cover
Contact Name
Evinna Cinda Hendriana
Contact Email
evinnacinda@yahoo.com
Phone
+6285393531008
Journal Mail Official
journal@stkipsingkawang.ac.id
Editorial Address
Jalan STKIP - Kelurahan Naram, Singkawang, Kalimantan Barat
Location
Kota singkawang,
Kalimantan barat
INDONESIA
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Published by STKIP Singkawang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia is a peer-reviewed scientific open access, with e-ISSN : 2477-8435 and p-ISSN 2477-5940 published by Institute for Managing and Publishing Scientific Journals at STKIP Singkawang, Indonesia in 2015. In Last 2016 Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia has built Organization and Editorial team to publish scientific paper. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia is an-Opened Access journal and published twice a year every Maret and August. It publishes the research (no longer than 5 years after the draft proposed) in term of learning, teaching, education in elementary school. All finding in scientific paper can be published in this journal.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016): Volume 1 Number 1 March 2016" : 4 Documents clear
Pengaruh Metode Pembelajaran Examples Non Examples Terhadap Kognitif Siswa Pada Materi Mengenal Penggunaan Uang Sesuai Dengan Kebutuhan Warkintin Warkintin
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 1, No 1 (2016): Volume 1 Number 1 March 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v1i1.116

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh metode Examples Non Examples terhadap kognitif siswa Pada Materi Mengenal Penggunaan Uang Sesuai dengan Kebutuhan di Kelas III Sekolah Dasar Negeri No 47 Sinar Kasih. Metode yang digunakan metode kuantitatif deskriptif. Bentuk penelitian Quasi-Eksperimen. Hasil analisis data observasi guru dengan persentase 100%, berkriteria baik, sedangkan data observasi siswa dengan persentase rata-rata 86,93% berkriteria baik. Berdasarkan perhitungan hasil belajar siswa diperoleh nilai rata-rata pretest untuk kelas eksperimen 41,66, serta kelas kontrol 46,85 dan nilai rata-rata posttest untuk kelas eksperimen 77,59, serta kelas kontrol 69,07. Peningkatan Kognitif siswa dihitung dengan rumus Indeks Gains dan didapat nilai 0,62 artinya terdapat peningkatan yang tinggi kognitif siswa setelah menggunakan metode pembelajaran examples non examples. Teknik pengolahan data menggunakan Uji t-dua sampel karena jumlah siswa 27 orang kelas ekperimen dan 27 orang kelas kontrol serta data berdistribusi normal dan homogen. Hasil dari uji hipotesis diperoleh Pada hasil pretest diketahui bahwa nilai thitung adalah -1,7  sedangkan nilai ttabel pada α = 5% dengan db (N1+N2-2 = 52) adalah 2,011. Hal ini berarti nilai thitung ˂ttabelyaitu -1,7 ˂  2,011 maka Ho diterima yang artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan kognitif siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, sedangkan pada hasil posttest diketahui bahwa nilai thitung adalah 2,79  sedangkan nilai ttabel pada α = 5% dengan db (N1+N2-2 = 52) adalah 2,011. Hal ini berarti nilai thitung ˃ttabelyaitu 2,79 ˃  2,011 maka Ha diterima yang artinya  terdapat perbedaan yang signifikan kognitif siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil angket respon siswa dengan rata-rata 88,15% dengan kriteria sangat kuat.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Pendekatan Scientific Terintegrasi dengan Multimedia Interaktif pada Peserta Didik Kelas VI SD Negeri 10 Singkawang Utara Arnold Jacobus
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 1, No 1 (2016): Volume 1 Number 1 March 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.182 KB) | DOI: 10.26737/jpdi.v1i1.113

Abstract

Salah satu permasalahan yang dialami peserta didik kelas VI SD Negeri 10 Singkawang Utara dalam pembelajaran IPA adalah kurang aktifnya peserta didik dalam proses pembelajaran dan  nilaipeserta didik selalu rendah. Alternatif yang dipilih untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui pendekatan scientific terintegrasi dengan multimedia interaktif.Penelitian dilakukan melalui penelitian tindakan kelas (PTK). Dengan pendekatan pembelajaran tersebut, peserta didik dapat terlibat aktifmengikuti pembelajaran yang berdampak pada peningkatan hasil belajarnya. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar dari prasiklus dengan nilai rata-rata 63 meningkat 78 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 96 pada siklus II.
Peningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Materi Jaring-Jaring Bangun Ruang Melalui Penerapan Scientific Approach Kelas V Semester 2 Di SDN 6 Dawuhan Situbondo Tahun Ajaran 2013/2014 Nuris Hidayat
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 1, No 1 (2016): Volume 1 Number 1 March 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.302 KB) | DOI: 10.26737/jpdi.v1i1.114

