Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP RESPON SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA MATERI OPERASI BILANGAN BULAT Sri Hariati, Puji Ningsih; Rohanita, Lily; Safitri, Islamiani
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v6i1.1657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon siswa dengan menggunakan media video animasi di SMP Swasta Pemda Rantauprapat. Metode yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen dengan bentuk one-Shot Case Study. Subjek penelitian ini adalah kelas VII C yang berjumlah 31 siswa. Indikator respon siswa yang diteliti adalah siswa mendengarkan penjelasan pembelajaran menggunakan media, siswa aktif dan tanggap dalam pembelajaran, siswa berani bertanya, dan siswa berani menyampaikan pendapat.  Analisis terhadap hasil angket menunjukkan adanya peningkatan respon siswa melalui penggunaan media video animasi dalam pembelajaran matematika. Peningkatan ini dibuktikan dengan hasil rata-rata yang di dapat dari angket yaitu 67,58  (kategori tinggi). Dan dari data hasil observasi di dapatkan data  yaitu 81,25% (Indikator Sangat Baik). Sedangkan hasil dari wawancara mendapat hasil jawaban yang sangat baik.
Analisis Karakter Siswa pada Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar Wati, Erna; Harahap, Risma Delima; Safitri, Islamiani
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.2953

Abstract

Pada pendidikan karakter peserta didik dapat diajarkan dan di bantu dalam proses pembentukan watak dan nilai-nilai etik. Pendidikan karakter dapat dilaksanakan salah satunya melalui pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif , dan subjek penelitian ini adalah 63 siswa di SD Swasta Karya Bakti Pinang Damai, Kecamatan Torgamba, dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan, dan fokus penelitian ini adalah siswa kelas IV, V dan VI  SD. Hasil penelitian yang diperoleh pada observasi untuk mengetahui seberapa besar minat belajar pada pelajaran IPA dapat di tinjau dari 3 aspek indikator yang telah di teliti. Ketiga aspek indikator yaitu 1. Mencoba menguraikan pelajaran IPA, 2. Menganalisis materi IPA, dan 3. Bereksperimen dalam pelajaran IPA. Dapat disimpulkan jumlah nilai persentase paling besar adalah Pada indikator menganalisis yang memiliki jumlah yang lebih besar dibanding jumlah indikator lainnya yaitu sebesar 83% sehingga dapat di artikan bahwa siswa sudah mampu dan paham dalam materi dan membentuk karakter siswa yang lebih sabar, sadar, teliti serta kritis dan memiliki rasa keingintahuan yang besar.
Pembelajaran Kooperatif Tipe Tutor Sebaya dalam Meningkatkan Karakter Bersahabat/ Komunikatif Anjani, Dewi; Safitri, Islamiani
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4833

Abstract

Tutor Sebaya merupakan metode pembelajaran berbasis pembelajaran aktif yang memberi kesempatan dan dorongan kepada siswa untuk mempelajari sesuatu dengan baik, dengan menjadi sumber bagi orang lain. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan pembelajaran kooperatif tipe tutor sebaya dalam meningkatkan karakter bersahabat/komunikatif siswa kelas X SMA Negeri 1 Rantau Utara. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan non-equivalent control group design dan teknik analisis data yang digunakan adalah statistik inferensial. Populasi  penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang berjumlah 317 siswa yang terdiri dari 9 kelas serta sampel yang digunakan yaitu kelas Xa sebagai kelas kontrol sebanyak 35 siswa dan kelas Xb sebagai kelas eksperimen sebanyak 36 siswa. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Rantau Utara tahun ajaran 2023/2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas yang mengunakan model pembelajaran kooperatif tipe tutor sebaya lebih baik dari pada kelas yang mengunakan model pembelajaran konvensional. Sehingga terdapat peningkatan karakter bersahabat/komunikatif dalam penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe tutor sebaya. Implikasi dari penelitian ini untuk guru sebagai acuan dalam meningkatkan karakter siswa. 
Perbedaan Metode Inkuiri Dengan Metode Ekspositori Dalam Memecahkan Masalah Matematis Siswa di Kelas VIII SMP Harahap, Amin; Safitri, Islamiani; Adella, Priti; Hijrah, Nurul
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v8i1.3911

