cover
Contact Name
Rosnina A.G
Contact Email
-
Phone
+6282364568905
Journal Mail Official
agrium@unimal.ac.id
Editorial Address
Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh Main Campus, Cot Teungku Nie Street, Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara District, Province of Aceh
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Agrium
ISSN : 18299288     EISSN : 26551837     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrium (Journal of Agricultural Research) ISSN 1829-9288 (Print) ISSN 2655-1837 (Online ) is a scientific publication media in are of agriculture that is published regularly every year, March and September. The manuscript comes from the results of basic and applied research, and the results of the literature review in the scope of agriculture.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 19 No 2 (2022)" : 12 Documents clear
Kajian Sumber Bibit Dan Komposisi Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Porang (Amorphophallus onchophyllus Prain) Nur Izza, Siti; Hidayat, Ramdan; Nugrahani, Pangesti
Agrium Vol 19 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i2.7838

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan sumber bibit terbaik komposisi media tanam (tanah: kompos: pupuk kandang kambing) pada budidaya tanaman porang. Penelitian ini merupakan penelitian faktorial dengan 2 (dua) faktor yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK), dimana faktor pertama adalah macam sumber bibit (B) yang terdiri dari 3 macam sumber bibit yaitu: B1= Biji, B2= Bulbil, dan B3= Umbi. Faktor kedua adalah komposisi media tanam (T) tanah, kompos, dan pupuk kandang kambing terdiri dari 5 taraf yaitu: T1=1:1:1, T2=1:2:1, T3=1:1:2, T4=1:2:3, dan T5=1:3:2. Pengamatan yang diamati meliputi: tinggi tanaman, diameter batang, diameter tajuk, jumlah tunas, masa tumbuh aktif per tunas dan masa tumbuh aktif tanaman, jumlah bulbil per tanaman, bobot bulbil per tanaman, diameter bulbil, bobot umbi, diameter umbi, serta penambahan bobot umbi tanam dan panen. Hasil penelitian memperlihatkan terdapat interaksi nyata antara sumber bibit dan komposisi media tanam terhadap tinggi tanaman umur 7 dan 9 MST, dimana kombinasi perlakuan sumber bibit asal umbi dan komposisi media tanam (tanah: kompos: kotoran kambing 1:1:2 (B3T2) dan 1:2:1 (B3T3) menghasilkan tinggi tanaman porang terbaik. Perlakuan sumber bibit berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan kecuali pada diameter bulbil. Sumber bibit Bulbil (B2) menghasilkan bobot umbi dan penambahan bobot umbi terbaik dan berbeda nyata dengan sumber bibit asal biji, namun tidak berbeda nyata dengan sumber bibit asal umbi. Komposisi media tanam tidak berpengaruh nyata pada semua parameter pengamatan.
Efektivitas Aplikasi Mikoriza Pada Beberapa Taraf Pupuk P Terhadap Pertumbuhan Mucuna bracteata Gunawan, Hari; Ovie Yosephine, Ingrid; Juanda, Aulia; Oloando, Oloando
Agrium Vol 19 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i2.7810

Abstract

Unsur P (Fosfat) merupakan salah satu unsur hara yang penting bagi tanaman agar tanaman tumbuh dengan sehat, unsur P yang diserap oleh tumbuhan tidak maksimal karena fosfor yang diserap tanaman berada dalam bentuk terikat didalam tanah dan dibutuhkan mikroorganisme pelarut fosfat. Pada penelitian ini mikroorganisme yang digunakan pada khususnya jamur pelarut fosfat yaitu Mikoriza. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mikoriza, pengaruh pupuk P dan pengaruh interaksi antara mikoriza dan pupuk P terhadap pertumbuhan vegetatif Mucuna bracteata. Penelitian dilaksanakan di Areal Pembibitan Institut Teknologi Sawit Indonesia . Waktu penelitian dilakukan selama 3 bulan, dari bulan Agustus sampai bulan November 2021. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Ancaka Kelompok  Faktorial dengan jumlah 9 perlakuan dan 3 ulangan sehingga total 27 bibit. Pengujian parameter disusun pada daftar sidik ragam dan dilakukan uji analisis statistik yang menguji perbedaan rata-rata dengan Analysis of Variance,  kemudian dilakukan uji lanjut menggunakan Uji Beda Nyata Terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan interaksi antara mikoriza dan pupuk P memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah bintil akar dan tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun.  
Karakteristik Agronomi Beberapa Varietas Tanaman Jagung (Zea mays L.) Akibat Pemberian Kompos Kulit Biji Kopi (Coffea) Jamidi, Jamidi; Usnawiyah, Usnawiyah; Wijaksono, Ade
Agrium Vol 19 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i2.7827

