cover
Contact Name
Sudjiwanati
Contact Email
sudjiwanati@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpsikovidya1@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
PSIKOVIDYA
ISSN : 08538050     EISSN : 25026925     DOI : -
Core Subject : Humanities,
PSIKOVIDYA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang. Psikovidya terbit dua kali setahun dengan P-ISSN: 0853-8050, E-ISSN: 2502-6925. Psikovidya merupakan publikasi ilmiah resmi yang menerbitkan tulisan hasil penelitian yang mencakup berbagai bidang keilmuan dalam psikologi. Bidang publikasi Psikovidya terkait dengan Psikologi pendidikan, Psikologi sosial, Psikologi klinis, Psikologi industri dan organisasi, psikologi komunitas, psikologi positif, psikologi kepribadian, Psikologi Kesehatan, Psikoterapi, psikologi perkembangan, psikologi eksperimen, dan Psikologi Budaya .
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022" : 5 Documents clear
Informasi, Agresivitas, dan Kebahagiaan Mahasiswa Terhadap Perilaku Inovasi Di Masa Pandemi Covid 19 Sudjiwanati Sudjiwanati; Nindita Pinastikasari
PSIKOVIDYA Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/psikovidya.v26i2.189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh agresivitas dan informasi terhadap kebahagiaan siswa pada inovasi siswa SMA selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian survey. Penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Subjek penelitian adalah 71 siswa SMA. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah pengaruh agresivitas dan informasi terhadap kebahagiaan siswa berdampak pada inovasi yang dilakukan siswa. Hasil pengujian hipotesis informasi, agresivitas, dan kebahagiaan secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap inovasi pada siswa SMA. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa inovasi mahasiswa di masa pandemi tidak ditentukan oleh informasi, agresivitas dan kebahagiaan yang dirasakan mahasiswa. This study aims to determine the effect of aggressiveness and information on student happiness in high school student innovation during the Covid-19 pandemic. This study uses a quantitative approach with survey research methods. This study used a simple random sampling technique. The research subjects were 71 high school students. The hypothesis put forward in this study is that the influence of aggressiveness and information on student happiness has an impact on student innovation. The results of testing the information hypothesis, aggressiveness, and happiness together have no significant effect on innovation in high school students. Based on the research results, it can be concluded that student innovation during a pandemic is not determined by information, aggressiveness and happiness felt by students.
E-Learning Pada Visual Impairment: Studi Literatur Raiza Aulia; Wiwin Hendriani
PSIKOVIDYA Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/psikovidya.v26i2.199

Abstract

E-learning merupakan kemajuan teknologi pendidikan yang membantu memperoleh materi pendidikan tanpa perlu bertatap muka (pendidikan jarak jauh). E-learning telah ada sejak tahun 1990 dibeberapa negara diberbagai universitas dan perguruan tinggi untuk membantu pendidik dan siswa yang memiliki jarak yang jauh dari rumah ke universitas. Konsep E-learning berubah menjadi pembelajaran yang konstan, dimana materi E-learning dapat dapat berpusat pada penglihatan yang menggabungkan animasi, gambar dan media interaktif dimana bagi siswa tunanetra tidak dapat mengikuti dengan maksimal. Proyek tersebut membantu para tunanetra baik guru maupun siswa yang memiliki gangguan visual (visual impairment). E-learning juga memerlukan banyak dukungan dari berbagai pihak yakni, guru, siswa, orang tua, dan lingkungan sekitar agar capaian E-learning dapat diwujudkan. Guru diberikan pelatihan agar mendapatkan pembelajaran materi yang sesuai dalam pemberian materi secara E-learning khususnya pada visual impairment. Hingga perkembangan terhadap E-learning pada visual impairment ini bertambah menjadi beberapa model salah satunya adalah model VIVID yang mampu membantu visual impairment di pendidikan matematika. Dampak positif dikarenakan adanya peningkatan pemahaman dan pembelajaran bagi siswa visual impairment yang mampu memahami beberapa simbol sehingga dapat memiliki pemahaman yang sama seperti orang awas. E-learning is an advancement in educational technology that helps obtain educational material without the need to meet face to face (distance education). E-learning has existed since 1990 in several countries in various universities and colleges to help educators and students who have long distances from home to university. The concept of e-learning turns into constant learning, where e-learning materials can be centered on vision that combines animation, images and interactive media where visually impaired students cannot follow optimally. The project helps visually impaired teachers and students who have visual impairments. E-learning also requires a lot of support from various parties, namely teachers, students, parents, and the surrounding environment so that e-learning achievements can be realized. Teachers are given training in order to get appropriate learning material in providing material by e-learning, especially for visual impairments. Until the development of e-learning on visual impairment has increased into several models, one of which is the VIVID model which is able to help visual impairments in mathematics education. The positive impact is due to an increase in understanding and learning for visual impairment students who are able to understand several symbols so that they can have the same understanding as a mindful person.
Analisis Status Motivasi Belajar Siswa SMK Darul Hikam Bantur Selama Pandemi Covid 19 Dengan Menggunakan Metode Distance Learning Hesti Setyodyah Lestari; Maria Diana; Andia Kusuma Damayanti
PSIKOVIDYA Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/psikovidya.v26i2.205

