cover
Contact Name
Nurlina Ariani Hrp
Contact Email
nurlinaariani@yahoo.com
Phone
+6281362067516
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja No. 126A km.3,5 Aek Tapa Rantauprapat Kab. Labuhanbatu, Sumatera Utara
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS)
ISSN : 2460593X     EISSN : 26855585     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pembelajaran dan Matematika Sigma (JPMS) diterbitkan oleh FKIP Universitas Labuhan Batu program studi pendidikan matematika yang berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi, pengkaji, guru, dosen dan mahasiswa dalam disiplin ilmu pendidikan dan pembelajaran serta matematika umumnya. JPMS adalah publikasi interdisipliner tentang penelitian dan penulisan asli tentang pendidikan yang menerbitkan karya ilmiah ke khalayak nasional peneliti pendidikan, pembelajaran dan matematika.JPMS diterbitkan oleh FKIP Universitas Labuhan Batu program studi pendidikan matematika yang berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi, pengkaji, guru, dosen dan mahasiswa dalam disiplin ilmu pendidikan dan pembelajaran serta matematika umumnya. JPMS adalah publikasi interdisipliner tentang penelitian dan penulisan asli tentang pendidikan yang menerbitkan karya ilmiah ke khalayak nasional peneliti pendidikan, pembelajaran dan matematika.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2015)" : 15 Documents clear
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 10 Pematangsiantar Simamora, Marianti O.T.; Siahaan, Theresia Monika; Sidabutar, Ropinus
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v8i2.3284

Abstract

Siswa memiliki kemampuan komunikasi matematis yang kurang baik dan kurang terlibat dalam proses pembelajaran karena model pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga memaksa siswa untuk pasif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Pematangsiantar yang terdiri dari 7 kelas dan jumlah siswa sebanyak 223 siswa.Sampel penelitian ini terdiri dari 64 siswa dari kelas VIII-1 dan VIII-2.Dalam penelitian ini, data dikumpulkan dengan memberikan tes kemampuan komunikasi matematika.Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah pengaruh paradigma pembelajaran Problem Based Learning terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa berbeda secara signifikan sebelum dan sesudah terapi.Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 10 Pematangsiantar. Berdasarkan hasil penelitian, nilai rata-rata pre-test kelas eksperimen kelas eksperimen VIII-1 adalah 9,934 dan nilai post-test adalah 72,38, sedangkan nilai rata-rata pre-test kelas kontrol adalah 37,66 dan nilai post-test. nilainya adalah 62,48. Berdasarkan hasil uji instrumen, thitung kelas eksperimen sebesar 7,598 dan sig 0,166, sedangkan kelas kontrol thitung sebesar 7,598 dan sig 0,166.Diketahui bahwa thitung > ttabel. Angka yang dihasilkan adalah 7,598 > 1,998 yang menunjukkan bahwa nilai signifikansinya lebih besar dari 0,05. Jadi dalam penelitian ini Ha diterima dan Ho ditolak, atau terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis siswa.Kata kunci : Model Pembelajaran Problem Based Learning, Kemampuan Komunikasi Matematis
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Safitri, Islamiani; Harahap, Amin; Hrp, Nurlina Ariani; Simanullang, Diva Karina; Nuraisyah, Nuraisyah
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v8i1.3930

Abstract

Model Problem Based Learning adalah model pembelajaran berbasis masalah. Pembelajaran berbasis masalah dapat diartikan sebagai rangkaian aktivitas pembelajaran yang menekankan kepada proses penyelesaian masalah yang dilakukan secara ilmiah. Pembelajaran yang dilaksanakan dengan menerapkan model Problem Based Learning didasarkan pada banyaknya permasalahan yang membutuhkan penyelidikan menggunakan penyelesaian nyata dari permasalahan yang nyata. Model pembelajaran Problem Based Learning merupakan suatu model pembelajaran yang melibatkan Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa materi prisma di kelas VIII SMP Negeri 1 Torgamba. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji t pada data posttest diperoleh t hitung> t tabel  yaitu 2,986 > 2,0054. Dengan rincian kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi prisma di Kelas VIII SMP Negeri 1 Torgamba yaitu cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata posttest diperoleh 74,18 dengan variansi 96,82 dan standar deviasi 9,839. Siswa untuk memecahkan suatu masalah melalui tahap-tahap metode ilmiah sehingga siswa dapat mempelajari pengetahuan yang berhubungan dengan masalah tersebut dan sekaligus memiliki keterampilan untuk memecahkan masalah. Setelah melakukan uji coba dengan menggunakan Problem Based Learning maka dihasilkan ada pengaruh signifikan Model pembelajaran.
Analisis Penguasaan Konsep Dan Hasil Belajar Menggunakan Model Pembelajaran Problem Solving Siregar, Sakinah Ubudiyah; Hasibuan, Lily Rohanita; Lestari, Ayu; Hutahean, Mentari
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v8i1.3932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguasaan konsep dan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Problem Solving. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode true exsperimental design. Lokasi penelitian dilakukan di SMK Swasta Az Zahra Sonomartani. Subyek pada penelitian ini kelas XI Jurusan Teknik Komuter dan Jaringan yang berjumlah 33 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji-t. Hasil tes penguasaan konsep siswa menunjukkan nilai rata-rata pretest dari 33 peserta didik yaitu 47,58 dengan standar deviasi 6,746 dan pada penguasaan konsep siswa dari nilai rata-rata postets sebesar 74,12 dengan standar deviasi 2,997. Hasil tes hasil belajar siswa menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 45,76 dengan standar deviasi 6,011, dan pada hasil belajar siswa dari nilai rata-rata postest sebesar 73,42 dengan standar deviasi 3,182. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang menggunakan independen t-test dihitung dengan menggunakan IBM SPSS Stastics Versi 20 for windows diperoleh thitung> ttabel yaitu (0,916 < 1,671) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Solving terhadap penguasaan konsep dan hasil belajar siswa pada kelas XI SMK Swasta Az Zahra Sonomartani.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Melalui Pendekatan Matematika Realistik (PMR) Pasaribu, Laili Habibah; Hrp, Nurlina Ariani; Siregar, Khofiffah Indriyani; Fahmi, Ahmad
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v8i1.3928

