cover
Contact Name
Rachmad Mulyadi
Contact Email
-
Phone
0541-6525067
Journal Mail Official
ulin.jhuttrop@fahutan.unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Penajam Kampus Gunung Kelua PO. Box 1013
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
ULIN: Jurnal Hutan Tropis
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 25991205     EISSN : 25991183     DOI : -
Core Subject : Social,
ULIN: Jurnal Hutan Tropis published by Forestry Faculty of Mulawarman University, which is published twice a year in March and September with p-issn 2599-1205 and e-issn 2599-1183. It contains articles of research or study of literature in the field of Forest Management, Forest Conservation, Silviculture, and Forest Product. Language used for full article in this journal is Bahasa Indonesia, abstract in English and Bahasa Indonesia.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2022)" : 13 Documents clear
Pertumbuhan bibit jabon merah (Anthocepalus macrophyllus) pada komposisi media tanam yang berbeda Julkifli Masilewi; Aqshan Shadikin Nurdin; Moch Hidayah Marasabessy; Laswi Irmayanti; Reyna Ashari
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.189 KB) | DOI: 10.32522/ujht.v6i1.6729

Abstract

Kualitas media berpengaruh terhadap terhadap pertumbuhan tanaman karena dalam media tanam terdapat unsur hara yang mendukung pertumbuhan. Komposisi media tanam yang berbeda diduga juga memberikan pengaruh yang berbeda terhadap pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi respon pertumbuhan bibit jabon merah pada komposisi media tanam yang berbeda. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan perbedaan komposisi media tanam (M1:tanah, M2:tanah dan pasir, M3:tanah, pasir dan kompos, dan M4:tanah, pasir dan pupuk kandang). Variabel pertumbuhan bibit yang diamati adalah tinggi bibit, diameter bibit, jumlah dan luas daun. Adapun parameter pertumbuhan bibit yaitu Nisbah Pucuk Akar (NPA) dan Indeks Mutu Bibit (IMB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media M4 memberikan pertumbuhan yang lebih besar pada tinggi bibit, diameter bibit, jumlah dan luas daun. Adapun M3 memberikan nilai NPA dan IMB yang lebih tinggi. Perbedaan komposisi media tanam berpengaruh nyata pada variabel pertumbuhan luas daun. Komposisi media tanam terbaik untuk pertumbuhan bibit jabon merah yang optimal adalah M4 (tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 3:2:1).
Potensi serapan karbondioksida pada beberapa ruang terbuka hijau di Kampus Universitas Mulawarman Gunung Kelua Samarinda Mega Puspita Fredyanti; Rita Diana; Sutedjo Sutedjo
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.262 KB) | DOI: 10.32522/ujht.v6i1.7372

Abstract

Pemanasan global merupakan masalah yang harus diatasi dengan berbagai macam usaha mitigasi. Salah satu usaha mitigasi adalah memperbanyak pepohonan dan tumbuhan yang berfungsi menyerap gas karbondioksida dari atmosfier. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi serapan karbondioksida di lingkungan ruang terbuka hijau di Universitas Mulawarman (Unmul) di Kampus Gunung Kelua di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Pengambilan data dilakukan dengan pembuatan plot sampel pada tiga lokasi ruang terbuka hijau (RTH) yaitu, di samping lapangan Kurusetra (Lokasi 1), di samping Guest House Unmul (Lokasi 2), dan di belakang Workshop Fakultas Kehutanan Unmul (Lokasi 3). Hasil penelitian ditemukan jumlah individu terbanyak yaitu pada jenis Shorea leprosula Miq sebanyak 38 individu yange berada pada lokasi 2 (Guest House).Dalam hal akumulasibiomassa dan karbon terbanyak terdapat pada jenis Hevea brasiliensis Willd masing-masing sebanyak 964 kg/jenis dan 453,1 kg/jenis. Sementara itu potensi penyerapan karbondioksida padajenis Artocarpus odoratissimus Blanco memiliki nilai tertingi yaitu sebesar 3382,6 kg/jenis.
Pengawetan kayu sengon (Paraserianthes falcataria (L) Nielsen) menggunakan oli bekas dengan metode perendaman dingin Zainul Arifin; Edi Sudiarso; Bella Winata
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.912 KB) | DOI: 10.32522/ujht.v6i1.6178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui retensi dan penetrasi oli bekas dengan pelarut solar pada konsentrasi dan lama perendaman yang berbeda serta ketahanannya terhadap serangan rayap tanah. Penelitian dilakukan di Laboratorium Biologi dan Pengawetan Kayu, Fahutan Unmul Samarinda. Data hasil penelitian diolah dengan rancangan faktorial acak lengkap 3x3 dan replikasi 10. Parameter pengukuran meliputi nilai retensi, penetrasi serta kehilangan berat akibat serangan rayap tanah (Subteranean termites). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rataan kadar air kering udara pada kayu Sengon (Paraserianthes falcataria (L) Nielsen) sebesar 11,85%, kerapatan kering udara 0,35 g/cm3 dan kerapatan kering tanur 0,32 g/cm3. Lama perendaman, konsentrasi oli bekas dan interaksinya berpengaruh sangat signifikan terhadap retensi. Semakin besar konsentrasi dan lama perendaman makin besar pula nilai retensi yang akan didapat. Lama perendaman berpengaruh sangat signifikan terhadap nilai penetrasi oli bekas, sedangkan konsentrasi oli bekas dan interaksinya menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan. Semakin lama dilakukannya perendaman maka semakin tinggi pula nilai penetrasinya. Lama perendaman, konsentrasi oli bekas dan interaksinya tidak berpengaruh signifikan terhadap kehilangan berat. Namun jika dibandingkan dengan contoh uji tanpa perlakuan pengawetan (kontrol), contoh uji yang diawetkan dengan oli bekas lebih tahan terhadap serangan rayap tanah.

Page 2 of 2 | Total Record : 13