Articles
207 Documents
MANAJEMEN SARANA PRASARANA DAN KOMPETENSI PROFESIONAL TUTOR SERTA PENGARUHNYA TERHADAP MUTU PENDIDIKAN PADA PROGRAM PAKET C DI MASA PANDEMI COVID-19: Penelitian korelasional pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Di Wilayah IV Kabupaten Sumedang
Muhammad Arwan Aziz
Edum Journal Vol. 5 No. 2 (2022): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v5i2.125
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh manajemen sarana prasarana dan kompetensi professional tutor baik secara parsial maupun secara bersama-sama terhadap mutu pendidikan pada program paket C di masa pandemi Covid-19. Penelitian dengan menggunakan metode deskriptif korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan dengan menyebar angket kepada 50 orang responden yaitu tutor program paket C. Dari hasil pengolahan dan analisa data diperoleh kesimpulan bahwa: Terdapat pengaruh yang signifikan manajemen sarana prasarana dan kompetensi professional tutor secara parsial maupun bersama-sama terhadap mutu pendidikan di masa pandemic Covid-19, serta terdapat besaran pengaruh manajemen sarana prasarana dan kompetensi professional tutor secara bersama-sama terhadap mutu pendidikan di masa pandemi Covid-19. Besarnya pengaruh Manajemen sarana prasarana dan kompetensi profesional tutor terhadap mutu pendidikan di masa pandemi Covid-19 pada program paket C di PKBM Wilayah IV Kabupaten Sumedang dalam penelitian ini menguatkan dan membuktikan atau sejalan dengan pendapat beberapa ahli dan peneliti maupun penulis sebelumnya yang menyatakan bahwa pendidikan di masa pandemi covid-19 banyak dipengaruhi oleh ketersediaan sarana prasarana dan kesiapan guru dalam proses pembelajaran jarak jauh. Saran yang diberikan penulis agar pengelola lebih baik lagi dalam perencanaan dan inventarisasi sarana prasarana. Tutor dapat mengembangkan diri secara kreatif dan mengoptimalkan pemanfaatkan tekhnologi informasi dan komunikasi, serta mutu lulusan lebih ditingkatkan lagi.
PENGARUH MANAJERIAL DAN KEBIJAKAN PERIODESASI KEPALA SEKOLAH TERHADAP DISIPLIN KERJA GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN JAPARA
Suhari Suhari
Edum Journal Vol. 5 No. 2 (2022): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v5i2.126
Keberadaan guru dalam operasional Pendidikan sangat dominan peranannya. Karena begitu pentingnya maka disiplin kerja guru harus baik. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi disiplin kerja guru diantaranya manjerial kepala sekolah dan kebijakan periodesasi kepala sekolah. Maka dari itu, fokus penelitian ini adalah ingin mengetahui dan menganalisis pengaruh manajerial kepala sekolah dan kebijakan periodesasi kepala sekolah terhadap disiplion kerja guru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket skala likert, terhadap 60 orang guru. Pengolahan hasil penelitian menggunakan teknik analisis regresi. Uji signifikansi menggunakan uji-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh positif manajerial kepala sekolah terhadap disiplin kerja guru. (2) Terdapat pengaruh positif kebijakan periodesasi kepala sekolah terhadap disiplin kerja guru. (3) Terdapat pengaruh positif manajerial kepala sekolah dan kebijakan periodesasi kepala sekolah dan tidak signifikan secara simultan terhadap disiplin kerja guru. Sehubungan dengan pengaruh periodesasi kepala sekolah dan kebijakan periodesasi kepala sekolah terhadap disiplin guru tidak signifikan, sehingga untuk meningkatkan disiplin kerja guru dapat dilakukan melalui peningkatan manajerial kepala sekolah dan memaksimalkan kebijakan periodesasi kepala sekolah. Untuk meningkatkan manajerial kepala sekolah masih ada kendala pada dimensi tepat cepat menyelesaikan masalah. Oleh karena itu penulis menyarankan agar: (1) Kepala sekolah senantiasa meningkatkan kapasitas dirinya terkait manajerial kepala sekolah untuk meningkatkan disiplin kerja guru. (2) Kebijakan periodesasi kepala sekolah harus didukung semua pihak agar disiplin kerja guru terjaga sehingga dapat mewujudkan tata kelola sekolah sesuai dengan ,tujuan pendidikan.
PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN DISIPLIN KERJA GURU TERHADAP MUTU PEMBELAJARAN PADA SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN KADUGEDE KABUPATEN KUNINGAN
Andriyani Andriyani
Edum Journal Vol. 5 No. 2 (2022): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v5i2.127
Mutu pembelajaran merupakan target yang harus dicapai dalam melaksanakan proses pembelajaran. Sekolah dianggap bermutu bila berhasil mengubah sikap, perilaku dan keterampilan peserta didik dikaitkan dengan tujuan pendidikannya. Banyak faktor yang mempengaruhi mutu pembelajaran di antaranya komitmen organisasi dan disiplin kerja guru. Tujuan penelitian ini umtuk mengetahui seberapa besar pengaruh komitmen organisasi dan disiplin kerja guru terhadap mutu pembelajaran baik secara partial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket skala Likert, terhadap 59 orang guru. Pengolahan hasil penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi. Uji signifikansi menggunakan uji-F dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan komitmen organisasi terhadap mutu pembelajaran. (2) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara disiplin kerja guru terhadap mutu pembelajaran. (3) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara komitmen organisasi dan disiplin kerja guru secara bersama-sama terhadap mutu pembelajaran. Berdasarkan temuan penelitian yang telah dipaparkan, maka saran dari penulis adalah bawah guru sebagai figur utama di satuan pendidikan diharapkan untuk senantiasa meningkatkan kapasitas dirinya terkait perasaan identifikasi dengan tujuan organisasi untuk meningkatkan mutu pembelajaran, Guru selaku individu yang bergelut dalam dunia kerja harus mampu meningkatkan disiplin terhadap waktu untuk terwujudnya motivasi kerja tinggi sehingga terwujudnya peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Guru harus dapat mengembangkan dan meningkatkan potensi dan pengetahuannya untuk meningkatkan mutu input guna terciptanya mutu pembelajaran yang diharapkan.
KONTRIBUSI KEPEMIMPINAN DEMOKRATIK KEPALA SEKOLAH DAN FUNGSI KELOMPOK KERJA GURU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU SEKOLAH DASAR NEGERI GUGUS SITI ARMILAH KECAMATAN DAWUAN KABUPATEN MAJALENGKA
Asep Iman Sosanto
Edum Journal Vol. 5 No. 2 (2022): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v5i2.128
ABSTRAK Guru sebagai tombak terdepan dalam organisasi sekolah menjadi salah satu tolak ukur dalam menilai keberhasilan sekolah dalam mendidik siswa. Berdasarkan hasil observasi awal ditemukan bahwa kinerja mengajar guru belum optimal. Hal tersebut diduga disebabkan oleh rendahnya kepemimpinan demokratik kepala sekolah dan fungsi kelompok kerja guru guru. Karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk menguji kebenarannya. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan kuantitatif, serta teknik korelasional dan regresi. Teknik pengumpulan data melalui angket skala Likert terhadap 56 responden yang merupakan guru Sekolah Dasar Gugus Siti Armilah di Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka. Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) Kepemimpinan demokratik kepala sekolah berkontribusi terhadap kinerja mengajar guru Sekolah Dasar Gugus Siti Armilah di Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka, (2) Fungsi kelompok kerja guru berkontribusi terhadap kinerja mengajar guru Sekolah Dasar Gugus Siti Armilah di Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka, (3) Kepemimpinan demokratik kepala sekolah dan fungsi kelompok kerja guru secara bersama-sama berkontribusi terhadap kinerja Sekolah Dasar Gugus Siti Armilah di Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka. Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian ini diharapkan pimpinan dapat memberikan ruang atau sarana agar guru agar dapat menuangkan ide dan gagasan mereka. Tidak hanya untuk program dimasa yang akan datang melainkan juga agar guru mendapatkan tempat untuk mengutarakan kesulitan-kesulitan yang ditemui. Mengembangkan fungsi kelompok kerja guru dengan memberikan waktu khusus dan berkelanjutan untuk mendiskusikan permasalahan yang ditemukan dalam pekerjaan termasuk didalamnya hal-hal yang berkaitan dengan mendiskusikan kesulitan dalam pembelajaran. Menerapkan kedua saran diatas dengan harapan kinerja mengajar guru akan menjadi lebih optimal.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR HUMANIORA PADA MAHASISWA SARJANA TERAPAN KEBIDANAN STIKES MITRA RIA HUSADA JAKARTA
Nurul Azmi Aprianti;
Dina Martha Fitri
Edum Journal Vol. 6 No. 1 (2023): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v6i1.132
