Jurnal Penelitian Enjiniring Fakultas Teknik Unhas
Jurnal Penelitian Enjiniring (JPE) merupakan media publikasi ilmiah untuk hasil-hasil inovasi terkini dalam bidang kajian dan rekayasa ilmu pengetahuan dan teknologi keteknikan. JPE diterbitkan dalam dua bahasa dunia (bi-lingual), yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Berbagai bidang ilmu yang sangat popular, menarik dan spesifik dalam rumpun ilmu keteknikan seperti Teknik Arsitektur dan Pengembangan Wilayah Kota; Teknik Elektro dan Informatika; Teknik Geologi dan Pertambangan; Teknik Mesin dan Industri; Teknik Perkapalan dan Ilmu Kelautan; serta Teknik Sipil dan Lingkungan merupakan disiplin ilmu-disiplin ilmu yang menjadi topik utama dan konsen publikasi JPE. Selain itu bidang-bidang lain yang relevan termasuk diantaranya kajian sosio-ekonomi, kajian aspek keamanan (security) dan kajian aspek kesehatan yang terkait dengan bidang-bidang kajian utama diatas dapat pula diterima manuskrip ilmiahnya untuk dievaluasi nilai orijinalitas, kebaharuan dan kualitasnya oleh Tim Evaluator Ahli. Mulai tahun 2016, JPE-UNHAS terbit secara periodik sebanyak 2 kali dalam setahun, yakni edisi Mei dan edisi November.
Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol 21 No 2 (2017)"
:
14 Documents
clear
Kajian Kelayakan Penempatan Solar Pond sebagai Sumber Energi Terbarukan di Jeneponto
Nur Fadliah Baso;
Indar Chaerah Gunadin;
Yusran Yusran
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 2 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (716.521 KB)
|
DOI: 10.25042/jpe.112017.01
Energi listik merupakan kebutuhan manusia yang sangat penting karena selain berfungsi dalam penerangan, energi listrik juga sangat berperan dalam berbagai aktivitas manusia lainnya. Dengan seiring waktu, bahan baku pembangkit tenaga listrik dari fosil juga semakin menipis. Sudah selayaknya kebutuhan energi yang memanfaatkan energi fosil berganti menjadi energi terbarukan. Salah satu pemanfaatan energi terbarukan yang potensinya sangat besar di Indonesia adalah energi berasal dari energi laut yang dinamakan solar pond . Energi dari solar pond sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu salinitas, temperatur udara dan radiasi matahari. Penelitian ini akan difokuskan untuk mencari potensi solar pond di Jeneponto yang memiliki curah matahari cukup besar dan ketersediaan bahan baku air garam yang melimpah. Metode yang digunakan yaitu dengan menganalisa nilai dari model matematis radiasi matahari horizontal harian, temperatur udara, kecepatan angin, kelembaban relatif, dan tekanan atmosfir selama 22 tahun terakhir yang diselesaikan dengan menggunakan MATLAB. Hasil penelitian ini akan menunjukkan potensi untuk penerapan solar pond di Jeneponto yang dapat di aplikasikan di berbagai bidang seperti pembangkit energi listrik, proses pemanasan industri, desalinasi dan pemanasan konversi biomass.
