cover
Contact Name
I Wayan Widiana
Contact Email
hendriklempeh@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
wayanwidiana85@undiksha.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Thinking Skills and Creativity Journal
ISSN : 26154692     EISSN : 26156105     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Chemistry Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Thingking Skill and Creativity.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2020): April" : 6 Documents clear
Pengaruh Model Pembelajaran Brain Based Learning Berbantuan Media Konkret Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas IV SD Juliantini, Luh Seri; Jampel, I Nyoman; Sujendra Diputra, Komang
Thinking Skills and Creativity Journal Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/tscj.v3i1.24304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran Brain Based Learning berbantuan media konkret dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan model pembelajaran Brain Based Learning berbantuan media konkret pada siswa kelas IV SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu dengan rancangan Non Equivalent Posttest-Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019 yang berjumlah 139 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis statistik deskriptif, uji prasyarat analisis data, dan uji hipotesis melalui uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Brain Based Learning berbantuan media konkret dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Brain Based Learning berbantuan media konkret. Hal ini dilihat dari hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung = 3,910  dan ttabel = 2,021 (thitung > t tabel). Adanya perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa menandakan bahwa model pembelajaran Brain Based Learning berbantuan media konkret berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng.
Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Keterampilan Sosial Dan Berpikir Kreatif Kusadi, Ni Made Risa; Sriartha, I Putu; Kertih, I Wayan
Thinking Skills and Creativity Journal Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/tscj.v3i1.24661

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis (1) pengaruh secara simultan model pembelajaran berbasis proyek terhadap keterampilan sosial dan keterampilan berpikir kreatif siswa, (2) pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap keterampilan sosial siswa dan (3) pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa. Penelitian menggunakan metode Quasi Eksperimen dan menggunakan desain penelitian posttest-only control design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas VIII dengan sampel kelas VIIIA dan VIIIB yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan tes. Uji hipotesis menggunakan uji-F dan uji Manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh secara simultan model pembelajaran berbasis proyek terhadap keterampilan sosial dan keterampilan berpikir kreatif siswa, (2) ada pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap keterampilan sosial siswa, (3) ada pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa. Dalam model pembelajaran project-based learning menampilkan semua disposisi intelektual dan sosial yang penting dibutuhkan untuk memecahkan masalah dunia nyata. Dengan mampu menguasai dan mengaplikasikan model pembelajaran tersebut, diharapkan calon pendidik dan pendidik memiliki kemampuan mendesain dan mengorganisasi pembelajaran yang baik, sehingga dapat mewujudkan pembelajaran yang optimal bagi peserta didik dan kepuasan bagi pengajar.
Model Discovery Learning Berbantuan Media Kreatif Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Pada Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas V Adi Ningsih, Ni Putu Sri Utami Endang; Negara, I Gusti Agung Oka
Thinking Skills and Creativity Journal Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/tscj.v3i1.27277

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Discovery Learning perbantuan media kreatif terhadap keterampilan berpikir kritis pada kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V. Berdasarkan observasi pada tanggal 28 Oktober sampai 29 Oktober 2019, informasi yang diperoleh bahwa keterampilan berpikir kritis siswa masih perlu dioptimalkan. Hal ini dilihat dari Penilaian Tengah Semester (PTS) semester ganjil, khususnya muatan IPA dari 248 siswa, sebanyak 50,40% nilai siswa dibawah KKM. Faktor-faktor yang menyebabkan nilai siswa belum mencapai KKM diantaranya keterampilan berpikir kritis terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa belum optimal. Eksperimen semu dengan desain Non-Equivalent Control group Design digunakan dalam penelitian ini. Populasi penelitian ini yaitu kelas V yang berjumlah 248 siswa dan diperoleh sampel pada kelompok eksperimen yaitu 32 kelas eksperimen dan pada kelas kontrol 35 siswa kelas V. Analisis data menggunakan uji-t dan menggunakan rumus polled varians. Data yang didapat t hitung = 2,159 > t tabel = 1,997, pada taraf signifikasi 5% (dk = 35+32-2 = 65) maka Ha diterima dan Ho ditolak. Maka dapat disimpulkan model Discovery Learning perbantuan media kreatif memiliki pengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis pada kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V.
Kontribusi Tindak Pembelajaran Guru Kelas I SD pada Keterampilan Menyimak Siswa Lestari, Ayu Putu Intan Yulia; Kristiantari, Maria Goreti Rini; Suniasih, Ni Wayan
Thinking Skills and Creativity Journal Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/tscj.v3i1.27419

