TEKNOKOM : Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sistem Komputer
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sistem Komputer (TEKNOKOM) with frequency 2 (two) times a year, ie in March and September. The editors receive scientific writings from lecturers, teachers and educational observers about the results of research, scientific studies and analysis and problem solving closely related to the field of ICT and System Computer.
Articles
139 Documents
MANFAAT PENERAPAN MARKETING ONLINE (MENGGUNAKAN E-COMMERCE DAN MEDIA SOSIAL) BAGI USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM)
Mukhsin
TEKNOKOM Vol. 2 No. 1 (2019): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (346.493 KB)
|
DOI: 10.31943/teknokom.v2i1.25
Perkembangan teknologi tidak hanya mengubah cara berkomunikasi masyarakat namun juga metode perdagangannya. Pertumbuhan e-commerce yang semakin banyak berguna menjadi tempat jual-beli barang secara online yang bisa digunakan oleh pengusaha. Kesempatan ini tidak dilewatkan oleh para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), dimana marketplace untuk UMKM dimanfaatkan oleh pemilik usaha kecil menengah. Selama ini kendala yang selalu dihadapi oleh UMKM adalah masalah pemasaran, apalagi untuk UMKM di daerah. Media Sosial masih sebagai aktifitas pribadi, itu yang masih terlihat di pelaku UMKM, belum terjadi adanya kesungguhan Media Sosial menjadi bagian aktifitas strategis yang mewakili usaha. UMKM menjadi bagian dari perhatian karena kemampuan memahami bidang IT memang masih sangat beragam, sehingga kepedulian terhadap UMKM dimulai dari lingkungan sekitar dengan memacu partisipasi UMKM menggunakan media yang terjangkau menurut daya konsumsi UKM. Dengan adanya e-commerce merupakan peluang bagi UMKM, karena dengan menggunakan marketplace memungkinkan pasar UMKM akan lebih luas dan promosi lebih murah. Dari sisi promosi keuntungan berjualan di marketplace untuk UMKM melalui online adalah bisa menjaring lebih banyak pelanggan yang lebih luas. Semua orang yang terhubung dengan internet bisa melihat promosi tanpa terbatasi oleh geografis.
RANCANGAN ALAT INDIKATOR LEVEL TEGANGAN BATERAI BERBASIS OPERATIONAL AMPLIFIER (OP AMP)
Muh Pauzan
TEKNOKOM Vol. 2 No. 1 (2019): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (520.315 KB)
|
DOI: 10.31943/teknokom.v2i1.26
Telah dilakukan rancangan alat indikator level tegangan dengan memanfaatkan operational amplifier (op amp) sebagai komparator. Alat yang dibuat digunakan untuk mengetahui level tegangan dua baterai Li-Ion 3.7V yang disusun seri. Tegangan habis (end voltage) untuk dua baterai adalah 6 V dan tegangan maksimumnya 8.4 V. Tapi pada alat yang dibuat ditentukan 8 V sebagai tegangan maksimum. Terdapat empat indikator, pertama indikator LED merah untuk 25% (6.5V) tegangan baterai, LED kuning untuk 50% (7V), LED hijau untuk 75% (7.5V) dan LED biru untuk 100% (8V) tegangan baterai. LED akan menyala jika output op amp adalah high. Output high terjadi jika tegangan masuk Vin yang melalui pin 2 lebih besar daripada tegangan referensi ref pada pin 3 op amp.Dilakukan perhitungan secara teoritis kemudian dibuat rangkaiannya menggunakan softwareProteus.
IMPLEMETASI METODE AHP (ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS) DALAM PENENTUAN TEMPAT WISATA AGRO (STUDI KASUS DI KECAMATAN PEGANTENAN, PAMEKASAN, MADURA)
Hoiriyah Hoiriyah;
Syaiful Bahri
TEKNOKOM Vol. 2 No. 1 (2019): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (467.804 KB)
|
DOI: 10.31943/teknokom.v2i1.27
Penggunaan sistem penunjang keputusan pada saat ini sudah semakin banyak digunakan tidak hanya saja oleh para pakar pengambil keputusan tetapi juga oleh masyarakat dalam penentuan pilihan terhadap suatu hal. Mengunjungi tempat wisata bagi masyarakat sekarang telah menjadi sebuah kebutuhan. Informasi yang relevan dan akurat tentang tempat wisata perlu disajikan lebih interaktif, agar pengguna informasi merasa terbantu. Karena itu dibutuhkan sebuah metode untuk dapat menyajikan informasi yang disampaikan, karena itu data diolah menggunakan metode sistem penunjang keputusan yang memberikan layanan interaksi dengan pengguna dengan menentukan nilai bobot kepentingan untuk setiap kriteria. Model pendukung keputusan ini akan menguraikan masalah multi faktor atau multi kriteria yang kompleks menjadi suatu hirarki. Beberapa kriteria penunjang keputusan antara lain Ketersediaan sumber daya dan daya tarik wisata, Fasilitas pariwisata dan fasilitas umum, Aksesebilitas, Kesiapan dan Keterlibatan masyarakat, dan Posisi strategis pariwisata. Berdasarkan nilai yang telah diberikan pada kriteria dan alternatif maka didapat hasil bahwa nilai Desa Plakpak mendapatkan rangking pertama dengan persentase 11.2 %, ditingkat kedua yaitu Desa Tebul Timur dengan persentase 10.4 %, diperingkat tiga Desa Tlagah 10.3 %, maka Desa terbaik adalah Desa Plakpak.
