cover
Contact Name
Toni Markos
Contact Email
markos_wita@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Ushuluddin Dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ulunnuha
ISSN : 20863721     EISSN : 26856050     DOI : https://doi.org/10.15548
Core Subject : Religion,
Jurnal Ulunnuha adalah jurnal yang diterbitkan oleh Prodi Tafsir Hadis Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Imam Bonjol Padang. Jurnal ini fokus memuat tulisan yang diangkatkan dari hasil penelitian, pemikiran, gagasan konseptual atau kajian analitis kritis yang berkaitan dengan al-Qur`an dan Hadis atau kajian al-Qur’an dan Hadis yang bersifat interdisipliner dengan ilmu-ilmu lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2020)" : 7 Documents clear
Figur Nabi Yusuf AS Bagi Kaum Milenial Dalam Menghadapi Era 4.0 Dapit Amril; Hafizzullah Hafizzullah
Jurnal Ulunnuha Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i3.1182

Abstract

Era 4.0 menuntut umat manusia, terutama generasi milenial untuk terbuka dengan berbagai kemajuan teknologi. Mereka dihadapkan dengan satu masa yang menuntut manusia untuk berlomba-lomba dalam mengembangkan skill dan intelektual, sehingga hal-hal spiritual seringkali terabaikan. Terabaikannya unsur-unsur spiritual membuat seseorang menjadikan unsur materi sebagai tolak ukur kesuksesan. Berkaca dari kisah Nabi Yusuf terutama yang diceritakan secara lengkap dalam surat Yusuf, penulis ingin kembali menghadirkan sosok figur seorang pemuda yang mampu menghadapi berbagai masalah ke dalam kehidupan era 4.0 sekarang ini. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian library research. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara memahami surat Yusuf dengan utuh dengan pendekatan tafsir maudhu’i, kemudian dianalisis dengan menggunakan metode content analysis. Hasil penelitian ditemukan Nabi Yusuf adalah sosok figur pemuda yang dari aspek material dari awalnya terbuang kemudian menjadi seorang yang memiliki segalanya, secara intelektual merupakan pemuda yang cerdas dan inspiratif, dan dari segi ruhani merupakan pribadi yang taat dan istiqamah dalam beragama.
Tradisi Pembacaan Surat Al-Waqi’ah Dan Surat Al-Mulk Di Pondok Pesantren Mambaul Hikam Ii Karanggayam Blitar Jawa Timur Lutfatul Husna; Ahmad Zainal Abidin
Jurnal Ulunnuha Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i3.1305

Abstract

Tulisan ini menyorot tradisi pembacaan surat al-Wa>qi’ah dan surat al-Mulk yang dilahirkan dari praktik-praktik komunal yang terjadi di daerah Blitar dimana di Pondok Pesantren Mamba’ul Hikam II Karanggayam, Srengat Blitar ini seluruh santri dibiasakan dan terbiasa mengikuti mujahadah yang rutin dilaksanakan setiap hari. Dalam mujahadah tersebut dilaksanakan pembacaan surat al-Wāqi‘ah dan surat al-Mulk. Dengan menggunakan metode deskriptif fenomenologis berdasarkan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan analisis pembacaan menggunakan teori sosiologi pengetahuan Karl Mannheim, tulisan ini menemukan bahwa: pertama, tradisi pembacaan Alquran surat al-Wa>qi’ah  dan al-Mulk ini dilaksanakan rutin setiap hari karena berkaitan dengan keutamaannya yang besar. Kegiatan pembacaan tersebut diawali dengan bacaan surat al-Fa>tihah sebagai bentuk tawassul. Kedua, pembacaan surat al-Wa>qi’ah dilaksanakan pada sore hari ba’da shalat ashar, dan pembacaan surat al-Mulk di waktu ba’da shalat Subuh. Ketiga, pembacaan terhadap ritual pembacaan surat al-Wa>qi’ah dan surat al-Mulk di pesantren ini menemukan tiga makna penting yakni, makna objektif,  yakni bahwasa tradisi pembacaan surat al-Wa>qi’ah dan surat al-Mulk awalnya merupakan peraturan yang sudah ditetapkan sejak lama dengan tujuan ntuk mencetak santri-santri menjadi orang alim dan berilmu; makna ekspresif, dimana ada harapan mendapat kemudahan rezeki sehari-hari, terhindar dari siksa neraka dan mendapatkan ketenangan tersendiri bagi pelakunya; dan makna dokumenter, dimana amaliyah ini menjadi kebiasaan yang menjadikan santri lebih disiplin dalam melakukan aktifitas ritual keagamaan lain.
Kajian Hermeneutika: (Telaah Konsep Hermeneutika Emansipatoris Hassan Hanafi) Ummi Kalsum
Jurnal Ulunnuha Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i3.1131

