cover
Contact Name
Yoga Tri Adhi
Contact Email
yogatriadhi@ulm.ac.id
Phone
+6289654539797
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Komplek Unlam, Jl. Brigjen H. Hasan Basri No.87, Pangeran, Kec. Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JURNAL TUGAS AKHIR MAHASISWA
ISSN : -     EISSN : 26562022     DOI : -
Arah riset yang dilakukan antara lain menyentuh ranah kebahasaan, kesastraan, keterampilan berbahasa, serta bahasa dan sastra Indonesia secara umum.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL LOCANA" : 7 Documents clear
Representasi Sungai dalam Cerita Rakyat Kalimantan Selatan (Kajian Ekologi Sastra): River Representation in South Kalimantan Folklore (A Study of Literary Ecology) Oktaviana, Novi; Wahyu Candra Dewi, Dwi; Luthfiyanti , Lita
LOCANA Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v8i1.218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi sungai dalam tiga cerita rakyat Kalimantan Selatan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan pendekatan ekologi sastra. Sumber data berupa cerita rakyat "Kisah Datu Diyang", "Kisah Datu Pemberani", dan "Legenda Telaga Alam Banyu Batuah" dan data berupa kutipan yang merepresentasikan sungai dan interaksi manusia dengan sungai. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga cerita rakyat tersebut mengandung representasi sungai sebagai pembatas dua wilayah, jalur transportasi, sumber kekayaan alam, sumber mata pencaharian, tempat pemukiman, tempat memancing, objek wisata alam, sumber air untuk keperluan sehari-hari, tempat bersejarah, tempat untuk berinteraksi sosial, tempat kegiatan ekonomi dan perdagangan, tempat mandi dan bermain anak-anak, dan tempat sakral yang memiliki tuah. Sedangkan, interaksi manusia dengan sungai, yaitu sikap hormat, sikap solidaritas, sikap tanggung jawab moral, sikap tidak mengganggu ekosistem, sikap kasih sayang dan kepedulian terhadap alam. This study aims to determine the representation of rivers in three South Kalimantan folktales. This research is included in qualitative research with a literary ecology approach. The data sources are folktales "Kisah Datu Diyang", "Kisah Datu Pemberani", and "Legenda Telaga Alam Banyu Batuah" and the data are quotes that represent rivers and human interactions with rivers. Data collection techniques used reading and note-taking techniques. The data analysis technique used content analysis technique. The results show that the three folktales contain representations of rivers as a barrier between two regions, a transportation route, a source of natural resources, a source of livelihood, a place of settlement, a fishing spot, a natural tourist attraction, a source of water for daily needs, a historical place, a place for social interaction, a place for economic and trade activities, a place for bathing and playing children, and a sacred place that has a blessing. Meanwhile, human interaction with rivers, namely respect, solidarity, moral responsibility, not disturbing the ecosystem, compassion and care for nature.
Ekranisasi Novel 3 Srikandi Karya Silvarani: Ecranisation 3 Srikandi Novel By Silvarani risnawati, rici; Hermawan, Sainul; Alfianti, Dewi
LOCANA Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v8i1.244

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur intrinsik novel dan film, perubahan alih wahana novel ke film, serta tafsiran film 3 Srikandi berdasarkan novel 3 Srikandi. Metode menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data berupa novel dan film 3 Srikandi. Data yang digunakan berupa kutipan dari paragraf dan kalimat. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca, teknik dokumentasi, serta teknik catat. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif komparatif. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa karya sastra tidak hanya pada novel, tetapi mampu melampaui ke bentuk lainnya. Penelitian ini menemukan persamaan dan perbedaan yang disebabkan peralihan media sehingga memunculkan penambahan dan pengurangan pada unsur intrinsik. Perubahan dari novel ke film 3 Srikandi berupa perbandingan, pengontrasan, pengurangan, penambahan dan perubahan bervariasi. Selain itu, tafsiran film terhadap novel memunculkan alasan sutradara dalam menggarap 3 Srikandi dengan memaknai pesan yang terkandung di dalam novel. Kata kunci: ekranisasi, novel, film Abstract This research aims to define the intrinsic elements of novel and film, the adaptation pf novel into film, and the interpretation of the film 3 Srikandi based on the novel 3 Srikandi. The method uses a qualitative approach with a descriptive method. The data source is in the form of the novel and film 3 Srikandi. The data used is in the form of excerpts from paragraphs and sentences. The data collection technique uses reading technique, documentation technique, and note-taking technique. The data analysis technique uses comparative descriptive methods. The results of this study prove that literary works are not only novels but can transcend to other forms. This study finds similarities and differences caused by media switching that give rise to additions and subtractions to intrinsic elements. The changes from the novel to the movie 3 Srikandi in the form of comparison, contrast, subtraction, addition, and change vary. In addition, the film's interpretation of the novel gives rise to the director's reason for working on 3 Srikandi by interpreting the message in the novel. Keywords: ecranisation, novel, film
Representasi Kekuasaan dalam Tindak Tutur antara Penjual dan Pembeli Di Pasar Kalindo Banjarmasin: Representation of Power in Speech Acts between Sellers and Buyers at the Kalindo Market in Banjarmasin Muhammad Sani; Muhammad Rafiek; Ahsani Taqwiem
LOCANA Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v8i1.251

