cover
Contact Name
Terttiaavini
Contact Email
avini.saputra@uigm.ac.id
Phone
+6285377238800
Journal Mail Official
lppm@uigm.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend Sudirman No 629 KM 4 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Tekno Global
ISSN : 23386762     EISSN : 24776955     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Karya-karya ilmiah dalam jurnal Tekno Global yang pertama ini merupakan hasil dari tulisan dari Praktisi, Pakar dan dedikasi para Dosen Indo Global Mandiri yang senantiasa memiliki komitmen untuk mengembangkan Ilmu pengetahuan pada bidang Keteknikan baik dalam tataran praktis maupun teoritis sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dan keamanan hidup. Meningkatan kualitas karya ilmiah dalam jurnal keteknikan merupakan suatu hal yang fundamental karena pembangunan adalah penopang berlangsungnya kehidupan sebuah negara. Jurnal Ilmiah Tekno Global diterbitkan 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun pada bulan Juni dan Desember. Artikel yang diterbitkan bulan Juni diterima Dewan Redaksi paling lambat bulan Maret, dan yang diterbitkan bulan Desember diterima Dewan Redaksi paling lambat bulan September.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 1" : 6 Documents clear
PENGARUH SUHU DAN CURING AIR LAUT TERHADAP BETON FC’ 30 MPa DENGAN AGREGAT KASAR BATU PANTAI Marguan Fauzi; Norma Puspita; Muhammad Al Iswana
Jurnal Tekno Global Vol. 11 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jtg.v11i1.2207

Abstract

Temperatur pembakaran, kandungan senyawa kimia air laut pada proses perendaman, dan kekuatan batu pantai sebagai agregat kasar pada beton merupakan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kuat tekan beton. Hal ini juga mengakibatkan perubahan struktur mikro beton akibat pengaruh suhu, senyawa air garam, dan kekuatan batu pantai sebagai agregat kasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh temperatur, curing air laut, dan agregat kasar batu pantai terhadap perubahan struktur mikro beton fc '30 MPa yang akan dianalisis menggunakan foto SEM (Scanning Electron Microscope). Penelitian ini dibagi menjadi beberapa tahapan yaitu pengujian material, pembuatan benda uji, pengujian kuat tekan dan analisis hasil pengujian. Penelitian ini menggunakan benda uji berbentuk silinder dengan 4 variasi pengujian yaitu beton water curing normal PDAM, beton normal curing air laut, beton agregat batu pantai curing air PDAM, dan beton agregat batu pantai curing air laut dengan suhu oven 100 °C, 150 °C , 200 °C selama 3 jam dan tanpa suhu oven sebagai pembanding. Dari hasil pengujian diketahui bahwa kuat tekan rata-rata beton pada umur 28 hari mengalami penurunan nilai kuat tekan setelah di oven. Sedangkan hasil analisis mikroskopis pada foto SEM menunjukkan bahwa adanya rongga pada struktur beton akibat pengaruh panas. Perendaman air laut mengakibatkan garam mengkristal di dalam rongga beton dan menutup sebagian pori-pori rongga beton, sehingga memperlambat proses pengikatan semen dan menurunkan kekuatan beton yang berpengaruh pada penurunan gaya tekan beton.
Arsitektur Rumah Rakit DI Muara Sungai Ogan Palembang Anta Sastika; Monaliza Agustina; Niken Teti Purnama
Jurnal Tekno Global Vol. 11 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jtg.v11i1.2201

Abstract

Palembang merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki sungai besar yaitu sungai Musi. Sungai Musi yang membelah kota Palembang menjadi dua bagian yaitu bagian ulu dan bagian ilir. Kehidupan masyarakat Kota Palembang sejak dahulu sangat erat dengan sungai dimana aktifitas kehidupan banyak berlangsung di sungai. Disepanjang sungai banyak terdapat permukiman-permukiman tradisional, salah satunya adalah rumah rakit. Awal mula muncul rumah rakit tidak terlepas dari sejarah politik yang ada di Kota Palembang dimana saat itu bagi orang asing yang datang ke Kota Palembang tidak boleh memiliki tempat tinggal di daratan sehingga banyak pendatang yang membangun rumah diatas sungai. Namun saat ini keberadaan rumah rakit mulai ditinggalkan seiring dengan perubahan sistem pemerintahan dimana semua orang dapat memiliki dan membangunan rumah di daratan. Karakteristik bangunan diatas sungai tentu memiliki perbedaan yang signifikan jika dibandingkan dengan bangunan yang dibangun di daratan sehingga perlu dilakukan kajian yang mendalam terhadap bangunan rumah rakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik yang ada pada bangunan rumah rakit yang ditinjau dari sisi arsitektur, struktur, material bangunan dan sistem utilitasnya. Untuk menemukan karakteristik rumah rakit maka, dalam penelitian ini dilakukan melalui pendekatan metode penelitian kualitatif deskriptif analitik yaitu menganalisa setiap komponen bangunan rumah rakit yang ada. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa desain rumah rakit merupakan hasil adaftif terhadap kondisi geografis sungai Musi yang berbeda dengan bangunan di daratan.
Penggunaan Foam Agent Pada Beton Untuk Pembuatan Beton Ringan Delli Noviarti Rachman; Susi Riwayati; Ahmad Hidayat; Tri Nitami Pratiwi
Jurnal Tekno Global Vol. 11 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jtg.v11i1.2345

