cover
Contact Name
Atik Maria
Contact Email
atikmaria41@yahoo.co.id
Phone
+6285640183897
Journal Mail Official
lp2makbidarrum@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Joko Tingkir Lor No. 5 Salatiga
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga
ISSN : 25283685     EISSN : 25983857     DOI : https://doi.org/10.36409/jika
Core Subject : Health,
The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga has a pISSN: 2528-3685 and eISSN: 25-98-3857. This journal as a facility of academic facilities in doing tri darma college in research field. The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga received various articles / texts in the form of relevant original research results, case reports, meta-analysis with the health sector. Script selection is published in The Journal Scientific Health of Ar Rum Salatiga using a peer-reviewed system, published twice a year in August and February.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2018)" : 16 Documents clear
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI PADA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BASUKI RAHMAT KOTA BENGKULU Absari, Nuril
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v3i1.19

Abstract

Abstrak Pasangan usia subur berkisar antara usia 20-45 tahun dimana pasangan suami istri sudah cukup matang dalam segala hal terlebih organ reproduksinya sudah berfungsi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor pendidikan, pengetahuan dan status sosial dengan pemilihan alat kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur (PUS) di wilayah kerja Puskesmas Basuki Rahmat Kota Bengkulu tahun 2016. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif korelational dengan pendekatan cross sectional yang menggunakan data primer menyebarkan kuisioner kepada responden sebanyak 200 orang pasangan usia subur (PUS). Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling dan dianalisis menggunakan chi-square. Teknik analisis menggunakan data univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir sebagian besar 50 responden (37,3%) PUS memilih menggunakan alat kontrasepsi dengan metode modern. Sebagian besar 54 (40,3%) PUS memiliki pendidikan dasar, sebagian 46 (34,3%) PUS memiliki pengetahuan yang cukup dan baik, sebagian besar 72 (53,7%) memiliki status sosial yang rendah. Penelitian ini menghasilkan ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan nilai C=0,278, pengetahuan dengan nilai C=0,707 dan status sosial dengan nilai C=0,281 dengan pemilihan alat kontrasepsi pada pasangan usia subur (PUS) di wilayah kerja Puskesmas Basuki Rahmat Kota Bengkulu Tahun 2016.
YOGA UNTUK PENGURANGAN INTENSITAS NYERI DISMENOREA Muthohharoh, Lailatul
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v3i1.23

Abstract

Abstrak Dismenorea adalah kondisi medis yang terjadi saat haid, dapat menganggu aktivitas dan memerlukan pengobatan yang mempunyai gejala nyeri atau rasa sakit di daerah perut maupun punggung. Hasil studi pendahuluan di Pondok Pesantren Al Mas’udiyyah Putri 2 Blater Jimbaran Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang, 300 santriwati yang sudah haid, terdapat 210 (70%) yang mengalami dismenorea, ada beberapa cara untuk mengobati dismenorea mulai yaitu terapi farmakologi dan non farmakologi. Salah satu metode non farmakologi yoga dapat digunakan untuk mengurangi nyeri dismenorea. Desain penelitian ini adalah pre eksperimental pre-post design. Penelitian dilaksanakan tanggal 8–31 Januari 2018. Populasi yaitu seluruh santriwati yang dismenorea. Sampel sejumlah 17 responden. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan NRS. Analisis data yang digunakan Uji T-test. Rata-rata intensitas nyeri dismenorea sebelum dilakukan yoga 6,06 dan intensitas nyeri dismenorea sesudah dilakukan yoga sebesar 3,76. Berdasarkan Uji T-dependen, diperoleh nilai t-hitung sebesar 10,286 dengan p-value sebesar 0,001. Terdapat perbedaan intensitas nyeri dismenorea sebelum dan sesudah diberikan yoga dengan nilai p-value (0,001)
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PRENATAL YOGA EXERCISE DI KOTA YOGYAKARTA Setyani, Rizka Ayu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v3i1.20

Abstract

Abstrak Prenatal yoga exercise merupakan jenis olah tubuh yang bermanfaat bagi ibu hamil. Latihan ini dapat menimbulkan efek relaksasi bagi ibu hamil dalam menghadapi kehamilan. Namun, belum banyak ibu hamil yang melakukannya dikarenakan masih sedikit fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan prenatal yoga exercise. Masih sedikitnya sosialisasi tentang prenatal yoga exercise dapat berdampak pada pengetahuan ibu hamil. Ibu hamil lebih mengenal senam hamil daripada prenatal yoga exercise. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang prenatal yoga exercise di Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif rancangan observasional deskriptif pada Januari hingga Juli 2017. Sampel sebanyak 100 ibu hamil yang melakukan ANC di Puskesmas atau Praktik Mandiri Bidan di Kota Yogyakarta secara purposive sampling. Analisis penelitian ini menggunakan analisis univariat. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 76% ibu hamil memiliki pengetahuan yang cukup tentang prenatal yoga exercise, dengan karakteristik responden mayoritas berumur 21-35 tahun, memiliki pendidikan SMP dan SMA, tidak bekerja, lebih dari satu kali melahirkan (multipara), serta mayoritas responden merupakan ibu hamil trimester III. Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu sebagian besar ibu hamil di Kota Yogyakarta memiliki pengetahuan yang cukup tentang prenatal yoga exercise.
TANGGUNG JAWAB HUKUM PUSKESMAS TERHADAP KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT Sulestiyowati, Tety
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v3i1.25