RANCANGAN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI JASA PELABUHAN KAPAL TANKER (Studi Kasus: PT. PERTAMINA (PERSERO) RU VI BALONGAN)
Mukhfid;
Maman Suparman
TEKNOKOM Vol. 2 No. 1 (2019): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (340.81 KB)
|
DOI: 10.31943/teknokom.v2i1.31
Dalam menjaga ketahanan Energi khususnya di daerah Indramayu. PT.Pertamina (Persero) Refinery Unit VI (RU VI) Balongan mengolah minyak mentah dan menyalurkan hasil pengolahan melalui jalur darat dan jalur laut. Dalam pendistribusian melalui laut, Kapal-kapal tanker yang beraktivitas di pelabuhan tidak lepas dari jasa pelabuhan yang terdiri dari jasa labuh, jasa tambat, jasa pandu, jasa tunda, jasa service, jasa rambu dan jasa penerimaan uang perkapalan (PUP) 7A & 7F. Fungsi Marine sebagai operator pelabuhan di RU VI Balongan memiliki tanggung jawab dalam mengelola jasa pelabuhan mulai dari pengurusan dokumen, perhitungan jasa pelabuhan sampai dengan pembayaran kepada KUPP Indramayu dan PT. Pelindo II cabang cirebon. Saat ini proses pengelolaan jasa pelabuhan di bagian administrasi belum optimal dimana dalam penyajian data jasa pelabuhan setiap kapal membutuhkan waktu yg lama, dalam pembuatan laporan bulanan operator menginput kembali yang telah di proses dari awal sampai akhir bulan sehingga melakukan aktifitas yang tidak produktif, penelusuran data lama dan tingkat keamanan data masih rendah. Penelitian ini dilakukan untuk merancang sistem informasi jasa pelabuhan dengan tujuan untuk menyempurnakan proses pengelolaan jasa pelabuhan saat ini. Metodologi dalam “Pengembangan Sistem Informasi Jasa Pelabuhan Kapal Tanker Di PT. Pertamina (Persero) Refinery Unit VI Balongan” ini dengen pendekatan Terstruktur dan Tools yang digunakan adalah FOD, DAD, ERD. Diharapkan hasil dari sistem informasi yang dikembangkan memberikan informasi yang cepat dan tepat bagi tim manajemen dalam menerima laporan bulanan untuk pembayaran jasa setiap tahunnya kebutuhan dan muatan operasional kilang dan kapal ,fasilitas dermaga dan tenaga kerja dalam membantu di pelabuhan.
PENERAPAN MODEL PENGEMBANGAN GAMEGDLC (GAME DEVELOPMENT LIFE CYCLE )DALAM MEMBANGUN GAME PLATFORM BERBASIS MOBILE
Rio Andriyat Krisdiawan;
Darsanto
TEKNOKOM Vol. 2 No. 1 (2019): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (640.897 KB)
|
DOI: 10.31943/teknokom.v2i1.33
Permainan atau yang sering disebut games merupakan salah satu aktivitas yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang dalam mencari hiburan dan kesenangan. Perkembangan games dari masa kemasa semakin beragam jenis dan aktivitasnya. Mulai dari games tradisonal yang dilakukan secara konvensional sampai dengan games yang dilakukan dengan teknologi.Dilihat dari perkembangan teknologi, games bukan lagi sebagai aktivitas yang sulit untuk dimainkan, games dapat dimainkan dimana saja melalui perangkat teknologi apapun.Perkembangan games selain dari teknologi, juga sangat berkembang dari segi jenis/genre dari games itu sendiri, yang menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna/player. Berbagai genre game pun muncul, seperti genre action, adventure, RPG, simulasi, strategi dan lainnya.Pada penelitian kali ini peneliti berfokus kepada subgenre games action yaitu platform games. Beberapa platform games yang terkenal yaitu Mario bros, Jumping Flash, Donkey Kong. Games yang ringan tetapi memiliki unsur kesenangan dan menantang bagi yang memainkannya. Peneliti merasa tertarik dalam meneliti bagaimana membangun sebuah game platform dengan teknik pengembangan game GDLC (Game Development Life Cycle), dengan model perancangan game menggunakan model UML(Unifield Modeling Language). Game yang akan dikembangkan yaitu game platform yang merupakan subgenre dari genre actiongames yang dapat dijalankan pada perangkat mobile phone berbasis android.
