dapat diuji dan diimplementasikan di masa mendatang untuk mempermudah pemilik kendaraan bermotor mengatur waktu dalam melakukan servis rutin kendaraan secara teratur.Kata kunci: Internet of Thing; Aplikasi Berbasis Android; Cloud Computing
Algoritme Kritpografi RSA Menggunakan Algoritme Schönhage-Strassen Wahid Miftahul Ashari; Jeki Kuswanto; Firman Asharudin
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 1: Februari 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i1.1094

Abstract

The RSA algorithm (Rivest-Shamir-Adleman) is a public key cryptographic algorithm used in the process of encrypting symmetric cryptographic keys or private keys. The RSA algorithm relies on the difficulty of finding a large number to factor into prime factors. The RSA algorithm has a slower speed than the symmetric cryptographic algorithm, this means that the multiplication process of the numbers used is very large, more than 1024-bits. The number multiplication process requires special algorithms such as Montgomerry, Karatsuba, and Chinese Remainders. Based on this problem, this research attempts to develop an RSA algorithm library that uses the Schönhage-Strassen algorithm. The library will be developed using the SDLC (Software Development Life Cycle) methodology and the RAD (Ravid Application Development) method. After the library can be developed, the library will be tested with other multiplication algorithms, namely, Montgomerry, Karatsuba, and Chinese Remainder. The test results from this study have different values, where the Schönhage-Strassen algorithm has good performance, but not on all key variants.Keywords: Rivest-Shamir-Adleman; multiplication; Schönhage-Strassen; Software Development Life Cycle; Ravid Application Development. AbstrakAlgoritme RSA (Rivest-Shamir-Adleman) merupakan algoritme kriptografi kunci publik yang digunakan pada proses enkripsi kunci kriptografi simetris atau kunci privat. Algoritme RSA mengandalkan sulitnya mencari factor bilangan yang besar menjadi factor-faktor prima. Algoritme RSA memiliki kecepatan yang lebih lambat daripada algoritme kriptografi simetris, hal tersebut proses multiplication bilangan-bilangan yang digunakan sangat besar lebih dari 1024-bit. Proses multiplication bilangan membutuhkan algoritme-algortime khusus seperti Montgomerry, Karatsuba, dan Chinese Remainders. Berdasarkan pada masalah itu penelitian ini mencoba mngembangkan library algoritme RSA yang menggunakan algoritme Schönhage-Strassen. Library akan dikembangkan menggunakan metodologi SDLC (Software Development Life Cycle) dan metode RAD (Ravid Application Development). Setelah library dapat dikembangkan, library akan dilakukan pengujian tingkat eksekusi waktu dengan algoritme multiplication lainya yaitu, Montgomerry, Karatsuba, dan Chinese Remainder. Hasil pengujian dari penelitian ini memiliki nilai yang berbeda-beda, dimana algoritme Schönhage-Strassen memiliki kinerja yang baik, namun tidak pada semua varian kunci.Kata Kunci: Rivest-Shamir-Adleman; Multiplication; Schönhage-Strassen; Software Development Life Cycle; Ravid Application Development.
Model Sistem Monitoring Daya Listrik Rumah Tangga dengan Nodemcu Berbasis Android Jeki Kuswanto; Febrian Putra Pratama; Wahid Miftahul Ashari; Firman Asharudin
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 1: Februari 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i1.1095

Abstract

One of the problems that arise due to the use of electronic equipment that uses electricity uncontrollably is a waste of electrical energy, which results in an increase in the cost of using electricity. The Internet of Things (Io)T is becoming a technology concept that is increasingly being used. By developing IoT-based tools, it is hoped that it will facilitate monitoring of electricity consumption in households. The results of monitoring within 6 days with electronic devices such as rice cookers, refrigerators, laptop chargers, and fans can be concluded that the current value is in the range 0.19A-1.17A, the voltage value is in the range 205.9V-216.8V, the power value is in the range 24.5W- 223W, the kiloWatt value is in the range of 0.02kW- 0.22kW, and the cost value is in the range of Rp. 33.12-Rp. 301.5. There fore the electric power monitoring system can work to monitor the electric power used.Keywords: Electric Power; Internet of Things; Monitoring; Nodemcu; Pzem-004t AbstrakSalah satu masalah yang timbul akibat penggunaan peralatan elektronik yang menggunakan listrik tidak terkendali adalah pemborosan energi listrik, yang mengakibatkan meningkatnya biaya penggunaan listrik.  Internet of Things (Io)T menjadi konsep teknologi yang semakin banyak digunakan. Dengan mengembangkan alat berbasis IoT, diharapkan dapat memudahkan dalam monitoring pemakaian daya listrik pada rumah tangga. Hasil monitoring dalam jangka waktu 6 hari dengan alat elektronik berupa rice cooker, kulkas, charger laptop, dan kipas dapat disimpulkan nilai arus berada pada range 0.19A-1.17A, nilai tegangan berada pada range 205.9V- 216.8V, nilai daya berada pada range 24.5W- 223W, nilai kiloWatt berada pada range 0.02kW- 0.22kW, dan nilai biaya berada pada range Rp 33.12-Rp 301.5. Maka dari itu sistem monitoring daya listrik dapat bekerja untuk pemantauan daya listrik yang digunakan. Kata kunci: Daya Listrik; Internet of Things; Monitoring; Nodemcu; Pzem-004t
Penerapan Rapid Application Development Dan Model Kano Dalam Pengembangan Sistem Informasi Geografis Samsuri Yahya; Fajar Mahardika
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 1: Februari 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i1.1050