Abstract

Artikel  ini akan mencoba menelaah tentang hermeneutika emansipatoris hadis  yang di pelopori oleh Hassan Hanafi. Tujuan tulisan ini ingin menyingkap tentang riwayat kehidupan dari Hassan Hanafi dan menelisik  hermeneutika  emansipatoris hadis yang dilakukan Hasan Hanafi dalam rangka membangun pemahaman masyarakat, akademisi menuju pemahaman yang inovatif, kritis pada pemaknaan maupun pemahaman teks hadis yang bersifat lebih progresif. Terkait dengan metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode deskriptif-analisis. Sedangkan pendekatannya adalah pendekatan hermeneutika. Hasil dari tulisan ini  bahwa Hassan Hanafi merupakan tokoh pemikir Islam kontemporer Mesir lahir pada 13 Februari 1935. Hermeneutika hadis yang ditawarkan Hanafi dikenal dengan hermeneutika pembebasan (emansipatoris) yang dibagi kepada tiga, yaitu kesadaran historis berfokus kepada pemahaman secara teks apa adanya. Kesadaran eidetis fokus pada pemahaman otensitas kebenaran langkah mufasir dalam segi kebahasaan. Dan kesadaran praksis ini pemahaman  dikaitkan dengan realitasyang terjadi ditengah masyarakat atau sesuai dengan kondisi perkembangan zaman. sehingga dari ketiga konsep tersebut maka hermeneutika hadis yang Hanafi lakukan tersebut beranjak dari proses regresif-progresif. Kemudian bagi Hanafi hadis merupakan dasar tasyri’ yang kedua setelah Alquran.
Interpretation Of Al-Qur'an In The Disruption Era: Reversing Roles Of Ulum Al-Qur’an Rusydi AM; Mhd. Idris
Jurnal Ulunnuha Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i3.1458

Abstract

This study aims to find out the important rules in interpreting the Qur'an. The Qur'an is the Muslim holy book, but the Qur'anic guide is not only for Muslims but for all humanity without exception. This is the meaning of hudan linnas. To carry out this strategic function, we must interpret the Qur'an with many conditions, such as Arabic, knowledge of the Qur'an (ulum al-qur'an), hadith, ushul fiqh, science and so on. These are the fundamental and essential foundations of the interpretation of the Qur'an. Today, interpreters sometimes do not obey these basics and lead people to the wrong path. For that reason, there are three things that intersect each other in the understanding and interpretation of the Qur'an by a mufassir, namely: mastering the rules of the Arabic language, understanding that a verse interprets other verses and masters the principle of munasabah.
Tawassul Dalam Perspektif Hadis (Kajian Terhadap Hadis Kisah Tiga Pemuda Terperangkap Dalam Goa) Desri Nengsih
Jurnal Ulunnuha Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i3.1293

