cover
Contact Name
Muhammad Zainuddin Fathoni, ST., M.MT
Contact Email
zainuddin@umg.ac.id
Phone
+6281331707167
Journal Mail Official
matrik.ie@umg.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi
ISSN : 16935128     EISSN : 26218933     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Matrik Journal is published by Industrial Engineering Department, Faculty of Engineering University of Muhammadiyah Gresik, twice a year in March and September. The purpose of this journal is to facilitate scientists, researchers and practitioners to publish original research articles or article reviews. The article essentially contains topics on Industrial Engineering, Management, and Production.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 19 No 2 (2019)" : 7 Documents clear
OPTIMASI PERENCANAAN PRODUKSI PADA PROSES WIRE DRAWING MENGGUNAKAN MIXED INTEGER LINEAR PROGRAMMING Muhammad Hasan Abdullah; Antoni Antoni
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 19 No 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1167.052 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v19i2.693

Abstract

Proses wire drawing adalah proses yang lazim digunakan pada industri kawat. Untuk menghasilkan produk tersebut dapat dikerjakan melalui mesin dan jalur wire drawing yang berbeda serta bahan yang berbeda. Setiap pilihan proses akan memberikan kontribusi biaya yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan permodelan matematis dengan aplikasi mixed integer non linear programming yang digunakan untuk menyelesaikan masalah perencanaan produksi dengan memaksimalkan keuntungan yang dapat diperoleh perusahaan. Fungsi tujuan pemodelan adalah keuntungan optimum yang diperoleh dari total penjualan dikurangi dengan total biaya yang terjadi. Dari hasil optimasi menunjukkan bahwa perusahaan mempunyai potensi keuntungan lebih tinggi sebesar Rp. 3.389.945.000,- atau 10% lebih tinggi dari perencanaan sebelumnya. Perencanaan produksi mengikuti alokasi bahan, mesin dan jalur berdasarkan variabel keputusan yang diperoleh dari pemodelan. Setiap produk akan diproses berdasarkan jenis bahan, nomor mesin, jalur tertentu serta jumlah tertentu. Perencanaan ini diaplikasikan dalam sebuah tabel perencanaan agregat produksi. Pemodelan yang dibuat mampu memenuhi seluruh target produksi yang direncanakan dan mampu memenuhi batasan atau kendala yang ada. Kata kunci : wire drawing, perencanaan produksi, mixed integer linear programming
Lean PENERAPAN METODE LEAN DENGAN MENGGUNAKAN VALUE STREAM MAPPING TOOLS UNTUK EFISIENSI WASTE PADA PT. SARI BUMI SIDAYU - GRESIK Moh. Dian Kurniawan
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 19 No 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v19i2.767