SISTEM MONITORING MESIN MENGGUNAKAN MULTIPROSESOR SERI AVR DENGAN METODA POOLING
Eko Travada SP;
Darsanto
TEKNOKOM Vol. 2 No. 1 (2019): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (523.648 KB)
|
DOI: 10.31943/teknokom.v2i1.34
Pemilihan teknologi untuk mendeteksi mesin industri dengan nilai ekonomis rendah, mudah perawatan tapi dengan presisi yang baik umumnya menjadi pilihan di dalam suatu industri agar biaya operasional tidak terlalu tinggi. Teknologi yang bisa digunakan adalah mikrokontroller. Mikrokontroller adalah suatu prosesor yang penggunaan bersifat khusus bukan untuk multi user seperti halnya mikroprosesor di suatu perangkat komputer. Mikrokontroler dengan kelebihannya yaitu memiliki nilai ekonomis tapi tetap memiliki presisi yang baik memiliki keterbatasan di kecepatan dan kapasitas memory. Untuk itu dibutuhkan suatu algoritma yang cukup efisien agar dapat bekerja sesuai dengan yang diinginkan. Tantangan dalam riset ini adalah menggunakan mikrokontroler secara real time (waktu nyata) untuk memonitor mesin yang berjumlah puluhan. Dalam penelitian ini dikembangkan suatu multiprosesor dalam arti menggunakan mikrokontroller lebih dari satu unit dan algoritma tertentu agar dapat secara bersamaan memonitor mesin dan saat itu juga menampilkan kondisi mesin industri yang berjumlah puluhan. Dalam penelitian ini jumlah mesin yang dimonitor yaitu 80 buah dan bisa dirubah sesuai setting di memori mikro.
DEVICE-TO-DEVICE (D2D) COMMUNICATION PADA JARINGAN SELULAR
R. Purnama
TEKNOKOM Vol. 2 No. 1 (2019): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (613.8 KB)
|
DOI: 10.31943/teknokom.v2i1.35
Didalam sebuah sistem telekomunikasi selular yang konvensional, perangkat-perangkat pengguna (UE) adalah tidak dimungkinkan untuk saling berkomunikasi secara langsung (direct communication) didalam bandwidth selular yang berlisensi. Semua komunikasi yang berlangsung harus melalui eNB atau base station (BS) sebagai jaringan inti (core network). Suatu kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas jaringan dalam memenuhi permintaan-permintaan yang terus berkembang dari para pengguna telah membawa pada evolusi jaringan-jaringan telekomunikasi selular dari generasi pertama (1G) hingga generasi ke lima (5G). Sebuah metode baru D2D Communication diperkenalkan dalam standar telekomunikasi selular konvensional terbaru LTE. Metode D2D Communication ini diantaranya diterapkan pada sistem radio keselamatan publik (public safety radio system). Dan saat ini, sistem radio keselamatan publik yang berbasis LTE tersebut sedang dipertimbangkan untuk digunakan karena dapat mengurangi biaya-biaya operasional dan pembangunan jaringan. Fungsi-fungsi komunikasi secara langsung dengan membypass eNB (tanpa melibatkan eNB) telah diperkenalkan didalam standar spesifikasi 3GPP Release 12 LTE-Advanced untuk sistem radio keselamatan publik sehingga komunikasi-komunikasi dapat disediakan bahkan jika sebuah eNB mengalami down (failure atau kerusakan) karena adanya suatu bencana dengan skala yang besar, gempa bumi atau tsunami dsb. Fungsi-fungsi Device Discovery yang memungkinkan D2D komersial juga diperkenalkan pada release 12 tersebut.