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui efek pemberian kompos kulit biji kopi terhadap pertumbuhan beberapa varietas jagung. Penelitian dilakukan di Tambon Tunong dan  Laboratorium Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh pada bulan Oktober 2020-Januari 2021. Pada percobaan ini digunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial dengan 2 faktor perlakuan dengan 3 ulangan.  Faktor pertama adalah varietas yaitu Provit A-1, Pulut Uri, Gumarang, Sukmaraga. Faktor kedua adalah kompos kulit biji kopi yang terdiri dari 0 g/polybag, 15 t/h (75 g/polybag), 20 t/h (100 g/polybag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan varietas dengan kompos cangkang kopi menunjukkan adanya interaksi dengan pertumbuhan jumlah daun dengan nilai rata-rata 2,63 helai. Namun belum memperlihatkan adanya interaksi yang nyata pada pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang, dan waktu munculnya bunga. Penggunaan varietas Sukmaraga pada pemberian kompos cangkang kopi 100 g/polybag menunjukkan pertumbuhan terbaik dengan tinggi tanaman rata-rata 210,70 cm, jumlah daun 12,58 helai, diameter batang 27,30 mm, dan waktu munculnya bunga betina 45,50 HST dan bunga jantan pada 48,03 HST.
Karakteristik Kesuburan Tanah Pada Lokasi Tumbuh Tanaman Sumber Biofuel Dengan Elevasi Berbeda Muliana, muliana
Agrium Vol 19 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i2.7840

Abstract

Kabupaten Aceh Utara terdapat sejumlah tumbuhan yang berpotensi sebagai biofuel, namun data karakteristik kimia tanah di lokasi tempat tumbuh tanaman tersebut belum tersedia. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji karakteristik kimia tanah pada beberapa lokasi tempat tumbuh tanaman  sumber biofuel (kelapa sawit, kelapa, kemiri dan jagung) pada elevasi berbeda. Penelitian ini dilakukan di lima lokasi  dengan elevasi rata-rata 2, 27, 32, 65 dan 366 meter dari permukaan laut) dalam Kabupaten Aceh Utara. Metode penelitian  survei, sampel tanah diambil pada kedalaman 0-30 cm pada lokasi di bawah tanaman sumber biofuel dan analisis laboratorium. Parameter sifat kimia tanah dan metode analisis adalah pH H2O (pH meter 1: 2, 5), C-organik (spektrofotometer), N-total (Kjeldahl), P-tersedia (Bray II), K-dd (Morgan) dan KTK (NH4OAc). pH (H2O) dan C-organik dianalisis di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh. Sedangkan N-total, P-tersedia, K-dd dan KTK dianalisis di Laboratorium BPTP Aceh. Hasil penelitian secara umum  rata-rata sifat kimia tanah di beberapa kecamatan/lokasi (elevasi berbeda) di Kabupaten Aceh Utara pada tanah lokasi tempat tumbuh empat jenis tanaman sumber biofuel  dari yang paling tinggi sampai paling rendah berturut-turut, lokasi elevasi 27 > lokasi elevasi 32 > lokasi elevasi 65 > lokasi elevasi 366 > lokasi elevasi 2 m dpl.
Karakterisasi Dan Korelasi Karakter Agronomi Beberapa Genotipe Pepaya(Carica papaya L.) Hasil Persilangan Hafsah, Siti; Firdaus, Firdaus
Agrium Vol 19 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i2.7812

Abstract

Percobaan bertujuan untuk mengetahui karakterisasi dan korelasi karakter agronomi terhadap hasil beberapa persilangan pepaya. Lokasi kegiatan ini di Saree Aceh, Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar. Waktu pelaksanaan bulan Maret sampai Desember 2018. Rancangan yang digunakan RAK non-Faktorial. Perlakuan terdiri dari 11 genotipe dengan 3 ulangan. Perlakuan terdiri 4 genotipe tetua yaitu USK-4 (Calina), USK-1 (Carisya), USK-6 (Carmida), dan USK-7 (Dapina), 7 genotipe hasil persilangan yaitu: USK-4 USK-6, USK-6xUSK-4, USK-4xUSK-7, USK-7xUSK-4, USK-7xUSK- 6, USK-6xUSK-7 dan USK-1xUSK-7. Percobaan ini menemukan   bahwa hasil persilangan memiliki banyak sifat yang diinginkan baik itu pertumbuhan maupun hasil tanaman. Tanaman dengan perawakan yang pendek, tinggi buah pertama yang rendah dan jumlah buah pertama yang rendah terdapat pada genotipe USK-6xUSK-4.  Genotipe USK-4 dan hasil persilangannya menunjukkan idiotipe tanaman yang pendek dibandingkan dengan genotipe lainnya. Jumlah buah pertama tertinggi dihasilkan pada persilangan USK-6xUSK-4 dan USK-1xUSK-7. Genotipe USK-6xUSK-4 dapat dijadikan sebagai kandidat idiotipe tanaman pendek (dwarf) dengan produksi yang tinggi. Hampir semua peubah yang diamati menunjukkan korelasi positif kecuali pada peubah umur berbunga.
Kajian Pemberian Limbah Cangkang Rajungan Dan Berbagai Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Paria (Momordica charantia L.) Di Polibag Wahyudin Purba, Deddy; Nurjuwita, Siti
Agrium Vol 19 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i2.7833

