cover
Contact Name
Agusri Fauzan
Contact Email
agusri.fauzan@iainbengkulu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
elafkar@iainbengkulu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
EL-AFKAR : Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis
ISSN : 25025384     EISSN : 26852918     DOI : -
Core Subject : Religion,
El-Afkar adalah jurnal Ilmiah yang diterbitkan untuk mengakomodir ide, gagasan serta pemikiran Keislaman bagi seluruh Dosen di Lingkungan IAIN Bengkulu secara umum. Meskipun demikian, nuasa dan trade mark yang akan diciptakan nantinya serta menjadi core identitynya adalah kajian ilmu ke-Ushuluddin-an khususya yang berkaitan dengan pemikiran, filsafat Islam, dan Tafsir Hadis.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2018): Juni" : 8 Documents clear
FILSAFAT PENDIDIKAN Jenilan Jenilan
El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis Vol 7, No 1 (2018): Juni
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.02 KB) | DOI: 10.29300/jpkth.v7i1.1588

Abstract

Filsafat pendidikan adalah filsafat yang memandang pendidikan sebagai proses memanusiakan peserta didik sehingga mampu berkembang dan beraktualisasi diri dengan segenap potensi asli yang ada dalam dirinya. Ilmu pengetahuan berkembang dari rasa ingin tahu, yang merupakan ciri khas manusia. Ilmu pengetahuan merupakan upaya khusus manusia untuk menyingkapkan realitas, supaya memungkinkan manusia berkomunikasi satu sama lain, membangun dialog dengan mengakui yang lain, dan meningkatkan harkat kemanusiaannya.
IBNU RUSYD (AVERROISME) DAN PENGARUHNYA DIBARAT Rossi Delta Fitrianah
El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis Vol 7, No 1 (2018): Juni
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.685 KB) | DOI: 10.29300/jpkth.v7i1.1584

Abstract

Pengaruh Ibnu Rusyd tidak secara langsung tetapi melalui murid-muridnya dari Eropa yang belajar di Spanyol dan mereka ini dikenal dengan Averoissme. Averoissme memiliki pandangan tertentu tentang hubungan Bahasa Falsafat dan Bahasa Agama dan pandangan ini berakar pada pemikiran Ibnu Rusyd. pemikiran Ibn Rusyd berkembang menjadi suatu gerakan Averroisme yang pengaruhnya ke Barat lebih besar dibandingkan filosof-filosof musim lainnya. Ibn Rusyd-lah merupakan tokoh yang paling populer dan dianggap paling berjasa dalam membuka mata peradaban Barat. Oleh karena itu mengkaji dan mempelajari perjalanan hidup dan pemikiran filosof Ibnu Rusydi sangat menarik.
ASAL USUL ILMU QIRA’AT Iwan Romadhan Sitorus
El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis Vol 7, No 1 (2018): Juni
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.899 KB) | DOI: 10.29300/jpkth.v7i1.1589

Abstract

Ilmu qiraat termasuk salah satu disiplin ilmu yang sangat penting untuk dipelajari dan salah satu elemen penting dalam memahami Al-Quran, sebab  diskursus ini berpengaruh dalam beberapa disiplin ilmu seperti linguistik, Tauhid (teologi), fikih, tafsir, , Nahu – Shorof (siktaksis-morfologi) dan disiplin disiplin ilmu lainnya. Ketika berbagai disiplin ilmu mulai dikodifikasikan , tidak terkecuali dengan ilmu qiraat , Abu Ubaid Al- Qosim Ibn Salam (w :244 H) mempelopori kodifikasi ilmu ini sebagai satu disiplin ilmu tersendiri. Setelah itu Ulama berlomba-lomba menuangkan karya monumental mereka dalam bidang qiraat baik itu dalam bentuk prosa (natsr) atau syair (nadzm).
INTEGRITAS DAI DALAM MENENTUKAN KEBERHASILAN DAKWAH Rodiyah Rodiyah
El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis Vol 7, No 1 (2018): Juni
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.578 KB) | DOI: 10.29300/jpkth.v7i1.1585

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang peran dai  dalam kegiatan dakwah, integritas kepribadian dai menjadi salah satu faktor yang akan mendukung keberhasilan dakwah dai, penulis mencoba untuk menjelaskan tentang posisi dai dalam kegiatan dakwah dengan merujuk pendapat para ahli di bidang dakwah, setelah itu penulis mendeskripsikan tentang penting integritas dai sebagai salah satu  unsur penting dalam menentukan keberhasilan dakwah.
TUHAN DALAM PANDANGAN FILOSUF (Studi Komparatif Arestoteles dengan Al-Kindi) Edi Sumanto
El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis Vol 7, No 1 (2018): Juni
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.246 KB) | DOI: 10.29300/jpkth.v7i1.1590