UJI KERENTANAN KEAMANAN SERVER MENGGUNAKAN SCADA SHODAN
Joko Dwi Santoso
TEKNOKOM Vol. 2 No. 2 (2019): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (428.899 KB)
|
DOI: 10.31943/teknokom.v2i2.37
Keamanan telah menjadi aspek penting bagi dunia internet. Layanan dalam sebuah server harus memiliki tingkat keamanan yang terjamin, agar layanan hanya dapat diakses oleh orang yang berhak untuk mengakses layanan tersebut. Keamanan server saat ini sangat penting karena menyangkut privasi seseorang maupun privasi sebuah lembaga atau perusahaan. Meningkatnya kasus pencurian data di dunia internet juga menjadi salah satu latar belakang pentingnya sebuah keamanan server. Mengukur tingkat keamanan sebuah server dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya dengan melakukan penilaian kerentanan dan pengujian penetrasi. Penilaian kerentanan dan pengujian penetrasi adalah dua pengujian kerentanan yang berbeda. Dua metode ini memiliki kekuatan yang berbeda dan tentunya menghasilkan sebuah nilai pengukuran yang berbeda. Setelah mendapatkan sebuah nilai kerentanan dalam sebuah server diharapkan kedepanya dapat menentukan solusi yang tepat untuk mengatasi kerentanan tersebut.
PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI POSYANDU DI KECAMATAN SINDANG KABUPATEN INDRAMAYU (Studi Kasus : Posyandu Mawar Desa Panyindangan Wetan)
Stephanie Betha Rossi Hersianie;
Bakhrul Ullum
TEKNOKOM Vol. 2 No. 2 (2019): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (190.476 KB)
|
DOI: 10.31943/teknokom.v2i2.38
Posyandu Mawar merupakan suatu unit layanan kesehatan yang bertugas untuk melakukan pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) di wilayah RW 02 Desa Panyindangan Wetan Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu. Saat ini, proses manajemen data di Posyandu Mawar masih dilakukan secara manual dengan cara mencatatkan data ke dalam tujuh (7) format register. Cara tersebut dinilai tidak efisien karena menyebabkan kesulitan dalam proses manajemen data Posyandu Mawar. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka penulis bermaksud mengembangkan suatu sistem informasi posyandu berbasis web dengan menggunakan bahasa pemograman PHP dan MySQL sebagai sistem manajemen basis data. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode terstruktur. Alat yang digunakan dalam analisis dan perancangan sistem adalah Flow Of Diagram (FOD), Diagram Arus Data, Entity Relationship Diagram (ERD), Desain InputOutput sehingga menghasilkan suatu aplikasi yang terpadu. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi pengolahan data posyandu yang dapat membantu pihak Posyandu Mawar dalam melaporkan kegiatan pelayanan terhadap bayi dan ibu hamil. Pada pengembangan selanjutnya, diharapkan sistem informasi posyandu ini dilengkapi dengan fitur grafik pita KMS untuk memantau perkembangan berat badan anak.
ENCRYPTION SECURITY SHARING DATA CLOUD COMPUTING BY USING AES ALGORITHM: A SYSTEMATIC REVIEW
Taufik Hidayat
TEKNOKOM Vol. 2 No. 2 (2019): TEKNOKOM
Publisher : Department of Computer Engineering, Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (380.619 KB)
|
DOI: 10.31943/teknokom.v2i2.39
Teknologi cloud computing merupakan revolusi yang dapat berbagi sumber daya, layanan dan data di antara pengguna melalui jaringan. Karena jutaan pengguna menggunakan hak yang sama pada jaringan untuk mentransfer data, maka data menjadi lebih rentan terhadap serangan keamanan dari pihak yang tidak memiliki hak akses atau penyusup. Sistem untuk keamanan data sekarang berkonsentrasi pada penyediaan keamanan internet dalam penyimpanan data cloud, tetapi kurang memperhatikan terhadap keamanan data saat sedang melakukan transfer data. Mempertimbangkan keamanan sebagai masalah yang sangat berpengaruh, sistem yang diusulkan berkonsentrasi pada penyediaan keamanan untuk mentransfer data menggunakan teknik enkripsi. Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pendekatan yang diusulkan meningkatkan keamanan sistem secara keseluruhan membuat penyusup sulit untuk mengambil data yang di transfer. Untuk mencegah itu semua penulis mengusulkan metode enkripsi pada cloud computingdengan menggunakan algoritma AES (Advanced Encryption Standard) yang dapat melakukan proses pengamanan dalam proses transfer data maupun penyimpanan data. Metode yang dilakukan dalam mencari usulan penelitian menggunakan sistematika review, karena metode SLR mampu berikan usulan dan peluang bagi penelitian pada masa mendatang.