Abstract

Abstrak Setiap Fasilitas Pelayanan Kesehatan termasuk Puskesmas harus menentukan dan menetapkan KTR, Hal ini sesuai dengan Pasal 115 ayat (1) Undang-Undang No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Penelitian ini berjudul Tanggung Jawab Hukum Puskesmas Terhadap KTR dalam upaya meningkatkan Kesehatan Masyarakat. Pendekatan penelitian ini adalah yuridis normatif, spesifikasi penelitiannya deskriptif analitis, Analisis datanya kualitatif, Setiap Fasilitas Pelayanan Kesehatan (puskesmas) bertanggung jawab untuk menetapkan dan mementukan KTR di wilayah puskesmas. Kendala-kendala yang di hadapi Menurut hasil wawancara seorang responden (staff karyawan) menunjukkan bahwa selama ini sanksi yang diberikan apabila terjadi pelanggaran yang dilakukan dalam hal merokok hanyalah sanksi teguran yang sifatnya ringan dan tidak memberikan efek jera bagi pelaku pelanggaran. Tidak adanya sanksi yang tegas dari pihak Puskesmas, merupakan faktor penghambat terciptanya kawasan tanpa rokok dilingkungan Puskesmas. Perlu komitmen bersama antara pemerintah, Dinas Kesehatan dan Pimpinan Fasilitas Pelayanan Kesehatan karena semua mempunyai tanggung jawab dalam mengedarkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dalam upaya meningkatan kesehatan masyarakat.
FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI CAMPAK PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAWAH LEBAR KOTA BENGKULU TAHUN 2017 Sari, Ruri Maiseptya
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v3i1.21

Abstract

Abstrak Imunisasi campak adalah pemberian kekebalan secara aktif terhadap penyakit campak, imunisasi campak diberikan pada bayi umur 9 bulan. Cakupan imunisasi campak di wilayah kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu Tahun 2013 sebesar 84,6%, Tahun 2014 sebesar 110,3%, Tahun 2015 sebesar 85,6% dan pada Tahun 2016 sebesar 78,7%. Tujuan penelitian ini diketahui faktor- faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu Tahun 2017. Jenis penelitian ini digunakan dalam penelitian ini adalah secara observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi umur 9-11 bulan di wilayah kerja Puskesmas sawah lebar kota Bengkulu tahun 2017 pada bulan Juli sebanyak 41 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling. Teknik pengumpulan data dengan data primer. Dianalisis dengan menggunakan Chi- Square. Hasil penelitian ini adalah 19 (46,3%) bayi yang di imunisasi campak, 18 (43,9%) dengan pendidikan menengah, 23 orang (56,1) yang berumur
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG DISMINORE TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI KELAS VIII SMP NEGERI 5 YOGYAKARTA Ningsih, Vitrianingsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v3i1.30

Abstract

Abstrak Pendidikan kesehatan adalah upaya pembelajaran kepada masyarakat agar masyarakat mau melakukan tindakan-tindakan untuk memelihara (mengatasi masalah-masalah), dan meningkatkan kesehatannya. Dismenore merupakan masalah ginekologis yang paling umum dialami wanita baik wanita dewasa maupun wanita pada usia remaja. Pendidikan kesehatan pada hakekatnya adalah suatu kegiatan atau usaha untuk menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat, kelompok atau individu. Pengetahuan merupakan domain bagi tindakan seseorang, yaitu semakin baik pengetahuan responden tentang dismenorea maka akan semakin tinggi potensi dilakukannya penanganan dismenorea. Untuk mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan tentang dismenore terhadap pengetahuan remaja putri kelas VIII SMP Negeri 5 Yogyakarta. Jenis penelitian pra Eksperimen. Rancangan penelitian one group pre test-post test design. Metode pengambilan sampel menggunakan total sampling, 172. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat (Wilcoxon) dengan α: 0,05. Tingkat pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang disminore pada siswi kelas VIII di SMP Negeri 5 Yogyakarta cukup (70,34%). Tingkat pengetahuan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang disminore pada siswi kelas VIII di SMP Negeri 5 Yogyakarta baik (52,32%). Berdasarkan hasil uji statistik, diperoleh nilai p-value adalah 0,000

Page 2 of 2 | Total Record : 16