cover
Contact Name
Aslati
Contact Email
aslatidakwah@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
madani@uin-suska.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat
ISSN : 2338607X     EISSN : 26567741     DOI : -
Jurnal Masyarakat Madani menerbitkan penelitian terkait pemberdayaan masyarakat dan komunitas, agama, ekonomi, lingkungan, kebijakan public, kesejahteraan sosial, kewirausahaan sosial, pemetaan sosial dan pengorganisasian masyarakat. Artikel-artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ini merupakan kajian ilmiah atas masalah-masalah yang berkembang dalam masyarakat, gagasan-gagasan orisinal dan juga ringkasan hasil penelitian yang dituangkan dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2019): Desember 2019" : 6 Documents clear
PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA DESA RAKIT MELALUI KEGIATAN BUDIDAYA DAN PENGOLAHAN SAYURAN ORGANIK Sarno Sarno
Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat Vol 4, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jmm.v4i2.7898

Abstract

AbstrakTujuan penelitian adalah mengkaji kegiatan pemberdayaan pada karang taruna Desa Rakit tentang budidaya dan pengolahan sayuran organik yang mengarah pada peningkatan usaha ekonomi produktif. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Metode pengumpulan data yang dilakukan melalui kegiatan wawancara, pencatatan,kegiatan observasi yaitu pengumpulan data dengan cara melakukan pengamatan secara langsung terhadap obyek kegiatan. Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian sebagai berikut; (a) para pengurus dan anggota fokus pada kegiatan pengembangan potensi dan penggalian kemampuan secara terarah pada upaya peningkatan keterampilan dibidang kewirausahaan, peningkatan pengetahuan teknik budidaya dan pengolahan sayuran organik secara baik dan benar; (b) Pemberdayaan karang taruna dilakukan melalui kegiatan pendidikan yang diimplementasikan dalam kegiatan penyuluhan, pemberian materi dan penjelasan materi tentang pentingnya organik, teknik budidaya dan pengolahan sayuran organik, kemudian melalui kegiatan pelatihan tentang pembuatan media tanam, teknik penanaman, pemeliharaan tanaman, panen dan pengolahan sayuran organik serta kegiatan pendampingan berkelanjutan tentang kewirausahaan dan  peningkatan usaha ekonomi produktif.Kata kunci: Karang Taruna, Budidaya, Sayuran, Organik AbstractThe purpose of this study is to examine the empowerment activities of the Rakit Village youth organizations on the cultivation and processing of organic vegetables that lead to increased productive economic endeavors. The method used is descriptive. Data collection methods are carried out through interviews, recording, observation activities, namely data collection by directly observing the object of activity. The type of data collected is primary data and secondary data. The results of the study are as follows; (a) management and members focus on developing potentials and exploring capabilities in an effort to improve skills in the field of entrepreneurship, increasing knowledge of cultivation techniques and processing of organic vegetables properly and correctly; (b) Youth empowerment is carried out through educational activities implemented in extension activities, providing material and explaining material about the importance of organic, organic vegetable cultivation and processing techniques, then through training activities on making planting media, planting techniques, plant maintenance, harvesting and processing organic vegetables and sustainable assistance activities on entrepreneurship and the promotion of productive economic ventures.Keywords: Youth Organization, Aquaculture, Vegetables, Organic
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PADA KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) ( studi pada KUBE Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah ) istiana yuliartati
Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat Vol 4, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jmm.v4i2.7734

Abstract

Munculnya gagasan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) didasarkan pada suatu pemikiran bahwa setiap orang memiliki potensi dan kemampuan yang dapat dikembangkan. Akan tetapi kesadaran dan partisipasi anggota KUBE akan keberlanjutan program tersebut sangat rendah. Islam menghendaki adanya perubahan sosial untuk memberantas ketidakadilan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode pemilihan responden menggunakan teknik purposive. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Wawancara,observasi dan dokumentasi. Tahapan pemberdayaan melalui usaha KUBE ditempuh melalui 5 tahap yaitu : pertama: tahap penyadaran,  kedua : tahap identifikasi kebutuhan dan perencanaan, ketiga : pelaksanaan dilakukan dengan kegiatan pendukung keempat : tahap pengembangan, kelima : tahap evaluasi.Hasil pemberdayaan melalui kube adalah pertama : terpenuhinya kebutuhan sehari-hari. Kedua : adanya peningkatan pendapatan ibu-ibu ketiga : adaya partisipasi para anggota kelompok kube..Kata Kunci: Pemberdayaan, pemberdayaan masyarakat ,KUBE
SOSIALISASI KOPERASI MAJELIS TAKLIM DALAM PEMBERDAYAAN KOMUNITAS MUSLIMAH SEBAGAI PEMUTUS MATA RANTAI RENTENIR DI PERUMAHAN SEDERHANA TAMPAN Ginda Ginda
Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat Vol 4, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jmm.v4i2.7716

