cover
Contact Name
Sunu Bagaskara
Contact Email
sunu.bagaskara@yarsi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
melok.roro@yarsi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal Psikogenesis
  • Jurnal-Online-Psikogenesis
  • Website
Published by Universitas Yarsi
ISSN : 23033177     EISSN : 25977547     DOI : -
Jurnal Psikogenesis is a semiannualy publication produced by Fakultas Psikologi Universitas YARSI since 2012 (e-ISSN: 2597-7547, p-ISSN: 2303-3177). The journal reflects the wide application of all aspects of psychology related to health. It also addresses the social contexts in which psychological and health processes are embedded. The main emphasis of the journal is on original research, theoretical review papers, meta-analyses, and applied studies.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2017): Juni" : 8 Documents clear
Studi Awal Pengembangan Alat Ukur Kedisiplinan Siswa di Sekolah Menengah Rahmah Hastuti
Jurnal Online Psikogenesis Vol 5, No 1 (2017): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.357 KB) | DOI: 10.24854/jps.v5i1.496

Abstract

Pengukuran persepsi siswa mengenai disiplin, cara pandang siswa mengenai penetapan aturan di sekolah merupakan konstruk yang patut ditelaah dalam kajian empiris. Disiplin di sekolah terkait dengan batas-batas yang diberikan oleh pihak sekolah untuk membantu siswa merasa aman, mengoreksi dengan cara yang penuh kasih, positif dan logis, menunjukkan rasa hormat melalui role model perilaku yang konsisten. Penelitian ini mengkonstruk karakteristik psikometrik dari kedisiplinan siswa yang dapat memberikan kejelasan pemahaman sebagai bagian dari studi empiris dalam ranah psikologi pendidikan. Penelitian ini merupakan studi eksplorasi penyusunan alat ukur kedisiplinan siswa di sekolah menengah yang dikembangkan berdasarkan hasil elisitasi dari 32 partisipan melalui focus group discussion. Pengambilan data sebenarnya terhadap qualified volunteer sample dilakukan terhadap 478 siswa, yang dipilih dengan teknik convenience sampling, yaitu partisipan yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian dan bersedia terlibat dalam penelitian ini. Reduksi variabel menjadi faktor dilakukan melalui Exploratory Factor Analysis dengan menggunakan program PASW 18. Partisipan adalah remaja yang tinggal di Jakarta dan menempuh pendidikan Sekolah Menengah Pertama. Rentang usia partisipan penelitian ini adalah berusia 11-17 tahun. Berdasarkan analisis Exploratory Factor Analysis (EFA), skala kedisiplinan yang terangkum dalam empat dimensi. Dimensi–dimensi yang terbentuk tersebut adalah deliquency, respect, value transfer dan integrity.
Perilaku Agresi Anak Usia Menengah dan Remaja Ditinjau dari Attachment Orangtua-Anak Sila Paramita; Naomi Soetikno
Jurnal Online Psikogenesis Vol 5, No 1 (2017): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v5i1.493

