cover
Contact Name
Rizky Saputra
Contact Email
rizkysaputra01b@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
komunikologi@uinsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial
ISSN : 25287583     EISSN : 26218267     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Komunikologi : Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial merupakan jurnal di bawah pengelolaan Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2022)" : 8 Documents clear
Pengaruh Elemen Video Dan Audio Pada Iklan Sasa Di Twitter Terhadap Sikap Khalayak Khinanti Khanzasalwa; Sylvie Nurfebiaraning
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v6i2.11707

Abstract

Abstrak Beriklan termasuk kedalam kegiatan komunikasi pemasaran yang dapat dilakukan secara online melalui media sosial salah satunya yaitu Twitter. Dalam satu tahun kebelakang pertumbuhan pengguna aktif dan pertumbuhan signifikan pada konten video terus bertambah sehingga Twitter dipilih dan digunakan oleh perusahaan untuk beriklan. Salah satu perusahaan tersebut adalah PT. Sasa Inti, membuat sebuah iklan yang diunggah melalui akun Twitter @Sasa_Melezatkan dengan format video iklan, meraih 3,2 juta pentonton. Iklan tersebut merupakan iklan Sasa versi “Welcome Back Micin Swag Generation”, iklan yang banyak mendapat tanggapan baik dari khalayak. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui besar pengaruh elemen video dan audio pada iklan Sasa versi “Welcome Back Micin Swag Generation” di media sosial Twitter terhadap sikap khalayak. Komponen sikap yang akan diteliti nantinya adalah komponen sikap kognitif, afektif dan konatif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling dengan jumlah sampel yaitu 400 sampel. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah Analisis Statistik Desktiptif dan Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh Elemen Video dan Audio secara parsial sebesar 40,13% dan 16,56 % serta secara simultan sebesar 56,8% dari 100% terhadap Sikap Khalayak. Keywords: Elemen audio, elemen video, sikap khalayak
Analisis Representasi Perlawanan Perempuan Pada Film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak Eva Suryani Sembiring
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v6i2.11561

Abstract

AbstrakFilm merupakan salah satu media massa yang memiliki pengaruh yang kuat dalam menyampaikan pesan kepada khalayak. Pesan yang disampaikan oleh film bersifat multitafsir. Ada yang berpandangan bahwa film hanya sebagai hiburan, tetapi ada juga yang berpandangan bahwa film menggambarkan realitas ataupun fenomena yang terjadi di tengah masyarakat. Isu yang sering diangkat adalah terkait dengan gender. Ketidakadilan dapat terjadi pada laki-laki atau perempuan, tetapi sering kali perempuanlah yang menjadi korban. Kesadaran akan hal itu pada akhirnya membuat perempuan melakukan perlawanan untuk dapat membebaskan dirinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kekerasan yang terjadi pada perempuan dan bagaimana perlawanan yang dilakukan tokoh perempuan dalam film”Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini menemukan bahwa bentuk kekerasan yang terjadi yaitu kekerasan verbal, kekerasan non verbal, kekerasan fisik dan kekerasan seksual. Adapun perlawanan yang dilakukan oleh tokoh perempuan dalam film ini adalah dengan cara memberikan peringatan, meracuni, memenggal kepala, mengancam, mengabaikan dan memaki. AbstractFilm is one of the mass media that has a strong influence in conveying messages to the audience. The message conveyed by the film is multi-interpretive. Some of the audience describe that movie only as entertainment, but other describe that films depict reality or phenomena that occur in society. An issue that is often raised is related to gender. Injustice can happen to men or women, but often it is women who are victims. Awareness of it eventually makes women fight to be able to free themselves. The aims of this study are to describe the forms of violence that occur in women and how the woman in  film "Marlina the Murderer in Four Acts" carried out their problem. This researh used descriptive qualitative method using the semiotic analysis of Charles Sanders Peirce. It is used to describe and understand the portrait of violence. This study found several forms of violence that occur namely verbal violence, non-verbal violence, physical violence and sexual violence. The resistance that is carried out by the female character in the film by giving warnings, poisoning, beheading, threatening, ignoring and cursing.
DEMITOLOGISASI ROLAND BARTHES ATAS FRAMING BERITA VIRUS CORONA PADA MEDIA ONLINE TribunManado.coid Apriles Apnimus Mandome; Youdy Luvry Kawengian; Lussiy Palempung
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v6i2.14472