Abstract

Munculnya endemi virus covid-19 berdampak pada perubahan berbagai aspek kehidupan, terutama di aspek pendidikan. Pemerintah membentuk kebijakan ihwal penyelenggaraan belajar dari rumah. Pembelajaran yg mulanya dilakukan di pada kelas sekarang harus dilakukan secara impian pada tempat tinggal masing masing. sebagai akibatnya pembelajaran jeda jauh diklaim lebih efektif dan efisien untuk keadaan pandemi ketika ini. menggunakan keadaan tersebut motivasi belajar peserta didik sangat diharapkan buat proses kegiatan belajar pada pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini bertujuan buat mengetahui bagaimana taraf motivasi belajar siswa selama pembelajaran jeda jauh. Penelitian ini ialah jenis penelitian kuantitatif naratif. Instrumen yg dipergunakan ialah angket pembelajaran jeda jauh serta motivasi belajar menggunakan masing masing 13 butir pernyataan. Populasi pada penelitian ini artinya seluruh peserta didik SMK Darul Hikam yang berjumlah 72 peserta didik. Populasi tadi juga sekaligus dijadikan sampel semua dalam penelitian. Teknik pengambilan data dilakukan dengan memakai metode angket, observasi dan studi kepustakaan. Sedangkan buat analisis uji data menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS v.22. Adapun uji analisis data yg dilakukan merupakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas dan analisis statistic deskiptif. Akibat penelitian memberikan tingkat motivasi belajar peserta didik Sekolah Menengah kejuruan Darul Hikam selama mengikuti pembelajaran jeda jauh berada pada kategori kurang yaitu sebanyak 37,5% berasal jumlah 72 peserta didik. The emergence of the COVID-19 viral outbreak has had an effect on numerous facets of life, particularly schooling. The government formulates policies concerning the implementation of home-based education. Previously classroom-based instruction must now be completed virtually at home In order for online education to be seen more effective and efficient in light of the present pandemic situation. Under these conditions, distant learning requires student learning motivation for the process of learning activities. This study is a sort of quantitative descriptive research. The population of this study consisted of 72 pupils from SMK Darul Hikam. The population serves as a sample for all participants in the study. The data collection method employed surveys, observations, and literature reviews. Regarding the analysis of the test data utilizing SPSS v.22 software. Validity tests, reliability tests, normalcy tests, and descriptive statistical analysis were performed during data analysis. In the study, the level of learning motivation of Vocational High School students was based on the table above showing that there were 8 students at a percentage of 11%, as many as 19 students at a percentage of 26.4%, as many as 27 students were in the less category, namely at a percentage of 37 .5%., as many as 18 students are in the less category, namely 25.0%. So it can be concluded that the learning motivation of students during the Covid 19 pandemic was in the less category, namely only 37.5% of the 72 students.
Apakah Warna Background Text Dapat Berpengaruh Terhadap Working Memory? Aura Mutiara Azzahra; I Putu Diva Adiartha Nandana; Raden Muhammad Rafsanzani Adkusumah; Rafid Khair; Sherafina Natasya
PSIKOVIDYA Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/psikovidya.v26i2.194

