cover
Contact Name
Kartika Rizki Sudarwanti
Contact Email
kartikarizki@unwahas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
abdimas@unwahas.ac.id
Editorial Address
JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdimas UNWAHAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat UNWAHAS
ISSN : 25411608     EISSN : 25797123     DOI : http://dx.doi.org/10.31942/abd
Jurnal Pengabdian Masyarakat Unwahas diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Wahid Hasyim Semarang yang berisikan tentang hasil pengabdian masyarakat mengenai berbagai aspek ilmu yaitu Pendidikan, Ekonomi, Sosial, Budaya, Pertaniaan, Kesehatan, Sains dan Teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 196 Documents
UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIFITAS UKM TAUGE DENGAN TEKNOLOGI LOW RPM BLOWING WATER MACHINE DI KALURAHAN MANDAN SUKOHARJO Nugroho, Arif Setyo
ABDIMAS UNWAHAS Vol 9, No 2 (2024): -
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v9i2.11871

Abstract

Taoge atau tokolan  yang  sering  kita  konsumsi sebenarnya  adalah kecambah  dari  kacang hijau.  Kebutuhan akan tauge sangat tinggi, tetapi permasalahannya adalah bagaimana menghasilkan kecambah tauge yang berkualitas dan tahan lama. Proses masih manual dan sederhana maka dibutuhkan sebuah teknologi untuk proses produksi sehingga hasilnya bisa maksimal. Tujuan dari program PMP adalah membantu permasalahan UKM Taoge Sunarmi dengan sentuhan teknologi dari tim PMP STT Warga Surakarta. Teknologi yang dikembangkan adalah mesin pencuci kacang hijau low rpm blowing water machine. Hasil kegiatan program PMP, didapatkan hasil yang sangat memuaskan ada peningkatkan effektifitas kerja dan berdampak pada produktifitas kerja. Perubahan yang positif dari penggunaan mesin pencuci kacang hijau dibandingkan ketika pengerjaan secara manual antara lain, dalam proses pencucian 50 kg kedelai hanya membutuhkan waktu 30 menit, dari proses persiapan sampai dengan proses penginteran atau proses pemisahan kacang hijau yang baik dan yang kurang baik. Bila dengan sistem manual untuk membersihkan 50 kg kacang hijau membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam. Dengan penghematan waktu tersebut pekerja bisa mengerjakan proses yang lain. Penghematan proses produksi dan kemungkinan peningkatan produksi dapat meningkatkan produktifitas UKM taoge Sunarmi.
PENGEMBANGAN ULAT SUTERA SAMIA DAUN SINGKONG DI AREAL AGROFORESTRY DESA KWADUNGAN GUNUNG SEBAGAI SALAH SATU IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN LANDSKAP AGROFORESTRY UNTUK MENDUKUNG PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI KECAMATAN KLEDUNG KABUPATEN TEMANGGUNG Prijono, Agus
ABDIMAS UNWAHAS Vol 9, No 2 (2024): -
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v9i2.10497

Abstract

Pembangunan berkelanjutan berbasis landskap sekarang menjadi dasar pembangunan Wilayah. Suatu Wilayah yang mempunyai lahan untuk pengembangan tanaman baik kawasan hutan dan non kawasan hutan. Desa Kwadungan   Gunung Kecamatan Kledung Kabupaten Temanggung telah mengembangkan areal agroforestry untuk agroeduwisata di kawasan non hutan. Agar pembangunan berkelanjutan dapat diterapkan diareal agroforestry tersebut harus diterapkan optimalisasi lahan pola agroforestry yang salah satu alternatifnya dengan ulat sutera samia daun singkong. Metode yang diterapkan adalah mengaplikasikan demplot  sutera samia daun singkong dari peta tanaman sampai dengan pemasaran hasil produk turunannya. Tahap awal yang dilakukan adalah terbentuknya peta rencana penanaman tanaman pakan jarak kepyar dan singkong pada areal agroforestry tanaman pokok alpokat aligator, alpokat pluwangan dan jeruk keprok.Hasil pengabdian berupa 3 peta rencana penanaman tanaman pakan jarak kepyar dan ubi kayu pola agroforestry tanaman pokok alpokat (agroforestry 1,2) dan jeruk keprok (agroforestry 3).
community PENGUATAN KAPASITAS (P2K) MAHASISWA: PELATIHAN PEMBUATAN KERUPUK PONGGE DURIAN UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN AGROWISATA DIKAMPUNG MALON, KELURAHAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG : PELATIHAN PEMBUATAN KERUPUK PONGGE DURIAN UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN AGROWISATA DIKAMPUNG MALON nikmah, Hanik sofiatun; Salsabila, Farida Ikha; Khoirotunnisa; Ayuningtyas, Rosida Dwi
ABDIMAS UNWAHAS Vol. 10 No. 2 (2025): Abdimas Unwahas
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v10i2.12409

