cover
Contact Name
Dame Evalina Simangunsong
Contact Email
dameevalinas8@gmail.com
Phone
+6281362434160
Journal Mail Official
penelitian@poltekkes-medan.ac.id
Editorial Address
Jl. Jamin Ginting KM 13,5 Kel. Lau Cih Kec. Medan Tuntungan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist)
ISSN : 26230046     EISSN : 26852764     DOI : 10.36911
Core Subject : Health,
Jurnal PANNMED merupakan jurnal ilmiah yang terbit secara on-line dan menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian dalam bidang kefarmasian, analis kesehatan, keperawatan, gizi, kebidanan, kesehatan lingkungan, dan keperawatan gigi.
Articles 748 Documents
DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN KARI TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus Lisna Unita; Colvin Voon
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 10 No. 3 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.695 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v10i3.117

Abstract

Curry leaves ( Murraya koenigii ) can be used as a spice in cooking and curry leaf extract , has the effect of antimicrobial activity can inhibit the growth of Staphylococcus aureus . The purpose of this study was to determine the curry leaf extract solution of various concentrations to inhibit the growth of Staphylococcus aureus and know the difference inhibition curry leaf extract solution between the various different concentrations on the growth of Staphylococcus aureus . This study uses laboratory Experimental design by Design Posttest only control group design . Test method using agar diffusion techniques and media used are media Mueller Hinton Agar ( MHA ) containing Staphylococcus aureus . After incubation for 24 hours and then measure the inhibition zone which formed . One Way Anova Test results obtained curry leaf extract solutions were made in different concentrations of 2.5 % , 5 % , 7.5 % and 10 % can inhibit the growth of Staphylococcus aureus . The higher concentration of curry leaf extract greater inhibitory power and show stronger antibacterial activity . Multiple Comparison Test Results ( LSD ) significant difference ( p < 0.05 ) between the inhibition of curry leaf extract 2.5 % to 10 % , with a value of p = 0.002 , and curry leaf extract 5 % to 10 % with the value of p = 0.007.
PERUBAHAN SEL EPITEL YANG TERJADI PADA PERMUKAAN MUKOSA BUKAL WANITA HAMIL Ameta Primasari; Cynthia Cynthia
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.355 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v12i3.121

Abstract

Jaringan lunak rongga mulut dilindungi oleh mukosa yang merupakan lapisan epitel pada rongga mulut adalah stratified squamous epithelium. Stratified squamous epithelium terdiri atas epitel berkeratin dan epitel tidak berkeratin. Pada mukosa bukal terdapat sel epitel tidak berkeratin yang tersusun atas sel basal, sel intermediate dan sel superifisal. Selama masa kehamilan, peningkatan hormon estrogen 10 kali lipat dan progesteron 30 kali lipat. Perubahan hormonal ini mengakibatkan terjadinya proliferasi sel pada rongga mulut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan jumlah sel, ukuran diameter nukleus-sitoplasma, dan ratio nukleus sitoplasma pada sel epitel mukosa bukal wanita hamil dan wanita tidak hamil. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel berupa sel epitel yang dilakukan terhadap 66 sampel sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Setelah sel epitel didapat, langsung dibawa ke laboratorium Patologi Anatomi FK USU untuk dilakukan pewarnaan Haematoxilin-Eosin. Pemeriksaan mikroskopis untuk perhitungan jumlah rata-rata sel epitel, ukuran diameter nukleus-sitoplasma dan ratio nukleus sitoplasma yang dilihat dari 4 lapang pandang yang berbeda menggunakan mikroskop mikrograf. Hasil analisis uji Mann Whitney U menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan (p<0,05) pada jumlah sel epitel wanita hamil dan wanita tidak hamil. Sedangkan pada diameter nukleus-sitoplasma dan ratio nukleus sitoplasma menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan (p>0,05) antara wanita hamil dan wanita tidak hamil. Berdasarkan penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa jumlah sel superfisial, ukuran diameter nukleus sel epitel mukosa oral dan ratio nukleus sitoplasma pada wanita hamil lebih besar dibandingkan wanita tidak hamil namun demikian ukuran sitoplasma pada wanita hamil lebih kecil dibandingkan wanita tidak hamil.
PENGARUH PEMBERIAN MASSAGE DEPAN (BREAST CARE) DAN MASSAGE BELAKANG (PIJAT OKSITOSIN) TERHADAP PRODUKSI ASI IBU POST PARTUM DI RUMAH SAKIT ZAINAL ABIDIN BANDA ACEH Juliastuti Juliastuti; Sulastri Sulastri
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 12 No. 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.585 KB) | DOI: 10.36911/pannmed.v12i3.122

