cover
Contact Name
Selma Intan Himawan
Contact Email
selma.intan@uai.ac.id
Phone
+6285711856586
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12110
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI
ISSN : 20879725     EISSN : 23558059     DOI : -
Jurnal AL-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September adalah jurna; ilmiah yang mempublikasikan artikel hasil penelitan ilmiah dan ide-ide di bidang sains dan teknologi. Jurnal ini berfokus pada bidang teknik industri, teknik elektro, teknik infromatika, biologi, gizi dan teknologi pangan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 3 (2012)" : 8 Documents clear
Design of Novel Yagi Aperture Antennas for Indoor TV Reception using Low Cost Materials Sofian Hamid
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v1i3.45

Abstract

Most commercial Yagi antennas for TV reception are built based on wires. These Yagi wire-antennas are commonly used as outdoor antennas due to their size and weight properties. In this paper, novel light weight Yagi aperture antennas are introduced. Two prototypes had been built by using low cost materials such as aluminum (insects) screen, cylinder can, aluminum foil, and styrofoam. The antennas worked at the TV band and have gains around 9.7 – 13.5 dBi comparable to the outdoor Yagi wire antennas. Due to their lightweight and smaller dimension nature, they were suitable for used as indoor TV antennas. The antennas had also unique property due to the use of Styrofoam. They were portable, easy to construct and deconstruct.
Analisis Penggunaan dan Syarat Mutu Minyak Goreng pada Penjaja Makanan di Food Court UAI Nita Noriko; Dewi Elfidasari; Analekta Tiara Perdana; Ninditasya Wulandari; Widhi Wijayanti
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v1i3.52

Abstract

Masyarakat Indonesia memiliki ketergantungan terhadap minyak goreng. Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan penelitian tentang penggunaan dan mutu minyak goreng yang beredar di masyarakat khususnya pada food court Universitas Al Azhar Indonesia. Analisis penggunaan minyak goreng penjaja makanan dilakukan dengan melakukan survey. Untuk mengetahui kualitas minyak goreng, dilakukan analisis laboratorium yang meliputi pengukuran kadar air, kadar asam lemak bebas, dan bilangan Iod. Dari dua belas kantin, ada sembilan kantin yang menggunakan minyak goreng. Hasil analisis penggunaan minyak goreng, penjaja makanan secara konsisten  34% menggunakan minyak goreng bermerek dagang A. Pemilihan minyak berdasarkan warna dilakukan oleh 45% penjaja makanan. Berdasarkan frekuensi pembelian, 56% penjaja makanan membeli minyak per hari. Selain itu, 45% penjaja makanan menggunakan minyak dua kali pakai. Analisis kebutuhan minyak menunjukkan, 34% penjaja makanan menghabiskan 5 liter minyak per hari. Cara pembuangan minyak yang dilakukan oleh penjaja, 78% membuang minyaknya setelah digunakan, dimana 67% penjaja makanan membuangnya ke tempat sampah. Berdasarkan pengukuran kadar air, kadar asam lemak bebas, dan bilangan Iod menunjukkan bahwa minyak goreng yang digunakan belum memenuhi standar syarat mutu, walaupun kadar air yang masih di dalam ambang batas normal yaitu kurang dari 0,30%, namun kadar asam lemak bebas baik sebelum maupun sesudah penggunaan melebihi ambang batas normal yang didukung oleh hasil pengukuran bilangan Iod.AbstractIndonesian society has dependence of cooking oil. Based on this condition, the analysis of cooking oil utilization and quality requirement at UAI food court is necessary and it was done. The analysis of cooking oil utilization was done by doing some survey. In order to search the quality of cooking oil, laboratory analysis was done that consist of water content, free fatty acid content, and Iod number. There are nine canteens from twelve canteens which utilize cooking oil. The result of cooking oil utilization analysis shows that 34% of merchant is utilizing A trade mark cooking oil, 45% is identifying cooking oil based on color. 56% is buying cooking oil per day, 45% is utilizing the cooking oil twice, 34% is spending 5 liters cooking oil per day, 78% is casting the cooking oil after utilize it, and 67% is casting the cooking oil into trash can. Based on the result of water content, free fatty acid content, and Iod number analysis showed that cooking oil is never fulfill normal limit, although the water content is still in proper limit is less than 0,30%, whereas free fatty acid content before or after analysis are very high and do not in proper limit and it is supported by Iod number measurement result.
Tinjauan Ulang Sistem Pemindaian Termal Tubuh Manusia dengan Sensor Suhu Pyroelectric Anwar Mujadin; Yaya Suryana
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v1i3.47

