cover
Contact Name
Bambang Subekti
Contact Email
-
Phone
+62274898444
Journal Mail Official
abdimas@uii.ac.id
Editorial Address
Directorate of Research and Public Services Universitas Islam Indonesia (DPPM UII) Jl. Kaliurang Km.14,4 Yogyakarta 55584
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI)
ISSN : -     EISSN : 2686097X     DOI : -
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer. JAMALI terbit 2 kali setahun setiap bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Volume 03, Issue 01, Maret 2021" : 6 Documents clear
Islamic Tolerance in World 4.0: Membentuk Kepribadian Toleran dan Hubungannya dengan Self-Control dalam Bersosial Media Sabrina Adani Widiatmoko; Keny Pek; Fahmi Eko Nur Iman; Annisa T R Annisa; Fitri Wulandari; Oksita Nurma Gupita; Ahmad Rusdi
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Volume 03, Issue 01, Maret 2021
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jamali.vol3.iss1.art5

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perubahan sikap toleransi dengan dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat dalam upaya untuk memberi edukasi terkait pentingnya meningkatkan sikap tolernasi di era modern ini untuk mengurangi fenomena intoleransi. Penelitian ini dilakukan melalui media zoom dalam bentuk web seminar atau webinar. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode penelitian eksperimental dengan dengan melibatkan 74 peserta dengan desain one group pretest postest. Data dihimpun dalam bentuk kuesioner. Teknik analisis data dengan cara uji Wilcoxon dengan program SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa webinar Islamic Tolerance in World 4.0 memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sikap toleransi. Hal ini ditunjukkan dengan kenaikan rata-rata pretest ke postest sebesar 1,17 dan dengan hasil signifikansi 0,026 dengan nilai p<0,05.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Produk Asam Jawa Berbasis Ekonomi Lokal di Desa Nglopang Kecamatan Parang Kabupaten Magetan Liana Vivin Wihartanti; Dwi Nila Andriani; Adimas Rizky Saputra; Nasiska Febri Chrisma Sari
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Volume 03, Issue 01, Maret 2021
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jamali.vol3.iss1.art6

Abstract

Nglopang merupakan salah satu desa di Kabupaten Magetan yang memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Objek dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik ini adalah pohon asam. Hasil dari pohon asam ini adalah pengolahan buah asam untuk menjadi produk olahan yang siap konsumsi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan produk unggulan Desa Nglopang kepada masyarakat. Hasil dari kegiatan ini adalah terciptanya kerjasama yang baik dari berbagai pihak untuk menciptakan produk olahan gummy asam bersama masyarakat Desa Nglopang. Daging buah asam jawa tidak hanya sekedar di olah menjadi sirup asam dan manisan asam saja tetapi bisa di inovasi menjadi permen asam atau gummy asam yang mudah di olah dan juga bisa awet dalam jangka waktu lama tanpa bahan pengawet.
Investigasi Faktor-Faktor Pengaruh Untuk Kemudahan Pembangunan Rumah Tahan Gempa Bagi Masyarakat Bantul Setya Winarno; Arrie Kurniawardhani; Catur Singgih
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Volume 03, Issue 01, Maret 2021
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jamali.vol3.iss1.art1