Abstract

Abstrak Kajian ini bertujuan untuk memberikan   pemahaman dan skill kepada masyarakat tentang  pengetahuan  koperasi dan bagaimana seharusnya mengelola koperasi. Pengetahuan dan skill seperti ini sangat di perlukan dalam usaha melepaskan masyarakat  miskin dari jerat  kegiatan renten. Metode yang digunakan untuk merealisasi tujuan ini dilakukan dalam tiga  tahapan,Pertama: Tahap pengumpulan data dan informasi tentang pengetahuan dan pengalaman subyek mengenai koperasi. Pengumpulan data dan informasi ini dilakukan dengan wawancara dan dialog intensif dan interaktif. Kedua, data dan informasi awal dijadikan dasar dan acuan untuk merancang materi-materi pelatihan sesuai dengan kebutuhan subyek.Ketiga, dilakukan tutorial dan praktek pengelolaan koperasi, dan dilakukan evaluasi. Hasil kegiatan yang dilakukan adalah, pertama; perubahan pemahaman yang positif tentang koperasi sebagai institusi ekonomi yang dapat melepaskan masyarakat dari jeratan renten.Kedua, telah berhasil didirikan sebuah lembaga koperasi swadaya masyarakat.  Kata Kunci: Sosialisasi, Koperasi, Pemberdayaan, Rentenir                                                       AbstracThis study aims to provide understanding and skills to the community about cooperative institution knowledge and how it should manage cooperatives. Knowledge and skills like this are needed in an effort to release the poor from the snares of rent-seeking activities. The method used to realize this goal is carried out in three stages, First: The stage of collecting data and information about the participant’s knowledge and experience regarding cooperatives institution. The collection of data and information is carried out through intensive and interactive interviews and dialogue. Second, the initial data and information are used as a basis and reference for designing of training subject matter in accordance with the needs of the participant. Third, a tutorial and cooperative Institution management practice are conducted, and an evaluation is carried out.The results of the activities carried out namely; there is a positive change in understanding about cooperatives  as an economic institution that can release the community from the bondage of renten. And the next , By this activity it has succeeded in establishing a community self-help cooperative institution.  Keywords: Socialization Co-operation empowerment loan sharks      
ZAKAT DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT: Analisis Historis Dan Praktek Penanggulangan Kemiskinan Aslati *
Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat Vol 4, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jmm.v4i2.8258

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan ingin mengungkap bagaimana kedudukan zakat dalam Islam serta melihat keberadaan zakat dalam penanggulangan kemiskinan. Metode analisis adalah komparatif antara historis dan praktis dengan analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan historis sosiologis. Hasil penelitian bahwa secara historis zakat sudah diatur dalam syariat Islam penyalurannya terutama terhadap delapan Mustahik zakat.Salah satu hikmah yang terkandung di dalam pelaksanaan zakat adalah agar umat Islam tolong menolong, gotong royong serta menjalin persaudaraa. Adanya perbedaan harta, kekayaan dan status social dalam kehidupan adalah sunnatullah yang tidak mungkin dihilangkan bahkan dengan adanya perbedaan status social itu manusia membutuhkan satu dengan yang lainnya. Keberadaan zakat dalam penanggulangan kemiskinan ialah dana zakat yang berasal dari umat Islam mampu memberi kontibusi positif terhadap penanggulangan kemiskinan. Kata Kunci: Zakat, Pemberdayaan, Kemiskinan    AbstractThis study aims to reveal the position of zakat in Islam and to see the existence of zakat in poverty reduction. The method of analysis is comparative between historical and practical with qualitative descriptive analysis with a sociological historical approach. The result of the research is that historically zakat has been regulated in Islamic Shari'a, especially distribution of eight Mustahik Zakat. One of the lessons contained in the implementation of zakat is that Muslims help, help, and establish brotherhood. The difference in wealth, wealth and social status in life is sunnatullah that cannot be eliminated even with the difference in social status that humans need from one another. The existence of zakat in poverty alleviation is that zakat funds originating from Muslims are able to contribute positively to poverty alleviation. Keywords: Zakat, Empowerment, Poverty
PEMBERDAYAAN KAWASAN KUMUH MELALUI PROGRAM KOTA TANPA KUMUH (KOTAKU) KOTA PEKANBARU Yefni Yefni; Muhammad Haris; Riski Umi Pratiwi
Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat Vol 4, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jmm.v4i2.8414

