Articles
207 Documents
PENGARUH MANAJEMEN SARANA PRASARANA PEMBELAJARAN DAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP MUTU PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN BALONGAN KABUPATEN INDRAMAYU
Nurhayati Nurhayati
Edum Journal Vol. 2 No. 2 (2019): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v2i2.46
Penelitian ini fokus pada besar pengaruh manajemen sarana prasarana pembelajaran dan iklim sekolah terhadap mutu pendidikan pada SD Negeri di Kecamatan Balongan Kabupaten Indramayu. Penelitian ini menggunakan metode survai penjelasan (explanatory survey method), yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasikan obyek sesuai dengan apa adanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan manajemen sarana prasarana pembelajaran terhadap mutu pendidikan (2) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan iklim sekolah terhadap mutu pendidikan (3) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan manajemen sarana prasarana pembelajaran dan iklim sekolah secara simultan terhadap mutu pendidikan. Selanjutnya, penulis menyarankan agar informasi tentang mutu pendidikan pada SD Negeri di Kecamatan Balongan Kabupaten Indramayu menjadi masukan yang penting. Untuk itu dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan pada SD Negeri di Kecamatan Balongan Kabupaten Indramayu guru-guru perlu lebih serius didalam memelihara sarana prasarana pembelajaran dan suasana kenyamanan di sekolah agar dapat mendorong terwujudnya efektivitas proses pembelajaran lebih optimal. Mutu pendidikan pada SD Negeri di Kecamatan Balongan Kabupaten Indramayu sudah sangat baik, namun demikian masih perlu ditingkatkan agar diperoleh kualitas pendidikan secara keseluruhan. Peningkatan kualitas pendidikan antara lain dapat dilakukan dengan cara mengembangkan kesadaran kepada warga sekolah untuk sama-sama mengoptimalkan pemeliharaan dan pemanfaatan sarana prasarana pembelajaran dan kenyamanan situasional sekolah sehingga operasional sekolah berlangsung bagus dari input, proses hingga output.
PENGARUH PERILAKU KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP MOTIVASI KERJA GURU SD NEGERI PADA GUGUS DEWI SARTIKA DI UPTD PENDIDIKAN KECAMATAN SUKRA KABUPATEN INDRAMAYU
Sujono Sujono
Edum Journal Vol. 2 No. 2 (2019): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v2i2.47
Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis besaran pengaruh perilaku kepemimpinan kepala sekolah dan budaya organisasi terhadap motivasi kerja guru SD Negeri pada Gugus Dewi Sartika di UPTD Pendidikan Kecamatan Sukra Kabupaten Indramayu baik secara parsial maupun ganda. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam menjaring data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara perilaku kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru (2) Terdapat pengaruh yang signifikan antara budaya organisasi terhadap motivasi kerja (3) Terdapat pengaruh yang signifikan antara perilaku kepemimpinan kepala sekolah dan budaya organisasi secara bersama-sama terhadap motivasi kerja guru. Bertolak dari hasil penelitian tersebut, disarankan bahwa: (1) Hal-hal yang harus dilakukan oleh kepala sekolah dalam upaya untuk memotivasi guru adalah dengan lebih meningkatkan keterlibatan para guru dalam proses perumusan aktivitas kerja. Dimana dengan meningkatkan keterlibatan guru tersebut selain munculnya ide dan saran yang akan memperlancar proses aktivitas kerja, diharapkan pula para guru akan lebih bertanggung jawab dalam pelaksanaan tugas yang diembannya. (2) Baik guru maupun kepala sekolah diupayakan selalu menjaga tatanan nilai, kebiasaan-kebiasaan, dan kesepakatan-kesepakatan yang direfleksikan dalam tingkah laku keseharian dengan menumbuhkan kepercayaan, kekhasan, dan pola perilaku agar terbangun budaya organisasi yang kondusif sehingga menumbuhkembangan motivasi kerja guuru. (3) Guna memelihara motivasi kerja guru hendaknya dapat lebih menjaga kelancaran alur komunikasi, mempererat hubungan antar guru, serta bersikap lebih adil dan terbuka dalam penanganan konflik yang sedang terjadi.
PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI DAN PENGEMBANGAN GURU TERHADAP ETOS KERJA GURU
Edi Edi
Edum Journal Vol. 2 No. 2 (2019): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v2i2.48
Perhatian utama pembahasan dalam penelitian ini adalah menyangkut komunikasi organisasi dan pengembangan guru serta pengaruhnya terhadap etos kerja guru. Metode penelitian menggunakan metoda survey terhadap guru. Teknik pengumpulan data, selain melaksanakan observasi langsung, mengadakan wawancara dengan pihak terkait, dan menyebarkan. Hasil penelitian menyatakan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan komunikasi organisasi terhadap etos kerja guru (2) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pengembangan guru terhadap etos kerja guru SMP Negeri di Sektor 3 Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu (3) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan komunikasi organisasi dan pengembangan guru secara simultan terhadap etos kerja guru. Penulis menyarankan, bahwa: (1) Masih perlu ditingkatkan komunikasi organisasi lagi dengan mencipakan alur komunikasi yang lebih efektif di dalam organisasi sekolah (2) Sesuai hasil penelitian bahwa pengembangan guru berpengaruh secara signifikan terhadap etos kerja guru. Oleh karena itu untuk meningkatkan etos kerja guru dapat dilakukan dengan cara meningkatkan pengembangan guru melalui komunikasi yang baik, pelatihan, MGMP, organisasi guru, pemberian tanggung jawab yang jelas dan memberikan pengakuan atau apresiasi terhadap guru yang berprestasi.
SAMATURU: MENSTIMULASI SPIRIT KOLABORASI GURU UNTUK MELAKSANAKAN LESSON STUDY
Nasir Nasir;
Mujiati Mujiati;
Asrul Asrul
Edum Journal Vol. 2 No. 2 (2019): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v2i2.49
Berawal dari fakta guru-guru yang mengisolasi diri untuk berinterkasi dengan guru lain; tidak mau berbagi (sharing pengalaman) dan enggan bekerja sama menyelesaikan masalah pembelajaran, maka penelitian ini dilakukan untuk memahami nilai-nilai budaya Samaturu sehingga semangat kolaborasi guru memulai lesson study bisa tumbuh. Dengan menggunakan teori Dick & Carey, pendekatan semi research and development dipilih untuk memformulasi Model hipotetik Lesson Study berdasarkan Spirit Samaturu. Peneliti menggunakan study pustaka dan study lapangan; melakukan wawancara kepada beberapa informan yang terdiri dari tokoh masyarakat lokal, dan administrator sekolah. Data yang dikumpukan kemudian dianalisa secara sejajar; membandingkan data lapangan dan penelitian-penelitian terdahulu. Penelitian ini menyimpulkan jika budaya Samaturu mengandung nilai semangat kerjasama, tolong menolong, ikhlas dan lain-lain. Mengekstraksi nilai Samaturu akan bermanfaat untuk menumbuhkan semangat kolaborasi guru-guru. Samaturu mengajarkan kepada guru-guru agar dapat berkontribusi pada kegiatan lesson study menurut kemampuan masing-masing; berdasarkan keikhlasan dan suka rela, tanpa pamrih, dan meyakini jika kerja atau usaha tersebut bermanfaat bagi kepentingan bersama.
PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH PADA PAUD NURUL MAGHFIRAH KOTA KENDARI
Wa Rosida;
Nurzaima Nurzaima
Edum Journal Vol. 3 No. 1 (2020): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v3i1.51
Sarana dan prasarana pendidikan juga menjadi salah satu tolak ukur dari mutu sekolah. Tetapi fakta di lapangan banyak ditemukan sarana dan prasarana yang tidak dioptimalkan dan dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan pengelolaan sarana dan prasarana, dan (2) Mengetahui faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pengelolaan sarana dan prasarana. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yakni penelitian yang mengambarkan sekaligus mengkaji kondisi nyata obyek penelitian berdasarkan data-data autentik yang dikumpulkan. Subjek dalam penelitian ini adalah pengelola, guru dan operator di PAUD Nurul Maghfirah Kota Kendari. Teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan cara: Pertama, pengamatan yaitu peneliti mengamati kegiatan pihak sekolah dalam mengelola sarana dan prasarana. Kedua, wawancara, yakni melekukan tanya jawab langsung pada beberapa subjek penelitian untuk memperoleh data tentang Pengelolaan Sarana dan Prasarana di PAUD Nurul Maghfirah Kota Kendari, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa yang pertama: bentuk pengelolaan sarana dan prasarana pembelajaran di PAUD Nurul Mahgfirah Kota Kendari yaitu perencanaan, pengadaan, inventarisasi, pemanfaatan dan pemeliharaan. Kedua, faktor pendukung yaitu adanya pemahaman tentang pengelolaaan sarana dan prasarana dan kemampuan mengelola. Sedangkan penghambat pengelolaan sarana dan prasarana yaitu lingkungan sekolah yang sering dilanda banjir dan kurangnya dukungan dari masyarakat sekitar sekolah.
