cover
Contact Name
Benny Prasetiya
Contact Email
imtiyazstaimp@gmail.com
Phone
+6285333337069
Journal Mail Official
imtiyazstaimp@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sukarno Hatta 94 B Probolinggo
Location
Kota probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
Imtiyaz : Jurnal Ilmu Keislaman
ISSN : 25500627     EISSN : 26569442     DOI : https://doi.org/10.46773/imtiyaz.v4i1
Jurnal Ilmu Keislaman adalah Jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh LP2M STAI Muhammadiyah Probolinggo. Jurnal ini Mengkhususkan diri pada pengkajian ilmu Keislaman baik itu artikel ilmiah maupun hasil penelitian.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2017): Maret" : 5 Documents clear
REKONSTRUKSIONIS VIS A VIS RESTORASIONIS: TELAAH PEMIKIRAN ISLAM SAYYID AHMAD KHAN Nuril Hidayah
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 1 No. 1 (2017): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v1i1.35

Abstract

Pada masa kolonial di bawah penjajahan Inggris, masyarakat Islam di India mengalami pergulatan yang unik. Di satu sisi penolakan akan yang asing dan impian kejayaan masa lalu melahirkan munculnya gerakan perlawanan dan purifikasi Islam. Akan tetapi di sisi lain, posisi umat Islam sebagai minoritas di India memiliki kontribusi dalam melahirkan munculnya sikap-sikap yang lebih akomodatif. Sayyid Ahmad Khan adalah tokoh penting yang memilih pendekatan akomodatif rekonstruksionis. Kajian ini berupa mendeskripsikan pemikirannya, latar belakang, serta implikasinya bagi pemikiran Islam dengan menggunakan sumber-sumber kepustakaan dan dianalisis dengan menggunakan content analysis.  
TELAAH SIKAP DAN PERILAKU MANUSIA DALAM BERAGAMA MELALUI PENDEKATAN PSIKOLOGI ISLAM Ulil Hidayah
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 1 No. 1 (2017): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v1i1.36

Abstract

Manusia dalam ranah kehidupannya mengalami perubahan sikap dan perilaku pada tahap-tahap fase perkembangannya. Perubahan yang terjadi muncul akibat pola pikir yang berubah secara alami serta merupakan bagian dari sunnatullah. Secara teoritis kajian tentang keberagaman jiwa manusia telah digambarkan melalui ayat-ayat qouliyah yang difirmankan oleh Allah dalam al-Quran maupun melalui ayat kauniyah berupa tanda wujud atau peristiwa yang terjadi di alam raya ini. Dalam tulisan ini, telaah atas sikap dan perilaku manusia dalam beragama dikaji lebih luas melalui pendekatan psikologi Islam, yaitu dengan mengacu terhadap teks al-Quran dan sudut pandang pemikiran ilmuan muslim dalam bidang psikologi.
MEKANISME PENETAPAN HARGA SEBAGAI INSTRUMEN MUAMALAH DALAM KAJIAN ISLAM IBNU TAIMIYAH Muhammad Said Rohmat
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 1 No. 1 (2017): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v1i1.37

Abstract

Harga merupakan instrument muamalah yang sangat erat kaitannya dengan kebutuhan masyarakat. Naik turunnya harga di tengah-tengah pasar menjadkan problematika bagi masyarakat baik dari sudut pembeli, penjual ataupun pengepul. Problematika yang kerap kali terjadi dalam penetapan harga adalah adanya distorsi pasar. Dalam tulisan ini penulis memberikan penjelasan tentang mekanisme penetapan harga yang tepat sesuai syariat Islam dengan merujuk pada pemikiran cendekiawan muslim Ibnu Taimiyah berdasarkan prinsip terciptanya keuntungan bagi semua pihak (Qiamah al’adl). Merujuk pada pemikiran Ibnu Taimiyah dalam kitab Majmail Fatawa bahwasanya mekansime pasar adalah sebuah keniscaan yang tidak bisa diintervensi oleh siapapun, namun apabila mekanisme pasar tidak dapat diajak kompromi untuk kemaslahatan umat manusia maka pemerintah wajib untuk andil dalam mengendalikan harga. Dan begitu pula sebaliknya apabila intervensi pemerintah terhadap mekanisme pasar dapat merugikan salah satu pihak, maka juga harus dihindarkan
SEJARAH DAN PERKEMBANGAN KRITIK HADITS Lativa Latansa Villia
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 1 No. 1 (2017): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v1i1.38

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menguraikan investigasi metodologis tentang kritik terhadap pandangan sejarawan. Artikel ini juga mendeskripsikan perbedaan-perbedaan penting antara mereka dan para cendekiawan, karena keduanya sering memiliki pandangan dunia yang berbeda. Melalui studi deskriptif-analitik, penulis sampai pada kesimpulan bahwa setidaknya ada dua metode dalam perspektif sejarawan yang [1] kritis dalam menganalisis sahabat Nabi dan [2] kritis terhadap isi (matn). Dengan menggeser kerangka paradigma, ini menunjukkan bahwa keduanya tidak boleh ditolak. Kedua perspektif harus digunakan sebagai metode untuk mengembangkan tradisi kritik, meskipun pada beberapa titik, mereka harus dipertimbangkan secara kritis. Di sisi lain, perspektif sejarawan mungkin berguna untuk mendorong kelemahan yang telah ada dalam sains konvensional
KESEHATAN MENTAL DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI DAN ISLAM Aries Dirgayunita
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 1 No. 1 (2017): Maret
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/imtiyaz.v1i1.39

Abstract

Kesehatan mental atau Mental Health dalam perspesktif psikologi adalah suatu keadaan psikologis seseorang dalam menyesuaikan diri terhadap permasalahan-permasalahan baik yang ada dalam dirinya maupun yang berada diluar lingkungan dirinya dengan menunjukkan kemampuan maupun potensi yang dimilikinya. Sedangkan dalam perspektif Islam, kesehatan mental adalah suatu kemampuan diri manusia dalam mengelola fungsi-fungsi kejiwaan sehingga tercipta penyesuaian diri yang baik antara dirinya sendiri baik dengan manusia lain, makhluk hidup lain, lingkungan, alam semesta maupun dengan Allah secara dinamis yang didasarkan pada Al-Qur’an dan Hadist yang merupakan pedoman hidup dalam menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Maka dengan mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari, masalah-masalah yang berkaitan dengan kesehatan mental dapat teratasi. Kesehatan mental manusia dikatakan baik dapat ditandai dengan kemampuan atau potensi yang dimilikinya dapat secara dinamis dikelola dengan baik dalam penyesuaian diri dengan dirinya sendiri, lingkungan, alam semesta maupun dengan Allah serta dengan mengembangkan seluruh aspek yang dimilikinya seperti kecerdasan, emosi maupun kesehatan dan spiritual. Sehingga Allah melimpahkan ketenangan jiwa dalam diri manusia, sesuai dalam Q.S. Al-fath : 4 yaitu Allah-lah yang telah menurunkan ketenangan jiwa kedalam hati orang-orang mukmin, supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan yang sudah ada. Yang tersebut menjelaskan bahwa Allah mensifati diriNya Yang Maha Mengetahui dan bijaksana yang dapat memberikan ketenangan jiwa ke dalam hati orang yang beriman

Page 1 of 1 | Total Record : 5