cover
Contact Name
Lufthia Sevriana
Contact Email
lufthia.sevriana@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lufthia.sevriana@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Manajemen dan Bisnis (Performa)
ISSN : 18298680     EISSN : 25990039     DOI : -
Performa Journal publishes articles and brief communication with management theme (marketing, human resources, financial, operations, startegy), Islamic ecomy general economy, islamic and general approches development study, business in islamic and general basis.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2017)" : 7 Documents clear
Analisis Efektifitas Penerapan Sistem Manajemen Terintegrasi (ISO 9001:2008, ISO 14001:2014 DAN OHSAS 18001:2007) di PT. ABC Gama Harta Nughara Nur Rahayu; Arthur Paays
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v0i2.3627

Abstract

Persaingan antar kontraktor untuk memenangkan tender proyek semakin ketat, sehingga perlu adanya daya bersaing yang unggul. Saat ini telah banyak perusahaan yang menerapkan Sistem Manajemen Mutu (ISO 9001:2008), Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (OHSAS 18001:2007) dan Sistem Manajemen Lingkungan (ISO 14001:2004) guna menaikkan daya saing terhadap perusahaan pesaing, namun belum terintegrasi dengan baik. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis efektifitas penerapan Sistem Manajemen Terintegrasi (SMT) di PT. ABC. Dimana sistem manajemen yang diintegrasikan di PT. ABC meliputi ISO 9001:2008, ISO 14001:2004, dan OHSAS 18001:2007. Penelitian diawali dengan melakukan analisis dan penilaian terhadap elemen-elemen ISO yang  diintegrasikan k edalam satu panduan QHSE, dengan melakukan studi literatur dan observasi lapangan serta melakukan penyebaran kuesioner kepada responden terpilih di PT. ABC. Untuk mengukur efektifitas penerapan sistem manajemen terintegrasi di PT. ABC, digunakan parameter Skala Likert. Dan untuk mengetahui strategi perusahan terkait sistem manajemen tersebut, digunakan pendekatan Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan SMT di PT. ABC telah diterapkan dengan sangat efektif, ditunjukkan oleh skor total responden sebesar 2,804. Skor tersebut terletak diantara skor 2,720 (Kuartil 3) dan 3,400 (Skor Maksimal) pada skala poin Likert, yang merupakan batas skor pada kategori Sikap Sangat Positif yang artinya Sangat Efektif. Berdasarkan Diagram Analisis SWOT, PT. ABC berada di dalam Kuadran 1 yang menunjukkan bahwa posisi strategi perusahaan bersifat agresif (growth oriented strategy) yang memiliki kekuatan pada sistem manajemen yang diterapkan untuk menghadapi persaingan bisnis dan memiliki peluang eksternal yang cukup baik untuk meningkatkan dan mengembangkan strategi bisnis perusahaan dengan mengacu pada keempat alternatif strategi berdasarkan Matriks SWOT yang tersusun, yaitu meningkatkan layanan dan kualitas jasa, meningkatkan kesejahteraan karyawan, meningkatkan sistem informasi, teknologi dan komputerisasi, serta konsisten mempertahankan komitmen dan siklus bisnis perusahaan.
Aplikasi Manajemen Rantai Pasokan (MRP) Pada Produk Hortikultura (Brokoli Organik) ke Ritel Modern Rabiatul Adwiyah
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v0i2.3593

Abstract

Salah satu komoditas hortikultura yang potensial adalah sayuran, dimana komoditas unggulannya adalah brokoli. Namun demikian jaminan mutu, jumlah pasokan kurang dan pengiriman kurang tepat waktu merupakan penyebab belum efisiennya kinerja rantai pasokan brokoli. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi dan mengkaji pengelolaan rantai pasokan produk brokoli, dan (2) menganalisis alternatif kebijakan pengembangan manajemen rantai pasokan berdasarkan hasil evaluasi rantai pasokan. Penelitian ini dilakukan di Ritel Modern supermarket XYZ, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penelitian mengenai analisis rantai pasokan brokoli organik ke ritel modern tersebut dilaksanakan pada bulan Maret hingga April 2012. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, atau pengamatan langsung, dan wawancara dengan pihak-pihak yang terkait.  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif kerangka Food Supply Chain Networking (FSCN).Manajemen Rantai Pasok (MRP) dengan menggunakan kerangka kerja FSCN menganalisis beberapa aspek, yakni sasaran rantai, struktur rantai, manajemen rantai, proses bisnis rantai dan analisis rantai pasokan. Pasar utama dari produk brokoli organik adalah untuk memenuhi kebutuhan permintaan konsumen pasar modern (supermarket) dengan karatekristik konsumen yang kritis terhadap mutu produk yang dihasilkan. Alternatif kebijakan yang dapat direkomendasikan bagi pengembangan rantai pasokan brokoli organik, antara lain dukungan kredit, trust building, dukungan pemerintah, dan kesepakatan kontraktual. Dukungan kredit dan dukungan pemerintah diarahkan kepada bantuan modal usaha kepada pelaku rantai pasokan brokoli organik terutama petani mitra. Trust building ditujukan agar kerjasama kemitraan yang terjalin atas dasar kepercayaan dapat dirasakan secara konsisten oleh seluruh pihak. Kesediaan supermarket untuk memberikan dana tunai pada saat transaksi berlangsung dapat menanggulangi risiko secara adil, dan diharapkan dapat meningkatkan kinerja rantai pasokan.
Effectiveness C2C E-Commerce Media In Bandung (Case study at Tokopedia.com and Bukalapak.com) Mochamad Malik Akbar Rohandi
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v0i2.3628