Abstract

Dalam proses pembelajaranmatematika siswa harus terlibat sepenuhnya. Belajar bukan hanya menyerap informasi secara pasif, melainkan aktif dan terampil. Oleh karena itu, seorang guru matematika diharapkan mampu menggunakan suatu metode yang lebih mantap agar matematika itu disenangi oleh siswa sekaligus membantu mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal matematika dan siswa dilibatkan secara aktif mental dan fisiknya dalam belajar matematika. Dasar dari pemecahan masalahya itu kemampuan belajar dalam situasi proses berpikir. Salah satu yang termasuk dalam model pemrosesan informasi yaitu model pembelajaran inkuiri Dengan demikian metode inkuiri sangat bermanfaat dan dapat meningkatkan kreativitas dan hasil belajar matematika siswa, dengan demikian belajar adalah proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan,  sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya jadi disimpulkan Model Pembelajaran Inkuiri Mempengaruhi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa di Kelas VIII-5 SMP S PKMI Efesus Aek Batu dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 69,30 dan model Pembelajaran Ekspositori Tidak Mempengaruhi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa di Kelas VIII-6 SMP S PKMI Efesus Aek Batu dengan perolehan nilai rata-rata sebesar 23,63 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri dan Model Pembelajaran Ekspositori Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa di SMP S PKMI Efesus Aek Batu.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions (Stad) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Hrp, Nurlina Ariani; Safitri, Islamiani; Marsiani, Marsiani; Ningsih, Nofitri
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v6i1.3995

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Student Teams Achievement Divisions (STAD) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada pokok bahasan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 2 Torgamba. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode yang digunakan yaitu metode kuasi eksperimen dan desain penelitian yang digunakan yaitu One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-2 yang berjumlah 40 siswa. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes dengan tipe uraian sebanyak 5 soal. Data diperoleh dari hasil tes yang diberikan kepada siswa berupa soal pretest yang diberikan sebelum proses pembelajaran dan posttest yang diberikan diakhir proses pembelajaran. Nilai siswa sebelum diberi perlakuan dengan nilai tertinggi 47, nilai terendah 19 dengan rataan 35,125 dan standar deviasinya 5,69. Sedangkan setelah di beri perlakuan menggunakan model pembelajaran student Teams Achievement Divisions terdapat peningkatan yaitu nilai tertinggi 48, nilai terendah 21 dengan rataan 37,075 dan standar deviasinya 6,05 Secara umum siswa kelas X-2 setelah diberi perlakuan mengalami peningkatan. Analisis data menggunakan uji Paired Samples T-Test, berdasarkan analisis data tersebut diperoleh nilai thitung> ttabel yaitu 13,250 > 2,02 berarti ada perbedaan yang signifikan pengukuran data pretest dan posttest. Maka Ha diterima dan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Pembelajaran Kooperatif Student Teams Achievement Divisions.
Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematika Siswa Melalui Model Pembelajaran Group Investigation Safitri, Islamiani; Harahap, Amin; Sinulingga, Sintya Lestari
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v7i1.3956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran group investigation dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematika siswa pada pokok bahasan bilangan bulat. Jenis penelitian ini adalah penelitian tidakan kelas (classroom action research) yang dibagi dalam dua siklus. Siklus I terdiri dari 3 kali pertemuan, siklus II terdiri dari 3 kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A-MTs PP.Ahmadul Jariah Kotapinang yang berjumlah 29 orang siswa, Objek dalam penelitian ini adalah pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran group Investigation untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematika siswa, Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan tes hasil belajar, lembar observasi digunakan untuk mengetahui kemampuan penalaran matematika siswa setelah diterapkan model pembelajaran group investigation, dan Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, dokumentasi dan tes hasil belajar.Dari hasil penelitian diperoleh bahwa nilai rata-rata hasil observasi pembelajaran untuk peneliti meningkat dari 45,68 pada siklus I menjadi 81,03 pada siklus II dengan kategori sedang telah disesuaikan dengan indikator keberhasilan. Persentase indikator kemampuan penalaran matematika siswa meningkat dari 64,3 pada siklus I menjadi menjadi 76,82 pada siklus II. Sebanyak 29 siswa dari jumlah siswa keseluruhan mengalami peningkatan skor total kemampuan penalaran matematika siswa.Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran group investigation dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematika siswa pada materi bilangan bulat di kelas VII-A MTs PP.Ahmadul Jariah Kotapinang.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP RESPON SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA MATERI OPERASI BILANGAN BULAT Sri Hariati, Puji Ningsih; Rohanita, Lily; Safitri, Islamiani
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v6i1.1657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon siswa dengan menggunakan media video animasi di SMP Swasta Pemda Rantauprapat. Metode yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen dengan bentuk one-Shot Case Study. Subjek penelitian ini adalah kelas VII C yang berjumlah 31 siswa. Indikator respon siswa yang diteliti adalah siswa mendengarkan penjelasan pembelajaran menggunakan media, siswa aktif dan tanggap dalam pembelajaran, siswa berani bertanya, dan siswa berani menyampaikan pendapat.  Analisis terhadap hasil angket menunjukkan adanya peningkatan respon siswa melalui penggunaan media video animasi dalam pembelajaran matematika. Peningkatan ini dibuktikan dengan hasil rata-rata yang di dapat dari angket yaitu 67,58  (kategori tinggi). Dan dari data hasil observasi di dapatkan data  yaitu 81,25% (Indikator Sangat Baik). Sedangkan hasil dari wawancara mendapat hasil jawaban yang sangat baik.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Terhadap Kemampuan Komunikasiswa Matematika Siswa Pasaribu, Laili Habibah; Safitri, Islamiani; Susilawati, Susilawati; Hasanah, Dia
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v7i1.3954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Apakah ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TPS terhadap kemampuan matematika siswa? dan 2) Bagaimana proses penyelesaian jawaban siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TPS terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa? Populasi dari penelitian ini adalah peserta didik kelas VII MTs S PPM Ar-Rasyid Pinang Awan, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas kelas VII-3 PI dan kelas VII-2 PA. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik simple random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain posttest only design. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes yang digunakan untuk mengambil data tentang kemampuan komunikasi matematika. Instrumen penelitian ini diberikan berupa tes yang terdiri dari 5 soal bentuk uraian diakhir pertemuan (posttest). Teknik analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dan analisis korelasi untuk menguji hipotesis statistik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai korelasinya adalah rxy = 0,697 > rtabel = 0,320 dengan taraf signifikan 5% maka Ha diterima, artinya terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TPS terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa.
PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DIKELAS X SMA MUHAMMADIYAH-10 RANTAUPRAPAT TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017 Safitri, Islamiani
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v3i1.1277