Abstract

Elemen sensor pyroelectric sangat sensitif terhadap jangkauan lebar radiasi dan sudut jatuh incoming radiasi panas badan manusia pada panjang gelombang 5-15 µm [1]. Signal respon sensor pyroelectric dapat didekatkan oleh dua buah grafik exponensial sebagai akibat perubahan kapasitansi dalam amplifier. Waktu naik dan turun dari signal tegangan dapat ditentukan oleh  (tetapan waktu elektrik) dan  (tetapan waktu termal) yang sebelumnya telah melewati bandpass filter. Dalam tulisan ini, akan dijelaskan secara rinci semua aspek yang menyangkut sistem pemindaian termal tubuh manusia dengan sensor suhu pyroelectric. Pyroelectric sensor element is very sensitive to a wide range of incoming radiation and heat radiation angles of the human body at 5-15 μm wavelength [1]. The response signal of the pyroelectric shown by two exponential graph as a result of changes capacitance in the amplifier. Rise and fall time of the voltage signal can be determined by the  (electric time constant) and  (thermal time constant) through a bandpass filter. In this paper, will be explained in detail how Infrared motion detector components work.
Identifikasi Jenis Teripang Genus Holothuria Asal Perairan Sekitar Kepulauan Seribu Berdasarkan Perbedaan Morfologi Dewi Elfidasari; Nita Noriko; Ninditasya Wulandari; Analekta Tiara Perdana
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v1i3.53

Abstract

Teripang adalah hewan invertebrata laut yang merupakan anggota hewan berkulit duri (Echinodermata) memiliki potensi ekonomi yang cukup besar karena mengandung berbagai bahan yang bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai sumber protein hewani, obat luka dan anti inflamasi. Eksploitasi yang terjadi secara besar-besaran dikhawatirkan akan merusak kelestarian teripang di alam. Untuk itu diperlukan informasi dasar terkait jenis dan morfologi teripang yang terdapat di perairan sekitar Kepulauan Seribu, khususnya di P. Pari dan P. Pramuka. Pengambilan sampel dilakukan pada pagi dan sore hari, yaitu pada saat kondisi surut di perairan sekitar P. Pari dan P. Pramuka. Sampel selanjutnya dikoleksi untuk diidentifikasi jenisnya berdasarkan perbedaan morfologi. Hasil analisis bentuk, warna, corak warna dan tipe spikula pada teripang tersebut menunjukan, terdapat empat jenis teripang yang berbeda berasal dari Kelas Holothuroidea, Subkelas Aspidochirotacea, Ordo Aspidochirotda, Famili Holothuriidae dan Genus Holothuria. Dua jenis yang terdapat di perairan sekitar P. Pari adalah Holothuria impatiens dan H. atra, sedang dua jenis yang diperoleh dari perairan sekitar P. Pramuka adalah H. edulis dan H. fuscocinerea. Perbedaan jenis pada masing-masing perairan disebabkan karena perbedaan jenis habitat dan sumber bahan makanan yang terdapat di perairan tersebut. Sea cucumber is marine invertebrate that that member of Echinodermata (the thorn-skinned animals), which has considerable economic potential because it contains many useful material and can be used as source of animal protein, drug injury, and anti inflammatory. Massive exploitation is predicted destroying the existance of sea cucumbers in nature. Furthermore, basic information related with the type and morphology of sea cucumbers, especially in Pari Island and Pramuka Island is required. Sampling was carried out in the morning and the afternoon when the condition of waters around Pari Island and Pramuka Island is being low tide. The following samples were collected to identify the species based on morphological differences. The result of the analysis of shape,  colour,  colour shades, and type of spicules on sea cucumbers showed there are four different types of sea cucumbers from the Class Holothuroidea, Subclass Aspidochirotacea, Order Aspidochirotida, Family Holothuriidae and Genus Holothuria.  Two types found in Pari Island are Holothuria impatiens and H. atra, whereas two types found in Pramuka Island are H. edulis and H. fuscicinerea. The diffrences in each type are caused by the difference of habitat and food source in the waters of Pari Island and Pramuka Island.
Rancang Bangun Sistem Pakar Berbasis WEB untuk Mendiagnosis Jenis Burung Air: Waterbird Exsys Nida’ul Hasanati; Dinda Fitriasari
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v1i3.48