Abstract

Kelancaran ASI akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses menyusui. Penurunan produksi ASI pada beberapa hari pertama setelah melahirkan dapat disebabkan oleh kurangnya rangsangan hormon prolaktin dan oksitosin, yang sangat berperan dalam kelancaran produksi ASI. Tujuan Penelitian Mengetahui Pengaruh Kombinasi Metode Massage Depan (Breast Care) Dan Massesge Belakang (Pijat Oksitusin) Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Post partum di Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh. Rancangan Penelitian ini menggunakan Quasi experiment, Sampel penelitian adalah ibu post partum, jumlah sampel 15 orang kelompok eksperimen dan 15 orang kelompok kontrol. Hasil penelitian rerata kelompok control memiliki ASI perah 19,33 ml dengan standar deviasi 7.037, sedangkan rerata kelompok perlakuan mendapat ASI perah 34.67 ml dengan standar deviasi 17.57. Kesimpulan: ada pengaruh yang signifikan Kombinasi Metode Massage Depan (Breast Care) Dan Massesge Belakang (Pijat Oksitusin) Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Post Partum di Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh. Diharapkan setiap bidan melakukan dan mengajarkan massage depan (breast care) dan massage belakang (pijat oksitosin) pada hari pertama post partum karena dapat merilekskan keadaan ibu dan merangsang hormon prolactin sehingga produksi dan pengeluaran ASI bertambah banyak.
PENGARUH PENYEMPROTAN EKSTRAK DAUN ALPUKAT DAN LARUTAN SODIUM HIPOKLORIT PADA CETAKAN ELASTOMER TERHADAP STABILITAS DIMENSI Putranti, Dwi Tjahyaning; Rizky, Afrita
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 13 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.602 KB)

Abstract

Faktor utama keberhasilan perawatan jangka panjang prostodonsia adalah keakuratan dari gigi tiruan. Prosedur pencetakan merupakan salah satu tahap yang sangat penting dalam pembuatan gigi tiruan. Polivinil siloksan (PVS) adalah bahan cetak elastomer yang sering digunakan di kedokteran gigi untuk melakukan pencetakan. Berdasarkan anjuran American Dental Association (ADA) membersihkan darah dan saliva dari hasil cetakan menggunakan larutan desinfektan sebelum dilakukan pengisian gipsum di laboratorium sangatlah penting. Proses desinfeksi dapat dilakukan dengan menggunakan bahan kimia buatan maupun alami. Salah satu metode desinfeksi adalah metode penyemprotan, yang dapat mengurangi resiko perubahan stabilitas dimensi hasil cetakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyemprotan ekstrak daun alpukat 25% dan larutan sodium hipoklorit 0,5% pada cetakan elastomer terhadap stabilitas dimensi. Rancangan penelitian ini adalah eksperimental laboratoris dengan sampel hasil cetakan elastomer yang telah diisi gips tipe IV diperoleh dari pencetakan pada model induk yang terbuat dari stainless steel berbentuk 2 mahkota yang telah dipreparasi dengan ukuran bukolingual 6,33 mm, oklusogingival 8,02 mm, dan interpreparasi 28,25 mm. Jumlah sampel 30 buah untuk 3 kelompok. Sampel diukur menggunakan kaliper digital kemudian dianalisis dengan uji t tidak berpasangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh penyemprotan ekstrak daun alpukat 25% dan larutan sodium hipoklorit 0,5% pada cetakan elastomer terhadap stabilitas dimensi, namun perubahan yang terjadi dalam batas yang masih dapat di tolerir dengan persentase perubahan stabilitas dimensi &lt;0,5%, tetapi tidak ada perbedaan pengaruh antara penyemprotan ekstrak daun alpukat 25% dan larutan sodium hipoklorit 0,5% pada cetakan elastomer terhadap stabilitas dimensi.
HUBUNGAN JUMLAH DAN KUADRAN KEHILANGAN GIGI DENGAN TINGKAT KEPARAHAN GANGGUAN SENDI TEMPOROMANDIBULA PASIEN RSGM USU hasanah, Uswatun; Chairunnisa, Ricca
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 12 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.834 KB)