PENGARUH PERILAKU DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP ETOS KERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI
Sutarja Fahrudin
Edum Journal Vol. 3 No. 1 (2020): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v3i1.55
ABSTRAK Penelitian ini telah dilaksanakan dan dianalisis dengan mengambil fokus utama pada perilaku dan budaya organisasi serta pengaruhnya terhadap etos kerja guru. Metode yang digunakan adalah metode survey di mana penulis terjun langsung ke tataran empirik dengan menyebarkan angket terhadap 62 orang.Teknik pengolahan dan analisis yang digunakan adalah regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan perilaku organisasi terhadap etos kerja guru. (2) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan budaya organisasi terhadap etos kerja. (3) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan perilaku dan budaya organisasi secara bersama-sama (simultan) terhadap etos kerja guru. Bertolak dari kesimpulan tersebut penulis menyarankan, bahwa: (1) Etos kerja harus diupayakan selalu dalam kondisi bagus. Pada sisi perilaku organisasi dimensi komunikasi perlu ditingkatkan melalui program pertemuan rutin dengan guru dan memperbanyak kebersamaan. Pada sisi budaya organisasi kepala sekolah disarankan untuk memberikan peluang lebih banyak kepada guru agar berinovasi dan berkreasi.
PENGARUH KETERAMPILAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DAN PELAYANAN TENAGA ADMINISTRASI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA GURU SMA NEGERI DI KABUPATEN INDRAMAYU
Supiyanto Supiyanto
Edum Journal Vol. 3 No. 1 (2020): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v3i1.56
ABSTRAK Di sekolah masih banyak ditemukan efektivitas keja guru yang belum sesuai dengan harapan tujuan pendidikan nasional, seperti rerata hasil Ujian Nasional yang masih rendah, serta prosentasi outcome juga masih rendah. hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti lemahnya ; keterampilan manajerial kepala sekolah, pelayanan tenaga administrasi, dan sarana parasarana lainnya. Maka perlu diadakan penelitian pengaruh keterampilan manajerial kepala sekolah dan pelayanan tenaga administrasi terhadap efektivitas kerja guru. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh positif Keterampilan manajerial kepala sekolah (X1), dan Pelayanan tenaga administrasi (X2) terhadap Efektivitas kerja guru (Y). Penelitian ini merupakan penelitian survey melalui pendekatan kuantitatif dengan populasi berjumlah 961 orang guru SMAN di Kabupaten Indramayu. Pengolahan datanya menggunakan aplikasi program SPSS. Hasil dari penelitian ini diperoleh informasi ; (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan keterampilan manajerial kepala sekolah (X1) terhadap efektivitas kerja guru (Y), dengan besaran pengaruhnya 33%. (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan pelayanan tenaga administrasi (X2) terhadap efektivitas kerja guru (Y), dengan besaran pengaruhnya 22%.
MANAJEMEN KELAS DAN MANAJEMEN PEMBELAJARAN: DAMPAKNYA TERHADAP EFEKTIVITAS PROSES PEMBELAJARAN PADA SMP NEGERI DI KECAMATAN JATIBARANG KABUPATEN INDRAMAYU
Lusiana Wirastuti
Edum Journal Vol. 3 No. 1 (2020): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v3i1.58
Abstrak Penelitian ini mengkaji tentang “seberapa besar kontribusi manajemen kelas dan manajemen pembelajaran terhadap efektivitas proses pembelajaran”. Penelitian ini memfokuskan pada tingkat kontribusi manajemen kelas dan manajemen pembelajaran pada SMP Negeri di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu. Pengumpulan data dilakukan dengan angket tertutup. Sedangkan analisis data dengan pendekatan kuantitatif dengan metode survey brifat korelasional yang mencakup manajemen kelas, manajemen pembelajaran, dan efektivitas proses pembelajaran. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru di tiga SMP Negeri di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu sebanyak 54 orang yang digunakan sebagai sampel. Penelitian ini berhasil mengungkapkan beberapa temuan, yaitu manajemen kelas dan manajemen pembelajaran memberikan kontribusi terhadap efektivitas proses pembelajaran. Adapun kontribusi manajemen kelas terhadap efektivitas proses pembelajaran adalah sebesar 16% , sementara manajemen pembelajaran terhadap efektivitas proses pembelajaran 11,5% dan manajemen kelas bersama-sama manajemen pembelajaran sebesar 18,6% secara bersama-sama terhadap efektivitas proses pembelajaran pada SMP Negeri di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu.