Abstract

Makalah ini menyajikan sebuah sistem pakar berbasis web untuk mendiagnosa jenis burung, terutama burung air. Kebanyakan Burung air bermigrasi dari satu tempat ke tempat lainnya yang jauh, dan beberapa dari mereka hanya berhenti sesaat. Mereka sering pindah dari tempat kelahiran merekake tempat mereka berkembang biak dengan jarak yang sangat jauh. Kondisi ini membuat peneliti atau orang-orang yang peduli pada lingkungan, sulit untuk mendiagnosis berbagai jenis spesies burung air yang mereka temukan. Sistem pakar ini dimaksudkan untukmembantu mereka untuk memecahkan masalah umum identifikasi spesies burung air dengan pendekatan yang efisien dan orientasi hasil. Pengetahuan sistem pakar ini dimasukkan ke dalam basis pengetahuan yang terintegrasi dengan menggunakan aturan “jika-maka”. Kesimpulan dari sistem pakar ini diambil dengan menggunakan mekanisme inferensi backward chaining. Dengan pengetahuan yang akurat dan pengujian yang serius, sistem ini dapat membantu proses diagnosis cepat dan akurat. Sistem pakar berbasis web juga dapat digunakan sebagai alat pendidikan di bidang Biologi, terutama Ornitologi, yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum atau pihak yang bersangkutan dengan kelestarian lingkungan [1]. This paper presents a web-based expert system for diagnosing bird species, especially waterbird. Waterbird are migratory birds that move from one place to other distant places, and some of them just simply stopped. They often move from their birthplace to where they breed with a very far distance. This condition make researchers or the persons, who concerned for the environment, difficult to diagnose the different kind of waterbird species that they found. This expert system is intended to help them to solve the general problem of identification of Waterbird species with efficient approach and result-orientation. This expert system uses organized knowledgeas arule “if-then“, and allthe knowledge for diagnostic processing are incorporated into an integrated knowledge base. Conclusion from the expert system is retrieved by using the inference mechanism of backwardchaining. By providing accurate knowledge and seriously testing, the system can help the diagnosis process quickly and accurately. This web based expert system also can be used as an educational tool in the field of Biology, especially Ornithology, which can be utilized by the general public or the parties concerned with environmental sustainability.
Perancangan Tata Letak Gudang dengan Metoda Class-Based Storage Studi Kasus CV. SG Bandung Nita Puspita Anugrawati Hidayat
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v1i3.54

Abstract

CV.XY-Bandung merupakan perusahaan konveksi yang memproduksi jilbab. Untuk dapat bersaing, perusahaan harus mampu meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya operasional perusahaan.   Dari hasil pengamatan, CV. XY-Bandung belum memiliki tata letak yang baik. Hal ini terlihat dari cara penyimpanan bahan baku di gudang yang belum mengikuti kaidah tata letak gudang. Pada gudang bahan baku, kain diletakkan secara acak sehingga menyulitkan pencarian, kapasitas gudang bahan baku saat ini dikeluhkan tidak mencukupi kebutuhan. Parameter tata letak gudang bahan baku yang baik adalah dipenuhinya ruang secara maksimal dan pemenuhan terhadap permintaan bahan baku yang lebih cepat. Pada penelitian ini, metode class-based storage dan penggunaan rak, memisahkan kain berdasarkan jenis kain di gudang bahan baku mampu memberikan peningkatan kapasitas gudang. Dengan rancangan tata letak gudang bahan baku usulan dapat meningkatkan kapasitas gudang, sehingga mampu memberikan ruang kosong untuk 1600 polybag.CV. XY-Bandung is convection produsen that produce jilbab. To be able competing with others, produsen has to keep improving productivity and do cost efficiency. From observation, CV. XY-Bandung has not had a good layout. It is shown from raw material inventory in storage that has not using storage layout theory. In the storage of raw materials, fabrics are placed by random, make it difficult to search, and the storage of raw materials capacity is unable to fulfill demand. The good parameters for storage of raw materials are optimal utility and fulfillness of raw material demands faster. In this research, class-basedstorage method and shelf, separate fabrics are based on type of fabric in raw material storage that able to improving storage capacity. By proposes the design raw material storage layout, it should be able to increasing storage capacity, thus, it will be able to give space for 1600 polybag.
Model Prakiraan Harga dan Permintaan pada Rantai Pasok Karet Spesifikasi Teknis Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Nofi Erni; M. Syamsul Maarif; Nastiti S.Indrasti; Machfud Machfud; Soeharto Honggokusumo
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v1i3.49