Abstract

Tujuan pembelajaran matematika yaitu menumbuhkan kemampuan berpikir kritis. Proses pembelajaran terdapat beberapa persoalan yang berkembang terutama mengenai mencapai tujuan pembelajaran diantaranya yaitu ketika ada siswa yang mengerjakan soal di papan tulis, ditemukan beberapa kesalahan dalam proses pengerjaan dan jawaban akhir tersebut benar, siswa lain kurang cermat dalam mengamati hanya melihat hasil akhir. Pembelajaran juga masih terpusat pada guru sehingga berpenaruh pada proses berpikir krits dan hasil belajar siswa (nilai ulangan harian) masih rendah. Tempat dan waktu penelitian yaitu di SDN 6 Dawuhan Situbondo. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 6 Dawuhan Situbondo berjumlah 35 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc Taggart, satu siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yaitu berupa observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Sedangkan proses analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif persentase aktivitas guru, berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Pada kemampuan kritis pada tahap siklus 1 sebesar 63% sebanyak 22 siswa yang tuntas dalam mengerjakan kuis. Pada tahap siklus 2 sebesar 83% sebanyak 29 siswa yang tuntas dalam mengerjakan kuis. Sedangkan pada hasil belajar tahap pretest sebesar 45% sebanyak 16 siswa yang tuntas. Pada siklus 1, hasil belajar siswa mengalami peningkatan menjadi 68% sebanyak 24 siswa yang tuntas belajar dalam ulangan harian. Pada siklus 2, hasil belajar siswa mengalami peningkatan menjadi 89% sebanyak 31 siswa yang tuntas. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa Scientific Approach dapat meningkatkan berpikir kritis dan hasil belajar siswa materi Jaring-jaring Bangun Ruang kelas V SDN 6 Dawuhan Situbondo.
Penerapan Metode Demonstrasi Untuk Mengurangi Kesulitan Memahami Teks Percakapan pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV SDN Kidalang Tati Nurhayati; Evi Oktaviani Rukmana
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 1, No 1 (2016): Volume 1 Number 1 March 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v1i1.115

Abstract

Upaya mengembangkan sikap dan keterampilan peserta didik merupakan tuntutan yang tak terpisahkan dari tugas dan tanggung jawab guru dalam melaksanakan PBM (proses belajar mengajar). Dalam melaksanakan proses belajar mengajar yang harus dikuasai guru erat kaitannya dengan penggunaan metode dan alat peraga yang sesuai dengan materi pelajarannya. Kemampuan komunikasi sangat diperlukan karena mampu mendorong seseorang untuk aktif, dapat membangun gagasan, ide, dan konsep. Sehingga siswa dapat mengembangkan skil-skilnya dalam proses  pembelajaran. Hal tersebut sesuai dengan tuntutan dalam mempelajari Pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah.  Namun, pada kondisi pembelajaran di sekolah saat ini masih menunjukkan rendahnya kemampuan komunikasi percakapan bahasa siswa. Salah satu alternatif pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan percakapan bahasa indonesia siswa adalah pembelajaran menggunakan Metode demontrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan percakapan siswa yang menggunakan metode demontrasi, untuk mengetahui kualitas peningkatan kemampuan percakapan siswa yang memperoleh pembelajaran dengan menggunakan metode demontrasi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Kidalang siswa kelas IV tahun. Berdasarkan data hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan memahami teks percakapan siswa mengalami peningkatan setelah menggunakan metode demontrasi pada pelajaran bahasa indonesia. Siswa menjadi lebih aktif dalam pembelajaran serta bersikap positif terhadap penggunaan metode demontrasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode demontrasibisa menjadi salah satu alternatif bagi guru untuk melakukan proses belajar mengajar di kelas.

Page 1 of 1 | Total Record : 4