cover
Contact Name
Asri Hidayat
Contact Email
asri.hidayat@kemdikbud.go.id
Phone
+628114118474
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Sultan Alauddin km.7, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia, 90221
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pangadereng : Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora
ISSN : 25024345     EISSN : 26864355     DOI : https://doi.org/10.36869
Core Subject : Social,
Pangadereng : Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora is an open access, a peer-reviewed journal published by Balai Pelestarian Nilai Budaya Sulawesi Selatan.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2019)" : 12 Documents clear
ARSITEKTUR BANGUNAN KAMPUNG KEMASAN SEBAGAI EVIDENSI DAN WUJUD SILANG BUDAYA MARITIM DI GRESIK akhmad fahar ma'rufin
Pangadereng : Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3090.329 KB) | DOI: 10.36869/pjhpish.v5i2.12

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai Arsitektur bangunan Kampung Kemasan di Gresik sebagai bukti dan wujud silang budaya masyarakat maritim. Kampung Kemasan merupakan salah satu bagian dari Kota Lama di Gresik yang memiliki ciri khas arsitektur bangunan perpaduan dari Cina dan Eropa. Fokus penelitian ini menitikberatkan pada pembahasan arsitektur bangunan yang menjadi ciri Kampung Kemasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu penelitian yang menghasilkan narasi berupa catatan dan data deskriptif yang menggambarkan kondisi atau keadaan. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan, wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan analisis interaktif yang meliputi: reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Kampung Kemasan terbentuk berawal dari kedatangan seorang pengrajin emas bernama Bak Liong. Karena profesinya tersebut wilayah tersebut disebut Kampung Kemasan. Lambat laun Kampung Kemasan menjadi tempat pemukiman para saudagar kaya baik dari Eropa, Cina, Arab maupun Bumiputera. Bangunan yang dulu dihuni hingga kini tetap lestari dan menjadi cagar budaya Gresik. Bangunan-bangunan tua tersebut memiliki ciri khas dengan seni arsitektur perpaduan antara budaya China dan Eropa maupun lokal seperti dari warna, ornamen maupun pemanfaatan fungsi bangunan.
TRADISI MERTI DESO DI MARGOLEMBO tini suryaningsi
Pangadereng : Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3142.802 KB) | DOI: 10.36869/pjhpish.v5i2.36

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang tradisi yang dilaksanakan untuk mengungkapkan rasa syukur atas selesainya panen padi, dan memohon doa untuk persiapan memulai menanam padi berikutnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Tradisi merti deso merupakan tradisi tahunan yang dilakukan oleh masyarakat transmigran Jawa sebagai wujud pelestarian budaya mereka. Walaupun saat ini mereka menetap di Pulau Sulawesi, khususnya di Desa Margolembo, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, namun mereka tetap mempertahankan tradisi nenek moyang mereka di daerah yang mereka tinggali saat ini dengan beragam etnik lainnya. Saat ini, tradisi merti deso dilaksanakan lebih sederhana, namun, akar tradisi tersebut masih dipertahankan. Merti deso dilaksanakan karena berkaitan dengan kepercayaan terhadap segala usaha dan kerja keras dalam bidang pertanian yang membawa berkah dan rezeki dalam kehidupan mereka. Merti desa merupakan bentuk ucapan syukur masyarakat karena telah selesainya usaha pertanian dari awal hingga akhir yaitu panen.

Page 2 of 2 | Total Record : 12