cover
Contact Name
Sani Ega Priani, M.Si., Apt.
Contact Email
-
Phone
jurnal.farmasyifa@gmail.c
Journal Mail Official
jurnal.farmasyifa@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Farmasi - Universitas Islam Bandung Jalan Rangga Gading No. 8, Kota Bandung, Jawa Barat
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa
ISSN : 25990047     EISSN : 25986376     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa (JIFF) merupakan Jurnal ilmiah yang memuat artikel hasil penelitian di ruang lingkup Farmasi meliputi Farmakologi dan Toksikologi, Farmasi Klinik dan Komunitas, Biologi Farmasi, Farmasetika, Farmasi Mikrobiologi dan Bioteknologi, dan Farmakokimia. Disamping penelitian, jurnal ilmiah Farmasyifa juga memuat artikel hasil review terkait perkembangan ilmu kefarmasian di Indonesia berbasis penelitian.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2020)" : 7 Documents clear
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENGGUNAAN ANTIBIOTIK (STUDI KASUS PADA KONSUMEN APOTEK-APOTEK KECAMATAN GLAGAH KABUPATEN LAMONGAN) Hajar Sugihantoro
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiff.v3i2.5655

Abstract

ABSTRAKKetidaktepatan penggunaan antibiotik banyak ditemukan di masyarakat luas. Hal ini dapat menjadi penyebab terjadinya resiko buruk seperti resistensi antibiotik. Studi awal yang dilakukan pada 15 warga Kecamatan Glagah menunjukkan sebanyak 73% menggunakan antibiotik untuk penyakit non infeksi atau membelinya tanpa resep dokter. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan perilaku penggunaan antibiotik serta meneliti hubungan antara pengetahuan dan perilaku penggunaan antibiotik. Penelitian ini merupakan penelitian dalam bentuk survey dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner tertutup. Analisis data dilakukan dengan analisis Spearman. Penelitian dilakukan pada 96 konsumen Apotek-apotek di Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan. Hasil yang didapat yakni mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (64%), berusia antara 18-40 tahun (75%). Pendidikan terakhir mayoritas responden adalah SMA (55%).  Mayoritas responden adalah ibu rumah tangga (32%). Antibiotik yang banyak digunakan oleh responden adalah amoxicillin (63%). Tingkat pengetahuan responden dengan kategori pengetahuan baik sebanyak 8%, kategori cukup sebanyak 35%, dan kategori kurang sebanyak 57%. Adapun kategori perilaku baik sebanyak 22%, kategori cukup sebanyak 66%, dan kategori kurang sebanyak 12%. Hasil uji spearman didapatkan nilai sig. 0,000, nilai koefisien korelasi sebesar 0,431, dan arah korelasi positif (+). Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan perilaku penggunaan antibiotik pada konsumen Apotek-apotek Kecamatan Glagah Kabupaten Lamongan.
PENENTUAN PARAMETER TERMODINAMIKA PEMBENTUKAN KOMPLEKS INKLUSI IBUPROFEN-β-SIKLODEKSTRIN DAN PENGARUH KONSENTRASI BETASIKLODEKSTRIN TERHADAP KELARUTAN IBUPROFEN Fitrianti Darusman; Tia Aulia Silvianti; Budi Prabowo Soewondo
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiff.v3i2.5812

Abstract

Ibuprofen merupakan turunan asam propionat bersifat analgetik yang mempunyai daya antiinflamasi dan termasuk ke dalam Biopharmaceutic Classification Systems (BCS) kelas II yang mempunyai kelarutan praktis tidak larut dalam air dimana laju pelepasan ibuprofen menjadi penentu absorbsi obat. Salah satu upaya untuk meningkatkan kelarutan ibuprofen yaitu dengan pembentukan kompleks inklusi menggunakan β-siklodekstrin. β-siklodekstrin merupakan turunan siklodekstrin yang paling ekonomis dan non toksik saat diberikan secara oral serta ukuran rongganya sesuai untuk banyak obat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan parameter termodinamika (ΔH, ΔG dan ΔS) dan pengaruh konsentrasi β-siklodekstrin terhadap kelarutan ibuprofen berdasarkan harga tetapan stabilitas kompleks pada proses pembentukan kompleks inklusi ibuprofen-β-siklodekstrin. Pembentukan kompleks inklusi antara ibuprofen dengan β-siklodekstrin dilakukan pada 2 kondisi pH yaitu dapar sitrat pH 5,2 dan dapar fosfat pH 7,2 serta 3 kondisi suhu yaitu 32°, 37°, dan 42°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibuprofen dapat berinteraksi dengan β-siklodekstrin membentuk kompleks inklusi. Interaksi yang terjadi pada pH 5,2 dan 7,2 berlangsung secara eksotermik (ΔH<0), proses terjadi secara spontan (ΔG negatif) dan terjadi penurunan ketidakteraturan sistem (ΔS negatif) serta kelarutan ibuprofen meningkat dengan meningkatnya kadar β-siklodekstrin dimana harga tetapan stabilitas kompleks pada pH 5,2 sebesar 297,012 M-1 lebih besar dari pada pH 7,2 sebesar 50,137 M-1.Kata kunci : 
Aspirin, antiplatelet dengan biaya paling minimal pada pasien stroke Keni Idacahyati
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiff.v3i2.5797

