cover
Contact Name
Fatrica Syafri
Contact Email
alfitrah@iainbengkulu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alfitrah@iainbengkulu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education
ISSN : 25992287     EISSN : 2622335X     DOI : -
Core Subject : Education,
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) BengkuluJurnal ini berisi tentang pendidikan anak usia dini prespektif pendidikan islam. Jurnal ini telah memiliki ISSN : 2599-2287 (Print) dan ISSN : 2622-335X (Online). Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Januari dan Juli. Jurnal ini berisi tentang pendidikan anak usia dini prespektif pendidikan islam.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2021)" : 10 Documents clear
DAMPAK POLIGAMI TERHADAP PERKEMBANGAN JIWA ANAK DI SELUMA SELATAN Tinsi Novita; Nurlaili Nurlaili; Rizkan Syahbudin
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/alfitrah.v5i1.5144

Abstract

Praktek poligami seringkali membawa dampak buruk terhadap perkembangan jiwa anak. Atas dasar ini, permasalahan penelitian ini adalah apakah faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya poligami dan bagaimana dampak poligami terhadap perkembangan jiwa anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak poligami terhadap perkembangan jiwa anak di seluma selatan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian Kualitatif dengan subjek anak dari pelaku pernikahan poligami yang tinggal di di Kecamatan Seluma Selatan Kabupaten Seluma, serta dengan objek perkembangan jiwa  anak usia dini pada pasangan keluarga pernikahan poligami. Tahapan pengumpulan data yang dilaksanakan meliputi observasi, dokumentasi, wawancara. hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan jiwa anak usia dini pada pasangan keluarga pernikahan poligami, lebih banyak yang berdampak negatif dari pada yang berdampak positif. sehingga mempengaruhi perkembangan jiwa anak, karakteristik perkembangan sosial anak usia dini, aspek-aspek perkembangan jiwa  anak usia dini pada keluarga pelaku pernikahan poligami.   
Problematika belajar dari rumah pada masa pandemi covid-19 di TK permata bunda kota bengkulu Novita Wulan Dari
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/alfitrah.v5i1.5025

Abstract

mumnya proses pembelajaran TK dilakukan melalui tatap muka secara langsung. Namun akibat penyebaran wabah Virus Covid-19 membuat proses pembelajaran tidak dilakukan secara langsung. Rumusan masalah: Bagaimana Proses Pelaksanaan Belajar Dari Rumah Pada Masa Pandemi Covid-19 Bagi AUD di TK Permata Bunda Kota Bengkulu, Bagaimana Problematika Belajar Dari Rumah Pada Masa Pandemi Covid-19 Bagi AUD di TK Permata Bunda Kota Bengkulu, dan Bagaimana Upaya Mengatasi Problematika Belajar Dari Rumah Pada Masa Pandemi Covid-19 Bagi AUD di TK Permata Bunda Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika belajar dari rumah pada masa pandemi covid-19 bagi AUD di TK permata bunda kota bengkulu. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah proses belajar menggunakan 2 metode yaitu metode daring dan luring. Problematika yang dihadapi yaitu: Pertama, perubahan sistem pembelajaran dan perubahan RPPH. Kedua, anak kurang fokus dalam belajar, anak yang kadang tidak semangat dalam belajar, anak sering lupa dengan materi pembelajaraan, anak lebih banyak fokus pada bermain, anak sering mengulur waktu belajar, guru tidak bisa bertemu langsung dengan anak-anak. Ketiga, tidak semua orang tua memiliki smartphone, tidak semua orang tua bisa menggunakan aplikasi pembelajaran yang baru, mahalnya kouta internet, koneksi internet yang tidak stabil, belum meratanya IPTEK di kalangan pendidik, guru dan orang tua belum siap dengan metode pembelajaran jarak jauh. Sedangkan untuk upaya mengatasi yaitu: Pertama, sebelum melaksanakan prose
PENGEMBANGAN MODEL STIMULASI CALISTUNG PADA SENTRA PPERSIAPAN BAGI ANAK USIA DINI Tita Mardiyanti Mukardi
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/alfitrah.v5i1.5112

