cover
Contact Name
Arief Hidayat Afendi
Contact Email
pgsd@umc.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
arief.hidayat@umc.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal PGSD
ISSN : 20888295     EISSN : 26859742     DOI : -
Jurnal Ilmiah tentang Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Cirebon.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2017): Juli-Desember" : 7 Documents clear
PENERAPAN MODEL KONSTRUKTIVISME RADIKAL UNTUK MENINGKATKN HASIL BELAJAR SISWA PADA Diana Setiana
Jurnal PGSD Vol 3 No 2 (2017): Juli-Desember
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v3i2.794

Abstract

Hasil observasi diperoleh data dari 28 siswa kelas IV SD Negeri 1 Ujunggebang Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon. hasil pembelajaran mata pelajaran PKn materi tentang sistem pemerintahan di kelas IV yang mencapai KKM hanya 8 siswa atau 29% dari 28 siswa, sedangkan 20 siswa atau 71% belum mencapai nilai KKM. Dari hasil observasi tersebut maka peneliti tertarik untuk melakukan suatu penelitian Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Negeri 1 Ujunggebang Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon yang berjumlah 28 siswa yang terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Pada pelaksanaan penelitian dimulai pada bulan Maret 2017 sampai dengan Agustus 2017 selama 6 bulan. Desain penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah desain penelitian Kemmis dan McTaggart. Kemmis & McTaggart merupakan pengembangan konsep dasar diperkenalkan oleh Kurt Lewin sebagaimana yang diutarakan. Nilai rata-rata pra siklus yaitu sebesar 54,82 dan ketuntasan hasil belajar klasikal sebesar 32,75% sebelum menerapkan model pembelajaran konstruktivisme radikal yang dijadikan sebagai perbandingan ketika siklus yaitu setelah menerapkan model pembelajaran konstruktivisme radikal. Dilanjutkan dengan siklus I yaitu terdapat nilai rata-rata sebesar 63,79 dan ketuntasan hasil belajar klasikal sebesar 55,17%. Siklus II yaitu terdapat nilai rata-rata sebesar 74,65 dan ketuntasan hasil belajar klasikal sebesar 84,48%. Kesimpulan yaitu: Pelaksanaan model pembelajaran konstruktivisme radikal pada hasil belajar siswa tentang sistem pemerintahan kabupaten, kota dan provinsi kelas IV SD Negeri 1 Ujunggebang Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon berjalan dengan baik, respon siswa terhadap penggunaan model pembelajaran konstruktivisme radikal pada materi sistem pemerintahan kabupaten, kota dan provinsi kelas IV SD Negeri 1 Ujunggebang Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon sangat baik, Hasil belajar siswa pada pembelajaran PKn materi sistem pemerintahan kabupaten, kota, dan provinsi kelas IV SD Negeri 1 Ujunggebang Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Konstruktivisme Radikal, Hasil Belajar dan PKn
PENERAPAN METODE ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Hanikah Hanikah
Jurnal PGSD Vol 3 No 2 (2017): Juli-Desember
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v3i2.795

Abstract

Dari hasil observasi dan wawancara dapat disimpulkan kurangnya aktivitas belajar yang mengakibatkan rendahnya hasil belajar dikarenakan metode pembelajaran guru hanya menggunakan metode ceramah yang membuat anak bosan dan mengantuk yang mengakibatkan aktivitas belajar kurang menyenangkan dan hasil belajar menurun. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDN I Gebang Udik tahun ajaran 2016/2017 berjumlah 36 siswa yang terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Sumber data yang digunakan adalah informasi dari narasumber yaitu guru kelas III dan siswa sebagai objek penelitian, hasil pengamatan proses dan data pembelajaran tema pendidikan dengan menggunakan metode role playing, dan dokumen resmi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes, dan kajian dokumen. Penggunaan metode role playing menerapkan metode bermain peran pada materi pantun, yaitu disusun rencana pelaksanaan pembelajaran yang sesuai dengan langkah-langkah bermain peran, membuat lembar kerja siswa, disiapkan juga aktivitas siswa serta alat evaluasi untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi pantun yang digunakan pada setiap akhir proses pembelajaran. Penggunakan metode role playing dapat meningkatkan aktifitas belajar siswa, dengan menggunakan role playing siswa merasa senang dalam belajar dan tidak cepat merasa bosan, hasilnya aktifitas siswa meningkat. Hasil belajar Siswa Kelas III SDN 1 Gebangudik menggunakan metode Role Playing dalam kategori sangat baik, hal ini terbukti dari nilai tuntas yang dicapai siklus 1 (72%), pada siklus 2 (74%), siklus 3 (92%).Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa penelitian dilaksanakan dalam dua siklus untuk hasil yang memuaskan. Pada hasil siklus I diperoleh hasil belajar mengalami peningkatan dibandingkan hasil belajar pada prasiklus. Hasil rata-rata kelas pada siklus I adalah 70,22, aktivitas siswa 69,78 dan performansi guru baik. Pada siklus II juga mengalami peningkatan rata-rata kelas menjadi 81,82 jumlah yang memenuhi KKM sebanyak 29 siswa (93,54%), aktivitas siswa 82,23 dan performansi guru sangat baik. Kata Kunci: Aktivitas dan Hasil Belajar, Metode Role Playing
Model Pembelajaran Inkuiri Berkarakter pada mata pelajaran IPA materi perpindahan panas di Sekolah Dasar Mimin Darmini
Jurnal PGSD Vol 3 No 2 (2017): Juli-Desember
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v3i2.796

