cover
Contact Name
Aceng Komarudin Mutaqin
Contact Email
aceng.k.mutaqin@gmail.com
Phone
+628179289987
Journal Mail Official
jstat.unisba@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ranggagading No. 8 Bandung 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Statistika
ISSN : 14115891     EISSN : 25992538     DOI : https://doi.org/10.29313/jstat.v19i2.4898
STATISTIKA published by Bandung Islamic University as pouring media and discussion of scientific papers in the field of statistical science and its applications, both in the form of research results, discussion of theory, methodology, computing, and review books.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 2 (2016)" : 5 Documents clear
SIMULASI KALKULATOR ENERGI BARU TERBARUKAN (EBT) GUNA MEMENUHI KETAHANAN ENERGI DI INDONESIA Rezzy Eko Caraka
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v16i2.1956

Abstract

Ketahanan Energi adalah suatu kondisi terjaminnya ketersediaan energi, akses masyarakat terhadap energi pada harga yang terjangkau dalam jangka panjang dan tidak terpengaruh oleh gejolak regional maupun internasional. Menjadi negara maju, Indonesia harus dapat mendorong sektor industri sebagai penggerak perekonomian negara. Kebutuhan energi di sektor industri dan komersial diprakirakan tetap mendominasi untuk jangka panjang. Sebagai sektor penunjang pergerakan perekonomian, sektor transportasi juga terus meningkat.Konsumsi energi menurut jenis selama tahun 2000 sampai dengan 2015 masih didominasi oleh BBM (avtur,avgas,bensin,minyak tanah, minyak solar, minyak diesel, dan minyak bakar). Permasalahan energi yang terjadi saat ini adalah dibutuhkan alternatif baru yang dikenal sebagai energi baru terbarukan (EBT). Berdasarkan analisis dengan single exponential smoothing (SES) dengan menggunakan  = 0.359680 dapat disimpulkan bahwa perencanaan energi perlu dilakukan supaya dapat menjamin ketersediaan  energi dengan harga terjangkau untuk jangka panjang. Potensi energi terbarukan seperti tenaga air,panas bumi, angin, surya, samudera, maupun biomasa dapat dijadikan alternatif untuk memenuhi permintaan energi yang semakin tinggi. Berdasarkan skenario dasar, penyediaan EBT meningkat dengan pertumbuhan lebih dari 14% per tahun atau meningkat lebih dari enam kali lipat dari 102 juta SBM pada 2012 menjadi 629 juta SBM pada 2035. Pada 2012, sebagian besar dari EBT dipenuhi oleh dari biomasa, diikuti oleh tenaga air, panas bumi, dan BBN. Namun pada akhir periode 2035, panas bumi untuk pembangkitan listrik akan menjadi EBT utama, disusul secara berturut turut oleh hidro, BBN, dan biomasa. Jenis EBT yang lainnya seperti CBM, CTL, angin, tenaga surya, nuklir, dan kelautan yang sebelumnya tidak muncul di tahun 2015 mulai mengisi bauran energi nasional, walaupun persentasenya masih kecil.
Determinant Status Migrasi Penduduk Di Provinsi Jawa Barat Tahun 2015 Menggunakan Regresi Logistik Multilevel Athiyyah Nafsu’l Muthmainnah; Budyanra Budyanra
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v16i2.2142

Abstract

Migrasi merupakan salah satu komponen utama kependudukan selain kelahiran dan kematian. Dari 34 provinsi di Indonesia, Jawa Barat merupakan daerah tujuan utama para migran pada tahun 2015. Namun, persebaran migran di wilayah kabupaten/kota Provinsi Jawa Barat ternyata masih tidak merata terutama pada penduduk berusia 15 tahun ke atas. Hal ini memunculkan adanya dugaan pengaruh wilayah (kontekstual) terhadap status migrasi penduduk. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengaruh dan kecenderungan variabel-variabel individual dan kontekstual terhadap status migrasi penduduk berusia 15 tahun ke atas. Dari hasil analisis regresi logistik multilevel diketahui variabel-variabel yang memengaruhi status migrasi penduduk berusia 15 tahun ke atas adalah status perkawinan, tingkat pendidikan tertinggi, akses informasi, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), kepadatan penduduk, dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dengan kecenderungan karakteristik kawin/pernah kawin, memiliki tingat pendidikan tertinggi lebih dari SMA/K, mendapat akses informasi, menuju daerah dengan TPT yang rendah serta kepadatan penduduk dan UMK yang tinggi. Dengan demikian, sebaiknya pemerintah membuka lapangan pekerjaan dan mengupayakan pemerataan upah serta pemerataan pembangunan agar kesenjangan antarwilayah dapat berkurang
Kemampuan Daya Serap Zeolit Sintetis Dibandingkan dengan Serpentin Teraktifasi Terhadap Gas CO2 M. Lutfi; Harry Tetra Antono; Agus Wahyudi; Retno Damayanti
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v16i2.2290