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang diajarkan mulai dari sekolah dasar (SD) sampai dengan perguruan tinggi (PT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan yang signifikan  pendekatan pembelajaran matematika realistic (PMR) pada kemampuan berfikir kreatif siswa kela VIII SMP Negeri 1 Bagan Sinembah  pada sub materi kubus, mengetahui peningkatan yang signifikan pembelajaran ekspositori pada kemampuan berfikir kreatif siswa kelas VIII SMP negeri 1 bagan sinembah pada sub materi kubus, untuk mengetahui perbedaan kemampuan berfikir kreatif siswa yang dibelajarkan antara pendekatan matematika realistic dengan pendekatan ekspositori. Penelitian ini merupakan metode eksperimen.Populasi penelitian ini kelas VIII di SMP Negeri 1 bagan sinembah dengan sampel kelas VIII4, teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penenlitian ini adalah tes.Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah normalitas data, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: dengan  melihat rata-rata nilai yang dicapai siswa adalah 72,41. Dimana nilai tertinggi adalah 95.Siswa yang masih berada dibawah KKM hanya ada 8 siswa dari 22 siswa. Hal ini jelas lebih baik dibandingkan sebelum diberi perlakuan, dengan  melihat rata-rata nilai yang dicapai siswa hanya sekitar 60,41. Dimana nilai tertinggi adalah 85. Siswa yang berada dibawah KKM  ada sebanyak 19 siswa dari 11 siswa. Hal ini jelas bahwa pembelajaran ekspositori kurang meningkat pada proses pembelajaran berpikir kreatif, Pendekatan pembelajaran matematika realistik meningkat lebih baik pada kemampuan berpikir kreatif siswa dibandingkan dengan pembelajaran ekspositori.
Perbedaan Metode Inkuiri Dengan Metode Ekspositori Dalam Memecahkan Masalah Matematis Siswa di Kelas VIII SMP Harahap, Amin; Safitri, Islamiani; Adella, Priti; Hijrah, Nurul
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v8i1.3911

Abstract

Dalam proses pembelajaranmatematika siswa harus terlibat sepenuhnya. Belajar bukan hanya menyerap informasi secara pasif, melainkan aktif dan terampil. Oleh karena itu, seorang guru matematika diharapkan mampu menggunakan suatu metode yang lebih mantap agar matematika itu disenangi oleh siswa sekaligus membantu mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal matematika dan siswa dilibatkan secara aktif mental dan fisiknya dalam belajar matematika. Dasar dari pemecahan masalahya itu kemampuan belajar dalam situasi proses berpikir. Salah satu yang termasuk dalam model pemrosesan informasi yaitu model pembelajaran inkuiri Dengan demikian metode inkuiri sangat bermanfaat dan dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar matematika siswa, dengan demikian belajar adalah proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan,  sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya jadi disimpulkan Model Pembelajaran Inkuiri Mempengaruhi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa di Kelas VIII-5 SMP S PKMI Efesus Aek Batu dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 69,30 dan model Pembelajaran Ekspositori Tidak Mempengaruhi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa di Kelas VIII-6 SMP S PKMI Efesus Aek Batu dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 23,63 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri dan Model Pembelajaran Ekspositori Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa di SMP S PKMI Efesus Aek Batu.

Page 2 of 2 | Total Record : 15