Abstract

Hasil observasi menunjukkan bahwa keterampilan menyimak siswa sudah baik, sehingga dilakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kiat-kiat khusus yang dilakukan guru untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk tindak pembelajaran guru kelas I SD dan alasan–alasan yang melatarbelakangi guru kelas I SD dalam menampilkan tindak pembelajaran pada peningkatan keterampilan menyimak siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian etnografis. Data penelitian yang dikumpulkan menggunakan teknik observasi dan wawancara. Instrumen utama pada penelitian ini adalah peneliti sendiri. Analisis data menggunakan model induktif–interaktif berupa reduksi data, paparan data dan verifikasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kontribusi tindak pembelajaran guru pada peningkatan keterampilan menyimak kategori structuring, guru cenderung meminta siswa untuk berkonsentrasi menyimak pelajaran, mengerjakan tugas dan membuka buku pelajaran. Kategori soliciting, tindak pembelajaran yang cukup sering dilakukan guru adalah memberi pertanyaan kepada siswa. Pada kategori reacting, guru cenderung memberi penguatan kepada siswa. Sedangkan pada kategori student responding, umumnya respons yang ditunjukkan siswa adalah menjawab pertanyaan guru, memahami penjelasan guru dan mendengarkan perintah guru. Tindak pembelajaran nonverbal yang menyertai pada peningkatan keterampilan menyimak siswa yaitu guru menunjukkan ekspresi semangat, mudah tersenyum dan sesekali menegur siswa yang ribut. Adapun alasan-alasan yang melatarbelakangi guru melakukan tindak pembelajaran tertentu. Pertama, agar siswa memahami apa yang dijelaskan oleh guru. Kedua, agar siswa lebih termotivasi dalam menjawab pertanyaan guru. Ketiga, guru memiliki harapan agar siswa yang diasuhnya menjadi anak yang disiplin.
META ANALISIS PENGARUH PENDEKATAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V TEMATIK MUATAN IPA Noviyanto, Waskito Yogi; Wardani, Naniek Sulistya
Thinking Skills and Creativity Journal Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/tscj.v3i1.27959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis. Metode penelitian ini adalah meta-analisis dengan sampel sebanyak 10 artikel pada jurnal nasional dan instrumen berupa lembaran pemberian kode (coding category). Penelitian meta-analisis menunjukkan bahwa pengaruh Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis dari subjek siswa kelas V,  Discovery Learning  lebih efektif digunakan pada peserta didik.. Teknik analisis, terjadi pengaruh kemampuan berpikir kritis siswa yang berbeda-beda dengan nilai rata-rata mulai dari yang terendah 5,35 %  sampai yang tertinggi 32,19 % dengan rata-rata sebesar 108.68%. Hasil uji T Sig.(2-tailed) (0,000) < α (0,05) dan thitung = 3,935 <ttabel = 2.785  sehingga Ho di tolak. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis muatan pelajaran IPA siswa sebelum dan sesudah menggunakan pendekatan discovery learningBerdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pendekatan Discovery Learning sangat berpengaruh positif terhadap kemampuan berfikir kritis siswa.Kata kunci : Discovery Learning, Kemampuan Berfikir Kritis.
Analisis Kesulitan Siswa Kelas V dalam Memecahkan Masalah Matematika pada Materi Operasi Hitung Pecahan Hidayah, Nur; Budiman, M. Arief; Cahyadi, Fajar
Thinking Skills and Creativity Journal Vol. 3 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/tscj.v3i1.29252

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki peserta didik. Namun dalam proses pembelajaran, siswa cenderung sulit untuk mengembangkan kemampuannya dalam memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa dalam memecahkan masalah matematika, menganalisis kesulitan siswa dalam pemecahan masalah matematika, dan mengeksplorasi faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa dalam pemecahan masalah matematika. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara, angket, tes, dan studi dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan siswa paling tertinggi terdapat pada melaksanakan pemecahan masalah matematika. Sedangkan kesalahan siswa terendah terdapat pada mengecek kembali pemecahan masalah. Sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita, melakukan penghitungan matematika, gaya belajar guru yang diterapkan, dan kurangnya respons siswa. Selain itu, kesulitan siswa dapat dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa masih banyak permasalahan terkait dengan kemampuan pemecahan masalah pada siswa kelas V.

Page 1 of 1 | Total Record : 6