Abstract

Mencoba bebagai ide terhadap eksistensi Tuhan sebenarnya suatu usaha  yang paling krusial dan rumit pada kehidupan beragama maupun keyakinan atau percayaan bagi manusia. Berbagai macam cara dan pendekatan  sudah dilakukan untuk mencapainya oleh para teolog, pemikir, dan ilmuwan, termasuk para filosuf dengan berbagai cara dan pendekatan demonstratif Filosofisnya. Alasan-alasan selaku argumen yang disponsori oleh Aristoteles adalah salah satu  yang sangat terkenal  dan sudah diambil juga disebarluaskan oleh para  filosuf sesudahnya, tak terkecuali alasan-alasan tentang Tuhan yang disampaikan oleh lain sesudahnya, ikut mempengaruhi pemikiran mereka tentang Tuhan, akan tetapi filosuf muslim Al-Kindi mempunyai pendapat yang berbeda yang disesuaikan agama yang dianutnya.
KHULU' (TALAK TEBUS) DAN IMPLIKASI HUKUMNYA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Henderi Kusmidi
El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis Vol 7, No 1 (2018): Juni
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.113 KB) | DOI: 10.29300/jpkth.v7i1.1586

Abstract

Dalam masyarakat kita sering menjumpai berbagai macam kasus atau kejadian rumah tangga, seperti keretakan rumah tangga yang berujung pada perceraian, namun lazimnya hak cerai itu dimiliki oleh laki-laki (suami). Akan tetapi bukan berarti hal ini menunjukan bentuk diskriminasi terhadap wanita, karena hukum Islam telah memberikan solusi bagi wanita yang mengalami gencatan atau beban rumah tangga untuk melakukan gugatan cerai pada suami, dengan cara memberikan upah atau iwadh sebagai tebusan dan bentuk membebaskan dirinya dari ikatan suami istri.
FENOMENA GANGGUAN KESURUPAN (Dalam Perspektif Islam dan Psikologi) Hermi Pasmawati
El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis Vol 7, No 1 (2018): Juni
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.242 KB) | DOI: 10.29300/jpkth.v7i1.1244

Abstract

Gangguan kesurupan merupakan fenomena yang sudah sangat lazim terjadi di lingkungan kita, namun kejadian ini masih sulit untuk diungkapkan secara ilmiah, masih banyaknya keyakinan bahwa penyebab dari kesurupan pada individu karena pengaruh roh jahat atau kemasukan setan, sehingga metoda pengobatannyapun dilakukan dengan menggunakan mantera-mantera bukan menggunakan doa-doa dari Al-Qur’an, serta yang melakukanya juga paranormal sehingga ada terkesan muatan perilaku syirik di dalamnya, serta kesembuhannyapun bersifat temporal. Untuk itu perlu dibahas bagaimana pandangan menurut Islam dan Psikologi terhadap gangguan kesurupan ini, dari telaah kedua pandangan ini, baik dari segi konsep, proses, dan penyebab kesurupan serta cara mengatasi gangguan kesurupan, ternyata dari kedua pandangan ini memiliki relevansi yang sangat kuat, yaitu kondisi psikologis yang lemah akan sangat mudah dipengaruhi oleh Jin dan bangsanya, serta pengobatan gangguan kesurupan melalui metode terapi ruqyah dalam Islam juga harus diiringi dengan penguatan fungsi psikis dan sepiritul individu yang mengalami kesurupan, sehingga kesembuhan dapat permanen.
STUDI KOMPARATIF TEORI ILMU HADIS AL-HAKIM AL-NAISABURIY DAN IBNU SHALAH Agusri Fauzan
El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis Vol 7, No 1 (2018): Juni
Publisher : IAIN Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.489 KB) | DOI: 10.29300/jpkth.v7i1.1587

Abstract

Para ulama dalam menilai status suatu hadis memiliki perbedaan pemahaman dan cara pengambilan keseimpulan, perbedaan-perbedaan tersebut akan coba dilihat dalam tatanan teori yaitu ilmu hadis. Pemilihan tokoh al-Hâkim al-Naysâbûriy dan Ibnu al-Shalâh sangat beralasan karena keduanya mengarang kitab yang membahas ilmu hadis yang masyhur pada masanya. Kemunculan kitab-kitab ini terjadi pada masa-masa awal pembukuan ilmu hadis, maka diharapkan teori-teori yang dimunculkan bersifat orisinil. Al-Hâkim al-Naysâburiy membahas dalam kitab Ma’rifat‘Ulûm al-Hadîts, teori-teori ilmu hadîts yang berjumlah 52 cabang,  sedangkan teori Ibnu al-Shalâh tentang ilmu hadis dalam kitab Muqaddimah Ibn al-Shalâh berjumlah 65 cabang. Dari jumlah tersebut terdapat lebih kurang 29 teori yang sama-sama dibahas oleh al-Hâkim dan Ibnu al-Shalâh. Khusus kepada al-Hâkim, Ibnu al-Shalâh banyak membahas teori al-Hâkim, ada yang hanya disebutkan sebagai pembanding, namun ada yang dikritisi. Proses pembandingan dan pengkritisan ini membentuk suatu jalur kronologi  sejarah perkembangan ilmu hadis.

Page 1 of 1 | Total Record : 8