Abstract

Kelekatan (attachment) orangtua-anak menjadi salah satu faktor pembentuk perilaku anak. Salah satu perilaku yang dapat dikaitkan dengan kelekatan orangtua-anak adalah perilaku agresi. Perilaku agresi seringkali ditunjukkan anak-anak dan remaja, misalnya memukul, mengejek, bahkan membunuh. Ada perilaku agresi yang ditunjukkan secara impulsif, ada juga yang dilakukan dengan perencanaan untuk mencapai tujuan tertentu. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pada perilaku agresi yang dilakukan anak usia menengah dan remaja ditinjau dari attachment orangtua-anak. Metode yang digunakan adalah studi cross-sectional. Pengambilan data penelitian ini melibatkan 422 subyek berusia 9-11 tahun (anak usia menengah) dan 12-14 tahun (remaja) yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya. Hasil penelitian menunjukkan ditinjau tidak terdapat perbedaan signifikan pada perilaku agresi yang dilakukan anak usia menengah dan remaja ditinjau dari semua jenis attachment orangtua-anak.
Hubungan Antara Emosi Moral Authentic Pride, Hubris Pride dengan Kecurangan Akademik pada Mahasiswa Nurnahdiyah Nurnahdiyah; Rose Mini Agoes Salim; Eva Septiana
Jurnal Online Psikogenesis Vol 5, No 1 (2017): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.494 KB) | DOI: 10.24854/jps.v5i1.489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara authentic pride, hubris pride dengan kecurangan akademik pada mahasiswa. Pride merupakan salah satu dari emosi moral yang berperan dalam mempengaruhi hubungan antara standar moral dan perilaku moral (Tangney, Stuewig dan Mashek, 2007). Pride memiliki dua faset yaitu authentic pride dan hubris pride. Menurut  Tracy dan Robins (2007) kedua faset memiliki perbedaan berdasarkan atribusi penyebab dari sebuah pencapaian. Atribusi authentic pride berasal dari penyebab yang bersifat internal, tidak stabil dan terkontrol seperti usaha dan kerja keras. Sedangkan atribusi hubris pride berasal dari penyebab yang bersifat internal, stabil dan tidak terkontrol seperti bakat dan intelegensi. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebarkan secara online dan offline. Hasil utama penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara authentic pride, hubris pride dengan kecurangan akademik.
Peranan Mindfulness Terhadap Stres Akademis Pada Mahasiswa Tahun Pertama Oki Hidayat; Endang Fourianalistyawati
Jurnal Online Psikogenesis Vol 5, No 1 (2017): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.182 KB) | DOI: 10.24854/jps.v5i1.494

Abstract

Transisi  ketika  individu  menjadi  mahasiswa  tahun  pertama membutuhkan adaptasi tersendiri. Individu harus melakukan penyesuaian terhadap  suasana  kompetitif  yang  berpotensi  membuat  individu  stress selama tahun pertama perkuliahan, pengalaman mendapat tekanan dari orang tua maupun teman kelompok, dan lingkungan sosial. Stres yang dialami dalam kehidupan kampus disebut sebagai stres akademis. Banyak faktor  yang  dapat mengatasi  stres  akademis  pada  mahasiswa  tahun pertama,  salah  satunya  adalah  mindfulness.  Mindfulness  merupakan kehadiran  kesadaran  yang  melekat  dan  melibatkan  pengalaman  dari waktu ke waktu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat peranan  mindfulness  terhadap  stres  akademis  pada  mahasiswa  tahun pertama. Subjek penelitian berjumlah 82 orang mahasiswa tahun pertama. Alat  ukur  yang digunakan  adalah  Mindful  Attention  Awareness  Scale (MAAS) dari Brown dan Ryan (2003) untuk mengukur mindfulness dan Student-Life Stres Inventory (SLSI) dari Gadzella (1994) untuk mengukur stres  akademis.  Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  mindfulness berperan  menurunkan  stres  akademis  khususnya  pada  dimensi  stressor akademis. Mindfulness dapat memprediksi 13,9% dari dimensi stressor akademis (R2 = 0,139, F = 12,936, ρ = 0,001). Setiap satu kenaikan skor mindfulness menyebabkan penurunan -0,308 pada skor stresor akademis.
Peran School Well Being dan Keterlibatan Akademik dengan Prestasi Belajar pada Siswa Sekolah Dasar Agoes Dariyo
Jurnal Online Psikogenesis Vol 5, No 1 (2017): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.616 KB) | DOI: 10.24854/jps.v5i1.490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran school well being dan keterlibatan akademik terhadap prestasi akademik siswa. Penelitian ini melibatkan 109 siswa sekolah dasar. Pengambilan data dengan menggunakan alat ukur berupa school well being dan keterlibatan akademik. Adapun pengambilan data prestasi belajar diambil melalui hasil ulangan pelajaran matematika. Analisis data menggunakan uji korelasi dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara school well being dengan academic engagement ; tidak ada hubungan anatara school well being dengan prestasi belajar dan tidak ada hubungan antara academic engagement dengan prestasi belajar. Selain itu, ditemukan bahwa ada pengaruh school well being terhadap academic engagement.
Hubungan Antara Kecerdasan Emosi Dengan Stres Kerja Pada Perawat Devy Yurista; Abu Bakar; Mirza Mirza
Jurnal Online Psikogenesis Vol 5, No 1 (2017): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v5i1.495