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat membuka suatu peluang baru dari pasar yang telah ada, tanpa disadari semua kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi tanpa harus keluar rumah, terdapat berbagai pengaruh yang mempengaruhi kualitas e-commerce yang pada akhirnya akan mempengaruhi keputusan pembelian customer. E-commerce berbasis C2C yang ada saat ini perlu untuk dilakukan evaluasi dan diketahui tingkat keefektifannya terutama dalam melakukan tinjauan literatur secara menyeluruh mengenai masalah ini untuk membantu mengidentifikasi aspek-aspek yang mempengaruhi kualitas e commerce sehingga dapat terjadi transaksi yang efektif terutama bagi para start up. Penelitian ini menggunakan explanatory research yang bersifat verifikatif dideskripsikan secara langsung dengan total sampel 183 responden pengguna e-commerce di Kota Bandung. Pembahasan pertama menggunakan total penilaian jawaban kriteria baik dan baik sekali, kedua dengan menggunakan analisis garis kontinum. Hasil penelitian menunjukan pengguna jual-beli online didominasi oleh wanita 56%, rentang usia antara 17-24 tahun, dengan alasan Praktis, Kemudahan, Variatif, Kecepatan dan Murah. Sementara itu hasil yang berbeda ditunjukan dalam dua pembahasan tersebut yakni pertama Bukalapak sebagai media e-commerce yang lebih baik 90,30%, sementara pembahasan kedua Tokopedia lebih baik dengan nilai 75,60%.
Model bisnis E-commerce Produk Pertanian (Studi kasus pada PT. Limakilo Maju Bersama petani) Adystiana Yashinta
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v0i2.3594

Abstract

Limakilo is one of the e-commerce companies in Indonesia which offers shallot as main commodity. The Company markets its products by being a direct mediator between farmers and consumers. Limakilo is a men in the middle with social function, different from negative connotations of middleman brokers. Focus of this research is description of Limakilo's business model in 9 elements Business Model Canvas. The research used qualitative method with snowball sampling. The result indicate that customer segment of  Limakilo is segmented market. Value propotion are cheap product prices than traditional market in Jakarta due to supply chain cuts. Channel using indirect and direct channel. Customer relationships is a personal assistants to help and serve consumers, self service when ordering process. Revenue stream obtained from sale of onion, garlic, chilli, tomato, potatoes, and rice, and investation. Key Resources consist of platform and trello, human, offices, laptops, farming tools, and financial. Key activities include activities with assisted farmers and supplier, online and offline business activities. Key partnerships alliance with assited farmers, Indimira and KUDO, coopetition with Kanigoro, and supllier. Cost structure at full micro-funded farmers and companies. This business model generates efficiency but still need to provide improvement of their business activities too.
Analisis Strategi Pemasaran Produk Teh Hijau Celup Cap Dua Petani (Studi Kasus di Gapoktan Karya Mandiri Sejahtera, Desa Cibodas, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat) Yasarah Fauziah Ulfah
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v0i2.3629

Abstract

Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Karya Mandiri Sejahtera merupakan salah satu Gapoktan yang berada di Kabupaten Bandung yang telah mengembangkan industri hilirnya, berupa diferensiasi produk olahan pucuk daun teh menjadi produk teh hijau celup yang diberi merek dagang “Cap Dua Petani”. Produk Teh Hijau Celup Cap Dua Petani telah mendapatkan HAKI (Hak Kekayaan Intelektual), sertifikat halal, dan sertifikat P-IRT. Hingga saat ini produk tersebut telah dipasarkan di Kecamatan Pasir Jambu dan Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung. Gapoktan Karya Mandiri Sejahtera mengalami kendala dalam menjalankan usahanya yaitu tingkat penjualan yang terus mengalami penurunan dan kelebihan produksi di setiap bulannya, sehingga terjadi penumpukkan produk. Berdasarkan kendala tersebut, diperlukan suatu strategi pemasaran guna meningkatkan jumlah penjualan produk yaitu menganalisis kesesuaian antara persepsi konsumen terhadap atribut bauran pemasaran produk Teh Hijau Celup Cap Dua Petani dengan bauran pemasaran yang diterapkan oleh Gapoktan saat ini agar mendapatkan beberapa alternatif strategi dan akan dipilih untuk dijadikan prioritas dalam perhitungan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis tindakan atau skenario yang efektif untuk dijalankan Gapoktan, kemudian menyusun suatu struktur hirarkinya sehingga diperoleh prioritas bauran pemasaran yang dianggap tepat. Hasil penentuan alternatif prioritas bauran pemasaran yang tepat untuk diterapkan oleh Gapoktan Karya Mandiri Sejahtera dalam memasarkan produk Teh Hijau Celup Cap Dua Petani adalah strategi meningkatkan penjualan (0.414) yang menitikberatkan pada bauran distribusi. Adapun taktik yang dapat dijalankan Gapoktan adalah dengan menambah distributor besar (0,590) sebagai prioritas utama bauran distribusi, meningkatkan mutu rasa dan aroma (0,310), sebagai prioritas utama dari bauran produk mempertahankan harga di bawah harga rata-rata (0,560) produk teh celup yang ada di pasaran dan dengan memperluas kerjasama (0,600) sebagai prioritas pertama bauran harga dan promosi.
Studi Strategi Pemasaran Terbaik Berdasarkan Perilaku Konsumen dalam Menghadapi Persaingan Antar Kedai Kopi di Jatinangor Sintia Afriyanti; Elly Rasmikayati
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v0i2.3537

