cover
Contact Name
Moh. Farhan Qudratullah
Contact Email
aching_lo@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi@jbs.or.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi
ISSN : 25489593     EISSN : 26548348     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi contains original research about the results of community service activities. The community service activities include the implementation of research results, the application of appropriate technology, the dissemination of innovations, conceptual ideas, study and application of theory, and the development of community empowerment models; in the fields of science and technology and based on Islamic values.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2018)" : 5 Documents clear
Pengembangan Produktivitas dan Kewirausahaan Bagi Usaha Kecil di Kelurahan Sukaramai Kecamatan Pekanbaru Kota Prama Widayat; Noprizal Noprizal; Ryan Pahlawan
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.58 KB) | DOI: 10.14421/jbs.1217

Abstract

Keterbatasan pengetahuan dan ilmu yang dimiliki oleh ibu-ibu yang menjalankan usaha rumahan maupun usaha kecil lainnya, membuat usaha yang mereka jalankan cenderung berjalan ditempat bahkan sulit untuk pengembangan. Ketika mereka hendak melakukan pengembangan usaha dan melakukan pinjaman kepada perbankan, kendala utama yang mereka hadapi adalah manajemen keuangan usaha yang tidak ada sehingga sulit bagi perbankan mencairkan pinjaman. Maka dari itu diberikan pembekalan kepada ibu-ibu tersebut bagaimana mengelola usaha dengan baik termasuk pengelolaan keuangan harian yang sesuai kaidah keuangan sederhana.[The limited knowledge and knowledge of mothers who run home-based businesses and other small businesses, making the business they run tend to run in places even difficult to develop. When they want to do business development and lend to banks, the main obstacle they face is the lack of business finance management that makes it difficult for banks to disburse loans. Hence, given the provision to the mothers how to manage the business properly including the daily financial management in accordance with simple financial rules.]
Pengolahan Sampah Plastik Memakai Teknologi Pirolisis Untuk Pembelajaran dan Konservasi Lingkungan di Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang, Jawa Tengah Fadli Kasim; Mohammad Kholid Ridwan; M. Yayan Adi Putra
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.078 KB) | DOI: 10.14421/jbs.1230

Abstract

Jumlah santri yang mencapai 4.986 orang di ketiga Pondok Pesantren Al-Anwar menyebabkan produksi sampah di lingkungan pondok lebih dari satu ton per harinya. Sejumlah 239,93 kg sampah merupakan sampah plastik yang tidak mudah terurai di lingkungan karena sifatnya yang nonbiodegradable. Hal ini menimbulkan pencemaran lingkungan, terlebih ketika sampah dibakar di udara terbuka dan dibuang ke laut seperti metode penanganan sampah yang dilakukan oleh pengurus pondok saat ini. Dalam penelitian ini diharapkan menjadi langkah awal pembelajaran pelestarian lingkungan dengan teknologi pirolisis. Penelitian dilakukan dengan membuat model mesin pirolisis Plastic to Oil Machine (PeTOM), berkapasitas 30 liter. Dengan mesin ini, minyak mulai dihasilkan pada menit ke-45 yang mana setiap 1 kg sampah plastik menghasilkan 0,4-0,49 kg minyak bakar. Potensi minyak bakar yang dihasilkan di Pondok Pesantren Al Anwar adalah 239,33 liter per hari dengan potensi ekonomi setara dengan Rp. 35.899.200,00 per bulan.[The number of students who reached 4,986 people in the three Pondok Pesantren Al Anwar cause waste production in the cottage neighborhood more than one ton per day. A total of 239.93 kg of waste is a plastic waste that is not easy to decompose in the environment because it is nonbiodegradable. This causes environmental pollution, especially when garbage is burned in the open air and discharged into the sea such as methods of handling waste made by the current cottage board. In this study is expected to be the first step of environmental conservation learning with pyrolysis technology. The research was done by making the model of pyrolysis machine of Plastic to Oil Machine (PeTOM), with 30 liters capacity. With this engine, oil began to be produced in the 45th minute of which every 1 kg of plastic waste produced 0.4-0.49 kg of fuel oil. The potential of fuel produced at Pondok Pesantren Al Anwar is 239.33 liters per day with economic potential equivalent to Rp. 35.899.200,- per month.]
Optimalisasi Pemberdayaan Perempuan di Desa Wisata Buluh Cina Kabupaten Kampar Melalui Budidaya Ternak Itik Hidayati Hidayati; Eniza Saleh
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.856 KB) | DOI: 10.14421/jbs.1218