Abstract

Warna dapat membuat seseorang menaruh atensi padanya karena kesan yang diperoleh mata akibat cahaya yang dipantulkan. Pada penelitian ini warna biru dan putih akan digunakan sebagai background dari teks berwarna hitam.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh warna biru pada background text terhadap working memory mahasiswa Universitas Padjadjaran. Partisipan penelitian ini berjumlah 30 orang mahasiswa baru universitas padjadjaran yang dibagi menjadi 2 kelompok. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah convenience sampling. Data yang didapatkan dalam penelitian ini kemudian dianalisis dengan teknik independent sample t-test. Dari hasil analisis data, ditemukan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol yang diberikan background text berwarna putih dan kelompok eksperimen yang diberikan background text berwarna biru pada kemampuan working memory mahasiswa baru Universitas Padjadjaran. Color can make a person pay attention to it because of the impression the eye gets due to the reflected light. In this study, blue and white colors will be used as the background for black text. This study aims to determine the effect of the blue color on the background text on the working memory of Padjadjaran University students. The participants of this research were 30 freshmen from Padjadjaran University who were divided into 2 groups. The sampling technique used in this study is convenience sampling. The data obtained in this study were analyzed using the independent sample t-test technique. From the results of data analysis, it was found that there was no significant difference between the control group who was given a white background text and the experimental group who was given a blue background text on the working memory ability of new students at Padjadjaran University.
Dukungan Sosial Keluarga Terhadap Anggota Keluarga Yang Menderita HIV/AIDS Di Kota Malang Indra Gunawan Pooroe; Esy Suraeni Yuniwati; Bernardus Liat Wungubelen
PSIKOVIDYA Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/psikovidya.v26i2.210

Abstract

Dukungan sosial keluarga memiliki peranan yang penting dalam kehidupan Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Adanya perasaan diterima oleh orang-orang terdekat jauh lebih bermakna dibandingkan pengobatan apapun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami, dan mendeskripsikan bentuk dukungan sosial keluarga yang anggota keluarganya penderita HIV/AIDS di Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Menggunakan teknik purposive-sampling dengan melibatkan dua orang partisipan dan dua significant other. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara semi-struktur dan observasi ruang publik. Analisis data pada penelitian ini menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial yang diterima oleh partisipan pertama lebih dominan pada bentuk dukungan emosional dan instrumental. Sedangkan pada partisipan kedua lebih dominan pada bentuk dukungan emosional. Secara umum kedua subjek mempersepsikan bahwa meskipun mereka mengalami perubahan status kesehatan menjadi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA), mereka merasa masih mendapatkan dukungan social dari keluarga mereka sehingga dapat menjalani kehidupan sehari-harinya sebagaimana orang lain pada umumnya. Family social support plays an important role in the live of people with HIV/AIDS (ODHA). The feeling of being accepted by those closest to us is far more meaningful than any treatment. The purpose of this research to know, understand, and describe a from of family social support with HIV/AIDS in the unfortunate city the study is a qualitative study approaching phenomenon using an purposive sampling technique involving two participants and two significant other. The data collection technique on this study uses semi-structure interviews and public money observation. Data analysis in this study using interactive models. Studies show that the social support received by the first participant was more dominant in terms of emotional, and instrumental. Whereas the secondparticipant is more dominant in the form of emotional support. In general, the two subjects perceived that even though they experienced a change in their health status, they became people with HIV/AIDS (ODHA), they feel they still get social support from their families so they can live their daily lives like other people in general.

Page 1 of 1 | Total Record : 5