Abstract

Sari Bumi Sidayu merupakan salah satu dari beberapa perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi Batu Dolomit (lime Stone) dengan memproduksi dolomit berkapasitas 38.300 ton per tahun. Proses produksi yang dilakukan oleh perusahaan dengan mengelola raw material dari batu kapur untuk dibakar kedalam tempat pembakaran dengan tujuan mengurangi kadar H2O yang ada di raw material sehingga mendapatkan kadar CaCo3 yang lebih tinggi antara 70%-90%. Melalui proses pembakaran raw material lime stone memiliki MgO mancapai 17-22%, sehingga setelah mengalami proses pembakaran lime stone menjadi dolomite yang bisa digunakan banyak hal, antara lain sebagai netralisir kimiawi pada proses produksi baja, atau bahan campuran pembuatan gypsum eternite, bahkan dunia modern ini bahan tersebut menjadi bahan pendukung produk kosmetik. Untuk mencapai tujuan tersebut PT. Sari Bumi Sidayu harus mengetahui berbagai aktifitas apa saja yang meningkatkan nilai tambah (value add) baik produk barang maupun produk jasa, pemborosan (waste) apa saja yang sering terjadi dan bisa memperpendek proses produksi. oleh karena itu perlu adanya pendekatan lean manufactirung. Kondisi perusahaan digambarkan dalam Big Picture Mapping, pemborosan diidentifikasi dengan seven waste, kemudian dilakukan pemetaan secara detail dengan Value Stream Analysis Tools (VALSAT). Berdasarkan pengolahan data didapatkan bobot rangking waste tertinggi oleh waiting dengan nilai 38.09 %, over production dengan nilai 21,77%, defect dengan nilai 17%, Unnecessary inventory dengan nilai 11,56 %, Excessive transportation dengan nilai 8,16 %, Unnecessary motion dengan nilai 3,40%. Adapun detail mapping yang dominan adalah Process Activity Mapping dengan nilai 520,3 dan supply chain respon matrix dengan nilai 515,56. Lead time dalam produksi dolomite sebesar 14.400,02 menit, setelah usulan perbaikan di implementasikan di dapatkan reduksi lead time sebesar 1.440 menit. hasil keseluruhan data tersebut, maka Perusahaan bisa menghemat waktu sampai 12.960,02 menit. Tentu angka tersebut dapat menekan cost operational atau biaya overhead perusahaan dan menambah profit atas penghematan waktu yang dilakukan.
PERANCANGAN ULANG PRODUK BOTOL TUMBLER DENGAN MEMPERTIMBANGKAN USER EXPERIENCE MENGGUNAKAN METODE GENEVA EMOTION WHEEL (GEW) (Studi Kasus: Starbucks Samarinda) Lina Dianati Fathimahhayati; Amalia Dwi Irawati; Yudi Sukmono
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 19 No 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v19i2.715

Abstract

Banyaknya produk yang beredar adalah salah satu tantangan besar suatu perusahaan dalam meraih kesuksesan penjualan. Tumbler adalah salah satu barang yang cukup banyak digunakan oleh manusia. Salah satu jenis tumbler yang diminati masyarakat adalah tumbler keluaran salah satu kedai kopi terkenal yaitu Starbucks. Fungsi botol tumbler sendiri sangat membantu dalam kemudahan membawa minuman dan berperan penting terhadap kelestarian lingkungan karena mengurangi penggunaan botol plastik. Permasalahan yang muncul adalah semakin banyaknya ragam tumbler yang ditawarkan dengan banyak pilihan jenis, model, bahan, dan harga sehingga tidak jarang terdapat beberapa jenis tumbler yang kurang diminati dan memiliki tingkat penjualan yang rendah. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan wawancara, observasi jumlah populasi, pengisian kuesioner Geneva Emotion Wheel (GEW) dan Usability Testing waktu. Kuesioner Geneva Emotion Wheel (GEW) digunakan untuk mengetahui nilai-nilai emosi responden terhadap produk tumbler sebelum dan sesudah product testing serta tumbler hasil perancangan ulang. Kuesioner terdiri dari 10 emosi positif dan 10 emosi negatif yang dirasakan oleh responden. Selain menilai responden juga memberikan alasan dan usulan terhadap produk. Usability Testing dilakukan agar responden dapat berinteraksi dengan produk. Pada penelitian ini dilakukan penilaian tampilan awal produk, product testing, dan penilaian produk setelah product testing. Selanjutnya dilakukan perancangan ulang produk berdasar alasan dan usulan yang telah diberikan dan dinilai kembali oleh responden. Nilai rata-rata awal tampilan tumbler 1 adalah 2,91, sesudah product testing adalah 2,86 dan nilai rancangan ulang produk adalah 3,16. Hal itu disebabkan karena responden puas dengan perubahan volume tumbler yang menjadi lebih banyak dan terdapat tempat untuk whipped cream dan sedotan. Nilai rata-rata awal tampilan tumbler 2 adalah 2,58, sesudah product testing adalah 2,59 dan nilai rancangan ulang produk adalah 3,20. Hal itu disebabkan karena responden menyukai penambahan sedotan yang dapat memudahkan penggunaannya. Nilai rata-rata awal tampilan tumbler 3 adalah 2,20, sesudah product testing adalah 2,21 dan nilai rancangan ulang produk adalah 2,74Nilai rata-rata emosi positif pada masing-masing tumbler mengalami peningkatan setelah dilakukan perancangan ulang.
PENERAPAN BUDAYA KERJA 5R/5S DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI CV. CAHAYA MANDIRI Sofiyanurriyanti nurri yanti
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 19 No 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.778 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v19i2.727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempengaruhi kinerja karyawan di perusahaan dan pengaruh busaya kerja 5R terhadap kinerja karyawan di CV. CAHAYA MANDIRI. Perusahaan CV. CAHAYA MANDIRI adalah perusahaan yang bergerak pada bidang jasa. Hal itulah yang membuat alat penunjang begitu diperlukan saat melakukan pekerjaan. Pada saat alat penunjang tersebut hilang atau lupa tempat ditaruhnya maka akan berpengaruh besar terhadap kinerja perusahaan. Perusahaan tidak akan dapat bekerja dengan maksimal dikarenakan adanya masalah terhadap alat penunjang tersebut. Jika masalah tersebut dapat diatasi maka perusahaan tidak akan mengalami masalah dan kinerja perusahaan akan menjadi maksimal. Metode penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Pengambilan data sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah karyawan CV. CAHAYA MANDIRI dimana terdapat 50 (lima puluh) jumlah karyawan di perusahaan, dalam analisis penelitian ini dilakuakan dengan menggunakan sampel sebanyak 10 (sepuluh) responden secara random sampling pada karyawan perusahaan. Faktor yang mempengaruhi untuk mengetahui budaya kerja 5R/5S terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien korelasi berganda menunjukkan angka sebesar R2 (0,739) atau 73,9% yang berarti kegiatan 5R/5S dalam perusahaan bisa mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 73,9%, sisanya sebesar 26,1% dipengaruhi oleh variabel lain diluar kegiatan 5R/5S. Budaya 5R/5S sangat bagus diterapkan dalam sebuah perusahaan. Dari data tersebut diperoleh hasil persamaan Regresi Linier sebagai berikut : Kinerja (Y) = 6,336 + 1,007 ringkas (X1) + 0,038 rapi (X2) + 0,359 resik (X3) + 0,344 rawat (X4)+ 0,098 rajin (X5).
ANALISIS STRATEGI PENINGKATAN LOYALITAS CUSTOMER B2B E-COMMERCE, STUDI KASUS: GMF AEROTRADE DI PT. GMF AEROASIA Erlinda Muslim
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 19 No 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v19i2.729

