cover
Contact Name
Prof. Dr. H. Jufriadif Na`am, S.Kom, M.Kom
Contact Email
jufriadifnaam@upiyptk.ac.id
Phone
+6287895670026
Journal Mail Official
jidt@upiyptk.ac.id
Editorial Address
Kampus Universitas Putra Indonesia YPTK Padang Jl. Raya Lubuk Begalung Padang, Sumatera Barat - 25221
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Informasi dan Teknologi
ISSN : 27149730     EISSN : 27149730     DOI : https://doi.org/10.37034/jidt
Core Subject : Science,
Jurnal Informasi & Teknologi media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran dan kajian analisis-kritis mengenai penelitian Rekayasa Sistem, Teknik Informatika/Teknologi Informasi, Manajemen Informatika dan Sistem Informasi. Sebagai bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu pengetahuan hasil dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian pada Masyarakat luas dan sebagai sumber referensi akademisi di bidang Teknologi dan Informasi.
Articles 33 Documents
Search results for , issue "2023, Vol. 5, No. 1" : 33 Documents clear
Implementasi K-Means dan K-Nearest Neighbors pada Kategori Siswa Berprestasi Widyanti, Tyas; Shofiah Hilabi, Shofa; Hananto, Agustia; Tukino; Novalia, Elfina
Jurnal Informasi dan Teknologi 2023, Vol. 5, No. 1
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jidt.v5i1.255

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode K-Means dan K-NN untuk menentukan siswa berprestasi serta mengkelompokan data menjadi suatu kumpulan data sehingga memperoleh cara menentukan tingkatan siswa beprestasi dengan kategori rendah, cukup, dan tinggi. Setelah menentukan kategori maka bisa dilakukan konsentrasi bimbingan belajar untuk kelas XII khusunya untuk siswa dan siswi yang tedapat pada kategori rendah diharapkan bisa diperhatikan secara khusus guna menciptakan lulusan terbaik di Smkn 3 Karawang.Teknik pengolahan data pada penelitian ini menggunakan perhitungan komputerisasi K-Means dan K-NN yang diterapkan pada aplikasi orange. Tahapan pada pengolahan data ini menyiapkan data nilai siswa kemudian melakukan prepossessing data untuk menghilangkan outlier-nya dan menormalisasikan data menggunakan tools data mining orange akademik siswa TBSM kelas XII dengan metode K-means dan K-NN dari hasil clustering dapat mengetahui tingkat pegelompokan prestasi siswa dan siswi Smkn 3 Karawang pada tahapan selanjutnya menggunakan metode K-NN untuk memprediksi hasil yang lebih baik, dengan metode perhitungan K-NN ini menggunakan dataset K-Means sehingga didapat nilai akurasi yang baik dengan nilai AUC 1.000, Nilai CA 1.000, Nilai F1 1.000, Nilai Precision 1.000 dan Recall 1.000 . Nilai akurasi ini selaku nilai terbaikmenggunakan tata cara lain buat membandingan hasil keakuratan perhitungan.
Karakter Morfologi dan Identifikasi Kandungan Karbohidrat Beras Bambu Sebagai Pembeda Beras Putih Wardani, Dwika Karima; Dalimunthe, Nur Asyiah; Rahman, Abdul
Jurnal Informasi dan Teknologi 2023, Vol. 5, No. 1
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jidt.v5i1.269

Abstract

Beras bambu kini mulai terkenal dikalangan masyarakat. Beras ini memliki kandungan protein tinggi dan memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan beras putih pada umumnya. Tujuan penelitian ini untuk melihat karakter morfologi pada beras bambu dan membandingkan dengan beras putih. Metode yang digunakan yaitu metode pengamatan visual menggunakan mikroskop digital 100x, pengukuran lainnya mengunakan jangka sorong dan timbangan analitik. Dari hasil pengamatan menunjukkan adanya perbedaan beras bambu dengan beras putih yang terlihat dari warna, berat, panjang, lebar, tebal maupun bentuknya. Beras bambu memiliki warna hijau, berat 0.040 gram, panjang 7 mm, lebar 3 mm, tebal 2 mm, bentuk lonjong pipih panjang dan jumlah bulir per 100 gram sebanyak 37 bulir. Sedangkan beras putih memiliki warna putih, berat 0.020 gram, panjang 7 mm, lebar 2 mm, tebal 2 mm, bentuk bagian bawah lonjong dan bagian atas setengah meruncing dan jumlah bulir per 100 gram sebanyak 63 bulir. Perbedaan warna beras bambu disebabkan karena adanya kandungan gizi dan klorofil tinggi terbuat dari sari pati bambu yang telah di perlakukan pada saat proses penggilingan. Dan dapat disimpulkan bahwa karakter morfologi yang sangat membedakan yaitu pada pengamatan warna, berat, lebar, bentuk dan jumlah bulir per 100 gram.
Perbandingan Kinerja Algoritma Kmeans dengan Kmeans Median pada Deteksi Kanker Payudara Mutrofin, Siti; Wicaksono, Toni; Murtadho, Ali
Jurnal Informasi dan Teknologi 2023, Vol. 5, No. 1
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jidt.v5i1.274