Abstract

Penelitian dilaksanakan di lahan Penelitian Fakultas pertanian Universitas Asahan, pada bulan Februari 2021 sampai April 2021, penelitian bertujuan mengetahui kajian pemberian limbah cangkang rajungan dan berbagai macam media tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. Rancangan RAK-F yang terdiri atas dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama pemberian Limbah Cangkang Rajungan (R) : R0 = 0 g /polibag, R1 = 30 g/polibag, R2 = 60g/polibag. Faktor kedua aplikasi berbagai macam media tanam  (M) : M1 = tanah top soil 100% , M2 = tanah top soil 50% + arang sekam 25% + Pupuk kandang sapi 25%, M3 = tanah top soil 50% + cocopeat 25% + sekam padi 25% dan M4 = tanah top soil 50% + arang sekam + sekam padi. Hasil analisis aplikasi limbah cangkang rajungan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi. Perlakuan limbah cangkang rajungan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi. Perlakuan terbaik di peroleh oleh dosis 60 g/polibag (R2) menghasilkan panjang tanaman 134,03 cm, panjang buah 24,67 cm,  jumlah buah 2,50 buah, berat buah per sampel 212,92 g dan berat buah per plot 713,75 g. Perlakuan bebagai macam media tanam berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. Perlakuan terbaik pada tanah top soil 50% + aram sekam 25% + sekam padi 25% (M4) panjang tanman 152,69 cm dan berat buah per plot  700,56 g, tetapi perlakuan tanah top soil 50 % + arang sekan 25% + pupuk kandang sapi 25% (M2) panjang buah 27,06 cm,  jumlah buah 2,50 buah dan berat buah per sampel 216,11 g.
Keragaman Genetik Dan Heritabilitas M1 Mentimun (Cucumis sativus L.) Lokal Madura Hasil Iradiasi Sinar Gamma 60CO Aji Widyapangesthi, Dhita; Retno Moeljani, Ida; Pongki Soedjarwo, Djarwatiningsih
Agrium Vol 19 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i2.7841

Abstract

Mentimun lokal Madura merupakan varietas mentimun yang berpotensial dikembangkan menjadi varietas unggul baru.  Perbaikan genetik pada tanaman mentimun lokal madura dapat dilakukan melalui pemuliaan tanaman dengan induksi sinar gamma 60Co sebagai upaya perbaikan varietas unggul baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keragaman genetik dan tingkat heritabilitas pada mutan generasi pertama (M1) mentimun lokal Madura hasil iradiasi sinar gamma 60Co. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2022-Maret 2022 di lahan produksi UPT Pengembangan Benih Padi dan Palawija Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan satu faktor perlakuan dari benih mutan generasi pertama (M1) tanaman mentimun varietas lokal Madura hasil iradiasi sinar gamma 60Co dengan dosis 0 Gy, 100 Gy, 200 Gy, 300 Gy, 400 Gy, dan 600 Gy. Analisis data menggunakan koefisien keragaman genetik (KKG), koefisien keragaman fenotipe (KKF) dan heritabilitas (H2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keragaman genetik dan heritabilitas pada populasi M1 hasil dari masing-masing dosis mutasi yaitu ketegori rendah sampai tinggi (beragam).  Keragaman genetik tertinggi terdapat dosis 200 Gy, 300 Gy, dan 600 Gy pada karakter diameter buah.
Aplikasi Limbah Darah Sapi Untuk Meningkatkan Sifat Kimia Tanah Dan Hasil Selada (Lactuca sativa L.) Oktabriana S, Giska; Syofiani, Riza
Agrium Vol 19 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i2.7813