Pendidikan dan pengajaran adalah suatu proses yang sadar tujuan. Tujuan dapat diartikan sebagai suatu usaha untuk memberikan rumusan hasil yang diharapkan mahasiswa setelah melaksanakan pengalaman belajar. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, hasil belajar mata kuliah Humaniora program studi Sarjana Terapan Kebidanan (STR Kebidanan) dengan nilai rata-rata yaitu 2,60 pada tahun 2020 sampai 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas metode pembelajaran tipe TGT dibandingkan metode konvensional pada mata kuliah Humaniora. Desain penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan desain Non Equivalent Control Group Design Pretest - Posttest yang tidak equivalent, populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa STR Kebidanan STIKes Mitra RIA Husada Jakarta sebanyak 32 mahasiswa. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan total sampling dikarenakan populasi kescil atau kurang dari seratus. Analisis data menggunakan analisisi univariat dan bivariat. Hasil uji statisik menunjukkan nilai P-Value = 0,004 dengan Relative Risk (1,684) adanya keefektivitasan yang signifikan terhadap metode pembelajaran tipe TGT. Dari penelitian ini dapat disimpulkan ada keefektifitasan yang signifikan dari metode pembelajaran tipe TGT. Saran bagi STIKes Mitra RIA Husada Jakarta agar dapat melakukan monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan terhadap seluruh aspek proses pendidikan khususnya model pembelajaran yang dipakai dosen pengajar sebagai salah satu bagian terpenting dalam proses pembelajaran agar senantiasa dapat meningkatkan mutu pendidikannya.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR AQIDAH AKHLAK MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN SEMUA ORANG GURU SEMUA ORANG MURID PADA SANTRI KELAS 6 MI HUMAIRA KOTA BENGKULU
Muhammad Kristiawan;
Nadia Nur Ifani
Edum Journal Vol. 6 No. 1 (2023): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v6i1.133
Pembelajaran secara teori tanpa dibarengi dengan pembelajaran praktek akan mengurangi kebermaknaan belajar. Hal ini berakibat pada nilai ulangan akhir siswa yang kurang memuaskan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak kelas VI MI Humaira dengan menggunakan strategi pembelajaran All Teacher All Student. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI A MI Humaira dengan menggunakan metode Model Collection Action Research (CAR) Kemmis dan McTaggart. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahapan. Yakni perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran Semua Guru Dan Semua Siswa efektif dalam meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Aqidah Akhlak siswa kelas enam A MI Humaira tahun pelajaran 2021/2022. Hasil belajar kelas VI A MI Humaira' pada siklus I sebesar 73%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 89%, sehingga menunjukkan peningkatan sebesar 16%. Dari hasil data tersebut dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran All Teacher All Student kelas VI MI Humaira’ Mata Pelajaran Aqidah Akhlak merupakan media pembelajaran yang valid, praktis dan efektif untuk hasil belajar siswa
BERTAHAN DI MASA PANDEMI: PENDEKATAN MENGAJAR GURU DI DAERAH TERPENCIL
Nelfi Nelfi;
Nasir Nasir;
Apriani Safitri
Edum Journal Vol. 6 No. 1 (2023): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v6i1.134
Virus corona (covid 19) mengakibatkan adanya perubahan dalam dunia pendidikan dari pembelajaran tatap muka menjadi jarak jauh sehingga menuntut adanya sebuah trasformasi digital dengan menggunakan media teknologi. Oleh karena itu, diperlukan penelitian yang dapat memberikan informasi terkait dengan pendekatan yang dilaksanakan pada masa covid 19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendekatan yang digunakan guru dalam mengajar di masa pandemi covid 19 di SMP pada daerah terpencil. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan (orang yang diwawancarai) adalah 3 orang kepala sekolah dan 18 orang guru. Selain itu, peneliti juga menggunakan angket untuk memperoleh data tentang nama guru, usia, lokasi sekolah, jenjang pendidikan terakhir, jenis kelamin guru, strategi pembelajaran, dan media pembelajaran yang digunakan guru selama masa pandemi. Analisis data menggunakan prosedur interasis analisis, meliputi: reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau penyimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa pendekatan mengajar guru di daerah terpencil yaitu strategi offline, online dan hybrid. Di samping itu, peneliti juga menemukan bahwa usia guru menentukan strategi pembelajaran yang digunakan
HUBUNGAN MANAJEMEN PEMBELAJARAN DENGAN PRESTASI SEKOLAH SMP NEGERI DI KECAMATAN LOHBENER KABUPATEN INDRAMAYU
Omih Rochimi
Edum Journal Vol. 6 No. 1 (2023): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v6i1.135