Abstract

Clustering adalah salah satu tugas dari Data Mining berbasis unsupervised learning. Clustering dapat digunakan untuk permasalahan di berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, pertanian, hiburan, olah raga, dll. Salah satu algoritma clustering yang sederhana dan umum digunakan pada tipe data numerik adalah Kmeans. Terlepas dari segala kelebihan Kmeans, Kmeans memiliki permasalahan berupa pemilihan pusat awal cluster atau centroid yang dipilih secara acak (random). Karena hasil akhir cluster dari Kmeans sangat sensitif pada pemilihan awal cluster yang dapat menyebabkan konvergensi yang tidak optimal. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan antara Kmeans dengan Kmeans Median dalam menentukan centroid awal yang bertujuan untuk mengetahui kinerja kedua algoritma yang paling optimal. Pada Kmeans Median, pemilihan centroid awal dipilih dengan menggunakan nilai median yang diambil dari kelompok data dan akan dicari nilai mediannya. Dataset yang digunakan dalam penelitian ini adalah Breast Cancer Coimbra yang dapat diakses di UCI Machine Learning Repository. Perhitungan jarak untuk kedua algoritma menggunakan euclidean distance. Pengujian pada penelitian ini untuk mengetahui kinerja kedua algoritma menggunakan Davies-Bouldin Index (DBI). Pengujian dilakukan empat kali pada masing-masing algoritma. Dari keempat pengujian tersebut, Kmeans mendapatkan DBI terbaik 0,47 dan terburuk 0,4796. Sedangkan pada Kmeans Median memiliki DBI 0,47 pada keempat pengujiannya. Kinerja Kmeans berdasarkan iterasi antara 3, 5, dan 6. Sedangkan Kmeans Median iterasinya konsisten hanya 4. Berdasarkan komputasinya, Kmeans lebih unggul karena algoritmanya lebih sederhana, hal itu terlihat dari waktu yang dibutuhkan lebih sedikit dibandingkan Kmeans Median.
Analisa Penerimaan Peserta Didik Terhadap Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pembelajaran Menggunakan TAM Christian, Yefta
Jurnal Informasi dan Teknologi 2023, Vol. 5, No. 1
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jidt.v5i1.277

Abstract

Perkembangan teknologi dan pengetahuan yang sangat pesat memberikan perubahan pada kehidupan manusia. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mampu memberikan pilihan baru untuk pengembangan media pembelajaran bagi dunia pendidikan terutama di masa setelah pandemi. Arus informasi menjadi sangat cepat, sehingga setiap institusi pendidikan beserta setiap individunya dituntut untuk lebih efektif dan efisien, termasuk para peserta didik yang ada di dalam institusi tersebut. Setiap peserta didik dituntut untuk mampu memanfaatkan teknologi informasi sebagai pendukung proses belajarnya, untuk dapat meningkatkan kinerja pembelajarannya. Peserta didik memanfaatkan teknologi informasi untuk berbagai tujuan di dalam proses pembelajarannya. Seringkali tujuan peserta didik yang satu dengan yang lain berbeda, sehingga pemanfaatan teknologi yang dilakukan oleh peserta didik di dalam proses pembelajarannya pun menjadi berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi sejauh mana peserta didik dapat menerima pemanfaatan teknologi informasi di dalam proses belajarnya. Penerimaan peserta didik terhadap pemanfaatan teknologi informasi dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Technology Acceptance Model (TAM) sebagai salah satu model pengukuran untuk penerimaan teknologi menjadi acuan untuk menganalisis penerimaan peserta didik terhadap penerimaan teknologi informasi. Konstruk-konstruk akan digunakan untuk menganalisa sejauh mana organisasi maupun individu menerima pemanfaatan teknologi. Hubungan antar konstruk di dalam TAM menghasilkan hipotesis yang diukur dengan Structural Equation Model (SEM).
Pengukuran Kinerja Menggunakan ITIL V3 Divisi IT Operation PT XYZ Harry Setiawan; Sfenrianto Sfenrianto
Jurnal Informasi dan Teknologi 2023, Vol. 5, No. 1
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/jidt.v5i1.281

