cover
Contact Name
Rosnina A.G
Contact Email
-
Phone
+6282364568905
Journal Mail Official
agrium@unimal.ac.id
Editorial Address
Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh Main Campus, Cot Teungku Nie Street, Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara District, Province of Aceh
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Agrium
ISSN : 18299288     EISSN : 26551837     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrium (Journal of Agricultural Research) ISSN 1829-9288 (Print) ISSN 2655-1837 (Online ) is a scientific publication media in are of agriculture that is published regularly every year, March and September. The manuscript comes from the results of basic and applied research, and the results of the literature review in the scope of agriculture.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2016)" : 18 Documents clear
Respon Pemberian Pupuk Daun Dan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.) Yusuf, Muhamad
Agrium Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v13i2.1902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit kakao terhadap pemberian pupuk daun dan pupuk kandang yang dilaksanakan pada bulan Januari – Maret 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah aplikasi pupuk daun terdiri atas D0 (0 Kg/ha), D1 (1 g/lt air),D2 (2 g/lt air). Faktor kedua adalah pupuk kandang terdiri dari K0 (0 Kg/polibag), K1 (1Kg/polibag) dan K2 (2 kg/polibag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk daun berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi, diameter batang dan luas daun bibit kakao. Sedangkan aplikasi pupuk kandang berpengaruh nyata terhadap tinggi bibit dan tidak berbeda nyata terhadap luas daun,jumlah daun dan diameter batang.Kata Kunci : Pupuk daun, pupuk kandang, kakao 
Hasil dan Kualitas Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt) Dengan Perlakuan Pupuk Kandang Ayam dan Kalium Yusuf. N, Muhammad
Agrium Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v13i2.1898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang ayam dan kalium terhadap hasil dan mutu jagung manis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pupuk kandang ayam terdiri atas A0 (0 Kg/ha), A1 (10 Kg/ha),A2 (15 Kg/ha) dan A3 (20 Kg/ha). Faktor kedua adalah pupuk kalium terdiri dari K0 (0 Kg K2O/ha), K1 (90 Kg K2O/ha),K2 (120 Kg K2O/ha), dan K3 (150 Kg K2O/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam dan kalium secara umum belum menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil dan mutu jagung manis. Kombinasi perlakuan A0K2 menunjukkan hasil dan kualitas terbaik.Kata Kunci : Pupuk Kandang Ayam, Pupuk Kalium, Jagung manis.
Aplikasi Serbuk Cangkang Telur Pada Sorgum (Soghum Bicolor L.) Sari Dewi, Elvira; Yusuf N, Muhammad; Mursalin, Mursalin
Agrium Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v13i2.1903

Abstract

Peningkatan produksi sorgum dapat dilakukan melalui perbaikan kultur penanaman dan perakitan varietas. Pemberian input yang tepat dan sesuai serta penggunaan varietas yang benar berdasarkan tujuan penanaman dapat mengurangi resiko kegagalan dalam budidaya sorgum terutama di lahan-lahan yang termasuk marginal. Penelitian diatur menggunakan metode rancangan acak kelompok (RAK) faktorial. Faktor yang diteliti adalah pengaplikasian serbuk cangkang telur yang terdiri dari tanpa pemberian, pemberian 15 g/polybag, pemberian 20 g/polybag, dan pemberian 25 g/polybag. Faktor kedua adalah varietas terdiri dari Numbu, Kawali, dan UPCA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian serbuk cangkang telur berakibat pada pertumbuhan tanaman sorgum yang lebih baik terhadap variabel tinggi tanaman, berat basah batang, berat kering batang,  panjang akar, jumlah akar, berat basah akar dan berat kering akar dan juga memiliki respon terbaik terhadap pertumbuhan vegetatif sorgum. Varietas Pahat memiliki pertumbuhan dan perkembangan tanaman sorgum yang terbaik dibandingkan degan varietas UPCA dan Numbu.Kata kunci: sorgum, cangkang telur, pertumbuhan, aplikasi
Penggunaan Isi Rumen Sapi dan Jarak Tanam Sebagai Upaya Peningkatan Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Pada Tanah Berpasir Anwar, Moch.; Saleh, Muhammad; Ernawati N.C.C, Hastin; Giyanto, Giyanto; Karli Dulin, Fither
Agrium Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v13i2.1899

