cover
Contact Name
Rahmah Murtadha
Contact Email
rahmah.murtadha@student.upi.edu
Phone
+6285337011739
Journal Mail Official
nasrullahstis@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gajah Mada, Ling. Nusantara Gang Al-Amin 1 Monggonao Mpunda Kota Bima NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam
ISSN : 24426938     EISSN : 27216829     DOI : 10.61817
Al-Ittihad (p-ISSN 2442-6938) adalah Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam, terbit 2 kali setahun oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIS Al-Ittihad Bima sejak Tahun 2015. Redaksi menerima tulisan yang berkenaan dengan Pemikiran dan Hukum Islam serta redaksi berhak mengedit tulisan sepanjang tidak mereduksi substansi.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2016): Juli-Desember" : 6 Documents clear
Hukum Adat Tanah Bima Dalam Perspektif Hukum Islam: Kajian Unsur-unsur Keadilan dan Kemanusiaan Siti Maryam R. Salahuddin
Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Vol 2 No 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Syariah (STIS) Al-Ittihad Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61817/ittihad.v2i2.19

Abstract

Kesultanan Bima mewariskan banyak khazanah. Salah satunya adalah BO Sangaji Kai, buku tulisan tangan yang isi teksnya semacam bunga rampai yang terdiri atas kumpulan 229 judul. BO Sangaji Kai merupakan buku besar kesultanan yang merupakan buah pikiran, perasaan, dan berbagai segi kehidupan masyarakat pada saat itu termasuk berisikan Hukum Adat Tanah Bima atau yang disingkat HATB yang berlaku pada masa Kesultanan Bima pada abad ke 17 hingga berakhirnya masa kolonialisme di Nusantara. Tulisan berikut ini akan menghampiri BO Sangaji Kai yang merangkum banyak pemikiran HATB berdasarkan sudut perspektif hukum Islam, spektrum maqashid al-Syari’ah.
Agama dan Ilmu Alam: Studi Integrasi Islam dan Sains Nasrullah
Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Vol 2 No 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Syariah (STIS) Al-Ittihad Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61817/ittihad.v2i2.20

Abstract

Dikotomi ilmu ke dalam ilmu agama dan non-agama, sebenarnya bukan hal baru. Islam telah mempunyai tradisi dikotomi ini lebih dari seribu tahun yang lalu. Tetapi dikotomi tersebut tidak menimbulkan masalah terlalu banyak dalam sistem pendidikan Islam. Ilmu adalah bagian dari agama, maka mencarinya menjadi wajib hukumnya karena tanpa ilmu kita tidak dapat menyingkap alam semesta yang merupakan tanda kebesaran Allah SWT. Ayat-ayat dalam al-Qur’an dapat diklasifikasikan menjadi dua bagian: ayat-ayat Naqliyah yang menjadi cikal bakal kajian keIslaman dan ayat-ayat Qawniyah yang memprovokasi hadirnya sajian tentang sains dan teknologi.
Peranan Hadis dalam Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Peradaban Herlinawati
Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Vol 2 No 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Syariah (STIS) Al-Ittihad Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61817/ittihad.v2i2.21

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan peradaban menuntut adanya rambu-rambu yang menjadi landasannya. Hadis sebagai sumber ajaran Islam yang ke dua setelah al-Qur’an, memperkenalkan prinsip-prinsip atau rambu-rambu yang menjadi dasar perilaku berbudaya, selain itu juga memuat tentang teori ilmu pengetahuan dan peradaban. Oleh karenanya, selain al-Qur’an, hadis bisa dijadikan landasan dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan peradaban. Hadis bisa menghantarkan manusia dari pemahaman yang dangkal dan primitif menuju pemahaman yang luas dan mendalam mengenai alam dan kehidupan, yang dikenal dengan istilah al-fiqh al-hadlari (fiqh peradaban). Selain itu juga memuat ajaran tentang al-wa’yu al-hadlari (kesadaran peradaban). Bercermin dari kejayaan masa lalu. Ilmu pengetahuan dan peradaban akan berkembang pesat apabila umat Islam memperhatikan Sunnatullah serta memelihara hukum sebab akibat.
Teori Politik Ibn Taimiyah dan Relevansinya di Era Modern Suharti
Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Vol 2 No 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Syariah (STIS) Al-Ittihad Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61817/ittihad.v2i2.22

Abstract

Islam memberikan landasan yang ramah bagi hadirnya ragam pergulatan pemikiran. Politik adalah salahsatunya. Salah satu tokoh Islam yang praksis politiknya banyak ditilik jejaknya adalah Ibn Taimiyah. Tapak-kaki khazanah yang ia jejaki acapkali menjadi rujukan standar para teoretikus yang muncul belakangan, khususnya sajian-kajiannya tentang politik. Tulisan berikut ini akan mengkaji pemikiran politik Ibn Taimiyah, selanjutnya mendeskripsikan secara analitik bagaimana pandangan Ibn Taimiyah tentang politik, pemerintahan, kepemimpinan dan hakikat negara, serta relevansi gagasan politik Ibn Taimiyah dalam konsep negara modern.
Penerapan Asas Proporsionalitas Pembagian Warisan dalam Hukum Adat Suaidin Naim
Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Vol 2 No 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Syariah (STIS) Al-Ittihad Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61817/ittihad.v2i2.23

Abstract

Asas keadilan dalam hukum kewarisan Islam mengandung pengertian bahwa harus ada keseimbangan antara hak yang diperoleh dan harta warisan dengan kewajiban atau beban kehidupan yang harus ditanggungnya/ditunaikannya di antara para ahli waris, karena itu arti keadilan dalam hukum waris Islam bukan diukur dari kesamaan tingkatan antara ahli waris, tetapi ditentukan berdasarkan besar kecilnya beban yang diembankan kepada mereka, ditinjau dari keumuman keadaan/kehidupan manusia. Hukum waris dalam Islam di antaranya norma tentang hak dan kedudukan anak laki-laki dan perempuan untuk mewarisi harta warisan orang tua. Tulisan berikut ini akan menampilkan asas proporsionalitas sebagai basis nilai hukum adat dalam pemilihan warisan.
Karakteristik Penafsiran Ayat-Ayat Hukum dalam Tafsir Ahkam al-Qur’an Karya Al-Jashash Muhammad Aminullah
Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Vol 2 No 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Islam Syariah (STIS) Al-Ittihad Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61817/ittihad.v2i2.24

Abstract

Penafsiran ayat-ayat hukum dalam kitab tafsir Ahkam al-Qur’an karya al-Jashash memliki karakteristik yang menarik untuk diteliti, karena penggunaan metode, bentuk, dan corak dalam penafsirannya tidak seperti penafsiran pada umumnya. Hal ini pada akhirnya mengantarkan penafsiran yang dilakukan oleh al-Jashash yang notabene adalah imam Mazhab Hanafi jauh dari konsep ontologisnya tentang penafsiran al-Qur’an itu sendiri. Mengingat sistematika penafsiran al-Jashash cenderung mengedepankan pendapat mazhabnya saja, membuat pembahasannya hanya monoton dan larut seputar problematika fiqh antarmazhab.

Page 1 of 1 | Total Record : 6