cover
Contact Name
Itsar Bolo Rangka
Contact Email
itsarbolor@konselor.org
Phone
+6287792679654
Journal Mail Official
-
Editorial Address
LPPM Universitas Indraprasta PGRi. Kampus A Building 3, 2nd Floor | Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Psychocentrum Review
ISSN : 26561069     EISSN : 26568454     DOI : 10.30998/pcr
Core Subject : Humanities, Health,
Psychocentrum Review focused to publish high-quality articles dedicated to all aspects of the latest outstanding research and developments in the fields of Psychology, Counseling, and Psychotheraphy in a cross settings. The scope of this journal encompasses to study of psychotherapy, counseling, mental health, parenting, work-life balance, work-family conflict, group behavior, emotion regulation, cognition, addictions, substance abuse, trauma, illness - loss & grief, social relation, psychosocial support, marriage, couple relationships, violence, psychometrics, educational psychology, anxiety, health and workforce, gender & sexuality, healthcare, psychological injury, ethical profession, and quality of life.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2023): Psychocentrum Review" : 5 Documents clear
Role of Work Engagement, Autonomy Support, Psychological Capital, and Economic Factors to Educator and Staff Well-being in the Philippines Justin Vianey M. Embalsado; Beatriz C. Balilu; Mary Anne Joseph T. Montoya; Rachelle Louse C. Chavez; Olga Angelinetta P. Tulabut; Roger S. Mangalus; Cherry Lou M. De Ala; Abigail B. Gonzales; June R. De Leon
Psychocentrum Review Vol 5, No 1 (2023): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.511307

Abstract

Educational institutions are transitioning their learning modalities to flexible learning from remote education; educators and staff continuously encounter ambiguous work demands that negatively affect their well-being. Literature indicates the influence of autonomy support, psychological capital, work engagement, and economic factors (i.e., financial preparedness and job insecurity) on well-being. We propose that social, psychological, work, and economic factors influence the well-being of university educators and staff. 315 employees voluntarily completed the autonomy support, work engagement, hope, self-efficacy, job insecurity, and financial preparedness scales. We used IBM SPSS Amos for the confirmatory factor analysis and structural equation modeling. Five separate models were conducted to test the research objective. Results indicate good to excellent model fit indices for the research scales and structural model. We also found that self-efficacy, work engagement, hope, and financial preparedness during emergencies positively predict well-being, while job insecurity is detrimental. Our findings could serve as a basis for mental health programs to address the mental issues of educators and staff.
Efek Toxic Parenting terhadap Perilaku Sibling Rivalry Siswa Tri Windi Oktara; Miswanto Miswanto; Lira Erwinda
Psychocentrum Review Vol 5, No 1 (2023): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.511674

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan pengaruh toxic parenting  terhadap sibling rivalry. Sampel penelitian ini adalah 123 siswa yang dikumpulkan dengan teknik sampling insidental. Penelitian ini menggunakan dua kuesioner dalam pengumpulan data penelitian, yaitu toxic parenting Scale dan sibling rivalry Questionnaire, yang dianalisis secara deskriptif dan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan toxic parenting berpengaruh terhadap sibling rivalry. Disamping itu, toxic parenting berkontribusi terhadap sibling rivalry sebesar 27.7% dengan koefisien regresi bernilai positif, dapat dinyatakan bahwa pengaruh toxic parenting terhadap sibling rivalry adalah positif, yang memiliki makna kenaikan toxic parenting akan menyebabkan peningkatan sibling rivalry. Sehingga dapat dinyatakan untuk mengurangi pertengkaran sesama anggota keluarga bisa melalui pola asuh yang demokratis tanpa adanya pengasuhan toxic pada anak. Temuan lain menunjukkan laki-laki sedikit lebih merasakan pengasuhan toxic dibandingkan dengan perempuan dan berbanding terbalik dengan data sibling rivalry menunjukkan perempuan sedikit lebih sering melakukan perilaku sibling rivalry dibandingkan laki-laki, hal ini ditandai sebaran data perempuan lebih tinggi daripada perempuan. Diharapkan dengan adanya penelitian ini, layanan konseling keluarga dan seminar tentang parenting untuk meningkatkan pola asuh demokratis pada keluarga millenial saat ini lebih sering diadakan pada saat rapat komite.
The role of proactive personality on transformational leadership and innovative work behavior Farhanah Murniasih
Psychocentrum Review Vol 5, No 1 (2023): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.511665