Abstract

Perawat merupakan tenaga kesehatan paling lama yang berhubungan dengan pasien, berhadapan dengan pasien yang penyakitnya beragam dan tuntutan pekerjaan dapat menjadi salah satu sumber stres yang kuat pada perawat dalam bekerja sehingga dibutuhkan kecerdasan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosi dengan stres kerja pada perawat di Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan dan evaluasi bagi pihak Rumah Sakit Jiwa dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan menerapkan kecerdasan emosi dalam menurunkan stres kerja pada perawat. Subjek penelitian adalah 100 perawat yang terlibat langsung dalam memberikan asuhan keperawatan jiwa pada pasien. Metode pengumpulan data menggunakan skala kecerdasan emosi sebanyak 29 aitem dan skala stres kerja 33 aitem yang disusun sendiri oleh peneliti. Analisa data menggunakan teknik korelasi Pearson dari statistik parametrik dengan koefisien korelasi r = −0. 584 dan p = 0.00, (p 0.01). Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi negatif signifikan antara kecerdasan emosi dengan stres kerja pada perawat yang berarti semakin tinggi kecerdasan emosi maka semakin rendah stres kerja, begitu pula sebaliknya semakin rendah kecerdasan emosi maka semakin tinggi stres kerja yang dialami oleh perawat tersebut.
Hubungan antara Pembelajaran Observasional dengan Intensi Berwirausaha pada Mahasiswa Universitas Indonesia Dewi Kumalasari; Wustari Mangundjaya; Gagan Hartana
Jurnal Online Psikogenesis Vol 5, No 1 (2017): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v5i1.491

Abstract

Paparan model peran wirausahawan yang sukses merupakan salah satu faktor kunci dalam pembelajaran kewirausahaan dan perkembangan karir (Boyd Vozidis dalam Laviolette Radu, 2008). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pembelajaran observasional melalui model peran wirausaha dengan intensi berwirausaha pada mahasiswa Universitas Indonesia. Desain penelitian ini adalah studi lapangan dengan menggunakan accidental sampling sebagai metode pengambilan data. Partisipan penelitian ini terdiri dari 101 mahasiswa Universitas Indonesia dari 10 fakultas yang berada di kampus UI Depok. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pembelajaran observasional dengan intensi berwirausaha. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa dimensi motivasi merupakan dimensi yang paling besar memberikan kontribusi terhadap intensi berwirausaha diantara dimensi lain dari pembelajaran observasional.
Hubungan antara Body Image dengan Self Esteem pada Wanita Dewasa Muda Pasca Melahirkan di Jakarta Serta Tinjauannya dalam Islam Khalida Ridwan; Zulfa Febriani; Siti Marhamah
Jurnal Online Psikogenesis Vol 5, No 1 (2017): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jps.v5i1.492

Abstract

Periode pasca melahirkan (post partum) adalah periode setelah kelahiran bayi dimana sang ibu menyesuaikan diri baik fisik maupun psikis. Selama periode itu, sebagian besar wanita memandang bentuk tubuh dan ukuran tubuhnya sebagai perubahan yang negatif. Hal ini mempengaruhi bagaimana para wanita dewasa muda pasca melahirkan mempersepsikan bentuk dan ukuran tubuhnya atau yang biasa disebut sebagai body image. Sementara itu, penerimaan dan penilaian body imagepositif atau negatif pada wanita dewasa muda pasca melahirkan berkaitan dengan self esteem, depresi pasca melahirkan, emosi yang negatif, dan juga perubahan interaksi sosial serta menimbulkan perilaku diet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body image dengan self esteem pada wanita pasca melahirkan. Sampel dipilih dengan teknik accidental sampling sebanyak 129 orang di Jakarta. Hasil korelasi dengan Pearson Product Moment  menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara body image dengan self esteem pada wanita dewasa muda pasca melahirkankan dengan r = 0,485 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p 0,05). Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan membandingkan berbagai latar belakang wanita paska melahirkan seperti pendidikan, status sosial ekonomi, kondisi kesehatan selama kehamilan, dan sebagainya.

Page 1 of 1 | Total Record : 8