Abstract

Salah satu wilayah penerima program kampung tematik diwilayah kota Semarang ialah kampung malon. Kampung malon memiliki potensi desa seperti Durian dan batik yang sudah terkenal dikota semarang. Tujuan diadakannya pelatihan pengolahan kerupuk pongge durian selain untuk mendukung pembuatan Agrowisata juga bertujuan untuk memberdayakan masyarakat supaya memiliki  kemandirian ekonomi dan meningkatkan pendapatan. Peserta Pengabdian Masyarakat Pokdarwis dikampung Malon. Pemberdayaan masyarakat ini  membuahkan hasil yang signifikan, dimana masyarakat dapat membuat inovasi baru dari biji durian (pongge) menjadi kerupuk pongge.
PENGEMBANGAN MITIGASI KEBENCANAAN BERBASIS WEB MULTIFUNGSI PADA PENANGANAN MASA BANJIR DI DESA PASURUHAN KAYEN PATI: Mitigasi Kebencanaan ratna, dwi kurniawan; elyana, Luluk; Setya Winarni, Dyah
ABDIMAS UNWAHAS Vol. 10 No. 2 (2025): Abdimas Unwahas
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v10i2.12700

Abstract

Masa banjir merupakan satu peristiwa yang membutuhkan perhatian khusus. pada daerah yang terdampak, salah satu di antaranya adalah desa Pasuruhan Kayen Pati. Mitigasi kebencanaan merupakan satu upaya berkelanjutan yang dilakukan oleh individu, kelompok dan seluruh lapisan masyarakat. Mitigasi kebencanaan diperlukan untuk memudahkan penanganan, pemulihan pasca banjir dan perencanaan untuk penanggulangan kedatangan banjir berikutnya. Web multifungsi Kegiatan kosabangsa 2024 di desa Pasuruhan kecamatan Kayen kabupaten Pati  memberikan kontribusi berupa web multifungsi sebagai aktivitas memudahkan pelaksanaan mitigasi kebencanaan masa banjir. Web multifungsi merupakan bagian dari pengembangan teknologi informasi yang di desain untuk memberikan fasilitas kebencanaan dengan mudah dan ramah. Bentuk kegiatan pada massyarakat ini berupa pengembangan aplikasi pembelajaran menggunakan model ADDIE melalui 5 (lima) tahap yaitu analysis, design, development, implementation, evaluation. Kelima tahap itu dilaksanakan dengan menekankan prinsip edukasi pada setiap tahapan memuat pengembangan pengetahuan penting tentang mitigasi kebencanaan baik berupa panduan, simulasi kebencanaan dan materi edukasi yang menyenangkan mulai anak usia dini sampai orang dewasa. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah pemangku kepentingan desa Pasuruhan Kayen Pati beserta Karang Taruna Bina Sejahtera yang akan menjadi pemandu sekaligus tutor simulasi berbasis web. Hasil/produk dari kegiatan ini berupa web multifungsi mitigasi kebencanaan yang inovatif dan sarat pengembangan teknologi.
PEMBERDAYAAN WILAYAH TAMBAKREJO SEMARANG MELALUI PENGUATAN URBAN FARMING UNTUK MEWUJUDKAN KOTA TANGGUH DAN BERKELANJUTAN Kariada Tri Martuti, Nana; Sholeh, Muh; Prabowo, Rossi; Sari Melati, Inaya
ABDIMAS UNWAHAS Vol. 10 No. 2 (2025): Abdimas Unwahas
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v10i2.14516