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengkaji respon tanaman bawang merah terhadap pemberian isi rumen sapi dan perlakuan jarak tanam  pada tanah berpasir sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di Kota Palangka Raya khususnya dan Kalimantan Tengah pada umumnya. Penelitian ini dilaksanakan sejak bulan Mei – Agustus 2015 bertempat Jl. RTA Milono Km. 9 Palangka Raya. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari 2 faktor perlakuan dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah dosis isi rumen sapi (S) yang terdiri dari 4 taraf yaitu : S0 (0 ton/ha), S1 (10 ton/ha), S2 (20ton/ha), S3 (30 ton/ha). Faktor kedua adalah jarak tanam (J) yang terdiri dari 3 variasi, yaitu : J1 (20 x 10 cm), J2 (20 x 15 cm) dan J3 (20 x 20 cm). Hasil penelitian ini menunjukkan terjadi pengaruh interaksi antara perlakuan isi rumen sapi dan jarak tanam terhadap variabel diameter umbi (10,78 cm) dan berat umbi (6,34 ton/ha).Kata kunci : Bawang merah, Isi Rumen sapi, Jarak Tanam, Tanah Berpasir
Sistem Pertanaman Tumpangsari Antara Beberapa Genotip Kedelai (Glycine max (L) Merill) Dengan Jagung Manis (Zea mays Var.Saccharatasturt) Yang Ditanam Secara Multi Rows Soverda, Nerty; Alia, Yulia
Agrium Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v13i2.1895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi antara genotip – genotip kedelai dengan pola tumpangsari, mendapatkan genotip-genotip kedelai yang beradaptasi baik pada pola tumpangsari antara kedelai dengan jagung. Penelitian ini dilaksanakan di Teaching and Research farm Fakultas Pertanian Universitas Jambi yang dilaksanakan dari bulan Desember 2015 sampai dengan bulan Maret 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah genotip yang terdiri 4 genotip kedelai (g) yaitu g1 = 5–196–4–3, g2 = 5–196–9–3, g3 = 5–196–9–11 dan g4 = 5–196–9–12, dan faktor kedua adalah pola tanam (p) yang terdiri 3 pola tanam p1  = 1 Tanaman kedelai : 1 Tanaman jagung, p2  = 2 Tanaman kedelai : 1 tanaman jagung dan p3 = 3 Tanaman kedelai : 1 tanaman jagung. Masing-masing kombinasi perlakuan diulang dua kali sehingga terdapat  24 petak percobaan. Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dengan mengunakan sidik ragam dan kemudian dilanjutkan dengan DMRT ( Duncan Multiple Range Test) pada taraf α = 5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara genotip kedelai dengan pola tanam pada jumlah polong per tanaman dan jumlah polong berisi per tanaman. Perlakuan genotip berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman kedelai, jumlah polong pertanaman, jumlah polong berisi, produksi kedelai (ton/ha), Perlakuan pola tanam berpengaruh nyata terhadap jumlah polong per tanaman, jumlah polong berisi per tanaman, bobot 100 bji, hasil kedelai (ton/ha). Perlakuan terbaik pada pola tanam 2 kedelai: 1 jagung.Kata kunci : Genotip Kedelai, Pola tanam.
Pengolahan Limbah Pertanian Sebagai Bahan Bakar Alternatif Khaidir, Khaidir
Agrium Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v13i2.1900

Abstract

Berbagai limbah hasil pengolahan bahan-bahan pertanian memiliki potensi yang besar untuk diolah menjadi bahan bakar alternatif pengganti batubara dan bahan bakar minyak (BBM). Bahan bakar alternatif tersebut meliputi bioetanol, biodiesel, biogas, dan biobriket. Bahan bakar altenatif merupakan sumber energi terbarukan. Penggunaan bahan bakar alternatif ini akan menjadi penting di saat batubara dan bahan bakar minyak telah mengalami penurunan produksi. Bahan bakar alternatif berpotensi besar untuk menggantikan bahan bakar fosil di masa yang akan datang.Kata Kunci :  limbah pertanian, bahan bakar alternatif, bahan bakar fosil, energi terbarukan
Pengaruh Purun Tikus (Eleocharis dulcis L.) dan Fosfat Alam Terhadap Reaksi Tanah Serta Erapan Fosfat Gambut Damanik, Z.; Anwar, M.
Agrium Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v13i2.1896

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh penambahan kompos purun tikus dan fosfat alam terhadap reaksi tanah dan erapan fosfat tanah gambut.  Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan dua factor dan tiga ulangan.  Faktor pertama adalah kompos purun tikus (0, 10 dan 20 ton/ha) dan factor kedua adalah fosfat alam (0, 45, 90 dan 135 kg/ha).  Hasil penelitian menunjukkan penambahan kompos purun tikus meningkatkan konstanta Langmuir dan jumlah tapak erapan fosfat tanah gambut, sebaliknya fosfat alam menurunkan jumlah tapak erapan fosfat.  Interaksi kompos purun tikus dan fosfat alam nyata menurunkan kemasaman tanah.Kata Kunci : Erapan P, Fosfat Alam, Gambut, Purun
Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine Max Merr) Yang Diberi Pupuk Nitrogen Dan Molibdenum Pada Tanah Podsolik Merah Kuning T. Sirenden, Ruben; Anwar, Moch.; Damanik, Zafrullah
Agrium Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v13i2.1901