Abstract

Dalam membangun suatu sistem dalam suatu organisasi TI diperlukan adanya dukungan dari suatu IT Service yang mampu menyesuaikan kebutuhan bisnis secara terus menerus. Layanan TI terutama berjalan dan tumbuh dari dalam perusahaan. Perpustakaan Infrastruktur Teknologi Informasi (ITIL) adalah kerangka kerja yang paling umum diadopsi untuk manajemen layanan TI. Memulai penggunaan ITIL dapat dilakukan dengan mengidentifikasi area yang dapat dikembangkan dan mengukur situasi saat ini. Ini akan membantu untuk mengetahui kondisi masa depan yang diinginkan dan menjadi dasar untuk menemukan solusi untuk meningkatkan kinerja berdasarkan ITIL. Pengukuran maturity level merupakan salah satu metode yang umum digunakan untuk mendefinisikan situasi saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami seberapa baik sebuah tim dari perusahaan kecil melakukan bisnis dengan menggunakan tingkat kedewasaan. Proses perbaikan tujuh langkah dari ITIL dipilih yang diadaptasi sebagai panduan untuk melaksanakan seluruh rangkaian penelitian ini. Riset dilakukan dengan melakukan maturity assessment dan wawancara pada perusahaan kecil yang bergerak di bidang IT services. Pengukuran dilakukan sebanyak 2 kali. Pada awalnya berfungsi untuk mengetahui kondisi sebelum dilakukan pengukuran dan perbaikan. Riset di divisi IT Operations XYZ mengungkapkan bahwa implementasi ITIL dapat meningkatkan maturity level sesuai dengan tujuan manajemen perusahaan. Pada akhirnya, implikasi dari penelitian ini akan memberikan manajemen perusahaan faktor dan solusi untuk meningkatkan kinerja berdasarkan implementasi ITIL.
Penerapan Deep Learning untuk Pengenalan Tulisan Tangan Bahasa Aksara Lota Ende dengan Menggunakan Metode Convolutional Neural Networks Rofinus Aryanto; Mochmad Alfan Rosid; Suhendro Busono
Jurnal Informasi dan Teknologi 2023, Vol. 5, No. 1
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jidt.v5i1.313

Abstract

Aksara Lota merupakan turunan dari aksara Bugis. Orang Bugis yang hidup di Ende membawa peradaban dan budaya, termasuk aksaranya. Menurut catatan sejarah, naskah Lota berakhir sekitar abad ke-16, dan pada masa pemerintahan Raja XIV Goa, I Mangnrangi Daeng Manrabia bergelar Sultan Alauddin (1593- 1639). Selama proses adaptasi, aksara Ende dikembangkan setelah sistem Ende menjadi aksara Lota. Aksara Ende awalnya ditulis menggunakan ujung pisau pada atas kertas wunu koli (daun lontar) sebelum kertas tadi masuk ke Nusantara. Aksara Lontar sebenarnya asal menurut luar wilayah Flores yaitu Bugis yg dikenal menggunakan Aksara Lontar (aksara Bugis).Media komunikasi pada tahun 90-an. Metode yang digunakan dalam penelitian yakni metode prediksi pengenalan menggunakan algoritma Convolutional Neural Network (CNN). Data yang digunakan berasal dari tulisan tangan responden yang dipindai dengan total banyaknya data sebanyak 700 citra data. Berdasarkan pengujian diketahui bahwa performa neural network dipengaruhi oleh jumlah iterasi. Performa akurasi meningkat pada iterasi ke-0 sampai dengan iterasi ke-20, akan tetapi untuk iterasi ke-40 sampai dengan iterasi ke-100 tidak mengalami perubahan yang cukup signifikan, akurasi dalam rentang iterasi 40-100 cukup stabil berada pada satu titik. Hasil dari pengujian algoritma CNN menggunakan bahasa pemrograman python mendapatkan akurasi 100%. .
Prediksi Perkembangan Nilai Impor Komoditas Utama di Provinsi Sumatera Selatan Menggunakan C4.5 Evi Purnamasari
Jurnal Informasi dan Teknologi 2023, Vol. 5, No. 1
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jidt.v5i1.271

Abstract

Currently, our world is still being hit by the Covid-19 virus which has impacted society, experiencing a rapid decline in the economy. At present we are entering a market where the economy is very minimal, especially in the province of South Sumatra. This affects the import value of main commodities in South Sumatra Province. So in this study, researchers conducted trials in classifying matters related to cases of predicting the level of development of the value of imports of main commodities in South Sumatra Province. In this study, predictions will be made on the level of development of the value of imports of key commodities by applying the C4.5 method, so that they can be used as material for decision-making in building a more advanced government. Based on the results of the trial, the conclusion obtained is that as an importer, you should be wiser in determining the value of imports, especially if the wealth in our province is of greater interest to other countries. So far, the South Sumatra Province has a higher import value of fertilizer compared to other types of imports. This can be used in making a policy that is significant enough to be able to make the import value prices in the South Sumatra Province all high. Based on the trial results using the orange application, an accuracy of 96.15% was obtained, meaning it had an error rate of 13.85%. This shows from the results of testing using the Decision Tree that it is very good enough to be used in predicting the level of import value.
Pengaruh Mekanisme Gamifikasi Terhadap Brand Equity Melalui Brand Engagement (Studi Kasus: Jabodetabek) Daniel Nugraha; Jarot Sembodo Suroso
Jurnal Informasi dan Teknologi 2023, Vol. 5, No. 1
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jidt.v5i1.275