Abstract

PT. GMF AeroAsia menawarkan salah satu Business-to-Business E-Commerce terbesar di Indonesia yang bergerak di bidang MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul) memiliki bisnis maintenance pesawat dan sebagai distributor material komponen pesawat yang bernama GMF AeroTrade. GMF AeroTrade merupakan bentuk platform E-Commerce berbentuk web store yang baru berdiri sejak awal tahun 2017. Meningkatnya kebutuhan material setiap tahunnya memberikan dampak yang cukup besar terhadap kompetitifnya pasar distributor kebutuhan komponen pesawat terbang. Dengan perubahan baru dengan diadakannya platform berbasis E-Commerce ini di GMF AeroTrade dan juga melihat adanya banyak kompetitor lainnya di dunia, peran loyalitas pelanggan sangat berpengaruh terhadap keuntungan perusahaan. Maka dari itu GMF AeroTrade membutuhkan strategi yang kuat untuk dapat meningkatkan loyalitas pelanggan (Customer Loyalty). Dalam pembuatan strategi tersebut akan diteliti dari pengaruh faktor Image, Perceived Quality, Perceived Value, dan Customer Satisfaction terhadap loyalitas pelanggan (Customer Loyalty) dengan menggunakan metode SEM-PLS. Selain itu, digunakan metode Importance-Performance Analysis untuk mendapatkan action items beserta tingkat prioritas pelaksanaan untuk setiap action items. Penelitian ini mengambil pelanggan yang aktif melakukan transaksi pembelian di GMF AeroTrade. Hasil dari penelitian ini merupakan strategi untuk meningkatkan loyalitas pelanggan (Customer Loyalty) GMF AeroTrade, sehingga dapat bersaing dengan kompetitor distributor material komponen pesawat lainnya yang ada di dunia
PEMANFAATAN FERMENTASI REMPAH-REMPAH SEBAGAI CAMPURAN PAKAN LELE Minto Minto
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 19 No 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v19i2.653