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan manajemen pembelajaran dengan prestasi sekolah SMP Negeri di Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah tenaga pendidik SMP Negeri di Kecamatan Lohbener Indramayu. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh, yaitu dengan mengambil semua anggota populasi sejumlah 58 orang tenaga pendidik. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner. Pada penelitian ini, uji normalitas dan linearitas dilakukan terlebih dahulu sebelum uji hipotesis dilakukan. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara manajemen pembelajaran dengan prestasi sekolah SMP Negeri di Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu. Temuan ini mengimplikasikan bahwa kualitas manajemen pembelajaran di sekolah memiliki hubungan dengan kualitas prestasi sekolah. Hal ini dapat menjadi masukan khususnya bagi objek penelitian sebagai langkah perbaikan untuk meningkatkan prestasi sekolah melalui perbaikan sistem manajemen pembelajaran di sekolah.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU PEGAWAI NEGERI SIPIL SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI DI EKS KAWEDANAN INDRAMAYU
Asni Zulfah
Edum Journal Vol. 6 No. 1 (2023): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v6i1.136
Kepuasan kerja sebagai salah satu penunjang keberhasilan pelaksanaan tugas fungsional guru masih kurang. Berdasarkan hasil observasi awal diduga hal tersebut disebabkan oleh gaya kepemimpinan kepala sekolah yang berbeda dan rendahnya motivasi kerja guru. Karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk menguji kebenarannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif, serta teknik analisis data menggunakan analisis regresi.Teknik pengumpulan data melalui angket skala Likert terhadap 108 responden. Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) Gaya kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap kepuasan kerja guru, (2) Motivasi kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja guru, (3) Gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap motivasi kerja guru. Temuan ini mengimplikasikan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja adalah dua faktor yang berpengaruh terhadap kepuasan kerja guru, akan tetapi masih banyak faktor yang berpengaruh terhadap kepuasan kerja yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Penulis menyarankan bahwa upaya perbaikan yang dapat dilakukan, khususnya dalam meningkatkan kepuasan kerja guru, diantaranya: (1) kepala sekolah dalam menggerakkan bawahannya supaya dapat melaksanakan tugas dan fungsinya, sebaiknya memandang bawahan secara holistik sebagai individu yang berbeda dan menerapkan gaya kepemimpinan yang disesuaikan dengan tingkat kesiapan bawahannya untuk meningkatan kepuasan kerja guru, (2) guru diharapkan menjalin hubungan yang baik dengan kepala sekolah dan sesama guru agar dapat melaksanakan tugas dengan nyaman dan menyenangkan sehingga kepuasan kerja guru SMK Negeri di Eks Kawedanan Indramayu akan lebih baik lagi. Berdasarkan hasil analisis regresi, diperoleh hasil bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja baik secara parsial maupun simultan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja guru.
PENGARUH KEBIJAKAN MERDEKA BELAJAR DAN MANAJEMEN PEMBIAYAAN TERHADAP MUTU PEMBELAJARAN SMKN DI EKS KEWEDANAAN INDRAMAYU
Yayah Sa'diyah
Edum Journal Vol. 6 No. 1 (2023): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/edumjournal.v6i1.137
Guru sebagai kunci utama sekolah bermutu yang berawal dari proses kegiatan pembelajaran, mutu pembelajaran di SMK masih kurang baik. Berdasarkan hasil observasi awal diduga hal tersebut dapat dipengaruhi oleh kebijakan pendidikan salah satunya kebijakan merdeka belajar dan manajemen pembiayaan di sekolah. Karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk menguji kebenarannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh kebijakan merdeka belajar dan manajemen pembiayaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif, serta teknik analisis data menggunakan analisis regresi. Teknik pengumpulan data melalui angket skala Likert terhadap 77 responden. Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) Kebijakan merdeka belajar berpengaruh terhadap mutu pembelajaran, (2) Manajemen pembiayaan berpengaruh terhadap mutu pembelajaran, (3) kebijakan merdeka belajar dan manajemen pembiayaan secara bersama-sama berpengaruh terhadap mutu pembelajaran. Temuan ini mengimplikasikan bahwa kebijakan merdeka belajar dan manajemen pembiayaan adalah dua faktor yang berpengaruh terhadap mutu pembelajaran, akan tetapi masih banyak faktor yang berpengaruh terhadap mutu pembelajaran yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Penulis menyarankan bahwa upaya perbaikan yang dapat dilakukan, khususnya dalam meningkatkan mutu pembelajaran, diantaranya: (1) Manajemen dan tenaga pendidik mengikuti perkembangan Merdeka Belajar untuk menjaga mutu pembelajaran , (2) Manajemen selalu mengontrol standar pembiayaan, (3) Manajemen memberikan kesempatan kepada guru untuk mengikuti pelatihan Merdeka Belajar sehingga dapat mengembangkan metode pembelajaran yang tidak monoton dan media pembelajaran yang digunakan dengan memanfaatkan teknologi pembelajaran sehingga dapat mempengaruhi mutu pembelajaran SMKN di Eks Kewedanaan Indramayu akan lebih baik lagi. Berdasarkan hasil analisis regresi, diperoleh hasil bahwa kebijakan merdeka belajar dan manajemen pembiayaan secara parsial maupun simultan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap mutu pembelajaran.