Abstract

Abstrak Saat ini dunia sedang digemparkan dengan pandemi virus Corona yang sudah menyerang ratusan Negara sejak ditemukan di Wuhan, China pada akhir tahun 2019. Penyebaran virus ini yang terbilang cepat ditambah dengan ketiadaan vaksin maupun obat untuk penanganan pasien membuat virus ini menjadi momok yang menakutkan dan sekaligus menjadi topic yang hangat diperbincangkan oleh media massa.TribunManado.co.id sebagai salah satu media online terbesar di Sulawesi Utara juga memberikan porsi yang cukup signifikan pada berita mengenai virus corona ini. Namun demikian laiknya sebuah karya jurnalistik oleh lembaga berita, maka tentu saja pemberitaan virus ini oleh tidak terlepas dari kepentingan-kepentingan baik itu kepentingan bisnis maupun kepentingan ideology. Dengan metode Melalui deskriptif kualitatif dengan memggunakan demitologisasi Roland Barthes sebagai teori yang mendasari maka hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi framing pada berita mengenai virus corona tersebut. Framing yang terjadi pada berita virus corona sejatinya mengandung makna denotasi juga mengandung makna konotasi. Dari kedua makna ini maka framing itu pada akhirnya menjadi mitos yang dipercayai masyarakat mengenai virus corona. Demitologisasi Roland Barthes sebagai upaya menghadirkan makna eksistensial pemberitaan TribunManado.co.id terhadap virus corona adalah sebuah laporan terhadap peristiwa riil yang terjadi ditengah masyarakat bahwa ada perkembangan signifikan kasus virus corona baik di Sulawesi Utara maupun di Indonesia namun seiring dengan itu juga terjadi tingkat kesembuhan yang signifikan dari para penderita virus corona.   AbstractCurrently the world is in shock with the Corona virus pandemic that has attacked hundreds of countries since it was discovered in Wuhan, China at the end of 2019. The rapid spread of this virus coupled with the absence of vaccines or drugs for treating patients makes this virus a frightening specter and at the same time a threat. hot topic discussed by the mass media. TribunManado.co.id as one of the largest online media in North Sulawesi also provides a significant portion of the news regarding this corona virus. However, just like a journalistic work by a news agency, of course reporting on this virus cannot be separated from interests, both business interests and ideological interests. With a qualitative descriptive method using Roland Barthes' demythology as the underlying theory, the results of the study show that there has been framing of the news about the corona virus. The framing that occurs in the corona virus news actually contains a denotative meaning as well as a connotative meaning. From these two meanings, the framing eventually became a myth that the public believed about the corona virus. Roland Barthes' demitology as an effort to present the existential meaning of TribunManado.co.id's reporting on the corona virus is a report on real events that occurred in the community that there was a significant development of corona virus cases both in North Sulawesi and in Indonesia, but along with that there was also a high recovery rate. significant number of corona virus sufferers.
Analisis Wacana Fairclough Pada Pemberitaan Selebgram Rachel Vennya Di Media Daring Tempo.Co Nureta Dwika Handayani; Mailin Mailin; Nurfauzy Lubis; Wildan Ansori Hasibuan
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v6i2.14667

Abstract

AbstrakTulisan ini merupakan penelitian yang dipublikasikan oleh beberapa media online yang berkembang di era modern. Banyak media yang membahas pemaknaan kepribadian dengan budaya hijab di Indonesia, kemudian munculnya berita tentang hijab seleb selalu dikait-kaitkan dengan isu lain. Salah satu media yang membahas masalah rumah tangga dengan selebriti Rachel Vennya dan Niko berasal dari Tempo.Co. Sebelumnya, pernikahan ini selalu menunjukkan keharmonisan tanpa pernah mengalami kabar miring dan berawal dari postingan kata-kata yang diunggah Rachel Vennya, banyak pihak yang mengira akan bercerai. Lepas hijab yang dilakukan istri Niko ini mengundang reaksi dari masyarakat tentang unsur sebelum dan sesudah mengenakan hijab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana suatu berita yang berasal dari selebritis Rachel Vennya menggunakan teori analisis wacana Fairclough, analisis wacana dalam tiga dimensi, yaitu teks, praktik wacana, dan praktik sosiokultural. Hasil penelitian ini tentang perceraian yang sebenarnya saat ini hanya dalam kondisi buruk karena mereka memiliki beberapa masalah rumah tangga dan status mereka sebagai suami istri dan meninggalkan jilbab tidak ada hubungannya dengan masalah rumah tangga mereka.AbstractThis research is a study published by several online media that are developing in the modern era. Many media discuss the meaning of personality with the hijab culture in Indonesia, then the emergence of news about the celebrity hijab is always connected with other issues. One of the media discussing household issues with celebrities Rachel Vennya and Niko came from Tempo.Co. Previously, this marriage has always shown harmony without ever experiencing any slanted news and starting with the posting of the words uploaded by Rachel Vennya, many parties thought that they would divorce. Removing the hijab, which was done by Niko's wife, invited reactions from the public about the elements before and after wearing the hijab. This study aims to determine to analyze the discourse of a news item that comes from Rachel Vennya's celebrities. using Fairclough's theory discourse analysis, discourse analysis in three dimensions, namely text, discourse practice, and sociocultural practice. The results of this study regarding actual divorce are currently only in a bad condition because they have several household problems and their status as husband and wife and leaving the hijab has nothing to do with their household issues.
Model Komunikasi Interaksional dalam Dunia Kerja Perkebunan PTPN II Sumatera Utara Selamat Riadi; Taufik Wal Hidayat
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v6i2.14553