Abstract

Stroke merupakan penyebab kematian dan penyebab kecacatan diseluruh dunia. Dalam waktu dekat penyakit serebrovaskular akan meningkat karena penuaan dan perubahan gaya hidup yang merugikan di seluruh dunia. Pengobatan antiplatelet dapat mengurangi volume otak yang rusak oleh iskemia dan mengurangi risiko awal kematian.  Penyakit stroke mewakili beban keuangan yang besar pada sistem perawatan kesehatan, serta pada pasien, keluarga, dan masyarakat. Analisis minimisasi biaya adalah metode penghitungan biaya obat untuk melihat obat yang paling murah atau modalitas terapeutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasien dengan aspirin memiliki rata-rata total biaya antiplatelet yang lebih kecil (Rp2.168.900,57) dibandingkan dengan clopidogrel (Rp.2.618.655,00) (p = 0,052) dan aspirin lebih cost effectif dibandingkan clopidogrel sebagai antiplatelet pada pasien stroke.
ISOLASI MIKROBA PENGHASIL ENZIM GLUKOAMILASE PADA TANAH LIMBAH PENGGILINGGAN PADI DI DAERAH JATI MAUK TANGERANG Febri Hidayat; Ekadipta Ekadipta; Adinda Riskia Indriani Putri
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiff.v3i2.5894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan mikroba potensial penghasil enzim glukoamilase. Enzim glukoamilase bekerja menghidrolisis amilum atau pati menjadi glukosa. Dalam industri glukoamilase dipakai pada proses produksi sirup glukosa dan sirup fruktosa. Dengan demikian, pengolahan hasil alam indonesia yang mengandung amilum atau pati misalnya beras, singkong, dll dapat dilakukan secara optimal. Adapun cara penapisan mikroba, dilakukan dengan cara membiakan mikroba yang terdapat pada tanah tumpukan limbah pada media Nutrien Agar (NA)-Pati dan Potato Dextrose Agar (PDA)-Pati. Pada meda yang ditumbuhi koloni diberi larutan lugol. Adanya daerah bening disekitar koloni menandakan bahwa koloni mikroba tersebut menghasilkan enzim amilase. Koloni kemudian diisolasi dan dimurnikan dengan cara goresan. Adanya glukosa pada media menandakan bahwa mikroba menghasilkan enzim glukoamilase. identifikasi glukosa pada media dilakukan dengan uji fehling dan metode Kromatografi lapis tipis.  Hasil menunjukkan bahwa Pada tanah limbah penggilinggan padi didaerah Jati Mauk Tangerang dengan menggunakan metode ini tidak ditemukan bakteri yang positif dapat menjadi mikroba penghasil enzim glukoamilase. Namun ditemukan dua jenis jamur yang potensial penghasil enzim glukoamilase.
FORMULASI DAN KARAKTERISASI NANOSUSPENSI MORIN DENGAN METODE SONOPRESIPITASI Muhammad Dzakwan
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiff.v3i2.6062

Abstract

Pendahuluan : Morin (3,5,7, 2,4’- pentahidroksiflavone) adalah senyawa flavonoid golongan flavonol yang poten sebagai antioksidan, antikanker, antiinflamasi dan sebagai antidiabetes. Morin bersifat lipofil, tidak larut dalam air sehingga ketersediaan hayati dan aplikasi klinis menjadi terbatas. Nanosuspensi adalah sistem dispersi koloidal, 100% mengandung bahan obat dengan ukuran 10-1000 nm, tidak mengandung bahan pembawa apapun kecuali sebagai bahan penstabil. Tujuan : Penelitian ini bertujuan membuat nanosuspensi morin yang stabil dengan metode sonopresipitasi. Karakterisasi nanosuspensi meliputi ukuran partikel, indeks polidispersitas, zeta potensial, morfologi nanosuspensi dan aktivitas antioksidan. Metode : Nanosuspensi morin dibuat dengan metode sonopresipitasi dengan frekuensi 50 kHz selama 8 menit dengan variasi bahan penstabil jenis surfaktan, polimer dan kombinasi keduanya. Karakterisasi nanosuspensi meliputi ukuran partikel, indeks polidispersitas, zeta potensial, morfologi partikel (TEM), stabilitas fisik dan aktivitas antioksidan. Kesimpulan : Morin berhasil dikembangkan menjadi nanosuspensi dengan metode sonopresipitasi. Formula 7 dengan stabilizer SLS-Pluronic F68 (0,5:1) merupakan  formula terpilih dengan ukuran partikel terkecil sebesar 182,7 nm, ukuran partikel seragam (PI : 0,210), stabil setelah penyimpanan 8 minggu dengan nilai zeta potensial -37,8 mV. Aktivitas antioksidan nanosuspensi morin meningkat sebesar 2-3 kali 
IDENTIFIKASI PROTEASE UTAMA (Mpro) SEBAGAI MAKROMOLEKUL TARGET DALAM PENGEMBANGAN KANDIDAT INHIBITOR NOVEL CORONAVIRUS 2019 (SARS-CoV-2) SECARA IN SILICO Taufik Muhammad Fakih; Mentari Luthfika Dewi
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiff.v3i2.5913

