cover
Contact Name
Studi Budaya Nusantara
Contact Email
jsbn@ub.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsbn@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Studi Budaya Nusantara
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 26211068     DOI : -
Jurnal Studi Budaya Nusantara (SBN) adalah media komunikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Seni dan Antropologi Budaya, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya Malang. Jurnal ini dimaksudkan untuk mewadahi hasil penelitian dan kajian ilmiah di bidang seni dan budaya Nusantara sebagai bentuk sumbangan masyarakat ilmiah bagi pengembangan wawasan seni dan budaya dalam kehidupan masyarakat yang lebih luas. Terbit 2 kali setahun (Juni dan Desember).
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2021)" : 6 Documents clear
Gambaran Konsep Suwung pada Masyarakat Jawa Dewasa Awal yang Mengalami Quarter Life Crisis Duhita Adwitya Hapsari
Studi Budaya Nusantara Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Studi Budaya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada setiap fase kehidupan seseorang tentunya memiliki konflik tersendiri yang mempengaruhi karakter seseorang. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh seseorang yang berada pada fase dewasa awal dan lebih tepatnya pada rentang usia 18-30 tahun ialah   permasalahan yang timbul karena memasuki  fase quarter life crisis. Faktor     budaya dapat mempengaruhi bagaimana seseorang menghadapi masalahnya. Salah satunya adalah mencapai tahap suwung. Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh gambaran konsep suwung pada masyarakat Jawa dewasa awal yang mengalami quarter life crisis. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling dengan studi fenomenologi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode IPA (Interpretative Phenomenological Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek mampu memahami keberadaan Tuhan, memahami posisinya di alam semesta, mengenal diri khusunya pada apa yang dimiliki dan hendak dicapai, melakukan tindakan positif, dan berupaya untuk menghadapi masalah dalam hidup.
Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pendapatan Para Pedagang Kuliner di Kawasan Wisata PantaiGandoriah Di Kota Pariaman marni novita sari
Studi Budaya Nusantara Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Studi Budaya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu objek wisata yang banyak diminati oleh wisatawan yang yaitu wisata pantai Gandoriah yang terletak di Kelurahan Pasir, Pantai Gandoriah Kota Pariaman menyediakan berbagai jenis kuliner yaitu, jajanan dan makanan tradisional yang berada disepanjang wisata pantai gandoriah. Namun semenjak merebaknya pandemi Covid-19 secara langsung dampak dari kasus ini yang dirasakan adalah menurunya perekonomian masyarakat terutama kepada para pedagang kuliner tersebut. Permasalahan penelitian adalah bagaimana dampak pandemi Covid-19 terhadap pendapatan para pedagang kuliner sehingga dapat bertahan dan bisa mengatasi masalah ekonomi hingga saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak apa saja yang dirasakan oleh para pedagang kuliner sehingga bisa mengatasi masalah ekonomi dan bertahan sampai saat ini.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling atau sengaja berdasarkan tujuan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kategoris berdasarkan ketegori yang telah ada, lalu dilakukan penafsiran dan penarikan kesimpulan untuk menjawab pertanyaan penelitian.            Pandemi Covid-19 telah banyak memberi dampak terhadap pendapatan pedagang yang ada di kawasan wisata Pantai Gandoriah Kota Pariaman. Salah satu dampak yang dirasakan para pedagang yaitu menurunya pendapatan mereka saat berjualan di masa pandemi ini. Mulai dari menurunnya ekonomi keluaraga, hingga sedikitnya penjualan yang mereka terima. Pendapatan yang hari biasa diterima sering melebihi keuntungan namun sejak pandemi ini para pedagang banyak mengalami kerugian saat berjualan terlebih juga banyak aturan yang harus mereka terima saat berjualan. Salah satunya pemberlakukan peraturan yang di buat pemerintah daerah tentang aturan pembukaan warung-warung tempat mereka berjualan serta, perubahan dalam tatanan kehidupan keseharian para pedagang kuliner tersebut mulai kebiasan jam buka warung hingga aturan untuk belanja makan ditempat.  Kata Kunci :  Dampak,  Pedagang  Kuliner , Pandemi Covid-19, Wisata, Pantai Gandoriah.
Isu Multikulturalisme Dalam Transisi Perubahan Dunia Sigit Prawoto
Studi Budaya Nusantara Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Studi Budaya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMultikulturalisme semakin menjadi wacana penting dalam pergaulan dunia seiring dengan meningkatnya penampilan identitas lokal dan klaim teritorial di berbagai negara. Kemunculan beberapa calon pemimpin di banyak negara dan para pemenang kontestasi politik di negara-negara itu dapat dimaknai sebagai reaksi atas persoalan multikulturalisme yang sedang berlangsung. Pengamatan yang dilakukan terhadap wacana politic di beberapa negara Eropa dan Indonesia memperlihatkan bahwa persoalan identitas sedang berhadapan dengan multikulturalisme hari ini. Persoalan pergesekan klaim identitas yang telah berlangsung bertahun-tahun terakumulasi dan mendapatkan tambahan ketika gelombang migrasi besar muncul dari negara lain. Permasalahan multikulturalisme di Indonesia sebagai sisa-sisa pemilihan presiden tahun 2014 masih terlihat jelas hingga saat ini. Persoalan identitas sering muncul dalam wacana publik hingga jargon-jargon nasionalisme dan tindakan tegas dari negara muncul untuk mengimbangi. Abstract Multiculturalism is increasingly becoming an important discourse in the global community, that along with the increasing appearance of local identities and territorial claims. The rise of several candidates for national leaders in many countries and the winners of political contestations in those countries can be interpreted as a reaction to the ongoing multiculturalism problem. Observations made on political discourse in several European countries and Indonesia show that the issue of identity is facing multiculturalism today. The problems of conflicting identity claims that have been going on for years are accumulating and earn reinforcement when large waves of migration occur from other countries. The problems of multiculturalism in Indonesia as a residue of general election of 2014 are still clear to this day. The issue of identity continues to enliven public discourse until the jargons of nationalism and decisive action from the state emerge to compensate.   