Abstract

AbstrakDunia Perkebunan membutuhkan karyawan yang handal terutama seorang asisten kebun yang dibutuhkan pada perkebunan Sawit dan Karet, seorang asisten dituntut untuk mampu memahami menguasai model komunikasi di perkebunan yang menjadi syarat untuk bekerja di perkebunan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam pendekatan kualitatif, objek penelitian model komunikasi dalam memasuki dunia kerja di perkebunan subjek penelitian di PTPN II Sumatera Utara. Hasil penelitian menyebutkan bahwa hubungan asisten dengan karyawan menjadi barometer di perkebunan PTPN II terutama jabatan asisten kebun menjadi sebuah tantangan yang mengharuskan setiap asisten kebun memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik di saat pelaksanaan memimpin di kebun tidak menemui kendala. Syarat utama yang dibutuhkan dalam menghadapi permasalahan-permasalahan di perkebunan mental, moral, serta motivasi yang tinggi. AbstractThe Plantation business field requires reliable personnel, especially plantation assistants who are needed in oil palm and rubber plantations, an assistant is required to be able to understand and master the communication model in plantations which is a condition for working on plantations. This research uses a descriptive method with a qualitative approach, the object of research is a model of communication in entering the world of work in research subject plantations at PTPN II North Sumatra. The results of the study stated that the relationship between assistants and employees is a barometer in PTPN II plantations, moreover the position of plantation assistants is a challenge that requires each plantation assistant to have good communication skills when the implementation of leadership in plantations does not work. well. held. face obstacles. The main requirements needed in dealing with problems in plantations are mental, moral, and high motivation.
The Existence of Radio Al-Fatih 107.3 FM Medan in Broadcasting Programs With Islamic Values Mutiawati Mutiawati; Andini Nur Bahri; Najiah Maisara Br. Nasution; Nurhikmah Fadillah; Zahra Saritza
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v6i2.14714

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Radio Al-Fatih tetap eksis dan mempertahankan program-program siaran yang mengandung nilai-nilai Islami di tengah ketatnya persaingan dengan stasiun radio lain. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data yang peneliti kumpulkan diperoleh melalui wawancara langsung dengan narasumber dan observasi langsung di stasiun radio Al-Fatih. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa radio Al-Fatih tetap eksis dan terus mempertahankan program-program yang mengandung nilai-nilai Islami di era modern saat ini karena radio Al-Fatih percaya masih ada masyarakat yang mau mendengarkan siaran radionya. Selain itu, radio Al-Fatih ini juga beroperasi atas kehendak Allah SWT, sehingga setiap programnya berisi ajakan dakwah dan membangkitkan ekonomi umat Islam. AbstractThis study aims to find out how Al-Fatih Radio continues to exist and maintain broadcast programs that contain Islamic values amidst intense competition with other radio stations. This study used a descriptive qualitative research method. The data that the researchers collected was obtained through direct interviews with sources and direct observation at Al-Fatih radio station. The results of this study show that Al-Fatih radio still exists and continues to maintain programs that contain Islamic values in today's modern era because Al-Fatih radio believes that there are still people who want to listen to their radio broadcasts. Apart from that, this Al-Fatih radio also operates with the intention of Allah SWT, so each program contains an invitation to da'wah and to revive the Muslim economy.
Representasi Hubungan Cinta-benci Indonesia dan Malaysia dalam Lagu Isabella Tinjauan Analisis Komunikasi Antarbudaya Fakhrur Rozi
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v6i2.15329