Abstract

AbstrakPenelitian dilatar belakangi oleh kurangnya bahan ajar yang digunakan untuk membantu proses pembelajaran yang membuat anak merasa bosan untuk belajar. Tujuan riset ini ialah buat mengenali gimana wujud pengembangan materi eksitasi calistung pada sentra perencanaan untuk AUD. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan menggunakan enam langkah pengembangan yaitu potensi tahap masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, revisi produk dan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keefektivitas suatu produk Stimulasi Calistung media pembelajaran dilihat dari peningkatan terhadap uji coba produk anak memperoleh hasil kegiatan pre-test sebesar 43,2%. Sedangkan pada kegiatan post-test sebesar 82%. Dengan demikian terjadi mengalami peningkatan sebesar 39%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Calistung dapat dan layak menjadi media bahan ajar stimulasi Calistung 
Pelaksanaan Strategi Pembelajaran Higher Order Thinking Skills (HOTS) di PAUD Se-Gugus Anggrek Kota Bengkulu Mistika Yusti
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/alfitrah.v5i1.5036

Abstract

                                            AbstrakTujuan penelitian adalah mendeskripsikan pelaksanaan strategi pembelajaran Higher Order Thinking Skills oleh guru pendidikan anak usia dini Se-Gugus Anggrek Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis metode deskriptif survei. Populasi dalam penelitian ini adalah guru yang berada di pendidikan anak usia dini Se-Gugus Anggrek Kota Bengkulu yang berjumlah empat puluh enam orang guru. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan nonprobability sampling total, dimana semua anggota populasi digunakan sebagai sampel yang berjumlah empat puluh enam guru se-gugus Anggrek Kota Bengkulu. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan angket. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik dengan rumus rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru se-gugus Anggrek Kota Bengkulu telah melaksanakan strategi pembelajaran Higher Order Thinking Skills dengan nilai persentase tujuh puluh tujuh koma enam puluh lima persen, yang berarti selalu melaksanakan strategi pembelajaran Higher Order Thinking Skills. Saran bagi guru pendidikan anak usia dini dalam penelitian ini yaitu untuk lebih memahami tentang pembelajaran Higher Order Thinking Skills dan mengetahui pentingnya pembelajaran Higher Order Thinking Skills di sekolah. Guru juga mengupayakan untuk memanfaatkan sumber belajar yang ada sehingga terciptanya lingkungan belajar yang yang memunculkan pembelajaran Higher Order Thinking Skills di sekolah. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian yang berkaitan dengan pelaksanaan strategi pembelajaran Higher Order Thinking Skills dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang berbeda, seperti teknik pengumpulan data dengan observasi. Kata Kunci : Strategi, Pembelajaran, HOTS
PENGARUH SENAM IRAMA TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PAUD FLAMBOYAN DESA GERAMAT KECAMATAN MULAK ULU KABUPATEN LAHAT Rica Yuspitah
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/alfitrah.v5i1.5077

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi bahwa pembelajaran anak usia dini pada PAUD Flamboyan Desa Geramat Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat, memiliki ketertarikan yang masih rendah terhadap senam irama dan Kurangnya rangsangan yang membuat gerakan anak kurang terkoordinasi dengan baik. Masalah dalam penelitian ini adalah: Apakah ada pengaruh senam irama dalam perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di PAUD Plamboyan Desa Geramat Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan senam irama dapat memberikan pengaruh pada  motorik kasar anak usia 5-6 tahun di PAUD Flamboyan Desa Geramat Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat? Hasil penelitian setelah dihitung menggunakan SPSS ada pengaruh terhadap motorik kasar anak ketika anak melakukan senam irama hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil perhitungan menggunakan SPSS dengan cara membandingkan antara nilai t yang dihasilkan dari  dengan nilai . Dari tabel diatas diketahui bahwa nilai uji Independent Sampel t-test () sebesar 12,511 dan sebesar 2,024 dengan nilai p sebesar 0,000. Karena nilai  > atau nilai p>0,05 maka dikatakan ada perbedaan rata-rata antara perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Maka Ho ditolak dan Ha diterima Artinya ada pengaruh senam iramaa terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di PAUD Flamboyan Desa Geramat Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat. Disini juga dijelaskan bahwa rentang untuk post dan pre test sama yaitu 2 tetapi  perubahan itu ada pada kategori atau hasil masing-masing.Kata Kunci : Senam Irama, Perkembangan Motorik Kasar 
Pandangan bandi delphie tentang pembelajaran anak tunagrahita serta relevansinya dengan intelegensi (IQ) anak tunagrahita Tiwi Utami Putri
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/alfitrah.v5i1.4955