Abstract

Gempa bumi di Kabupaten Bantul tahun 2006 dan beberapa gempa kuat di Indonesia telah banyak merenggut korban ribuan jiwa dan luka karena keengganan masyarakat dalam penerapan konsep-konsep tahan gempa pada rumah tinggalnya. Pada kenyataannya, penerapan standar kegempaan tidak hanya sekedar intervensi fisik dan teknis semata, tetapi juga aspek non-teknis. Artikel ini bertujuan untuk menguraikan factor-faktor pengaruh (teknis dan non-teknis) untuk kemudahan pembangunan rumah tahan gempa bagi masyarakat di Kabupaten Bantul. Pemahaman yang baik atas factor-faktor pengaruh ini akan memberi kontribusi signifikan bagi para pemangku kepentingan dalam menentukan strategi yang efektif dan efisien bagi masyarakat Kabupaten Bantul yang akan membangun rumah tinggalnya. Pengumpulan data dilakukan melalui kajian pustaka, wawancara, dan  tiga kali focus group discussion (FGD). Temuan pertama yang mengemuka dalam penelitian ini adalah terdapat indicator-indikator utama terkait dengan konsep-konsep tahan gempa yang sudah semestinya perlu ditindaklanjuti dalam penerapannya. Sedangkan, temuan yang kedua adalah terdapat 13 faktor-faktor pengaruh untuk kemudahan pembangunan rumah tahan gempa bagi masyarakat Bantul, yaitu (1) alamat rumah, (2) lokasi rumah, (3) jenis tanah, (4) kedalaman muka air sumur, (5) luas rumah tinggal yang akan dibangun, (6) jumlah jiwa penghuni, (7) kemampuan finansial, (8) rencana fungsi rumah, (9) ketersediaan tukang, (10) ketersediaan material, (11) adanya warga atau kelompok masyarakat di sekitar yang mendukung dan peduli, (12) adanya ahli yang bisa diajak diskusi, dan (13) diskusi lanjutan dengan BPBD dan akademisi. Faktor-faktor ini perlu disusun dalam sebuah kerangka kerja yang sistematis, yang dapat mempermudah dalam pengambilan keputusan bagi individu dalam membangun rumah aman gempa yang lebih baik.
Pengembangan Budidaya Azolla Mycrophilla Sebagai Alternatif Pakan Ternak dan Pemanfaatannya Sebagai Pupuk Bio Organik di Wilayah Masyarakat Desa Baletbaru, Sukowono Desy Cahya Widianingrum; Nilasari Dewi; Wahyu Indra Duwi Fanata; Ummi Sholikhah
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Volume 03, Issue 01, Maret 2021
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jamali.vol3.iss1.art2

Abstract

Desa Balletbaru Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember  adalah desa yang memiliki potensi besar baik di bidang pertanian maupun peternakan. Pada umumnya masyarakat di desa tersebut masih tergantung pada pemanfaatan pakan ternak hijuan yaitu rumput dan limbah pertanian. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mengenalkan Azolla sebagai alternatif pakan dan bahan pupuk bio-organik kepada masyarakat serta memberikan pelatihan budidaya sehingga terbentuknya  suatu kelompok usaha di Desa Balletbaru, Kecamatan Sukowono. Rangkaian kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi kegiatan, penyuluhan pentingnya Azolla dan manfaatnya sebagai pakan ternak dan pupuk bio-organik, praktek pembuatan kolam dan cara budidaya, monitoring perkembangan Azolla, pemanenan, praktek pembuatan pupuk, serta inisiasi pemasaran Azolla melalui media sosial. Luaran dari program ini diantaranya transfer teknologi tentang Budidaya Azolla sebagai pakan alternatif bernutrisi tinggi dan sebagai pupuk bio-organik, petunjuk/manual  yang berisi tentang cara budidaya dan pemanfaatan Azolla sebagai pakan ternak dan pupuk bio-organik, petunjuk/ manual analisis usaha  budidaya Azolla, serta hasil produksi ternak yang semakin optimal sehingga menjadi salah satu sumber ekonomi yang dapat meningkatkan penghasilan dan kesejahterahan masyarakat  mitra pengabdian dan sekitarnya.
WAKOWAJI (Waras Ekonomi Waras Jiwa) Improvement of productivity in Era New Normal of Mulo Village, Wonosari, Gunung Kidul ongki ongki; Feliks Hendrikjayanto Laoli; Wayan Agus Wijane; Wisnu Wijaya Saputra; Galuh Novita Sari; Ella Sri Ardini; Oktavianna Kusuma Ningrum; Beatrich Alfika Manu Putri; Rosmawati Hio; Nurlia Ikaningtyas
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Volume 03, Issue 01, Maret 2021
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jamali.vol3.iss1.art3