Abstract

AbstrakPenelitian ini membahas tentang eksistensi lagu “Isabella” yang diciptakan band asal Malaysia, Search. Selama tiga dekade lagu ini, dengan berbagai versi, masih sangat akrab di telinga dan benak publik di Indonesia dan Malaysia. Sebagai produk komunikasi, lagu Isabella memenuhi kaidah sebagai pesan Komunikasi Antar Budaya dalam Hubungan Indonesia – Malaysia. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan/literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif dalam perspektif Komunikasi Antarbudaya. Pada hasilnya, terdapat representasi hubungan cinta-benci (Love-hate Relationship) antara Indonesia-Malaysia dalam lagu Isabella. Terlihat identitas budaya antara Indonesia dan Malaysia yang berinteraksi, akhirnya menciptakan kompetensi komunikasi antar budaya yang melahirkan komunikasi yang mindfullnes, menghasilkan shared meaning, antara Indonesia – Malaysia untuk mencapai kesamaan pada situasi tertentu dalam lirik tersebut. Lagu Isabella sebagai produk kebudayaan menjadi menegaskan diri mampu menjadi medium komunikasi antar budaya. AbstractThis study discusses the existence of the song "Isabella" which was composed by a band from Malaysia, Search. For three decades, this song with various versions is still very familiar to the ears and minds of the people of Indonesia and Malaysia. As a communication product, Isabella's song fulfills the convention as a message of Intercultural Communication in Indonesia-Malaysia Relations. This study uses the method of literature / literature with a qualitative descriptive approach in the perspective of Intercultural Communication. In the end, there is a representation of the love-hate relationship between Indonesia and Malaysia in Isabella's song. It can be seen that the cultural identities between Indonesia and Malaysia interact, eventually creating intercultural communication competence which gives birth to mindful communication, thus producing a shared meaning, between Indonesia and Malaysia to achieve similarities in certain situations in the lyrics. Isabella's song as a cultural product emphasizes being able to become a medium of intercultural communication.
Pemanfaatan Media Instagram sebagai Alat Diseminasi Informasi Kegiatan Ekonomi Kreatif di Kota Palembang Stefani Anindita Waraningtyas; Dadang Sugiana; Wawan Setiawan
Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/komunikologi.v6i2.13536

Abstract

AbstrakMedia sosial menjadi alat penyebaran informasi yang dapat menjangkau masyarakat dimanapun dan kapanpun. Media sosial Instagram saat ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah untuk mengunggah dan berbagi foto kepada pengguna lainnya namun kini Instagram mampu menyebarkan informasi sehingga memenuhi kebutuhan informasi penggunanya. Hal tersebut dimanfaatkan oleh Kota Palembang yang mendapatkan Penghargaan Kota Kreatif pada tahun 2019 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia untuk menyebarkan informasi yang berkaitan dengan kegiatan Ekonomi Kreatif di Kota Palembang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pemanfaatan Instagram sebagai alat diseminasi informasi kegiatan ekonomi kreatif di Kota Palembang dengan metode penelitian yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Instagram bermanfaat dnegan baik dan memanfaatkan fitur-fitur yang ada seperti Instagram Story dan Reels dalam menyebarkan informasi tentang kegiatan ekonomi kreatif di Kota Palembang ditunjukkan dengan keterlibatan pelaku ekonomi kreatif pada salah satu kegiatan ekonomi kreatif yaitu Beli Kreatif dan kenaikan omset para pelaku ekonomi kreatif setelah mengikuti kegiatan tersebut yang menjadi bukti adanya perolehan informasi bagi masyarakat Kota Palembang berkaitan dengan kegiatan ekonomi kreatif. AbstractSocial media is a means of disseminating information that can reach people anywhere and anytime. Instagram social media currently not only functions as a place to upload and share photos with other users, but now Instagram is able to disseminate the information so as to meet the information needs of its users. This was utilized by the City of Palembang, which received the Creative City Award in 2019 from the Ministry of Tourism and Creative Economy of the Republic of Indonesia, to disseminate information related to Creative Economy activities in Palembang City. The purpose of this study was to determine the use of Instagram as a means of disseminating information on creative economic activities in the city of Palembang using descriptive research methods with a qualitative approach. The results of the study show that Instagram media is useful and makes use of existing features such as Instagram Stories and Reels in disseminating information about creative economic activities in the city of Palembang as indicated by the involvement of creative economy actors in one of the creative economic activities, namely Creative Buying and increasing the turnover of the creative economy actors after participating in these activities which is evidence of obtaining information for the people of Palembang City related to Creative Economic activities.

Page 1 of 1 | Total Record : 8