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui kualitas terhadap hadis Kisah Tiga  Pemuda  yang Terperangkap dalam Goa serta untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang tawassul terhadap Allah yang terdapat dalam teks hadis. Penelitian ini menggunakan metode takhrîj al-hadîts. Adapun Pelacakan terhadap hadis terkait dilakukan dengan memakai kitab Mu’jam al-Mufahrasy li Alfâzh an-Hadîts an-Nabawi karangan Wensink. Hadis yang ditemukan dilakukan analisis terhadap kualitas sanad dan matan serta analisis pemahaman hadis. Berdasarkan penelitian, hadis ini ditemukan dalam tiga kitab sumber hadis yang mu’tamad dan mu’tabaroh (standar dan diakui), yaitu Sahih Bukhari, Sahih Muslim dan Musnad ibn Hanbal. Dalam hadis ini ditemukan tiga bentuk tawassul dengan amal sholeh yang dilakukan oleh tiga pemuda yang terperangkap dalam goa.
Implementasi Pemahaman Ayat Al-Quran tentang Rezeki di Kalangan Pemulung Kota Padang Muhammad Khairil; Rusydi AM; Risman Bustamam
Jurnal Ulunnuha Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i3.1290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menganalisis pemahaman pemulung di TPA Kota Padang terhadap ayat-ayat Al-Quran tentang mencari rezeki dan implementasinya dalam aktifitas kerja mereka. Jenis penelitian ini adalah riset kualitatif berbentuk studi kasus, dengan informan penelitian ialah pemulung yang berada di TPA Air Dingin, Padang, yang diambil secara random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemulung di TPA Air Dingin Kota Padang memahami ayat-ayat tentang mencari rezeki dengan cukup baik. Hal ini terbukti dari jawaban atas masalah berikut. Pertama, pemulung memahami ayat-ayat tentang mencari rezeki seperti yang terdapat dalam surat Al-Baqarah ayat 60. Kedua, langkah yang ditempuh pemulung untuk mencari rezeki yaitu dengan berusaha, bekerja keras, jujur, optimis, dan berdoa kepada Allah, sesuai dengan anjuran Allah dalam surat Al-Jumu’ah ayat 10. Ketiga, pendapat dan sikap pemulung yang dapat menerima posisinya sebagai pemulung, bukan pengemis.
al-La'alli al-Mashnu'ah fi al-Ahadis al-Maudhu'ah Jendri Jendri
Jurnal Ulunnuha Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/ju.v8i3.1158

Abstract

Tulisan ini merupakan kajian tentang hadis al-Maudhu>’ dalam kitab al-La’alli al-Mashnu>’ah al-Aha>dis al-Maudhu>’ah karya al-Suyuthi. kitab ini menjelaskan tentang hadis-hadis al-Maudhu>’ dan secara taklangsung memberikan komentar atau kritikan terhadap al-Jauzi yang sangat memuat hadis-hadis Maudhu> dalam kitabnya. Adapun tujuan yang membuat as-Suyuthi dalam kegelisahannya akademisnya yaitu terdapat hadis-hadis shahih, hasan, dan selainnya bahkan ada beberapa hadis dha’if yang belum dicantumkan kedalam kitab al-Maudhu>’at- Ibnu al-Jauzi. Oleh karena as-Sayuthi mencoba memberikan kontribusi melalui kitabnya itu dengan meringkas kitab al-Jauzi ini dan memberikan kritikan-kritikan ataupun komentar dengan merujuk berbagai kitab seperti al-Ta>rikh, al-Kha>tibi, al-Ha>kim, al-Ka>mil, Ibnu ‘A>di, al-Du’afa’, Afrad al- Da>rul Quthni. Oleh karena itu diperlukan analis yang lebih terkait dengan hadis Maudhu> tersebut. Penelitian ini  menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu mengambil langsung dari buku-buku yang berkaitan dengan hadis-hadis Maudhu>’ dan keterkaitan dengan penelitian yang dilakukan. Dalam pengolahan data menggunakan metode analisis isi (content analisis). Sedangkan dalam menarik kesimpulan menggunakan metode deduktif dimana data yang terkumpul diolah secara selektif dan sistematis kemudian ditariklah kesimpulan khusus yang merupakan hasil dari penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Secara umum kitab ini bisa digolongkan sebagai menghimpun hadis-hadis maudhu>’ disertai dengan komentar-komentar dengan mengutip kitab hadis. Dalam kitab tersebut as-Suyuthi memberikan komentar-komentar di dalamnya, dengan  menggunakan pendapat-pendapat ulama hadis yang lain. Sehingga dikatakan kitab al-Suyuthi dikatakan al-Kubra>, sedangkan kitab al-Jauzi dikatakan al-Sugra>.

Page 1 of 1 | Total Record : 7