Abstract

Gamification is now a well-liked marketing strategy. Many businesses think that gamification has the potential to raise consumer engagement, brand awareness, and brand loyalty. Beyond the pervasive hype, there is currently a lack of empirical evidence that supports these beliefs. In this study, we investigated the connections between gamification, brand equity, and consumer brand engagement among GoClub Application users (N = 407). The findings revealed that all three types of brand engagement were positively correlated with achievement and social gamification features (emotional, cognitive, and social). Brand equity was additionally positively correlated with brand engagement. The findings suggest that gamification can enhance brand engagement and build brand awareness, and that it appears to be a successful brand management strategy.
Effect of E-Service Quality, Brand Image and E-Security Seals on TOKOPEDIA E-Customer Satisfaction (Case Study on Tokopedia Customers) Dimas Prawira; Rido Kurniawan; Richardus Eko Indrajit; Erick Dazki
Jurnal Informasi dan Teknologi 2023, Vol. 5, No. 1
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jidt.v5i1.276

Abstract

This study aims to determine the effect of E-Security Service, E service quality and customer transaction security on TOKOPEDIA's Customer Satisfaction Level. The method used in this study is explanatory research (explanation) with a quantitative approach where the data source is primary and secondary data in the form of E-Commerce user data. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression with classical assumptions, namely the Normality Test, Multicollinearity Test, and Heteroscedasticity Test. Capital feasibility test is the coefficient of determination, F test and t test. Based on the results of the classic assumption test, it shows that E-Security Service, E service quality and customer transaction security simultaneously (together) have a significant effect on the dependent variable Tokopedia's Customer Satisfaction Level. Using a multiple regression analysis system, the results show that E-Security Service, E-service quality and customer transaction security have a partial effect on TOKOPEDIA's Customer Satisfaction Level with the E-Security Service variable value tcount 2.207 > ttable 1.675 and sig. the E-Security Service variable is 0.032 <0.05 meaning that there is a positive and significant influence between the E-Security Service variable on TOKOPEDIA's Customer Satisfaction Level, the value of the variable tcount E service quality tcount 6.897 > ttable 1.675 sig. the E-Security Service variable is 0.00 <0.05 meaning that there is a positive and significant effect between the E service quality variable on TOKOPEDIA's Customer Satisfaction Level, and the tcount E service quality variable value tcount 3.869 > ttable 1.675 sig. the E service quality variable is 0.00 <0.05 meaning that there is a positive and significant effect between the E service quality variable on TOKOPEDIA's Customer Satisfaction Level. Thus the better the E-Security Service, the E service quality and the existing customer transaction security, the higher the TOKOPEDIA Customer Satisfaction Level, conversely the worse the E-Security Service, E service quality and existing customer transaction security, the lower the Customer Satisfaction. TOKOPEDIA level
Critical Review: Analogi RAD, OOP dan EUD Method dalam Proses Development Sistem Informasi Lova Endriani Zen; Dwi Utari Iswavigra
Jurnal Informasi dan Teknologi 2023, Vol. 5, No. 1
Publisher : SEULANGA SYSTEM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jidt.v5i1.286

Abstract

Konsep SDLC (Systems Develompent Life Cycle) rekayasa perangkat lunak didasari oleh beragam jenis metode pengembangan software. Pada SDLC terdapat beberapa tahap diantaranya yaitu: systems planning, systems analisis, systems design, systems implementation, systems maintenance. Topik yang dijelaskan pada peneltian ini adalah metode pengembangan sistem RAD (Rapid Application Development), OOP (Object Oriented Programming) & EUD (End User Development). Hasil perbandingan dari ke-3 model tersebut menunjukkan bahwa model RAD cocok diterapkan untuk pengembangan sistem/aplikasi yang batas waktu yang singkat, karena model RAD tidak banyak memakan waktu di awal perencanaan, model OOP cocok diterapkan dalam pembuatan aplikasi/program/sistem untuk kehidupan sehari-hari dan model EUD memberdayakan pengguna akhir untuk mengembangkan dan mengadaptasi sistem sendiri. Sesuai dengan analisis yang diperoleh, ke-3 model memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing, sehingga developer dapat memilih metode mana yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Page 2 of 4 | Total Record : 33