Efek Penurunan Tahanan Pembumian Tower 150 kV terhadap Sistem Penyaluran Petir
Naomi Lembang;
Salama Manjang;
Ikhlas Kitta
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 2 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (956.793 KB)
|
DOI: 10.25042/jpe.112017.02
Telah terjadi gangguan di sistem transmisi SULSELRABAR mengakibatkan terjadinya black out pada hari selasa 19 Januari 2016 pukul 14.13 WITA. Gangguan tersebut terjadi bersamaan dengan hujan dan angin kencang disertai petir yang begitu keras menyebabakan lepasnya beban sebesar 746 MW menimbulkan kerugian PLN sebesar Rp. 8.355.200.000. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa dampak terjadinya back flashover yang mempengaruhi jaringan 150 kV akibat surja petir di lingkungan tropis, mengetahui dan menganalisa besar tegangan impuls dijaringan transmisi 150 kV akibat ack flashover, dan mengetahui solusi yang paling efektif mengurangi surja petir.Dari hasil penelitian ini efek nilai pentanahan akibat sambaran petir di sistem jaringan transmisi 150 kV khususnya di sepanjang line transmisi GI Sungguminasa – GI Tallasa berdampak pada kerusakan eralatan gardu induk dan pemadaman meluas. Untuk menganalisis hal tersebut digunakan metode simulasi ATPdraw, metode gelombang berjalan dan metode paralelisasi guna menemukan ampak back flashover pada setiap nilai pentanahan tower. Respon terhadap nilai pentanahan tiap tower, terdapat 41 tower berdampak terjadi loncatan api balik sudah melebihi BIL isolator. Hasil penelitian ini menujukkan penurunan nilai pentanahan metode paralelisasi menggunakan tembaga penambahan arang dan garam dapat mereduksi besarnya nilai pentanahan senilai 0,78 ohm, dapat mempengaruhi kestabilan sistem saat terjadi sambaran petir.
Sistem Pengendali Pengisian Baterai pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Asma Ainuddin;
Salama Manjang;
Faizal Arya Samman
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 2 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1199.398 KB)
|
DOI: 10.25042/jpe.112017.03
Kerusakan baterai merupakan permasalahan yang sering terjadi pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Beberapa penyebabnya yaitu keadaan pengisian yang berlebih, tegangan terlampau rendah dan suhu baterai yang terlalu panas. Pemanfaatan sistem kendali pengisian baterai merupakan solusi terbaik. Selain berfungsi untuk mempertahankan tegangan luaran panel surya pada level tegangan baterai, sistem ini juga mengendalikan waktu pengisian. Pada paper ini, sistem pengisian baterai dibangun dari rangkaian DC ke DC konverter menggunakan charge pump, rangkaian kendali menggunakan Arduino Mega, dan rangkaian pengisian baterai. Tahap perancangan terdiri dari simulasi, pembuatan perangkat keras, dan perangkat lunak. Simulasi karakteristik charge pump menggunakan PSpice dengan konfigurasi dioda dan Mosfet sebagai komponen pensaklaran. Karakteristik yang didapatkan berupa penguatan tegangan maksimum sebesar 2.44×, rekuensi kerja 10 kHz hingga 250 kHz, dan nilai tahanan beban antara 1 Ohm hingga 5 kOhm. Berdasarkan hasil tersebut diketahui pula bahwa penggunaan dioda lebih baik dibanding penggunaan Mosfet, oleh karena itu perangkat keras charge pump dirancang dengan menggunakan dioda. Pengetesan rangkaian dilakukan dengan menghubungkan panel surya ke masukan sistem kendali, hasil akhir menunjukkan sistem kendali pengisian baterai mampu mempertahankan kondisi tegangan pada level baterai yaitu sebesar 12 V walaupun tegangan panel surya bervariasi pada nilai 6 V hingga 10 V.