Abstract

Kehilangan gigi posterior dapat menyebabkan perubahan sekunder seperti malposisi gigi yang tersisa. Kehilangan gigi posterior di beberapa kuadran akan diikuti dengan hilangnya kontak oklusal yang mengganggu kestabilan lengkung gigi sehingga mengakibatkan ketidakseimbangan oklusi. Hal ini dapat mengakibatkan gangguan pada sendi temporomandibula. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi tingkat keparahan gangguan sendi temporomandibula berdasarkan usia dan jenis kelamin serta melihat hubungan antara jumlah dan kuadran kehilangan gigi posterior dengan tingkat keparahan gangguan sendi temporomandibula. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara dan pemeriksaan klinis pada 50 orang pasien RSGM USU yang berumur di atas 17 tahun dengan kehilangan gigi posterior. Data dianalisis dengan uji deskriptif univariat dan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gangguan sendi temporomandibula dengan tingkat keparahan ringan dan sedang paling banyak dialami pada usia 17-25 tahun, dan keparahan berat dialami pada usia 36-45 dan 46-55 tahun. Setiap variasi tingkat keparahan gangguan sendi temporomandibula paling banyak dialami oleh perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan antara jumlah dan kuadran kehilangan gigi posterior dengan tingkat keparahan gangguan sendi temporomandibula, namun tingkat keparahan berat hanya ditemukan pada kelompok jumlah kehilangan gigi posterior lebih dari sama dengan tiga gigi dan jumlah kuadran kehilangan gigi posterior pada keempat kuadran
PENGETAHUAN MENGENAI KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 4 MEDAN Indarsita, Dina
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 13 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.481 KB)

Abstract

Remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa. Salah satu organ yangberkembang pada remaja khususnya wanita adalah organ reproduksi. Deteksi dini kesehatan organreproduksi bisa dilihat dari jenis keputihan yang sering dialami remaja wanita. Tujuan mengetahui jeniskeputihan yang dialami adalah untuk mencegah terjadinya penyakit reproduksi sejak dini. Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja putri mengenai keputihan di SMA Negri 4Medan tahun 2017. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. Pada penelitian ini jumlahpopulasi adalah seluruh siswi kelas XIdi SMA Negeri 4 Medan sebanyak 274 orang dan yang menjadisampel yaitu sebanyak 138 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik simple randomsampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan denganmencari pengetahuan tentang pemeriksaan payudara sendiri pada remaja putri. Hasil penelitian yangdilakukan pada 138 orang responden diperoleh mayoritas responden yang mengetahui keputihan dengankategori cukup berjumlah 73 orang (52,9%).Dari hasil penelitian tersebut maka diharapkan pihak sekolah,orang tua, dan petugas kesehatan sekitar dapat berperan aktif dalam memberikan informasi mengenaikeputihan pada siswi tersebut
PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG PRIMARY SURVEY (PENILAIAN AWAL) PADA PASIEN GAWAT DARURAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) Marlisa, Marlisa
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 12 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.023 KB)