Abstract

Ultisol merupakan tanah mineral masam yang produktivitasnya rendah dicirikan dengan bahan organik, unsur hara, kandungan pH, C-organik, N-total, kapasitas tukar kation yang renda yang dan kandungan Al yang relatif tinggi. Salah satu upaya memperbaiki kesuburan Ultisol yaitu dengan penambahan bahan organik seperti darah sapi. Darah sapi mengandung unsur hara N 14,9%, P 0,45%, K 0,59%, Ca 615mg/kg, Mg 405 mg/kg, Fe 0,26%, Zn 117mg/kg, Cu 10 mg/kg dan , Mn 11mg/kg. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkan dosis limbah darah sapi yang tepat untuk meningkatkan sifat kimia tanah dan hasil selada. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan acak lengkap dengan perlakuan pemberian dosis limbah darah sapi yaitu L0 = kontrol, L1= 0,25 l/plot+1 l air, L2=0,5 l /plot+2 l air, L3 = 0,75 l/plot+3 l air, L4=1 l/plot+4 l air dengan 3 ulangan. Data analisis dengan menggunakan tabel Anova 5% apabila F hitung lebih hitung lebih dari F tabel 5 % dan uji lanjut BNJ 5%. Pemberian bahan organik dari limbah darah sapi berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil selada yaitu dengan pemberian 0,25 liter/plot pupuk organik cair menunjukkan hasil yang berbeda nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun.
Dampak Jenis Cacing Tanah Dan Jenis Kotoran Ternak Terhadap Kualitas Vermikompos Nur Ramadhan, Ashary; Budi, Setyo; Rossyda, Rossyda
Agrium Vol 19 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i2.7836

Abstract

Cacing tanah merupakan organisme makro fauna yang memiliki potensi dan peran yang besar dalam perbaikan di dalam tanah, baik melalui perannya sebagai decomposer maupun melalui kotoran yang dihasilkan (vermicompost). Namun setiap jenis cacing memiliki perbedaan kualitas dalam decomposisi dan juga perbedaan pada kotoran yang dihasilkan (vermicompost). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas dan efisiensi pada berbagai jenis cacing tanah dalam proses dekomposisi media dan menguji kualitas vermikompos pada bahan baku kotoran ternak memenuhi strandarisasi pupuk organik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Faktor pertama adalah jenis kotoran ternak yaitu kotoran  sapi dan kotoran kambing. Faktor kedua yaitu jenis cacing tanah Pheretima asiatica, Perionyx excavatus, dan Lumbricus rubellus, tahap selanjutya yakni analisis laboratorium. Data yang dihasilkan dari analisa lapangan dan laboratorium dianalisis dan disajikan secara sistematis berupa grafik dan Tabel. Tabel dan grafik berisi tentang parameter kimia, dan kualitas kandungan dari vermikompos oleh cacing tanah. Cacing tanah jenis Perionyx excavatus memiliki kualitas lebih baik dalam decomposisi karena tipe cacing tanah yang agresif, sehingga kualitas vermikompos yang dihasilkan juga lebih baik dibandingkan dengan jenis cacing tanah Pheretima asiatica dan Lumbricus rubellus.
Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Porang (Amarphopallus ancophillus) di DAS Krueng Seulimum Kabupaten Aceh Besar Akbar, Halim
Agrium Vol 19 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i2.7814

Abstract

Tujuan penelitian adalah menentukan klas kesesuaian lahan untuk tanaman porang di DAS Krueng Seulimum Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan untuk penilaian kesesuaian lahan dilakukan berdasarkan ktiteria fisik (Djaenudin et al., 2003). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan di DAS Krueng Seulimum terdiri dari kelas sesuai marginal (S3) dengan faktor pembatas : retensi hara (nr) yaitu kejenuhan basa dan  C-organik,  hara tersedia  (na) yaitu hara pospor, bahaya erosi (eh) dengan faktor pembatas bahaya erosi terdapat pada SPL 2, 7, 15 dan 16 seluas 4206,99 ha, kelas sesuai marginal (S3) dengan faktor pembatas : hara tersedia (na) yaitu hara pospor, bahaya erosi (eh) dengan faktor pembatas bahaya erosi terdapat pada SPL 3, 6, 10 dan 12 seluas 7052,05 ha, dan  kelas tidak sesuai (N) dengan faktor pembatas   bahaya erosi (eh) yaitu lereng terdapat pada SPL 19 seluas 192,59 ha. Usaha perbaikan yang harus dilakukan pada faktor pembatas kejenuhan basa adalah dengan pengapuran, meningkatkan kandungan c-organik dapat dilakukan dengan pemberian pupuk organik dari hasil pengomposan, dan meningkatkan ketersediaan P dapat dilakukan dengan pemberian biochar (Lehmann et al., 2003). Selanjutnya usaha yang perlu dilakukan untuk mengatasi bahaya erosi dapat dilakukan dengan pembuatan teras, penanaman berdasarkan garis kontur (countor farming) dan penanaman tanaman penutup tanah.

Page 1 of 2 | Total Record : 12