Abstract

Kedai kopi menjadi bagian dari gaya hidup dan digemari oleh konsumen sehingga menjadi usaha yang menjanjikan. Semakin menjamurnya kedai kopi menyebabkan persaingan bisnis sehingga terjadi fluktuasi penjualan. Penelitian ini dilakukan di Belike Coffee dan Balad Coffee Works, Jatinangor. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi pemasaran berdasarkan perilaku konsumen di kedua kedai kopi tersebut. Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan metode analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dengan sampel sebanyak 50 orang pada Belike Coffee dan 60 orang pada Balad Coffee Works. Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa konsumen yang datang rata-rata adalah laki-laki berstatus mahasiswa. Manfaat yang dicari dengan berkunjung ke Belike Coffee adalah rasa yang enak/nikmat, sedangkan manfaat yang dicari ke Balad Coffee Works adalah menikmati suasana yang ditawarkan. Konsumen merasa puas dan akan berkunjung kembali ke kedai kopi pilihannya, namun konsumen akan mencari kedai kopi lain apabila kondisinya sedang penuh. Apabila terjadi kenaikan harga, konsumen Belike Coffee akan mengurangi frekuensi pembelian selanjutnya, sedangkan konsumen Balad Coffee Works tetap akan membeli. Potensi yang dimiliki Belike Coffee adalah jenis biji kopi yang berasal dari nusantara terutama Jawa Barat dan didapat langsung dari petani. Sedangkan potensi Balad Coffee Works adalah jenis biji kopi yang berasal dari seluruh nusantara bahkan luar negeri. Kendala yang dimiliki dalam menjalankan usaha diakibatkan oleh pesaing yaitu terjadinya fluktuasi penjualan. Strategi yang harus dilakukan untuk meningkatkan omzet di kedua kedai kopi adalah strategi produk, harga, lokasi, dan promosi.
Efektivitas Implementasi Green Financing Sebagai Alternatif Pembiayaan Berkelanjutan Bagi UMKM Sektor Industri Pengolahan Alas Kaki Di Kota Bandung Tia Yuliawati; Asni Mustika Rani; Allya Roosallyn Assyofa
Jurnal Manajemen Bisnis Performa Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v0i2.3561

Abstract

Green financing merupakan suatu skema pembiayaan atau pemberian pinjaman kepada pelaku usaha yang ramah lingkungan. Berdasarkan peraturan Pemerintah untuk dapat menerima pembiayaan dengan skema green financing, pelaku usaha harus memenuhi persyaratan 3R (reduce, reuse, recycle). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas implementasi skema pembiayaan green financing bagi UMKM sektor industri pengolahan alas kaki di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode descriptive survey. Data penelitian bersumber dari hasil wawancara dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku pembuat kebijakan pembiayaan green financing dan wawancara dengan pelaku UMKM sektor industri pengolahan alas kaki di Kota Bandung selaku peminjam/nasabah Program Pembiayaan Green Financing dengan bantuan kuesioner agar pertanyaan dalam wawancara lebih sistematis. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik proportionate random sampling, dimana dari jumlah populasi sebanyak 84 unit usaha dan dengan taraf kesalahan sebesar 10% maka sampel yang diambil adalah sebanyak 45 unit usaha UMKM sektor industri pengolahan alas kaki di Kota Bandung. Target jangka panjang penelitian ini adalah menghasilkan pengetahuan baru mengenai efektivitas penerapan skema pembiayaan green financing bagi UMKM di Kota Bandung dan memberikan sumbangan pemikiran bagi pemerintah mengenai apa yang harus dilakukan sebagai langkah perbaikan ke depan dalam penerapan skema pembiayaan green financing.

Page 1 of 1 | Total Record : 7