Abstract

Kebutuhan energi yang semakin meningkat merupakan salah satu penyebab peningkatankonsentrasi CO2 di atmosfir. Penelitian tentang penangkapan CO2 telah banyak dilakukan, beberapamaterial dapat dipakai sebagai adsorben CO2. Kegiatan yang dilakukan meliputi pembuatan bahanpenyerap yang berasal dari beberapa material/mineral, yaitu zeolit sintetik dan aktivasi serpentin;perancangan alat simulasi dan uji coba penyerapan CO2. Kedua material tersebut kemudian diujikansebagai material penyerap/adsorben gas CO2 pada alat simulasi penyerapan CO2. Hasil serapantertinggi gas CO2 menggunakan zeolit sintetik adalah 13.98% (3.92 g/g) dengan jumlah zeolit yangdigunakan sebesar 5 g, sedangkan bila menggunakan serpentin teraktivasi adalah 14.3 % (5.13 g/g)dengan jumlah serpentin yang digunakan sebesar 5 g, keduanya dapat digunakan sebagai bahanpenyerap CO2.
Survey Potensi Excess Power di Kabupaten Indragiri Hilir Akbar Alfa; Roberta Zulfhi Surya
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v16i2.2291

Abstract

Energi Listrik merupakan komponen kunci untuk pengembangan daerah dan merupakan strategiyang akan berkelanjutan dengan dampak-dampak yang telah terbukti memberikan kontribusi besarpada pengembangan kesejahteraan masyarakat. Tingkat pemakaian energi sering digunakan sebagaisalah satu indikator tingkat kemakmuran. Namun kebutuhan energi listrik hingga saat ini belumterpenuhi karena seringnya terjadi pemadaman dan rencahnya rasio elektrifikasi. Di KabupatenIndragiri Hilir beroperasi sekitar 25 Perusahaan besar yang memiliki pembangkit listrik sendiri, baikitu menggunakan Tenaga Uap maupun Tenaga Diesel. Penelitian ini mengkaji potensi penerapanExcess Power surplus energi listrik yang dimiliki perusahaan untuk didistribusikan kepadakonsumen melalui PLN. Sampel dari penelitian ini adalah 3 perusahaan besar yakni PT. AgroSarimas Indonesia, PT. Kokonako Indonesia dan PT. Pulau Sambu Kuala Enok. Disamping itu jugamewawancarai keinginan masyarakat serta mengkaji regulasi terkait Excess Power. Hasil penelitianadalah potensi Excess Power adalah PT. Agro Sarimas Indonesia yang sedang membangun powerplandan diharapkan beroperasi awal 2017. PT.ASI berpotensi excess power sebesar 5-6 MW. Setidaknyadapat membantu pemenuhan demand energi di Kecamatan Kempas. Selain itu surplus energi PT.Pulau Sampu Kuala Enok juga diharapkan mampu menutupi kekurangan pasokan energi listrik diDesa Tanah Merah dan Kelurahan Kuala Enok. Disaat swasta menyediakan tenaga listrik bagikepentingan umum, tarif yang ditagih kepada konsumen diatur dalam pasal 41 ayat (2) UU Nomor30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan untuk wilayah kabupaten Indragiri Hilir tarif harusdisahkan oleh Bupati Indragiri Hilir.
Prediksi Laju Inflasi Di Kota Ambon Menggunakan Metode ARIMA Box Jenkins Ferry Kondo Lembang
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v16i2.2188

Abstract

ARIMA merupakan kombinasi dari model Autoregresive dan Moving Average ditambah dengan proses pembedaan (differencing).  ARIMA menggunakan nilai masa lalu dan sekarang  dari variabel dependen untuk menghasilkan ramalan jangka pendek. Salah  satu data yang dapat diramalkan dalam jangka pendek ialah data inflasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meramalkan laju inflasi bulanan di kota Ambon pada tahun 2013 berdasarkan Indeks Harga Konsumen (IHK) dengan menggunakan metode ARIMA Box-Jenkins. Hasil Penelitian melalui kriteria pemilihan model terbaik diperoleh model ARIMA (0,1,1) memiliki nilai Mean Square Error (MSE) terkecil 26,27 lebih baik dibandingkan dengan model ARIMA (1,1,1) maupun model ARIMA (1,1,0). Model ARIMA (0,1,1) atau  dapat dijadikan model peramalan laju inflasi bulanan kota Ambon.

Page 1 of 1 | Total Record : 5