Abstract

Karet spesifikasi teknis (TSR) merupakan jenis karet alam yang penting, dengan pertumbuhan permintaan yang tinggi dibanding jenis karet alam yang diproduksi dan diekspor oleh Indonesia. TSR paling banyak digunakan sebagai bahan baku untuk industri ban, sehingga dengan tumbuhnya indutri otomotif mendorong peningkatan permintaan terhadap TSR. Namun permasalahan muncul dalam produksi TSR, dimana tingkat  fluktuasi baik karena kelebihan maupun kekurangan produksi sangat berpengaruh terhadap perubahan harga TSR di pasar Internasional. Untuk mengurangi fluktuasi tersebut diperlukan suatu metode untuk memperkirakan tingkat permintaan dan harga. Penelitian ini bertujuan untuk merancang suatu metode prakiraan yang dapat merperkirakan tingkat harga dan volume permintaan untuk TSR 20.  Prakiraan dilakukan dengan Jaringan Syaraf Tiruan (JST) dengan algoritma propagasi balik, menggunakan data perkembangan pasar TSR di bursa berjangka SICOM. Model JST yang dirancang  mempertimbangkan pola harga, pola permintaan dan interaksi kedua faktor.  Hasil simulasi menunjukkan penggunaan 5 input neuron yaitu: 1) harga tertinggi, 2) harga terendah, 3) harga penutupan, 4) volume permintaan awal, 5) volume permintaan penutupan, 15 neuron pada lapisan tersembunyi dan 2 output yaitu harga dan volume permintaan pada lapisan output. Tingkat akurasi hasil prakiraan harga mencapai 91% dan akurasi prakiraan permintaan 87%. Berdasarkan hasil prakiraan ditentukan status harga dan permintaan. Harga tinggi jika perbedaan antara nilai maksimum dan nilai tengah lebih tinggi dari 47%, harga rendah jika perbedaan antara nilai minimum dan nilai tengah lebih dari 20%.  Prakiraan permintaan dinyatakan tinggi atau rendah jika terjadi peningkatan maupun penurunan sebesar 50 % dari rata-rata permintaan.Abstract Technically Specified Rubber (TSR) is the most important of natural rubber type which has a high demand growth which is produced and exported by Indonesia. TSR is mostly used as raw material for tire industries, as the world’s automotive industries grow up the demand for TSR is also rise up. However, the problem appears in the production of TSR, which is fluctuative production rate in the form of over and under production correlated to the price change in International market.  Therefore, a method to forecast the price and demand level is needed to design in order to reduce fluctuation. The result is a forecasting that used as an input for preparing and adjusting TSR rubber production planning that working adaptively with market condition by utilising the expert knowledge. This research aimed to design a method that can forecast the changes in price level and demand volume. Artificial Neural Network (ANN) which is  backpropagation algorithm that has been designed according to data TSR market condition in SICOM is used in this research, the ANN model is modified by observing the price pattern, demand pattern and the connection between both of them together. Experiments have shown that the optimal architecture network for price and demand forecasting can be obtained by using 5 different neuron parameter, there are: 1) the highest price, 2) the lowest price, 3) the closing price, 4) demand volume interest, 5) demand volume close for input layer, 15 neuron for hidden layer and 2 different neuron there are price and demand volume for output layer. The accuracy of forecasting price had reached 91% and 87% for forecasting demand.  Based on forecasting result had determined the state of price and demand. The price is high if the differences between maximum and mean score is higher than 47% and the price is low if the differences between the minimum and mean score is higher than 20%. The demand is high if the demand forecasting is higher than 50% and it is low if smaller than 50% of average demand volume.
Sistem Otomasi Perpustakaan dengan Barcode SLTPI Al Azhar 8, Kemang Pratama Endang Ripmiatin; Riani Aliviani
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 1, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v1i3.51

Abstract

Kesadaran orang akan pentingnya layanan prima yang nyaman bagi pelanggan, menuntut tersedianya sistem yang efisien dan handal. Perpustakaan SLTPI Al Azhar 8 sangat menyadari pentingnya sistem yang dapat meningkatkan kinerja karyawannya dengan cara meningkatkan efisiensi dan meminimalkan kerja manual untuk menghindari kesalahan manusia.  Dalam penelitian ini, sistem perpustakaan dirancang dengan menggunakan barcode scanner sebagai alat bantu input data, untuk dapat mempercepat kerja layanan dan meningkatkan akurasi data. Sistem Perpustakaan ini dirancang sesuai dengan proses bisnis yang ada dengan dilengkapi beberapa fitur baru yang teridentifikasi dalam tahap analisa kebutuhan seperti pengecekan  terhadap resources yang dimasukkan, perpindahan data antar pengguna dilakukan melalui sistem, sehingga dapat meningkatkan efisiensi proses bisnis yang berjalan saat ini.Recently people starts to realize the importance of service excellence and demand an efficient and reliable system. SLTPI Al Azhar 8 Library awares of the needs of new system  to improve its performance through maximizing staffs performance and minimizing manual operations to prevent human error. In this research, library system was designed to use barcode scanner as input tool, to shorten the service and increase data accuracy. This system was designed to fit the existing business process with additional features identified in the user requirement analysis stage, such as resource checking, automatic data transfer, to improve the existing business process.

Page 1 of 1 | Total Record : 8