Abstract

Stabilitas dan level penurunan pada jalan yang menggunakan timbunan di atas tanah lunak akan bergantung pada berat timbunan. Tanah yang lunak akan sulit untuk menahan beban timbunan sehingga sering terjadi penurunan level tanah. Hal ini dapat merusak struktur bangunan di atas tanah timbunan tersebut. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menimbun menggunakan material ringan sehingga dapat mengurangi berat timbunan dan mengurangi  tengangan pada tanah timbunan. Hal ini akan berdampak pada penurunan tanah dan membuat tanah menjadi lebih stabil. Salah satu jenis material ringan yang sesuai persyaratan dan dapat menjadi solusi adalah dengan menggunakan beton yang telah ditambahkan foam agent.  Foam Agent sendiri merupakan zat kimia yang mengandung sufaktan yang berguna untuk membentuk gelembung udara pada permukaan sehingga dapat menurunkan tegangan permukaan suatu zat. Dengan penambahan foam agent diharapkan mampu membuat suatu beton dengan kekuatan yang baik, dan ramah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai density dan kuat tekan pada beton penambahan 0%,15%,20%,dan25% dari jumlah air. Sampel pengujian yang digunakan adalah kubus berbentuk 15cmx15cmx15 cm sebanyak 9 benda uji pada setiap variasi. Untuk mengetahui nilai density dan kuat tekan beton dilakukan pengujian selama 28 hari. Pada beton normal memiliki nilai density 2,19 kg, beton campuran 15% bernilai 1,66 kg, beton campuran 20% bernilai 1,07 kg, beton campuran 25% memiliki bernilai 0,77 kg. Nilai kuat tekan beton memiliki nilai kuat tekan pada beton normal (0%) 351,3 kg/cm2. beton campuran (15%) 65,7 kg/cm2, beton campuran (20%) 28,0 kg/cm2, beton campuran (25%) 0 kg/cm2.
PENINGKATAN FUNGSI JALUR TROTOAR PADA KAWASAN PENDIDIKAN UNTUK MEMFASILITASI KEBUTUHAN SARANA PEJALAN KAKI Norman Kartaatmadja; Zenal Mutaqin
Jurnal Tekno Global Vol. 11 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jtg.v11i1.2341

Abstract

The need for pedestrian fasilities in the area of Jalan Balayudha Palembang Muhammadiyah School is very important to be fasilitated, considering the intensity of the number of pedestrian is dominated by some students from various levels,including the surrounding community to work by utilizing the raad as a means of pedestrian. The current condition of pedestrian facilities is not technically adequate, besides that the shoulder of the road is used for selling and parking vehicles. To improve service, safety and comfort for pedestrians in the Muhammadiyah School area  in order to improve the function oh the sidewalk as a pedestrian facility. Therefore, it is necessary to conduct research where the community is expected to assess the condition of the pedestrian path. That the impact of the assessment can be used as a basis for planning in the provision of adequate pedestrian facilities. The purpose of the study was to determine the level of influence of respondents as road users on the condition of pedestrian facilities and to facilities the need for pedestrian facilities through pedestrian planning. This research method uses a quantitative approach by developing data from the field through interviews and questionnaires. The analysis process uses regression which aims to measure the effect of the independen variabel on the dependent variable. Based on the results of the analysis, it shows that the factor of physical quality, feasibility, security, comfort, regualations and environmental knowledge have a very strong role to facilitate the need for pedestrian facilities through the pedestrian development plan at the Muhammadiyah Balayuda School Palembang with an influence level of 0.92 percent (92%).
Analisis Pengaruh Penambahan Kaolin Sebagai Subtitusi Semen Terhadap Kuat Tekan Beton Ringan Febryandi Febryandi; Debby Sinta Devi; Rahmad Roni Julio; Adelia Cristine
Jurnal Tekno Global Vol. 11 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jtg.v11i1.2804