Tinggalan Cagar Budaya dalam Akulturasi Budaya Tionghoa di Kota Sibolga Rudiansyah Rudiansyah
Studi Budaya Nusantara Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Studi Budaya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The title of this research is 'Remains of Cultural Heritage in Acculturating Chinese Culture in Sibolga city'. The purpose of this study is to find out how Chinese culture can integrate with coastal communities in Sibolga. The culture that develops can generally be witnessed in various ceremonial ceremonies carried out, such as traditional ceremonies, weddings, celebrations of historic days, festivals, and others. This study uses a descriptive method with a qualitative approach. Qualitative research is expected to produce an in-depth description of speech, writing, and the observable behavior of an individual, group, and society. This study using the basis of acculturation theory. The results of the study indicate that there are inter-community groups that have different cultures, unite and change in nature, so that they become a unique cultural blend, and blend harmoniously.Keywords: heritage; acculturation; Sibolga; public; Chinese 
PERUBAHAN SOSIAL PADA KESENIAN TRADISIONAL EBLEG SINGA MATARAM DI KELURAHAN PANJER KECAMATAN KEBUMEN KABUPATEN KEBUMEN Fikar Idham Astriawan; Okta Hadi Nurcahyono; . Yuhastina
Studi Budaya Nusantara Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Studi Budaya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan jaman yang semakin modern memberikan dampak perubahan sosial pada segala aspek kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah aspek sosial budaya. Dampak perubahan sosial pada aspek sosial budaya di masa modern saat ini dapat dilihat dari banyaknya kesenian tradisional yang mengalami penurunan eksistensi, bahkan ada pula yang mengalami kepunahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perubahan sosial yang terjadi pada kesenian tradisional Ebleg Singa Mataram di Kelurahan Panjer, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen serta bagaimana upaya komunitas dalam mempertahankan kesenian tersebut di masa modern. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan teknik purposive sampling dalam penentuan informan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang digunakan untuk menganalisis data penelitian ini adalah teori evolusi sosial milik Herbert Spencer. Hasil dari temuan data menunjukan bahwa, perubahan yang terjadi pada kesenian tradisional Ebleg Singa Mataram ini tidak berada pada segi pakem sendratari kesenian tradisional tersebut. Namun, perubahan yang terjadi diantaranya yaitu antusiasme penonton kesenian tradisional Ebleg Singa Mataram mengalami peningkatan ukuran (perkembangan) secara bertahap seiring berkembangnya jaman. Keberadaan Ebleg Singa Mataram sebagai kesenian tradisional kuda lumping tertua di Kabupaten Kebumen mengalami kompleksifikasi, hal ini disebabkan oleh adanya proses pengadaptasian dari beberapa komunitas kesenian tradisional kuda lumping lain di Kabupaten Kebumen. Selain itu, perubahan sosial membuat masyarakat terdeferensiasi dan secara tidak langsung regenerasi pada komunitas kesenian tradisional Ebleg Singa Mataram menjadi terhambat.Kata kunci: perubahan sosial, kesenian tradisional, ebleg, modernisasi
Makna Stilasi Corak Motif Batik Tanjungbumi Madura Lulus Sugeng Triandika
Studi Budaya Nusantara Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Studi Budaya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanjungbumi is one of the batik making areas in Madura. Batik Tanjungbumi until now still uses motif patterns for generations. Pattern motif in batik motif is a cultural heritage that has various interpretations of meaning as the background. various patterns of batik motifs are very interesting to be studied as a process and cultural products. Although Tanjungbumi Batik has a characteristic use of plant and animal symbols in its motif pattern. But in Tanjungbumi batik the representation of plant and animal symbols is done by stilation process. It is interesting to be studied more deeply to know how the representation of animal and plant symbols in Tanjungbumi batik pattern. Although there have been many studies on batik, but there is still little discussion of the value and meaning in the pattern of the motif. Moreover, the study of Tanjungbumi batik motif pattern from the perspective of semiotics analysis. This study uses qualitatively discrete methods, with data collection techniques through observation, literature studies, and interviews with resource persons. Charles Sanders Peirce's visual semiotics analysis was used to examine the object of research, namely batik pattern. Then conclusions are drawn based on data analysis.

Page 1 of 1 | Total Record : 6