Abstract

Kabupaten Gunungkidul mempunyai topografi yang mayoritas wilayahnya berupa kawasan perbukitan karst yang mengakibatkan lahan pertanian menjadi kurang subur. Hal ini berdampak pada budidaya pertanian yang dari tahun ke tahun belum menunjukkan hasil optimal dan rendahnya tingkat perekonomian masyarakat serta kemisikinan yang tinggi di wilayah Gunungkidul. Banyaknya orang dengan penghasilan rendah, menjadi salah satu penyebab tingginya Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP) di Gunungkidul. Jumlah ODDP di Desa Mulo ada 18 orang. Berdasarkan screening yang telah dilakukan didapatkan hasil sebagai berikut yaitu satu orang masuk kedalam kategori akut, dua orang masuk dalam kategori maintenance, dan 15 orang masuk ke dalam kategori health promotion. Hal ini memberikan dampak buruk terhadap perekonomian warga Desa Mulo. Tujuan dari program ini yaitu mengembangkan potensi sumber daya alam, memaparkan faktor yang mempengaruhi tingginya kasus gangguan kesehatan jiwa, mengetahui seberapa besar pengaruh perekonomian terhadap kesehatan jiwa warga Desa Mulo pada era new normal. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara luring (luar jaringan), dengan tahap kegiatan dimulai dari screening, pengkategorian, pemberian intervensi berupa pemberian Terapi Aktivitas Kelompok (TAK), Self Help Group (SHG) dan pemberdayaan ODDP dengan pembuatan manggleng dan berternak kambing. Hasil dari enam indikator yang telah dilaksanakan berupa peningkatan perubahan perilaku. ODDP mampu melakukan kegiatan yang positif secara mandiri seperti minum obat teratur, mampu mengungkapkan pendapat, dan bekerja sesuai dengan ketrampilan serta kemampuan yang dimiliki di era new normal. ODDP mampu berinteraksi sosial dengan warga sekitar dan mampu meningkatkan produktivitas ekonomi berupa kegiatan pembuatan manggleng serta berternak kambing.
Peningkatan Pengetahuan Kanker Payudara dan Ketrampilan Periksa Payudara  Sendiri (SADARI) untuk Deteksi Dini Kanker Payudara di Semutan Jatimulyo Dlingo Erlina Marfianti
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Volume 03, Issue 01, Maret 2021
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jamali.vol3.iss1.art4

Abstract

ABSTRAK Kanker payudara merupakan penyebab kematian tertinggi  kanker pada perempuan di Indonesia. Hal ini disebabkan penderita kanker payudara pergi ke pelayanan kesehatan saat kanker payudara sudah stadium lanjut. Keterlambatan penanganan ini disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kanker payudara dan belum tahunya cara periksa payudara sendiri  (SADARI) untuk deteksi dini kanker payudara. Penanganan kanker payudara sejak stadium dini diharapkan dapat mengurangi angka kematian dan meningkatkan angka harapan hidup. Pengetahuan kanker payudara dan SADARI di mayoritas masyarakat terutama ibu ibu  Semutan Jatimulyo Dlingo masih rendah dan banyak yang belum tahu cara deteksi dini dengan SADARI. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kanker payudara dan meningkatkan ketrampilan  SADARI pada masyarakat Semutan Jatimulyo Dlingo. Kegiatan yang dilakukan adalah pemberian edukasi dengan pemaparan materi dan diskusi, pelatihan ketrampilan SADARI dengan manekin, pelatihan praktek mandiri terbimbing dengan manekin. Tingkat pengetahuan diukur dengan tes sebelum dan sesudah rangkaian seluruh kegiatan. Analisis hasil tes didapatkan hasil  terdapat peningkatan pengetahuan setelah edukasi dan pelatihan  SADARI dibanding sebelumnya. Kesimpulannya terdapat peningkatan pengetahuan tentang kanker payudara dan ketrampilan SADARI pada masyarakat di Semutan Jatimulyo Dlingo setelah pemberian edukasi dan pelatihan. ABSTRACT Breast cancer is the leading cause of cancer death in Indonesian women. Breast cancer sufferers come to health services when breast cancer is in an advanced stage. This delay is due to the lack of public knowledge about breast cancer and early detection of breast self-examination (BSE). Treating breast cancer from an early stage can reduce mortality. Knowledge of breast cancer and BSE in the Semutan Jatimulyo Dlingo community is still low and they don't know how to detect it early with BSE. This community service activity aims to increase breast cancer knowledge and BSE skills in the Semutan Jatimulyo Dlingo community. The activities carried out are providing education with material presentation and discussion, BSE skills training with mannequins, guided self-practice training. The level of knowledge was measured by tests before and after the activity. Analysis of the test results showed that there was an increase in knowledge after BSE education and training. The conclusion of this activity is an increase in breast cancer knowledge and BSE skills in the community at Semutan Jatimulyo Dlingo after providing education and training.

Page 1 of 1 | Total Record : 6