Abstract

 AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tahapan-tahapan pemberdayaan kawasan kumuh melalui program Kota Tanpa Kumuh di Kota Pekanbaru. Adapun metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan mendeskrifsikan semua temuan dan penomena yang tampak dan disajikan dalam bentuk analisi yang menarik. Data dikumpulkan melalui kegiatan observasi terlibat, wawancara dan dokumen resmi pihak KOTAKU. Hasil penelitian menjelaskan tahapan pemberdayaan kawasan kumuh di Kota Pekanbaru terdiri dari beberapa tahapan, seperti: Pertama, meberikan penyuluhan dalam bentuk pemberian informasi kepada pemerintah dan masyaakat terkait kawasan yang kumuh. Kedua, memberikan pelatihan dalam bentuk pelatihan keterampilan ekonomi dan perbaikan terhadap lingkungan kumuh. Terakhir, memberikan motivasi yang juga sebagai penguat terhadap masyarakat agar mau bergerak bersama-sama membersihkan dan menjaga lingkungan agar tidak mumuh. Kata Kunci: Pemberdayaan, Kawasan Kumuh, KOTAKU    AbstractThe purpose of this study was to determine the stages of empowering slums through the City without slums program in Pekanbaru City. The method used is qualitative research by describing all the findings and phenomena that appear and are presented in the form of an interesting analysis. Data was collected through activities involved observation, interviews and official documents KOTAKU. The results of the study explained the stages of slum empowerment in Pekanbaru City consisted of several stages, such as: First, providing counseling in the form of providing information to the government and community-related slum areas. Second, provide training in the form of economic skills training and improvement of the slums. Finally, it provides motivation which is also a reinforcement for the community to want to move together to clean and protect the environment so that they do not start.  Keywords: Empowerment, Slums, KOTAKU
STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM KAWASAN RAWAN BENCANA (ANALISIS DALAM STUDI GERAKAN SOSIAL KONSERVASI HUTAN RAKYAT DI SEMOYO GUNUNG KIDUL) Khoiroh, Ikhwana
Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat Vol 4, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan dari penulisan artikel ini adalah mendeskripsikan strategi gerakan sosial konservasi hutan rakyat berbasis masyarakat lokal di wilayah semoyo Patuk Gunungkidul.  Penelitian ini menggunakan studi literasi model kualitatif dengan teknik analisa data menggunakan teknik triangulas.i Hasil penelitian menjelaskan bahwa strategi gerakan yang dilakukan oleh para aktor gerakan sosial antara lain yakni Pertama, strategi advokasi dengan mendirikan lembaga bank hutan rakyat semoyo (Forest Bank Indonesia), Kedua, membentuk peraturan desa mengenai hutan rakyat dalam meminimalisir adanya tebang butuh. Ketiga, adannya strategi pemberdayaan yang digunakan sebagai langkah untuk memandirikan masyarakat semoyo dalam menumbuhkan ekonomi dengan tetap melindungi alam semoyo sebagai kawasan konservasi. Kata kunci: Gerakan sosial, hutan rakyat, Pemberdayaan Masyarakat, strategi.  AbstractThe purpose of writing this article is to describe the strategy of a community-based community forest conservation social movement in the Semoyo area of Patuk Gunungkidul. This study uses a qualitative model literacy study with data analysis techniques using the triangulas technique. The results of the study explain that the movement strategies undertaken by social movement actors include: First, an advocacy strategy by establishing a Semoyo community forest bank institution (Forest Bank Indonesia), Second , establishing village regulations regarding community forests in minimizing the need for cutting. Third, the existence of an empowerment strategy that is used as a step to make the people of Semoyo independent in growing the economy while still protecting the nature of Semoyo as a conservation area. Keywords: social movement, community forest, community empowerment, strategy.

Page 1 of 1 | Total Record : 6