Abstract

The high intensity of incoming reports by members and volunteers of Garda Animalia (a non-governmental organization that deals with Wildlife) through various social media platforms has made it difficult for management to map and recapitulate incoming reports. Making a map of the spread of protected wildlife crime with each category also still takes quite a long time to report the incident. This research develops a geographic information system model for mapping and fault control of protected fauna. The system is designed using the Rapid Application Development method and the Kano model to speed up the system analysis and development process. Analysis of user needs is carried out by involving the user directly, including in system design. The test results show that the animal crime reporting process can be carried out through a one-stop channel, data recapitulation only takes a short time, and distribution maps can be made automatically.Keywords: Rapid Application Development; Kano Model; Geographical Information System; Protected Wildlife Crime AbstrakTingginya Intensitas pelaporan yang masuk dari anggota dan relawan Garda Animalia (sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat yang mengurusi Satwa Liar) melalui berbagai platform media sosial, menyebabkan pihak manajemen kesulitan untuk melakukan pemetaan serta rekapitulasi laporan yang masuk. Pembuatan peta persebaran kejahatan satwa liar dilindungi dengan masing-masing kategori juga masih membutuhkan waktu cukup lama dalam pelaporan kejadian tersebut. Penelitian ini mengembangkan model sistem informasi geografis untuk pemetaan dan kontrol perbuatan kesalahan Fauna dilindungi. Sistem dirancang dengan metode Rapid Application Development dan model Kano untuk mempercepat proses analisis dan pengembangan sistem. Analisa kebutuhan user dilakukan dengan melibatkan langsung user, termasuk dalam perancangan sistem. Hasil uji menunjukkan proses pelaporan kejahatan satwa dapat dilaukan melalui jalur satu pintu, rekapitulasi data hanya membutuhkan waktu singkat, serta pembuatan peta persebaran dapat dilakukan secara otomatis.Kata kunci: Rapid Application Development; Model Kano; Geografical Information System; Kejahatan Satwa Liar Dilindungi
Evaluasi Sistem Informasi Manajemen Penjualan Dengan Menggunakan Model End User Computing Satisfaction Arif Aliyanto; Andri Wijaya Kedua
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 1: Februari 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i1.1116

Abstract

The "XYZ" electronic store has used a sales management system for the past three years. The problems faced by the "XYZ" electronic shop within the framework of customer relationship management and information systems whose use can be accepted by customers have not been evaluated to determine the level of satisfaction felt by users with the information system used. Responding to these problems needs to be evaluated, the evaluation is to measure aspects of user satisfaction.The model used to measure user satisfaction is the End User Computing Satisfaction (EUCS) model with five variables used,namely content variable,accuracy variable,format variable,easy of use variable,and timeliness variable.These results indicate that the variables content, accuracy and timeliness do not have a significant effect on user satisfaction in using a sales Information Management System, and format and easy of use variables have a significant effect on user satisfaction in using a sales SIMKeywords: Information Systems; Sale; User satisfaction; End User Computing SatisfactionAbstrakToko elektronik “XYZ” sudah menggunakan sistem manajemen penjualan dalam kurun waktu Tiga tahun ini. Permasalahan yang dihadapi oleh toko elektronik “XYZ” dalam kerangka manajemen hubungan pelanggan dan sistem informasi yang penggunaannya dapat diterima oleh pelanggan belum dilakukannya evaluasi untuk mengetahui tingkat kepuasan yang dirasakan user terhadap sistem informasi yang digunakan. Menanggapi permasalahan tersebut perlu dilakukan evaluasi, untuk mengukur aspek kepuasan pengguna. Model yang digunakan untuk mengukur kepuasan pengguna menggunakan model End User Computing Satisfaction (EUCS) dengan Lima variabel, yaitu variabel content accuracy, format, easy of use, dan variabel timeliness. Dari hasil evaluasi menunjukkan variabel content, accuracy dan timeliness tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pengguna dalam menggunakan Sistem Informasi Manajemen penjualan, serta untuk variabel format dan easy of use mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pengguna dalam menggunakan SIM penjualan.Kata kunci: Sistem informasi; Penjualan; Kepuasan pengguna; End User Computing Satisfaction