Abstract

Media audio visual
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Safitri, Islamiani; Harahap, Amin; Hrp, Nurlina Ariani; Simanullang, Diva Karina; Nuraisyah, Nuraisyah
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v8i1.3930

Abstract

Model Problem Based Learning adalah model pembelajaran berbasis masalah. Pembelajaran berbasis masalah dapat diartikan sebagai rangkaian aktivitas pembelajaran yang menekankan kepada proses penyelesaian masalah yang dilakukan secara ilmiah. Pembelajaran yang dilaksanakan dengan menerapkan model Problem Based Learning didasarkan pada banyaknya permasalahan yang membutuhkan penyelidikan menggunakan penyelesaian nyata dari permasalahan yang nyata. Model pembelajaran Problem Based Learning merupakan suatu model pembelajaran yang melibatkan Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa materi prisma di kelas VIII SMP Negeri 1 Torgamba. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji t pada data posttest diperoleh t hitung> t tabel  yaitu 2,986 > 2,0054. Dengan rincian kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi prisma di Kelas VIII SMP Negeri 1 Torgamba yaitu cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata posttest diperoleh 74,18 dengan variansi 96,82 dan standar deviasi 9,839. Siswa untuk memecahkan suatu masalah melalui tahap-tahap metode ilmiah sehingga siswa dapat mempelajari pengetahuan yang berhubungan dengan masalah tersebut dan sekaligus memiliki keterampilan untuk memecahkan masalah. Setelah melakukan uji coba dengan menggunakan Problem Based Learning maka dihasilkan ada pengaruh signifikan Model pembelajaran.