cover
Contact Name
Terttiaavini
Contact Email
avini.saputra@uigm.ac.id
Phone
+6285377238800
Journal Mail Official
lppm@uigm.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend Sudirman No 629 KM 4 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Abdimas Mandiri
ISSN : 25984241     EISSN : 2598425X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Abdimas Mandiri merupakan jurnal yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada Masyarakat atau kajian dalam penuntasan masalah sosial di Masyarakat,mencakup bidang Informatika, Ekonomi, Teknik, Humaniora, Bahasa, Seni dan Desain grafis. Diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu bulan November dan Mei.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 3: (In Progress)" : 12 Documents clear
SKRINING GAYA HIDUP DAN FAKTOR RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA MASYARAKAT USIA 40 TAHUN KE ATAS DI KELURAHAN 3 ILIR PALEMBANG Hatta, Nuke; Sapada, Edy; Sarmudianta; Darma, Lidrian Arifan; Kusmira, Devy; Al Bahri, Fachri; Calta, Chelsea S.C.
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 3: (In Progress)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i3.6159

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyebab utama kematian global dan menjadi beban kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, khususnya pada kelompok usia 40 tahun ke atas yang memiliki risiko tinggi akibat akumulasi faktor risiko gaya hidup tidak sehat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan melakukan skrining gaya hidup dan faktor risiko PTM serta memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat di Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang. Kegiatan dilaksanakan kolaborasi antara Fakultas Kedokteran Universitas IGM Palembang, Gerakan Muslimat Indonesia (GMI), dan Dinas Kesehatan Sumatera Selatan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, edukasi tentang pola hidup sehat dan penyakit metabolik, pemeriksaan kesehatan (tekanan darah, gula darah, Indeks Massa Tubuh), khitanan massal, dan pengisian kuesioner terstruktur oleh 49 responden. Hasil skrining menunjukkan 77,6% responden melakukan aktivitas fisik rutin, namun hanya 51% mengonsumsi sayur dan buah setiap hari. Sebanyak 24,5% responden masih merokok atau pernah merokok, 51% mengonsumsi minuman manis berlebihan, dan 40,8% tidak pernah memeriksakan tekanan darah atau gula darah secara rutin. Meskipun 93,9% responden memahami pentingnya pola hidup sehat, implementasinya masih belum optimal. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini dan modifikasi gaya hidup untuk pencegahan PTM, sehingga diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku kesehatan yang lebih baik di masa mendatang.
Skrining Paru-paru sebagai Upaya Promotif dan Preventif bagi Ibu Rumah Purwaningsih, Desi; juliana, dara; budi, ikhsan; Pratami Djasfar, Seftiwan; Putra Djonesti, wilfadri; Simanjuntak, Kristina; Yulianti, Retno
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 3: (In Progress)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i3.6194

Abstract

Penyakit paru seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), tuberkulosis, dan gangguan restriktif masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Ibu rumah tangga merupakan kelompok yang rentan karena sering terpapar polusi udara dalam ruangan, termasuk asap dapur, asap rokok, dan pembakaran bahan bakar biomassa yang digunakan untuk memasak. Paparan jangka panjang terhadap faktor tersebut dapat menyebabkan penurunan fungsi paru yang sering kali tidak disadari karena gejalanya muncul secara perlahan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, serta kemampuan deteksi dini gangguan fungsi paru melalui edukasi kesehatan dan pemeriksaan spirometri pada ibu rumah tangga di Kelurahan Pondok Petir, Kota Depok. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Plan–Do–Check–Act (PDCA) yang meliputi tahap perencanaan kegiatan, penyuluhan kesehatan tentang penyakit paru, demonstrasi penggunaan alat spirometri, pemeriksaan fungsi paru secara individual, serta evaluasi dan tindak lanjut hasil. Sebanyak sepuluh peserta mengikuti pemeriksaan spirometri, dengan hasil 50% mengalami restriksi ringan, 10% restriksi sedang, dan 40% tidak menunjukkan gangguan ventilasi paru. Hasil ini menunjukkan adanya indikasi awal penurunan fungsi paru yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta mengenai faktor risiko penyakit paru, pentingnya ventilasi rumah, serta kebiasaan hidup sehat. Program ini mendukung penguatan upaya promotif dan preventif kesehatan pernapasan sesuai dengan kebijakan nasional Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK).

Page 2 of 2 | Total Record : 12