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi perkembangan fungsi intelektual anak tunagrahita yang rendah dan disertai dengan perkembangan perilaku adaptif yang rendah pula akan berakibat langsung kepada kehidupan sehari-hari mereka, sehingga bia banyak mengalami kesulitan dalam hidupnya. Masalah-masalah yang mereka hadapi secara umum meliputi: masalah belajar, masalah penyesuaian diri terhadap lingkungan, masalah gangguan bicara dan bahasa, serta masalah kepribadian. Rumusan masalah penelitian ini adalah: bagaimana pandangan Bandi Delphie tentang pembelajaran anak tunagrahita serta relevansinya dengan tingkat iq (intelegensi quetient) anak tunagrahita? Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pustaka ( library research) yaitu sebuah penelitian yang dilkakukan di perpustakaan dimana pekerja riset membaca, menelaah atau memeriksa bahan-bahan kepustakaan yang terdapat didalam perpustakaan tersebut. Berdasarkan hasil bedah buku Bandi Delphie dapat disimpulkan bahwa kegiatan pembelajaran anak tunagrahita menggunakan gerak irama. Faktor utama yang perlu mendapatkan perhatian adalah: adanya proses indentifikasi yang komprehensif serta terarah untuk memetakan karakteristik anak sehingga dapat disediakan pola pendidikan yang sesuai. Hasil analisis pembelajaran anak tunagrahita dan relevansi nya dengan tingkat IQ bahwa pertama, pada tahap anak tunagrahita ringan berada pada rentang IQ 50-55 sampai dengan 68-70 pendidikan pembelajaran anak dapat dilatih dan di didik pada tahap klinis nya anak dapat belajar keterampilan dapat hidup mandiri ( mandi, berpakaian). Dan tarap presentasi adalah 85% dari anak dengan tunagrahita setara usia anak normal 9-12 tahun. Kedua pada tahap anak tunagrahita sedang berada pada rentang IQ 35-40 sampai dengan 50-55 pendidikan pembelajarannya anak dapat tahap klinis nya anak dapat dilatih pada tahap klinis nya dapat belajar merawat diri, bersosialisasi. Dan tarap presentasi nya adalah 10% dari anak dengan tunagrahita setara. Usia anak normal 6-8 tahun. Ketiga pada tahap tunagrahita sedang 20-25 sampai dengan 35-40 anak dapat dilatih, dapat belajar serta merawat diri, bersosialisas. Dan tarap presentasi nya adalah 10% dari anak dengan tunagrahita dan serta anak normal 6-8 tahun. Keempat pada tahap tunagrahita sangat berat yakni IQ nya berada kurang dari 20-25, pada tahap tersebut anak tidak mampu merawat diri 1_2%  dari anak dengan tunagrahita.
PERAN ORANG TUA DALAM MENDISIPLINKAN TOILET TRAINING ANAK USIA DINI (Studi Kasus Anak Usia 2-4 Tahun di Desa Bakal Dalam Kec.Talo Kecil Kab. Seluma) Aurel Febri Karida
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/alfitrah.v5i1.4951