Abstract

Tujuan dari pendidikan karakter menurut Muslich pendidikan karakter adalah pendidikan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter dan akhlah mulia peserta didik secara utuh, terpadu, dan seimbang. Melalui pendidikan karakter diharapkan peserta didik mampu secara mandiri meningkatkan dan menggunakan pengetahuannya, mengkaji dan menginternalisasi, serta mempersonalisai nilai-nilai karakter dan akhlak. Kata Kunci: Pendidikan, Model, Inkuiri
Upaya meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar dengan metode role playing dalam mata pelajaran matematika materi uang pada siswa kelas III SD Negeri Srengseng I Tahun Ajaran 2013/2014 Rifqi Hidayat; Nur Asyah; Reni Andriyani
Jurnal PGSD Vol 3 No 2 (2017): Juli-Desember
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v3i2.797

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas III SD Negeri Srengseng I Kabupaten Cirebon dalam pembelajaran matematika. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: untuk mengetahui aktivitas guru dalam menggunakan metode role playing pada pembelajaran matematika, untuk mengetahui aktivitas belajar siswa menggunakan metode role playing pada pembelajaran matematika, dan untuk mengetahui hasil belajar siswa menggunakan metode role playing pada pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Desain penelitian tindakan kelas yang digunakan adalah model Kemmis dan Mc Tagart. Dalam penelitian tindakan kelas ini terdapat empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi Guru, lembar observasi Siswa, dan lembar tes. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar matematika. Pada siklus I persentase aktivitas guru dalam pembelajaran menggunakan role playing sebesar 70%, tergolong pada kriteria kuat dan pada siklus II sebesar 82,5 % tergolong pada kriteria sangat kuat. Jadi peningkatan yang terjadi sebesar 12,5%. Persentase aktivitas belajar siswa pada siklus I yaitu 69,8 % tergolong pada kriteria kuat dan siklus II yaitu 77,5% tergolong pada kriteria kuat. Jadi peningkatan yang terjadi sebesar 7,7%. Presentase hasil belajar peserta didik siklus I yaitu 68,9% tegolong pada kriteria kuat dan siklus II yaitu 93,1% tegolong pada kriteria sangat tinggi. Jadi peningkatan yang terjadi sebesar 24,2%. Kata kunci: Metode Role Playing dan Hasil Belajar Matematika
PENGGUNAAN MULTIPLE INTELLEGENCE PADA MATERI ALAT PERNAPASAN MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Rinto Rinto; Fachrurodji Fachrurodji; Ika Nurprihandini
Jurnal PGSD Vol 3 No 2 (2017): Juli-Desember
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v3i2.798