Abstract

Primary Survey (Penilaian Awal) merupakan usaha yang dilakukan untuk mempertahankan kehidupan pada saat pasien atau korban mengalami keadaan yang mengancam jiwa, Kepedulian perawat pada saat menemukan klien yang membutuhkan primary survey (penilaian awal) sangat mempengaruhi keberhasilan usaha pertolongan yang akan di lakukan. Perawat di tuntut memiliki pengetahuan dan sikap yang baik kepada semua intervensi dalam pelayanan di Rumah sakit khususnya primary survey (penilian awal) yang menyangkut kehidupan klien. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengetahuan perawat tentang primary survey (penilaian awal) pada pasien gawat darurat di instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Dr.pirngadi medan 2017, penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain penelitian cross sectional dengan menggunakan tehnik total sampling dengan jumlah responden 30 orang perawat yang bekerja di instalasi gawat darurat RSUD.Dr.pirngadi medan tahun 2017. Hasil penelitian yang dilakukan pada 30 orang responden diperoleh bahwa pengetahuan perawat dalam primary survey (penilaian awal) di instalasi gawat darurat (IGD) RSUD. Dr.pirngadi medan tahun 2017 meliputi perawat berpengetahuan baik yaitu berpengetahuan baik dalam primary survey (penilaian awal) yaitu sebanyak 19 responden (63,3%), pengetahuan cukup sebanyak 11 responden (36,7%), dan tidak ditemukan responden dengan pengetahuan kurang. Berdasarkan pendidikan, mayoritas berpengetahuan baik yaitu responden yang berlatar belakang berpendidikan SI keperawatan sebanyak 12 responden (100%), dan berpengetahuan cukup yaitu responden yang berpendidikan DIII keperawatan sebanyak 11 responden (61,1%). Berdasarkan umur, mayoritas responden yang berpengetahuan baik yaitu umur 31-35 tahun 6 responden (60,0%), berpengetahuan cukup umur &gt;40 tahun sebanyak 2 responden (28.6%). Berdasarkan masa kerja, mayoritas responden yang berpengetahuan baik yaitu masa kerja &gt;10 tahun sebanyak 5 responden (100%), berpengetahuan cukup masa kerja 1-5 tahun sebanyak 9 responden (64,3%). Dengan pengetahuan yang baik diharapkan pelayanan pada pasien terutama pada pasien kondisi kritis (Darurat) dapat dilakukan dengan tepat, cepat, cermat dan efisien. Demi terlaksananya pelayanan holistik perawat harus selalu meningkatkan pengetahuan (diperbaharui secara berkala) agar tujuan akhir meningkatkan harapan hidup pasien dan mencegah kecacatan tercapai.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU MENYIKAT GIGI SISWA-SISWI KELAS V SD AL-WASHLIYAH KECAMATAN MEDAN HELVETIA Siregar, Rawati
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 12 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.534 KB)

Abstract

Upaya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut di Indonesia masih rendah, hal ini dibuktikan dengan hasil Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2006 pada usia 1-4 tahun yang tidak menyikat gigi sama sekali sebanyak 64,9%, sedangkan yang menyikat gigi tepat waktu sebanyak 1%. pada usia 5-14 tahun, jumlah anak yang sama sekali tidak menyikat gigi sebanyak 23,4%, dan jumlah anak yang menyikat gigi tepat waktu sebanyak 5.6%. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survei analitik dengan rancangan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Perubahan Perilaku Menyikat Gigi Siswa-Siswi Kelas V SD Al-Washliyah Kecamatan Medan Helvetia. Yang dilaksanakan pada bulan April sampai November 2016 dengan jumlah sampel 50 orang Siswa-siswi kelas V dan 50 orang keluarga Siswa-siswi tersebut. Penelitian ini bermanfaat sebagai informasi bagi keluarga dan Siswa-siswi kelas V SD Al-Washliyah tentang pentingnya dukungan keluarga terhadap perilaku menyikat gigi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui dukungan keluarga sebagian besar kategori mendukung dengan jumlah 46% dan kurang mendukung 14%. Dukungan yang baik yang telah diberikan oleh keluarga ini berhubungan dengan perubahan perilaku menyikat gigi siswa-siswi kelas V SD Al-Washliyah Kecamatan Medan Helvetia. Hubungan tersebut dapat dilihat dari hasil analisis chi-square antara dukungan keluarga dan pengetahuan menyikat gigi siswa-siswi diperoleh nilai p (0,002) &lt; α (0,05). Untuk sikap diperoleh nilai p (0,039) &lt; α (0,05) dan untuk tindakan nilai p (0,012) &lt; α (0,05). Nilai p pengetahuan, sikap dan tindakan &lt; α (0,05), maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pengetahuan, sikap dan tindakan menyikat gigi siswa-siswi kelas V SD Al-Washliyah Kecamatan Medan Helvetia.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN PERMEN JAHE TERHADAP MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL DI KLINIK KHAIRUNIDA SUNGGAL TAHUN 2018 Nurdiana, Ani
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 13 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.592 KB)