Abstract

The industrial revolution 4.0 also requires the business world to move more dynamically and forces businessmen in the industry to move faster. The Covid-19 pandemic has also changed trends in the world of work, it is currently moving towards digitization and remote work. Therefore, workers are encouraged to continuously improve their skills and abilities in facing future challenges. One of the factors that can help companies to survive in this crisis is by innovating. The study aims to understand the effect of proactive personality on transformational leadership and innovative work behavior relationship. The instruments used were Multifactor Leadership Questionnaire Form 5x scale, Proactive Personality Scale and Innovative Work Behavior Scale adapted into Indonesian. The study sample consisted of 177 responses used for data analysis in SPSS ver 23 using PROCESS by Hayes. Results showed that proactive personality fully mediates transformational leadership and innovative work behavior relationship. The implications, limitations and suggestions for further research are discussed as follows.
Homoseksual dan Transgender; Gender dan Wilayah Tempat Tinggal Merri Hafni; Yuda Syahputra; Lira Erwinda
Psychocentrum Review Vol 5, No 1 (2023): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.511579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki perbedaan antara homoseksual dan transgender dalam hal jenis kelamin dan domisili. Penelitian ini merupakan studi banding di Sumatera yang diperoleh melalui random sampling. Sampel penelitian ini adalah 140 responden, terdiri dari 44 laki-laki dan 96 perempuan yang tersebar di berbagai wilayah mulai dari desa sampai dengan kota. Data dikumpulkan melalui Inventarisasi Paparan Homoseksualitas dan Transgender (IHTE ) menggunakan 4 point dengan model skala Likert dengan pilihan jawaban selalu sampai tidak pernah. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif dan Anova dengan model Rasch dengan bantuan WINSTEPS Versi 4.7.0.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden berada pada logit negatif 0,5 artinya responden masih dalam kategori aman, namun perlu diberikan treatment kepada wanita yang berdomisili di kota tersebut untuk mencegah perilaku seksual yang menyimpang. Selain itu, ada perbedaan yang signifikan antara laki-laki dan perempuan homoseksual dan transgender, perempuan lebih cenderung melakukan perilaku seksual menyimpang dibandingkan laki-laki. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh para pekerja sosial (konselor, psikolog, psikiater dan lainnya) untuk lebih fokus pada pencegahan homoseksual dan transgender.
Studi Kasus: Penerimaan dan Penyesuaian Diri Individu Pasca Perceraian Evy Sulfiani Komala; Zainal Abidin
Psychocentrum Review Vol 5, No 1 (2023): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.511383

Abstract

Menjalin pernikahan yang harmonis dan bahagia merupakan salah satu tujuan yang ingin dicapai oleh orang dewasa. Namun pada kenyataannya tidak semua pasangan suami istri bisa berakhir bahagia, beberapa diantaranya berakhir dengan perceraian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerimaan dan penyesuaian diri orang dewasa pasca perceraian. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus dan menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah peserta yang memenuhi kriteria adalah empat orang yang telah bercerai dan belum menikah lagi. Para partisipan yang bersedia berpartisipasi dalam penelitian ini diwawancarai menggunakan wawancara semi terstruktur. Data dari penelitian ini akan dianalisis dengan analisis kualitatif menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan proses penerimaan yang dialami oleh partisipan. Partisipan yang memutuskan untuk bercerai melalui proses kesepakatan dengan pasangannya dapat mencapai tahap penerimaan. Sementara itu, partisipan yang bercerai hanya melalui kesepakatan sepihak tidak dapat mencapai penerimaan dan cenderung mengalami pengaruh negatif seperti menarik diri, dan menyalahkan diri sendiri atas perceraiannya. Selanjutnya dalam proses penyesuaian, partisipan mampu mengarahkan diri untuk membingkai kondisi perceraian dengan mengembangkan sikap rasional. Selain itu, peserta juga mencoba untuk mengelola pengaruh negatif yang dialami dengan melakukan hobi dan terhubung dengan komunitas sosial sebagai sumber sistem pendukung dan menggunakan keterampilan pengalaman masa lalu sebagai upaya untuk mengatasi konflik yang dialami setelah perceraian.

Page 1 of 1 | Total Record : 5