Abstract

Protease utama (Mpro) merupakan bagian utama pembentuk karakteristik coronavirus (SARS-CoV dan SARS-CoV-2). Kemajuan teknologi telah membuka peluang untuk menemukan kandidat senyawa inhibitor baru yang mampu mencegah dan mengendalikan infeksi COVID-19 melalui penghambatan Mpro SARS-CoV-2. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengeksplorasi struktur makromolekul Mpro dari kedua coronavirus tersebut secara in silico. Makromolekul Mpro terlebih dahulu dilakukan preparasi dengan menggunakan perangkat lunak BIOVIA Discovery Studio 2020. Konformasi tiga dimensi dan sekuensing dari struktur makromolekul yang telah dipreparasi kemudian diamati dan dibandingkan dengan menggunakan perangkat lunak Chimera 1.14 dan Notepad ++. Bagian sisi aktif dari makromolekul Mpro kemudian diidentifikasi dengan menggunakan perangkat lunak BIOVIA Discovery Studio 2020. Prediksi molekul inhibitor makromolekul Mpro dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak MGLTools 1.5.6 yang dilengkapi dengan AutoDock 4.2. Berdasarkan hasil identifikasi terhadap makromolekul Mpro diperoleh hasil bahwa terdapat kemiripan struktur dan situs aktif pengikatan dari kedua makromolekul tersebut. Diprediksi bentuk molekul inhibitor dari kedua makromolekul Mpro juga identik. Dengan demikian, beberapa referensi tersebut dapat digunakan sebagai acuan dalam pengembangan kandidat inhibitor kompetitif Mpro SARS-CoV-2 untuk pengobatan penyakit infeksi COVID-19.
TELAAH KANDUNGAN ASAM LEMAK ESENSIAL DALAM EMPAT JENIS MINYAK IKAN KONSUMSI DI JAWA BARAT Indra Topik Maulana; Rizka Wulan Sari; Rinda Sri Partina; Isnaeni Nur Azizah
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiff.v3i2.5977

Abstract

Penelitian terkait telaah kandungan asam lemak esensial dari empat jenis minyak ikan konsumsi di Jawa Barat telah selesai dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data ilmiah terkait kandungan asam lemak esensial didalam empat jenis ikan konsumsi. Bahan ikan yang digunakan adalah ikan mujair (Oreochromis mossambicus), ikan nila (Oreochromis niloticus), ikan gurami (Osphronemus goramy), dan ikan Bandeng (Chanos chanos). Minyak dari setiap jenis ikan diekstraksi dengan metode ekstraksi sinambung. Selanjutnya minyak ditransesterifikasi menjadi FAME kemudian dianalisis dengan menggunakan Kromatografi Gas-Spektroskopi Massa. Data hasil penelitian menunjukkan ikan mujair memiliki rendemen paling tinggi yaitu 8,57 + 0,06 % dari total bahan kering tanpa kepala dan ekor.  Ikan nila mengandung minyak paling rendah yaitu 0,28 + 0,09 %. Berdasarkan penggolongan asam lemak, Minyak ikan mujaer mengandung SFA 35,36 + 4,86 %, MUFA 31,55 + 1,79 %, PUFA 19,15 + 2,05 %. Minyak ikan bandeng mengandung SFA 38,12 + 4,86 %, MUFA 36,64 + 2,21 % dan PUFA 18,4 + 2,02 %. Minyak Ikan gurami mengandung SFA 41,65 + 2,35   %, MUFA 40,29 + 1,13 %. Minyak Ikan Nila mengandung SFA 34,11 + 1,73%, MUFA  27,47  + 2,11 %, dan PUFA 38,43 + 2,81 %. Asam lemak esensial utama yang ditemukan pada penelitian ini diantaranya adalah ARA(ω-6), EPA(ω-3), dan DHA(ω-6).

Page 1 of 1 | Total Record : 7