Abstract

Pemberdayaan perempuan merupakan suatu usaha yang membutuhkan interaksi yang sederajat dan saling menguntungkan sesuai fungsi dan potensi masing-masing dari faktor-faktor pemberdayaan dan perempuan yang diberdayakan. Program pemberdayaan ekonomi bertujuan untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi perempuan salah satunya adalah dengan beternak itik. Itik memiliki beberapa kelebihan yaitu mudah dalam pemeliharaan, dapat beradaptasi dengan lingkungan setempat dan tahan terhadap penyakit. Cakupan kegiatan pengabdian yang dilakukan yaitu Forum Group Discussion, workshop budidaya ternak itik, pembentukan kelompok, pemberian modal awal usaha berupa bibit, kandang pembesaran, ransum, tempat pakan dan minum serta vitamin, pendampingan kelompok serta monitoring dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah 1) menambah pengetahuan mengenai beternak itik yang mencakup bibit, pakan, sistem pemeliharaan dan pencegahan penyakit 2) meningkatkan kepercayaan diri bagi perempuan-perempuan yang selama ini hanya bekerja sebagai ibu rumah tangga 3) terjadinya perubahan pola pikir, pada awalnya para peserta merasa pesimis apakah bibit yang diberikan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, dan apakah nantinya tidak akan merepotkan mereka karena harus meluangkan waktu untuk pemeliharaan, ternyata semua hal yang dikhawatirkan tidak terbukti. Kegiatan beternak itik tidak menganggu tugas pokok mereka sebagai ibu rumah tangga. 4) Terjadi peningkatan perekonomian keluarga, selain dapat dijual mereka juga berharap bahwa nanti itik-itik ini dapat mereka konsumsi sebagai bahan pangan sehingga dapat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.[Women's empowerment is an effort that requires equal and mutually beneficial interactions according to the functions and potential of each of the empowerment and empowered women. The economic empowerment program aims to create jobs for women, one of which is by raising ducks. Ducks have several advantages, they are easy to maintain, can adapt to the local environment and are resistant to disease. The scope of service activities carried out was Forum Group Discussion, workshop on duck farming, group formation, initial venture capital in the form of seeds, enlargement cages, rations, feed and drink places and vitamins, group assistance and monitoring and evaluation. The results of this service activity are 1) increasing knowledge about raising ducks which includes seeds, feed, maintenance and disease prevention systems 2) increasing self-confidence for women who have only worked as housewives 3) a change in mindset, in at first the participants felt pessimistic about whether the seeds given could grow and develop well, and whether later it would not bother them because they had to spend time on maintenance, it turned out that all the things that were feared were not proven. Duck farming activities do not disturb their basic duties as housewives. 4) There is an increase in the family economy, besides being sold they also hope that later they can consume these ducks as food so they can meet their daily food needs.]
Penguatan dan Implementasi Plagiarism Checking Berbasis Open Journal Systems (OJS) Pada Jurnal Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Cecilia Yanuarief; Riyanto Riyanto; Muhammad Jafar Luthfi
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (961.812 KB) | DOI: 10.14421/jbs.1362

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kelembagaan di dalam mengokohkan peran UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai Universitas menuju Research University. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah penguatan manajemen jurnal berbasis Open Journal Systems (OJS) dan plagiarism checker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan dapat dilakukan dengan implementasi tools plagiarism checker guna meminimalkan adanya plagiasi, peningkatan peran penulis dari dalam dan luar negeri, serta kegiatan promosi baik melalui media offline maupun online.[This research were based on the awareness to strengthen achieve UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta as a Research University. This study aims to determine the steps of strengthening the management of journals based on Open Journal Systems (OJS) and plagiarism checker. The results showed that strengthening can be done with the implementation of plagiarism checking tool to minimize the plagiarism, increase the role of authors from within and abroad, as well as promotional activities both through offline media and online.]
Penerapan 5S (Seiri, Seiso, Seiton, Sheiketsu, Shitsuke) pada UKM Olahan Makanan di Dusun Sempu, Desa Wonokerto Tutik Farihah; Didik Krisdiyanto
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.425 KB) | DOI: 10.14421/jbs.1260

Abstract

Desa Wonokerto berada di kaki /lereng gunung merapi yang terletak di Kecamatan Turi Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Secara geografis, Desa Wonokerto terletak pada ketinggian 400 s/d 900 m dari permukaan air laut. Dengan ketinggian tersebut, sebagian besar wilayahnya adalah pertanian. Salak terutama salak pondoh merupakan salah satu produk pertanian unggulan yang dimiliki oleh desa wonokerto. Metode dalam pengabdian masyarakat ini terdapat tiga tahap yakni: pra pelaksanaan (pemetaan masalah, rekomendasi pendampingan/pelatihan yang diberikan dan koordinasi dengan pihak desa dan UKM tersebut), pelaksanaan (FGD dengan perangkat desa dan ukm untuk mengetahui dengan detail permasalahan dari tiap jenis UKM yang ada, pelatihan dan penjelasan mengenai konsep 5S (Seiri, Seiso, Seiton, Sheiketsu, Shitsuke), implemetasi pelaksanaan 5S dan pasca pelaksanaan (monitoring). Output pada pengabdian masyarakat ini adalah: adanya implementasi 5S dalam proses produksi melalui penetaan ulang area produksi, adanya logistic book untuk setiap material yang digunakanWonokerto.[Wonokerto Village is located at an altitude of 400 s/d 900 m above sea level. With these altitudes, most of the area is farming. Salak especially salak pondoh is one of the leading agricultural products owned by the village wonokerto. Methods of community service are three stages: pre-implementation (problem mapping, recommendations of mentoring/training provided and coordination with village and SMEs), implementation (FGDs with government and SME) to find out details of the problems of each type of SME, training and explanation of 5S (Seiri, Seiso, Seiton, Sheiketsu, Shitsuke) related rules, Implementation of 5S  and  post-implementation (monitoring).Outputs on community service are: Implementation of 5S with relayout the production area, logistic book for every production material.]

Page 1 of 1 | Total Record : 5