Abstract

The business of Catfish Farmers (PIL) has become increasingly restless because of the high price of catfish feed in the market. Seeing the progress that is progressing, the increasing number of PILs will bring new problems to thelocalgovernment.Moreover,whatisfacedinthePILproblemisthereducedqualityofcatfishfeed. The purpose of this study was to determine the proximate protein content by using a proximate test on catfish feedderivedfromspicefermentationcombinedwithpapayafruitandstarchaddedwithcanetreacle. A total of 9 compositions of spices used in this fermentation, turmeric 0.5 kg, laos 0.5 kg, key 0.5 kg, kencur 0.25 kg, temulawak 0.5 kg, molasses 0.5 kg, betel leaf 0 , 25 kg, temuireng 0.25 kg, ginger 0.25 kg and 0.5 kg blimbing, 1 kg papaya plus sugarcane drops 1.5 liter and IM4 0.5 kg. Seteleh milled the composition of fermented spices to produce 35 liters of fermented liquid, then added 40 liters. The liquid spice mixture is stored for15daysinavessel,the fermentationprocessofcatfishfeedbeforeconsumptiontakes1 day.Fromthe results ofthestudythatthecontentoffermentedproteinwithspicesofsugarcanedropsof31.39%withaconversionof 32.41%incatfishfeedcanincreaseproteinlevelsincatfishfeed.
Komposit DESAIN KOMPOSISI BAHAN KOMPOSIT YANG OPTIMAL BERBAHAN BAKU UTAMA LIMBAH AMPAS SERAT TEBU (BAGGASE) mochammad nuruddin
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 19 No 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v19i2.759

Abstract

Bahan baku atau material komposit sebagai alternatif bahan baku non logam dipilih pada bidang industri karena memiliki sifat ketahanan korosi yang lebih baik, karakteristik yang dapat dikontrol serta berat yang lebih ringan dan biaya produksi yang murah. Upaya yang dilakukan melalui inovasi desain bahan baku utama komposit yang memiliki keunggulan serta lebih aman dan ramah terhadap lingkungan. Salah satu jenis serat alam yang sangat potensial adalah ampas serat tebu (baggase). Ampas serat tebu merupakan limbah dari proses pengolahan gula yang pemanfaatannya kecil. Sehingga diperkirakan sebanyak 40 % dari ampas tebu tersebut belum dimanfaatkan secara optimal . Melihat dari potensi tersedianya bahan baku, maka penelitian ini diarahkan untuk pemanfaatan limbah ampas serat tebu sebagai serat utama dengan kombinasi bahan baku pendamping berupa serat batang pisang dan serat/sabut kelapa, yang bertjuan untuk menentukan kekuatan bending dan kekuatan tarik dari hasil komposisi level faktor optimal dari tree in one of material komposit yang dilakukan, baik bahan baku serat maupun bahan perekatnya. Tahapan penelitian diawali dengan penerapan metode desain robust dari indentitifikasi variabel penelitian hingga pelaksanaan eksperimen dengan penentuan level faktor kualitas dan ortogonal array yang sesuai dan replikasi 2 kali, maka diperoleh desain komposisi level optimal pada eksperimen ke-4 dimana komposisi bahan baku 70%, 10%, 20% ( Matrik + Filler) dengan posisi struktur serat Searah, perekat yang sesuai memakai resin epoxy diperoleh rata–rata kekuatan bending sebesar 8,2404 MPa dan rata-rata kekuatan tarik sebesar 2,992748718 MPa, dan hasil desain komposisi bahan baku komposit level optimal ini berharap dapat meningkatkan kualitas bahan baku komposit dari serat alami tentunya perlu dilakukan treatment spesifik penelitian lanjutan yang lebih sempurna dan produksi komposit yang dihasilkan dapat diterima di pasarkan. Kata Kunci : Ampas serat tebu, Komposit, desain komposisi optimal

Page 1 of 1 | Total Record : 7