Abstract

Ada dua permasalahan yang dikaji dalam skripsi ini, yaitu (1) apa kendala yang dihadapi orang tua dalam mendisiplinkan Toilet Training Anak Usia Dini di Desa Bakal Dalam Kec. Talo Kecil Kab. Seluma, (2) bagaimanakah keberhasilan orang tua dalam mendisiplinkan Toilet Training  Anak Usia Dini di Desa Bakal Dalam Kec. Talo Kecil Kab. Seluma. Penelitian ini bertujuan untuk, (1)  mengetahui peran orang tua dalam mendisiplinkan Toilet Training Anak Usia Dini di Desa Bakal Dalam Kec. Talo Kecil Kab. Seluma, (2)  untuk  mengetahui keberhasilan orang tua dalam mendisiplinkan Toilet Training  Anak Usia Dini di Desa Bakal Dalam Kec. Talo Kecil Kab. Seluma.metode yang digunakan penelitian kualitatif, diperoleh dengan metode wawancara, metode observasi, dan metode dokumentasi.  penelitian kualitatif dengan metode penelitian data yang digunakan penelitian ini yaitu metode wawancara, metode observasi, dan metode dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduction, display, dan verification. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh yaitu Peran Orang Tua dalam Mendisiplinkan Toilet Training Anak Usia Dini sangatlah penting untuk diterapkan sejak dini karena disiplin harus diterapkan pada anak mulai usia dini karena masa tersebut merupakan masa peka bagi anak dengan demikian orang tua sangat berperan dalam perkembangan anak tersebut, kendala yang dihadapi orang tua dalam mendisiplinkan Toilet Training yaitu sulitnya mendapatan air bersih serta letak WC yang berada di luar rumah bahkan masih ada masyarakat yang belum memiliki WC atau kamar mandi sendiri. Keberhasilan Orang Tua dalam Mendisiplinkan dan Toilet Training Anak Usia Dini di  Desa Bakal Dalam Kec.Talo Kecil Kab. Seluma adanya peran orang tua yang ikut serta. Peran orang tua merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan dalam latihan Toilet Training yang dilakukan oleh anak. Yang menyatakan peran orang tua terdiri dari asah,asih dan asuh. peranan tersebut sangat besar dalam membimbing, membantu, mengawasi, mendampingi di saat anak sedang melaksanakan Toilet Training.  Kata Kunci : Peran Orang Tua, Disiplin, Toilet Training
PEMIKIRAN RATNA MEGAWANGI PADA PENGEMBANGAN KARAKTER TOLERANSI, CINTA DAMAI DAN BERSATU ANAK USIA DINI PADA TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM Okti Wulandari Novita
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/alfitrah.v5i1.5100

Abstract

AbstrakMelihat keanekaragama agama, budaya, suku, adat istiadat, bahasa, dan lain sebagainya yang ada di Indonesia ini. Sehingga perlunya nilai karakter toleransi, cinta damai dan bersatu ditanamkan serta dikembangkan pada anak usia dini agar mereka tumbuh dan berkembang dengan baik. Rumusan masalah: 1. Bagaimana pemikiran Ratna Megawangi tentang konsep pengembangan karakter toleransi, cinta damai dan bersatu anak usia dini, 2. Bagaimana kesesuaian pemikiran Ratna Megawangi tentang pengembanagn karakter toleransi, cinta damai dan bersatu dalam prinsip-prinsip pendidikan anak usia dini dalam Islam. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pemikiran Ratna Megawangi tentang konsep pengembang karakter toleransi, cinta damai dan bersatu anak usia dini dalam tinjauan pendidikan Islam. Penelitian ini adalah penelitian literatur atau penelitan kepustakaan yang sumber data penelitiannya meliputi buku, majalah, artikel, koran, dan biografi. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemikiran Ratna Megawangi dengan tujuan pendidikan Islam memiliki relevansi yang berkesinambungan. Karena tujuan dari pendidikan karakter yang dikemukan oleh Ratna Megawangi mengacu pada ketentuan Islam dimana dalam penyampaiannya berdasarkan inti kandungan ayat Al-Qur’an dan teladan Nabi Muhammad SAW. Dalam pengembangan karakter toleransi Ratna Megawangi mengkonsepkan “mengetahui, mencintai, menginginkan, dan mempraktikkan kebajikan” dengan menggunakan metode berdiskusi, bercerita, berlatih setiap saat, bernyanyi, dan bermain. Dari penerapan tersebut anak terbiasa melakukannya sehingga anak terbiasa memiliki karakter toleransi, cinta damai dan bersatu.
PENGGUNAAN PENDEKATAN STEAM PADA KEGIATAN PAUD UNTUK MELATIH KREATIVITAS ANAKP (Studi Kasus Anak Usia 5-6 Tahun di PAUD Hang Tuah Kota Bengkulu) Lire Pratiwi Lire pratiwi
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/alfitrah.v5i1.5008