APAKAH KEBIJAKAN REKRUTMEN PESERTA DIDIK DAN MANAJEMEN SARANA PRASARANA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS
Hendi Rohaendi
Edum Journal Vol. 3 No. 1 (2020): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v3i1.59
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran aktual mengenai pengaruh kebijakan rekrutmen peserta didik dan manajemen sarana prasarana terhadap prestasi belajar siswa di SMA. Metode penelitian yang dipakai pada penelitian ini adalah survei dengan pendekatan kuantitatif. Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 60 orang. Selain itu teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup. Teknik analisis data hasil penelitian menggunakan statistik deskriptif, regresi sederhana, dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel rekrutmen peserta didik (X1) terhadap prestasi belajar siswa (Y) sebesar 2,4%. (2) Terdapat pengaruh yang positif dan siginifikan dari variabel manajemen sarana prasarana (X2) terhadap prestasi belajar siswa (Y) sebesar 60,5%, dan (3) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel rekrutmen peserta didik (X1) dan manajemen sarana prasarana (X2) secara bersama-sama terhadap prestasi belajar siswa (Y) sebesar 60,7%. Berdasarkan penelitian ini disarankan untuk meningkatan pelayanan dalam kegiatan rekrutmen peserta didik dan peningkatan dalam pengelolaan manajemen sarana prasarana demi untuk meningkatkan hasil prestasi belajar siswa sesuai dengan harapan orang tua dan tujuan sekolah.
PENGARUH EFEKTIVITAS PELAYANAN AKADEMIK DAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DI KECAMATAN JATIBARANG KABUPATEN INDRAMAYU
Ratnaningrum Ratnaningrum
Edum Journal Vol. 3 No. 1 (2020): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v3i1.60
ABSTRAK Salah satu kegiatan yang membuat terbukanya wawasan dan ilmu pengetahuan adalah belajar. Peserta didik atau siswa bisa sukses dalam mengikuti proses pembelajaran apabila rajin membaca. Kerajinan akan membaca akan terlaksana diawali dengn minat minat belajar telah ada dalam diri siswa. Keniscayaan tersebut yang mendorong fokus penelitian ini menyangkut masalah efektivitas pelayanan akademik dan kompetensi pedagogic guru serta pengaruhnya terhadap minat baca baik parsial maupun ganda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket skala Likert, terhadap 52 orang guru sekolah menengah pertama (SMP) Negeri di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu. Pengolahan hasil penelitian menggunakan teknik analisis regresi. Uji signifikansi menggunakan uji-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan efektivitas pelayanan akademik terhadap minat belajar siswa SMP Negeri di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu. Adapun besaran pengaruh efektivitas pelayanan akademik terhadap minat belajar siswa SMP Negeri di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu. adalah 53,9%. (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi pedagogik guru terhadap minat belajar siswa SMP Negeri di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu. Adapun besaran pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap minat belajar siswa SMP Negeri di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu. adalah 49,5%. (3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan efektivitas pelayanan akademik dan kompetensi pedagogik guru secara simultan terhadap minat belajar siswa SMP Negeri di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu. Adapun besaran pengaruh efektivitas pelayanan akademik dan kompetensi pedagogik guru secara simultan terhadap minat belajar siswa SMP Negeri di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu. adalah 59,6%. Bertolak dari kondisi tersebut penulis menyarankan: (1) Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan akademik sudah efektif, tetapi karena berpengaruh terhadap minat belajar siswa maka masih ada sisi yang dapat dikembangkan yaitu yang berkaitan dengan kelengkapan instrumen berikut pendayagunaannya melalui perbaikan manajemen sarana dan prasarana. (2) Berdasarkan hasil penelitian, secara umum kompetensi pedagogik guru sudah bagus. Tetapi untuk lebih memaksimalkan minat belajar siswa, sebaiknya kepala sekolah dan guru lebih fokus pada pemahaman tentang siswa (peserta didik) agar lebih mudah mengarahkannya.