Abstract

Kehamilan menyebabkan banyak perubahan pada tubuh ibu, maka akan muncul berbagai macamketidaknyamanan secara fisiologis pada ibu misalnya mual muntah, biasanya bersifat ringan dan merupakankondisi yang dapat dikontrol sesuai dengan kondisi ibu. Kondisi tersebut kadang berhenti pada trimesterpertama, namun pengaruhnya dapat menimbulkan gangguan nutrisi, dehidrasi, kelemahan, penurunan beratbadan, dan ketidakseimbangan elektrolit, bila tidak ditangani maka akan bertambah berat menjadiHiperemesis Gravidarum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas permen jahe dalampenurunan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester pertama di klinik khairunida dengan rancanganpenelitian Quasy Eksperimental dengan desain One Group Pretest Posttest. Responden yang digunakanberjumlah 15 orang dengan teknik purposivesampling. Data ini diambil menggunakan uji T-dependent. Darihasil penelitian menunjukkan nilai frekuensi mual muntah sebelum diberikan intervensi yaitu 10,93 dansetelah diberikan intervensi yaitu 3,33 dengan penurunan rata-rata 7,60. Hasil uji statistik didapatkan nilaip&lt;(0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian permen jahe efektif dalam penurunan mual muntahpada ibu hamil trimester pertama. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengurangi penggunaan obat nonfarmakologi untuk mengatasi mual muntah pada ibu hamil trimester pertama dan berkolaborasi denganjurusan farmasi untuk memudahkan dalam proses pembuatan dan menghasilkan permen jahe yangberkualitas baik.
HUBUNGAN DERAJAT KEPARAHAN KELAINAN PERIODONTAL DENGAN TRAUMATIK OKLUSI PADA PEMAKAI GIGI TIRUAN SEBAGIAN LEPASAN DI RSGM USU Felim, Jevon; Dallmer, Ariyani
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 12 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.312 KB)

Abstract

Gigi tiruan sebagian lepasan (GTSL) bertujuan untuk menggantikan gigi yang hilang serta jaringan pendukungnya, dapat dipasang dan dilepas sendiri oleh pemakainya. Jaringan periodontal mempunyai batas ambang dalam menahan tekanan oklusi, bila tekanan ini berlebihan dapat mencederai jaringan periodontal. Pasien diinstruksikan untuk menjaga kebersihan gigi tiruan dan gigi penyangga. Bila GTSL tidak dibersihkan dapat mengakibatkan akumulasi debris pada bagian gigi penyangga dan konektor minor, sehingga mengakibatkan terjadinya inflamasi gingiva. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah pasien yang membuat gigi tiruan sebagian lepasan di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Sumatera Utara sejak bulan Juni 2014 sampai bulan Juli 2015 yang berjumlah 100 orang. Subjek penelitian dilakukan pemeriksaan klinis berupa pemeriksaan kelainan periodontal, traumatik oklusi dan oral hygiene. Subjek penelitian yang mengalami kelainan periodontal dibagi menjadi 4 kelompok derajat keparahan yaitu gingivitis sederhana, periodontal destruksi tahap awal, periodontal destruksi tahap mantap, dan penyakit pada tahap akhir. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara derajat keparahan kelainan periodontal (gingivitis sederhana, periodontal destruksi tahap awal, periodontal destruksi tahap mantap, dan penyakit pada tahap akhir) dengan traumatik oklusi dengan nilai p = 0,011.

Page 10 of 75 | Total Record : 748


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Dsember 2025 Vol. 20 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2025 Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2025 Vol. 19 No. 3 (2024): Vol. 19 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Desember 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2024 Vol. 18 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September- Desember 2023 Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2023 Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2023 Vol. 17 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September- Desember 2022 Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2022 Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode januari -April 2022 Vol. 16 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Desember 2021 Vol. 16 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2021 Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2021 Vol. 15 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Desember 2020 Vol 15 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2020 Vol 14 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2019 Vol. 14 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2019 Vol 14 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2019 Vol 13 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2019 Vol. 13 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2018 Vol. 8 No. 3 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2014 Vol 13 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2018 Vol 13 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2018 Vol. 12 No. 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018 Vol 12 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018 Vol. 12 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2017 Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017 Vol. 11 No. 3 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2017 Vol. 11 No. 2 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2016 Vol. 11 No. 1 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2016 Vol. 10 No. 3 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2016 Vol 10 No 3 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2016 Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2015 Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2015 Vol 9 No 3 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2015 Vol 9 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2014 Vol 9 No 1 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2014 Vol 8 No 3 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2014 Vol 8 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2013 Vol 7 No 3 (2013): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2013 Vol 7 No 2 (2012): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2012 More Issue