Penerapan Mobile GIS pada Peta Panduan Jalur Angkutan Umum Berbasis Android dengan Metode Optimasi Rute Ant Colony Optimization
Salmiati Salmiati;
Salama Manjang;
Inggrid Nurtanio
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 2 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (776.755 KB)
|
DOI: 10.25042/jpe.112017.04
Dalam mendukung pengembangan jaringan sistem transportasi cerdas, Mobile GIS menjadi salah satu faktor pendukung, dimana mobile GIS ini dapat menjadi pemandu bagi pengguna transportasi untuk bepergian dengan menggunakan angkot. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi yang berbasis android untuk menentukan jalur angkot yang optimal menuju tujuan yang diinginkan. Melalui penerapan Mobile GIS ini pengguna mendapatkan informasi tentang kode angkot apa saja yang dapat digunakan, jalur alternatif yang mana yang lebih menguntungkan dan jumlah biaya yang harus dibayarkan. Masalah timbul manakala rute yang diinginkan pengguna harus dengan proses transfer rute yang mungkin bisa hanya satu kali transfer, dua kali transfer atau lebih. Dengan demikian untuk optimasi rute yang digunakan adalah metode Ant Colony Optimization. Algoritma Ant Colony Optimization merupakan salah satu jenis algoritma yang meniru prilaku serangga (swarm) yaitu semut. Namun kasus rute angkot ini, untuk mencapai rute optimal dalam metode Ant Colony Optimization ini yang diperhitungkan adalah jarak dan jumlah angkot, dengan asumsi bahwa meskipun rute tersebut berjarak dekat, tetapi kurang angkot yang melalui rute tersebut, maka rute tidak dianggap optimal. Dalam implementasi aplikasi ini membutuhkan waktu akses kurang lebih 1 menit. Hal ini dikarenakan adanya proses pengambilan data dari Google Maps, selain itu juga bergantung pada akses jaringan yang digunakan.
Implementasi Progressive Web Application pada Sistem Monitoring Keluhan Sampah Kota Makassar
Awal Kurniawan;
Intan Sari Areni;
Andani Achmad
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 2 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (443.675 KB)
|
DOI: 10.25042/jpe.112017.05
Teknologi web sudah mengalami banyak kemajuan. Dimulai dari era web 1.0 yang masih bersifat statis hingga teknologi web yang mampu mengatasi permasalah perangkat keras seperti storage, speech recognition, hingga geolocation. Salah satu teknologi web yang hadir saat ini adalah progressive web application. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem yang dapat melakukan proses caching file pada konten website. Sistem menggunakan progressive web application dengan memanfaatkan service worker. Sumber data yang akan dijadikan objek pada penelitian ini adalah data keluhan masyarakat yang berbentuk JSON. Pada penelitian ini digunakan metode eksperimental dalam merancang aplikasi. Data keluhan yang bersumber dari sebuah API (Application Programming Interface) kemudian ditampilkan dalam keadaan jaringan aktif. Selama dalam keadaan jaringan aktif, service worker melakukan tugasnya dalam melakukan proses caching. Setelah itu , data yang sudah disimpan bisa diakses pada jaringan tidak aktif. Hasil dari penelitian ini adalah sistem keluhan yang disisipkan service worker mampu melakukan proses caching data hingga 500 data keluhan. Meskipun eksekusi waktu yang dibutuhkan dalam mengakses aplikasi lebih lama karena pemasangan service worker, namun aplikasi yang diakses lebih cepat ketika dalam keadaan offline karena data dimuat dalam cache service worker.
Ultrasonic Cleaner Berbasis Field Programable Gate Array (FPGA)
Achmad Zubair;
Andani Achmad;
Faizal Arya Samman
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 2 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (574.947 KB)
|
DOI: 10.25042/jpe.112017.06
Pada penelitian ini dibuat pembangkit pulsa ultrasonik dengan menggunakan teknologi FPGA dengan type chip Altera Cyclone IV EP4CE22F17C6N. Pembangkit pulsa ultrasonic sangat diperlukan untuk inspeksi tak merusak menggunakan karena memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan sumber radiasi lain, diantaranya: portable (bisa dibawa ke mana-mana), bahaya radiasi kecil, harga relatif murah, lebih banyak data fisis yang diperoleh, dan penggunaan energi pencatu daya kecil. Tigggi pulsa dan frekuensi gelombang ultrasonik yang diradiasikan pada obyek disesuaikan dengan material yang di radiasi. Pada medium gas diperlukan tegangan pulsa 20 volt, sedangkan untuk material padat ketinggian pulsa pembangkit ultrasonik hingga 350 volt. Lebar pulsa ultrasonik dibangkitkan melalui bahasa pemrograman assembly mikrokontroler tersebut. Pulsa keluaran dikuatkan menggunakan IC Optocoupler agar memperoleh taraf arus yang cukup untuk memicu rangkaian MOSFET IRF832. Rangkaian saklar MOSFET digunakan untuk membangkitkan pulsa tegangan tinggi dan tegangan keluarannya dapat divariasi dari resistor yang dipasang pada kaki Drain. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh variasi lebar pulsa yang dapat diatur melalui prosedur permrograman tunda dengan frekuensi keluaran 33 KHz – 48 KHz. Dari hasil pengujian kestabilan pulsa diperoleh nilai kestabilan 99,89% pada lebar 1 us dan 99,07 % pada lebar pulsa 250 ns. Tegangan tinggi pulsa dapat diatur dari 36,8 volt hingga 354,8 volt melalui resistor Drain (RD) dari MOSFET IRF832 yang digunakan. Nilai resitansi dari resistor RD yang digunakan tersebut berada pada kisaran 10Ω hingga 470kΩ. Pulsa yang dihasilkan pada rangkaian tersebut dapat menembus material padat yang digunakan sebagai bahan uji.