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan atas pengamatan terhadap istilah yang berkembang di masyarakat bahwa penjual sebagai singa dan pembeli sebagai raja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat representasi kekuasaan dalam tindak tutur antara penjual dan pembeli di pasar Kalindo Banjarmasin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif berjenis deskriptif. Data penelitian mencakup tuturan yang diucapkan penjual dan pembeli. Data penelitian kemudian dianalisis dan dikelompokkan dalam lima tindak tutur yaitu asertif, direktif, komisif, deklaratif, dan ekspresif. Berdasarkan hasil analisis representasi kekuasaan seperti kekuasaan legitimasi, kekuasaan jabatan, kekuasaan penghargaan, kekuasaan ahli, dan kekuasaan paksaan terdapat dalam tindak tutur antara penjual dan pembeli. Peneliti lain diharapkan memahami lebih dalam telaah representasi kekuasaan dalam tindak tutur pada fenomena-fenomena kebahasaan lain yang beragam sehingga menghasilkan temuan yang bermanfaat bagi pembelajaran. Penelitian ini juga dapat menjadi acuan bagi peneliti lain untuk mengembangkan tindak tutur agar terkhusus pada satu tindak tutur sehinga mendapatkan temuan representasi kekuasaan yang lebih dalam.Kata kunci: representasi kekuasaan, tindak tutur, penjual dan pembeli Abstract This research was conducted based on observations of the term that has developed in society that the seller is the lion and the buyer is the king. This research aims to look at the representation of power in speech acts between sellers and buyers at the Kalindo market in Banjarmasin. The method used in this research is descriptive qualitative type. Research data includes speech spoken by sellers and buyers. The research data was then analyzed and grouped into five speech acts, namely assertive, directive, commissive, declarative and expressive. Based on the results of the analysis, representations of power such as legitimacy power, position power, reward power, expert power and coercive power are found in speech acts between sellers and buyers. Other researchers are expected to understand more deeply the study of the representation of power in speech acts in various other linguistic phenomena so as to produce findings that are useful for learning. This research can also be a reference for other researchers to develop speech acts to be specific to one speech act so as to obtain deeper findings on the representation of power.Keywords: representation of power, speech acts, sellers and buyers
KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS IX-F MTs “Al-FALAH PUTRI” KOTA BANJARBARU: SHORT STORY WRITING ABILITY CLASS IX-F STUDENTS MTs "AL-FALAH PUTRI" BANJARBARU CITY Disty, Disty Benita Aryannillah Juanta; Sabhan; Rusma Noortyani
LOCANA Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v8i1.299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis siswa Kelas IX-F MTs“Al-Falah Putri” jika ditinjau berdasarkan unsur intrinsik cerpen. Pendekatan yang digunakan dalampenelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian siswa Kelas IX-F MTs“Al-Falah Putri” berjumlah 32 orang. Pemilihan sampel berdasarkan populasi yang ada menggunakanteknik Cluster Random Sampling. Hasil penelitian dari kemampuan menulis cerpen siswa Kelas IX-FMTs “Al-Falah Putri” ditinjau dari unsur intrinsik dikategorikan telah mampu dan memadai denganhasil yang cukup memuaskan. Hal ini dapat dilihat dari hasil siswa dalam menulis cerpen yang mencapai80,0 dengan KKM Bahasa Indonesia minimal 75. Hasil observasi lapangan, ada beberapa faktor yangmempengaruhi kemampuan siswa Kelas IX-F MTs “Al-Falah Putri” dalam menulis yaitu motivasi daninspirasi. Untuk kedepannya diharapkan literasi siswa lebih ditingkatkan lagi agar minat menulis siswalebih bagus lagi.
STRUKTUR PERCAKAPAN DALAM PROGRAM MATA NAJWA EPISODE DEBAT RKUHP: MERDEKA BERSUARA: CONVERSATION STRUCTURE OF MATA NAJWA’S EPISODE DEBAT RKUHP: MERDEKA BERSUARA Atus, Halimatus Su'ada; Moh. Fatah Yasin; Noor Cahaya
LOCANA Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v8i1.300