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai yang diberi pupuk N dan Mo pada tanah Pozolik Merah Kuning. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang disusun menurut pola faktorial. Faktor pertama adalah adalah pemberian nitrogen (N) yang terdiri dari empat aras yaitu  0, 20, 40 dan 60 kg ha-1 dan faktor kedua adalah pemberian molibdenum (Mo) yang terdiri dari 0, 50, 100, dan 150 g ha-1.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  interaksi  N dan Mo tidak berpengaruh nyata terhadap semua variabel yang diamati, tetapi  faktor tunggal N dan Mo berpengaruh nyata terhadap semua variabel  kecuali pada tinggi tanaman 3 mst. Dosis  60 kg ha-1 N memberikan hasil terbaik terhadap tinggi tanaman 68,13 cm, jumlah cabang 8,84,  jumlah biji 163.33 dan  berat biji kadar air 12 % adalah 13,43 g tanaman-1.  Dosis  150  g ha-1 Mo memberikan hasil terbaik yaitu tinggi tanaman 70,00 cm, jumlah cabang 8,42,   jumlah biji 160,50 dan  berat biji kadar air 12 % adalah  13,63 tanaman-1Kata Kunci : Tanah Pozolik Merah Kuning, Kedelai, Nitrogen (N) , Molibdenum (Mo)
Valuasi Ekonomi Untuk Pengembangan Sumber Daya Air DAS Mahat Hulu Hidayat, Firman
Agrium Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v13i2.1897

Abstract

Proses perubahan penggunaan lahan ini selain menghasilkan manfaat yang dapat dinikmati oleh masyarakat juga menimbulkan permasalahan.  Perubahan penggunaan lahan yang terjadi  berdampak pada penurunan kualitas lingkungan. Manfaat yang dapat diperoleh dari barang dan jasa lingkungan sangat terbatas. Ini menjadi salah satu sebab fungsi lingkungan tidak dihitung dan diabaikan dalam pengambilan kebijakan. Sementara itu, peningkatan kebutuhan manusia akan mendorong kerusakan sumberdaya alam dalam DAS dan menjadi indikasi kegagalan pengelolaan DAS. Rendahnya harga sumberdaya alam membuat alokasi sumber daya yang tidak efisien. Pengelolaan DAS dipandang sebagai cost center yang tidak memberi manfaat ekonomi secara nyata bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Mekanisme pasar gagal dalam menilai sumberdaya alam secara keseluruhan. Namun  saat ini perubahan telah terjadi valuasi ekonomi manfaat lingkungan dan sumber daya alam sangat diperlukan bagi pengambilan kebijakan dan analisis ekonomi suatu aktivitas proyek. Inilah yang mendorong penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengkaji  nilai ekonomi total jasa lingkungan sumber daya air dan  mengkaji kemampuan membayar bagi pengguna untuk pengembangan sumber daya air  DAS Mahat Hulu, dengan metoda perhitungan biaya pengganti dan kontingensi. Pengguna atau pemanfaat dalam penelitian ini dibatasi hanya kepada para petani sawah di hulu, petani keramba jala apung, wisatawan waduk, pengguna listrik <450 Watt dan pengguna listrik >450 Watt. Responden dipilih berdasarkan multistrata random sampling. Jumlah responden menyesuaikan sumlah populasi yang ada. Hasil penelitian membuktikan bahwa nilai ekonomi total sumber daya air DAS Mahat Hulu sangat besar yaitu Rp. 53.72 M/th atau  Rp. 1.882.636. per ha yang terdiri nilai ekonomi Rp.51.38 dan kemauan untuk membayar ( KUM) Rp. 2.34 M /th. Nilai KUM pertahun ini jauh lebih besar dari Dana Reboisasi (DR) Kabupaten Lima Puluh Kota 5 (tahun anggaran) yang hanya sebesar Rp. 1.5 M. Porsentase membayar juga tinggi yaitu 89.5 %, meskipun nilai nya masih rendah dibandingkan dengan kewajiban pajak PPN sebesar 10 % sementara KUM hanya 4.5 %. Nilai ekonomi total dapat dijadikan sebagai nilai kompensasi minimum apabila lahan di daerah aliran sungai akan dikonversi. Selain itu, nilai ini dapat menjadi dasar penilaian kinerja pengelolaan daerah aliran sungai yang lebih bertanggungjawab. Peningkatan nilai ekonomi total daerah aliran sungai menunjukkan kinerja daerah aliran sungai yang baik dan sehat, sedangkan penurunan nilai ekonomi total daerah aliran sungai menunjukkan kinerja daerah aliran sungai turun dan tidak sehatKata Kunci ; Nilai ekonomi total, Valuasi ekonomi, pasar pengganti,  dana reboisasi, kontingensi
Respon Pemberian Pupuk Daun Dan Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma Cacao L.) Muhamad Yusuf
Agrium Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v13i2.1902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit kakao terhadap pemberian pupuk daun dan pupuk kandang yang dilaksanakan pada bulan Januari – Maret 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah aplikasi pupuk daun terdiri atas D0 (0 Kg/ha), D1 (1 g/lt air),D2 (2 g/lt air). Faktor kedua adalah pupuk kandang terdiri dari K0 (0 Kg/polibag), K1 (1Kg/polibag) dan K2 (2 kg/polibag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk daun berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi, diameter batang dan luas daun bibit kakao. Sedangkan aplikasi pupuk kandang berpengaruh nyata terhadap tinggi bibit dan tidak berbeda nyata terhadap luas daun,jumlah daun dan diameter batang.Kata Kunci : Pupuk daun, pupuk kandang, kakao 

Page 1 of 2 | Total Record : 18