Pengembangan Media Proxy untuk Mendukung Komunikasi Real Time Berbasis Web (WebRTC)
Iqra Aswad;
Muhammad Niswar;
Amil Ahmad Ilham
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 2 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (587.841 KB)
|
DOI: 10.25042/jpe.112017.07
Aplikasi komunikasi real time berbasis web (webRTC) cukup populer saat ini karena memberikan kemudahan bagi para pengguna dalam melakukan pertukaran data berupa gambar, suara maupun video antar client secara peer-to-peer tanpa adanya plugin tambahan seperti flash player pada browser. Akan tetapi aplikasi webRTC sendiri memiliki keterbatasan pada jumlah client yang dapat terhubung dalam satu waktu terkhusus pada aplikasi berupa video conference. Hal ini dikarenakan setiap client yang terhubung akan mengkonsumsi bandwidth, RAM, serta processor yang cukup tinggi seiring dengan peningkatan jumlah client (peer). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah infrastruktur yang memanfaatkan media server untuk mengatasi kendala - kendala pada aplikasi webRTC serta dapat diterapkan di lingkungan Universitas Hasanuddin. Dalam penelitian ini dikembangkan sebuah algoritma yang dapat digunakan untuk membagi beban kerja dari aplikasi webRTC kedalam beberapa media server sehingga aplikasi webRTC dapat digunakan untuk skala yang lebih besar. Selain itu algoritma tersebut digunakan untuk mengoptimalkan penggunaan beberapa media server di lingkungan Universitas Hasanuddin. Hasil dari penelitian ini adalah dikembangkannya sebuah aplikasi webRTC berupa video conference yang menerapkan algoritma tersebut serta pembuatan model infrastruktur berbasis media server.
Akses Internet di Wilayah Laut dan Kepulauan Menggunakan WiFi Long Range
Yurika Nantan;
Zahir Zainuddin;
Wardi Wardi
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 2 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (515.973 KB)
|
DOI: 10.25042/jpe.112017.08
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki sumber daya alam yang besar di wilayah laut dan kepulauan. Wilayah lautan dan kepulauan yang ditetapkan penggunaannya bagi berbagai sektor kegiatan membutuhkan pemantauan dari berbagai aspek. Kegiatan pemantauan kapal sangat bermanfaat dalam aktifitas pelayaran untuk mengetahui informasi kapal yang sedang berlayar sehubungan dengan kondisi lapangan yang ada utamanya saat cuaca buruk. Untuk melakukan kegiatan pemantauan kapal pada wilayah laut diperlukan konektivitas internet yang dapat menjangkau seluruh wilayah laut dan kepulauan. Penelitian ini menyajikan pemanfaatan teknologi Wireless Fidelity (Wi-Fi) Long Range pada frekuensi bebas 2.4 GHz dalam bidang maritim untuk mendukung sistem monitoring kapal yang sedang berlayar pada wilayah laut dan kepulauan sekitar yang tidak mendapat layanan internet. Penggunaan Wi-Fi Long Range pada frekuensi 2.4 GHz dipakai sebagai perpanjangan koneksi layanan data dalam bidang komunikasi maritim yang diperoleh dari Base Tranceiver Station (BTS) terdekat. Pembaruan sistem ini terletak pada sistem Wi-Fi jarak jauh yang dipasang secara tetap di wilayah kepulauan atau pada buoy yang berada di lautan sehingga layanan internet dapat dimanfaatkan secara bersamaan oleh kapal-kapal khususnya kapal nelayan yang berada di sekitarnya untuk mengirimkan informasi penting yang berkaitan dengan pelayaran seperti posisi kapal melalui Global Positioning System (GPS) pada Mobile Phone (MS). Sistem yang diimplementasikan terbukti mampu memperpanjang koneksi layanan data sejauh 8 km.