Abstract

Mata Najwa merupakan program gelar wicara yang menayangkan perbincangan dan diskusimengenai isu dan peristiwa aktual dengan beragam tema politik maupun hal-hal yang berkaitan eratdengan kehidupan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur percakapanberupa giliran tutur, jeda, dan tumpang tindih yang mendalam pada sebuah program gelar wicaraMata Najwa yang dikaji dengan menggunakan teori pragmatik. Pendekatan yang digunakan adalahpendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian iniadalah program gelar wicara Mata Najwa Episode Debat RKUHP: Merdeka Bersuara yang didapatdari salah satu video yang ada di kanal youtube Najwa Shihab. Hasil penelitian menunjukkan terdapattiga struktur percakapan, yaitu (1) giliran tutur berupa memperoleh, mencuri, merebut, danmenciptakan; (2) jeda berupa jeda pendek dan jeda panjang; (3) tumpang tindih berupa overlappingdan interupsi.
Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka Pada Pidato Nadiem Makariem: Analisis Wacana Van Dijk: INDEPENDENT LEARNING AND INDEPENDENT CAMPUS IN NADIEM MAKARIM'S SPEECH: DISCOURSE ANALYSIS OF VAN DIJK Daus, Muhammad Ridho Firdaus; Jumadi; Moh. Fatah Yasin
LOCANA Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v8i1.301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wacana berdasarkan pandangan Van Dijk yangterdapat pada video berisi pidato Nadiem Makariem mengenai merdeka belajar dan kampus merdeka.Pendekatan yang diterapkan pada penelitian ini ialah deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa analisis wacana kritis Van Dijk berdasarkan struktur mikro dapat dilakukandengan cara identifikasi makna, susunan kata, diksi, serta gaya dan retorika. Pada penelitian ini, analisiswacana kritis Van Dijk berdasarkan struktur mikro terkait makna digambarkan dari penggunaanpraanggapan (presupposition), penggunaan kata ganti berupa kita, saya, dan kami, serta penggunaangaya retorika berupa pengulangan bunyi. Analisis wacana kritis Van Dijk berdasarkan struktur makrodapat dilakukan dengan cara identifikasi tema yang terdapat pada tuturan. Analisis wacana kritis VanDijk berdasarkan superstruktur dapat dilakukan dengan cara menyusun atau mengatur letak tuturan,seperti awal, tengah, dan akhir.
KETERAMPILAN MENULIS CERPEN BERDASARKAN CERPEN YANG DIDENGAR SISWA KELAS IX-D SMPN 1O BANJARMASIN: SKILLS WRITE STORIES BASED ON SHORT STORIES HEARDS STUDENTS CLASS IX-D SMPN 10 BANJARMASIN Niken, Niken Ellysa Putri; Sabhan; Faradina
LOCANA Vol. 8 No. 1 (2025): JURNAL LOCANA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jlc.v8i1.302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan menulis cerpen berdasarkan cerpenyang didengar siswa kelas IX-D SMPN 10 Banjarmasin. Penelitian ini mendeskripsikan keterampilansiswa berdasarkan struktur dan unsur pembangun cerpen. Jenis penelitian metode deskriptif denganpendekatan kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan analisis data, diketahui bahwa siswa masih kurangdalam membuat cerpen berdasarkan aspek struktur dan aspek kesastraan. Berdasarkan aspek struktur,dari 28 siswa, ada 9 siswa (32,14%) dikategorikan sangat baik, 1 siswa (3,58%) dikategorikan baik, 4siswa (14,28%) dikategorikan cukup, 14 siswa (50%) dikategorikan kurang. Berdasarkan data tersebut,keterampilan menulis cerpen siswa kelas IX-D SMPN 10 Banjarmasin pada aspek strukturdikategorikan kurang (kurang terampil), dengan persentase (50%). Berdasarkan aspek kesastraan, 8siswa (28,57%) dikategorikan baik, 6 siswa (21,43%) dikategorikan cukup baik, 14 siswa (50%)dikategorikan kurang baik. Berdasarkan data tersebut, keterampilan menulis cerpen siswa kelas IX-DSMPN 10 Banjarmasin pada aspek kesastraan dikategorikan kurang baik (kurang terampil) denganpersentase (50%).

Page 1 of 1 | Total Record : 7