Abstract

AbstrakPenelitian ini membahas tentang penggunaan pendekatan STEAM pada kegiatan PAUD untuk melatih kreativitas anak usia 5-6 Tahun di PAUD Hang Tuah Kota Bengkulu. Penelitian ini di latar belakangi, sebelum diterapkan pendekatan STEAM kreativitas anak mempunyai kelemahan karena pembelajaran terlalu monoton dan berpaku pada guru. Setelah diterapkan pendekatan STEAM, kreativitas pada anak mengalami perkembangan kreativitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan pendekatan STEAM PAUD Hang Tuah Kota Bengkulu dan untuk mengetahui media yang digunakan pendekatan STEAM dalam kegiatan PAUD Hang Tuah kota Bengkulu untuk melatih kreativitas anak usia 5-6 tahun. Untuk menggungkap persoalan tersebut secara mendalam dan menyeluruh peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskripsi dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, penarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh yaitu dalam penggunaan pendekatan STEAM, guru mengajak anak untuk mengembangkan kemampuan berpikir, berkreasi dan inovasi. Memberikan kesempatan pada anak untuk mengeksplorasi alat dan bahan main dengan berbagai indra, serta secara langsung memberikan pengalaman pada anak tentang science, technology, engineering, art, mathematics. Ada beberapa media media STEAM yang mampu melatih kreativitas anak, yaitu media Loose Part, alat permainan edukatif anak yang berupa barang-barang yang ada disekitar lingkungan bisa dari bahan alam (kayu, biji-bijian, daun, bunga dll) dan bahan bekas (botol plastik, tutup botol, roda, kap pelastik dll) yang mudah ditemukan. Buku Cerita sebagai alat untuk menceritakan tentang gambar-gambar, hewan-hewan. Guru menggunakan buku cerita sesuai tema atau topik yang dibicarakan dalam story time.
PERBANDINGAN TINGKAT KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI DITINJAU DARI WILAYAH TEMPAT TINGGAL lara - apriani; sri saparahayuningsih; zahratul qalbi
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/alfitrah.v5i1.5111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan tingkat kemandirian anak usia dini yang ditinjau dari wilayah tempat tinggal, yaitu Desa Pasar Palik dan Kelurahan Kandang Limun. Metode penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan kausal komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia dua sampai dengan tiga tahun yang bertempat tinggal di Desa Pasar Palik dan Kelurahan Kandang Limun, dengan total populasi berjumlah dua ratus dua puluh tiga orang tua. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik disproportionate stratified random sampling, dimana teknik pengambilan sampel ini digunakan untuk menentukan jumlah sampel bila populasi berstrata tetapi kurang proporsional. Jumlah sampel untuk Desa Pasar Palik yaitu sebanyak tiga puluh delapan orang tua, jumlah sampel untuk Kelurahan Kandang Limun yaitu sebanyak tiga puluh tujuh orang tua. Jumlah sampel total yaitu sebanyak tujuh puluh lima orang tua. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik dengan rumus Uji-t dua sampel bebas. Berdasarkan perhitungan Uji-t dua sampel bebas diperoleh nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel maka H0 ditolak dan keputusan yang diambil yakni H1. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat kemandirian anak usia dini ditinjau dari wilayah tempat tinggal Desa Pasar Palik dan Kelurahan Kandang Limun.

Page 1 of 1 | Total Record : 10