Abstract

Istilah intellegence atau kecerdasan bukanlah sesuatu yang baru bagi kita sebagai pendidik. Namun sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, ilmu tentang intelligence pun berkembang.Banyak sekali ahli dari berbagai bidang disiplin ilmu melakukan penelitian tentang otak manusia secara fisik maupun potensinya. Subyek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Dompyongkulon Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon yang berjumlah 30 orang. Dari 30 siswa jumlah keseluruhan ada 18 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Penelitian akan dilaksanakan selama 6 bulan yaitu dimulai pada bulan Maret sampai dengan bulan Agustus 2017. Adapun jenis metode penelitian yang saya gunakan adalah penelitian PTK dengan model Kemmis dan Mc. Taggart. Model Kemmis dan Mc. Taggart adalah merupakan model pengembangan dari model Kurt Lewin. Data awal tes hasil belajar mata pelajarn IPA materi alat pernapasan manusia, di dapatkan data bahwa hanya 9 siswa atau dengan persentase 30% yang mendapat nilai tuntas diatas KKM sedangkan sisanya 21 siswa belum tuntas dengan nilai persentase 70%. Hasil dari siklus pertama mengalami peningkatan yang tuntas hanya 15 siswa atau di persentasekan hasilnya adaah 50% siswa sedangkan sisanya siswa yang belum tuntas adalah 15 siswa atau 50 % . Tes hasil dari siklus II yang tuntas 27 siswa atau di persentasekan hasilnya adalah 90% siswa, sedangkan sisanya siswa yang belum tuntas adalah 3 siswa atau dipersentasekan adalah 10%.n Kesimpulan yaitu: Penggunaan pendekatan multiple intellegence dilakukan berhasil dalam peningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan masalah proses pembelajaran,Proses aktivitas belajar siswa yang terdiri dari aspek pengetahuan, aspek keaktifan, dan aspek sikap, hasil belajar siswa ditandai dengan hasil penelitian mendapat nilai yang tuntas mengalami peningkatan. Kata Kunci: Multiple Intellegence, alat Pernafasan pada Manusia, Hasil Belajar
PENGARUH PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING TENTANG ALAT PENCERNAAN MANUSIA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA Sati Sati
Jurnal PGSD Vol 3 No 2 (2017): Juli-Desember
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v3i2.799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode problem solving tentang alat pencernaan manusia dalam meningkatkan prestasi belajar siswa kelas V SD Negeri 4 Klangenan Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif. Fokus penelitian dalam penelitian kualitatif diarahkan pada tiga pendekatan, yaitu informatical approach, pendekatan partisipatif murni, dan pendekatan literer atau dokumentatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi, lembar wawancara, dan tes (pre test dan post test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh penerapan metode problem solving tentang alat pencernaan manusia dalam meningkatkan prestasi belajar siswa berkriteria baik, sehingga pembelajaran yang dilakukan menjadi lebih menarik, siswa mampu memecahkan masalahnya sendiri, aktivitas siswa menjadi lebih aktif, lebih percaya diri, dan mampu memahami materi pembelajaran. Kata Kunci: Metode Problem Solving, Alat Pencernaan Manusia, dan Prestasi Belajar.
DIVERSIFIKASI KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ARIEF HIDAYAT AFENDI
Jurnal PGSD Vol 3 No 2 (2017): Juli-Desember
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v3i2.801

Abstract

Pengembangan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan, potensi, dan kondisi daerah maupun sekolah memerlukan penerjemahan dari pihak sekolah maupun daerah tentang mau ke mana pendidikan di sekolah maupun di daerah itu. Pemerintah pusat tidak memiliki kemampuan untuk menerjemahkan ini sehubungan dengan kompleksitas dan variasi masing-masing daerah dan sekolah. Kemampuan untuk menerjemahkan kebutuhan, potensi, kondisi daerah, dan sekolah sehingga menjadi kurikulum sekolah masing-masing harus dimiliki oleh “stakeholder” daerah dan sekolah tersebut. Kemampuan ini diharapkan mampu membuat pengembangan kurikulum sekolah terus menerus berkembang sehingga menjadi kurikulum yang sesuai untuk sekolah dan daerah tersebut. Oleh karena itu bukan hanya penyusunan kurikulum sekolah saja yang penting, tetapi kemampuan untuk melakukan pengembangan kurikulum yang terus menerus lebih penting lagi. Siklus (penyusunan, pelaksanaan, evaluasi) dalam pengembangan kurikulum untuk mencapai kesempurnaan harus berjalan baik di tingkat sekolah maupun daerah. Stakeholder di daerah dan sekolah harus tahu kurikulum macam apa yang diperlukan oleh mereka. Kata Kunci: Difersifikasi, Kurikulum, Pendidikan

Page 1 of 1 | Total Record : 7