Abstract

Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang, memiliki potensi besar dalam sector pertanian dan lingkungan yang telah berkembang melalui berbagai inisiatif lokal. Dari sisi pertanian, urban farming telah tumbuh menjadi praktik lokal yang menjanjikan sebagai salah satu solusi pemenuhan kebutuhan pangan. Urgensi kegiatan ini terletak pada rendahnya kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam mengelola pertanian urban farming secara terpadu. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kapasitas mitra dalam mengembangkan system pertanian terpadu (integrated farming system) yang mengintegrasikan urban farming dan budidaya perikanan, Kegiatan pengabdian bersinergi dengan RPJMD Kota Semarang menuju kota yang tangguh dan berkelanjutan dan mendukung program pencapaian SDGs (Tujuan 2, 11, dan 13). Metode pelaksanaan PPM dilakukan melalui tahapan: sosialisasi program, pelatihan dan penerapan teknologi sesuai materi kebutuhan mitra pengabdian, serta pendampingan dan evaluasi kegiatan dan tentunya juga memperhatikan keberlanjutan program pengabdian. Dari kegiatan pengabdian diperoleh hasil untuk aspek produksi telah diberikan fasilitasi kepada KT Tambakrejo berupa: instalasi Pemanenan Air Hujan (PAH), vertical garden serta berbagai jenis bibit sayuran dan kompos yang dapat menjadi sarana peningkatan kapasitas produksi pertanian. Sedangkan untuk aspek manajemen telah diberikan pelatihan penguatan kelembagaan kelompok tani dan inovasi teknologi budidaya sayur dan ikan melalui pengembangan aquaponik. Adanya fasilitasi aspek produksi dan manajemen tersebut diharapkan bisa meningkatkan kapasitas produksi pertanian yang dihasilkan oleh KT Tambakrejo.
OPTIMALISASI MANAJEMEN ORGANISASI PERGUNU JAWA TENGAH MELALUI PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI KEANGGOTAAN DIGITAL Budiyanto, Nugroho Eko; Martanti, Fitria; Maskuri, Achmad
ABDIMAS UNWAHAS Vol. 10 No. 2 (2025): Abdimas Unwahas
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/abd.v10i2.14524

Abstract

Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) merupakan organisasi profesi guru yang memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Di Jawa Tengah, organisasi ini memiliki 36 kantor cabang dengan jumlah anggota yang besar dan tersebar luas. Namun, pengelolaan data keanggotaan masih dilakukan secara manual sehingga menimbulkan berbagai kendala, seperti ketidakakuratan data, rendahnya efisiensi, serta keterlambatan dalam proses pengambilan keputusan. Pencatatan berbasis spreadsheet semakin tidak efektif seiring bertambahnya jumlah anggota dan tingginya potensi kesalahan input. Selain itu, keterbatasan keterampilan digital sebagian pengurus dan anggota menjadi hambatan dalam transisi menuju sistem berbasis teknologi. Untuk menjawab tantangan tersebut, digitalisasi merupakan solusi sangat efektif, untuk itu dirancang sistem informasi keanggotaan digital yang bertujuan meningkatkan akurasi data, mempercepat akses informasi, serta mempermudah proses perencanaan dan pengambilan keputusan organisasi. Sistem ini juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada dokumen fisik dan beban administrasi manual. Agar implementasi berjalan optimal, diperlukan pendampingan intensif melalui pelatihan, dukungan teknis berkelanjutan, dan evaluasi rutin di seluruh cabang PERGUNU Jawa Tengah. Dengan demikian, sistem informasi digital ini diharapkan mampu mendorong efisiensi operasional organisasi serta memperkuat pengambilan keputusan berbasis data.