Simulasi Under-Voltage Load Shedding dengan Masuknya Integrasi Pembangkit Listrik Tenaga Angin
Wisna Saputri Alfira WS;
Muhammad Bachtiar Nappu;
Ardiaty Arief
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 2 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (802.469 KB)
|
DOI: 10.25042/jpe.112017.09
Simulasi Under Voltage Load Shedding (UVLS) dengan mempertimbangkan integrasi pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB). PLTB yang akan diintegrasikan ke dalam sistem interkoneksi Sulawesi Selatan milik PT. PLN (Persero) berada di daerah Sidrap sekitar 70 MW dengan menggunakan 30 turbin angin, menghasilkan 2,5 MW per turbin dan di daerah Jeneponto sekitar 62,5 MW dengan jumlah turbin angin yang sama. Kondisi angin yang berbeda dapat mempengaruhi sistem tenaga yang menyebabkan gangguan besar atau kecil, baik dalam pelepasan generator atau jalur transmisi. Berdasarkan permasalahan ini, penelitian ini bertujuan untuk melakukan simulasi pada daerah yang mengalami jatuh tegangan saat WPP berada di sistem Sulawesi Selatan. Metode sensitivitas dinamis disajikan dalam makalah ini. Dari hasil simulasi dan analisis, diperoleh lokasi load shedding di Makale, Palopo dan Latuppa dapat menstabilkan tegangan sistem namun menyebabkan area Poso berada dalam kondisi over voltage.
Desain dan Analisis Inverter Tiga Fasa untuk Aplikasi Sistem PLTS Terhubung Grid PLN sebagai Referensi
Muhammad Yasin;
Faizal Arya Samman;
Rhiza S. Sadjad
Jurnal Penelitian Enjiniring Vol 21 No 2 (2017)
Publisher : Center of Techonolgy (COT), Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (619.009 KB)
|
DOI: 10.25042/jpe.112017.10
Paper ini memperlihatkan hasil simulasi dan analisis inverter tiga-fasa yang akan digunakan pada sistem pembangkitan listrik tenaga surya, yang berfungsi mengubah sumber arus searah dari panel surya menjadi arus bolak-balik. Dalam simulasi, inverter dimodelkan dan didesain dengan menggunakan tegangan referensi dari jala-jala PLN sebagai acuan untuk membangkitkan sinyal kendali PWM (Pulse Width Modulation). Sinyal PWM ini dikirimkan ke pintu gate dari komponen saklar transistor daya, yang dalam hal ini digunakan IGBT (Insulated Gate Bipolar Transistor). Pengaturan irama penyaklaran akan mengubah sumber tegangan DC (Direct Current) menjadi tegangan AC (Alternating Current). Dengan menggunakan filter pasif LC, maka sinyal keluaran dari inverter dapat diubah menjadi gelombang sinusoidal berfrekuensi 50Hz sebagaimana diharapkan. Output sinyal inverter terhadap PLN memiliki perbedaan fasa sehingga disimulasikan sebuah mekanisme yang dapat mendeteksi beda fasa dan mengatur delay pwm sehingga output inverter dan sefasa dengan PLN. Hasil analisis menunjukkan bahwa tegangan fasa dan beda fasa dari keluaran inverter dapat diatur sesuai dengan tegangan pada fasa grid PLN.