Abstract

Concrete is a very important construction material and has good compressive properties. According to its mass, concrete is divided into ordinary concrete and lightweight concrete. Light weight concrete is 1000-2000 kg/m3. In high construction projects the use of lightweight concrete can reduce the mass of the building itself. The latest innovation in lightweight concrete is the addition of kaolin as a cement substitute. Kaolin is a clay or clay mineral that contains a lot of aluminum silica. Stryofoam is one of the materials that can be used in lightweight concrete mixes. The use of kaolin and styrofoam waste is sought to support construction materials that are more environmentally friendly. The purpose of this study was to determine the effect of the addition of kaolin on compressive strength so that it can be used as an admixture in lightweight concrete. The results showed that the weight of concrete mixed with 5%, 10%, 15% kaolin and 60% Styrofoam at the age of 28 days was 1836 kg/m³, 1845 kg/m³, 1852 kg/m³. The average compressive strength for the kaolin variants 5%, 10%, 15% were 8.28 MPa, 8.46 MPa, 10.11 MPa. Based on this it was concluded that concrete using a mixture of kaolin and 60% stryofoam can be used in light construction. Because the weight of the lightweight concrete tested was lower than normal concrete and met the specified requirements, namely the specific gravity of the resulting concrete was in the range of 1000-2000 kg/m³.
Analisis Biaya Dan Waktu Pada Pekerjaan PVD – Preloading Proyek Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Simpang Indralaya – Prabumulih Dengan metode Konsep Earned Value Analysis Fitri Anggraini; Sartika Nisumanti; Djaenudin Hadiyana
Jurnal Tekno Global Vol. 11 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jtg.v11i1.3016

Abstract

ABSTRACT The implementation of this toll road construction project requires cost and time control. For this reason, research is carried out using the earned value analysis method in order to detect as early as possible if there is a cost overrun or delay that may occur in the implementation of a project. For the results of the analysis, it is found that based on the calculation of the performance analysis of the progress of this work, the cost performance index is 1.212 this value indicates a CPI > 1 which means that the expenditure is smaller than the planned budget. The schedule performance index is 0.889, this value indicates SPI < 1, which means that the work has been delayed from the plan. The result of the calculation of the estimated cost at the time of project completion (EAC) is Rp 19,035,298,952. So, the total cost needed to complete the project is Rp 19,035,298,952 indicating that the cost required for project completion is less than the planned budget of Rp 23,073,860,159, from this value the difference is Rp 4,038,561,207. From the analysis of the estimated completion time or Estimate Completion Date (ECD), it is found that the time required to complete the project is 465 days, which means that the work has been delayed by 15 days. Keywords: Time, Cost, Earned Value Concept, PVD-Preloading. ABSTRAK Pelaksanaan proyek pembangunan jalan tol ini dibutuhkan pengendalian dari segi biaya dan waktu. Untuk itu dilakukan penelitian dengan menggunakan metode earned value analisys agar dapat mendeteksi sedini mungkin bila terjadi pembengkakan biaya maupun keterlambatan yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan suatu proyek. Untuk hasil analisis yang didapatkan bahwa berdasarkan perhitungan analisa prestasi progress pekerjaan ini, indeks penampilan biaya bernilai 1,212 nilai ini menunjukkan CPI > 1 yang artinya pengeluaran lebih kecil dari anggaran yang direncanakan. Indeks penampilan jadwal bernilai 0,889 nilai ini menunjukkan SPI < 1 yang artinya pekerjaan mengalami keterlambatan dari rencana. Hasil perhitungan prakiraan biaya saat penyelesaian proyek (EAC) Rp 19.035.298.952. sehingga total biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek adalah Rp 19.035.298.952 menunjukkan bahwa biaya yang diperlukan untuk penyelesaian proyek lebih kecil dari anggaran yang direncanakan sebesar Rp 23.073.860.159, dari nilai tersebut didapat selisih sebesar Rp 4.038.561.207. Dari hasil analisa prakiraan waktu penyelesaian atau Estimate Completion Date (ECD) didapat waktu yang dibutuhkan hingga akhir proyek selama 465 hari yang artinya pekerjaan mengalami keterlambatan selama 15 hari. Kata kunci: Waktu, Biaya, konsep nilai hasil (Earned Value Concept), PVD-Preloading.

Page 1 of 1 | Total Record : 6