cover
Contact Name
Widodo Kushartomo
Contact Email
widodokushartomo@gmail.com
Phone
+628176869150
Journal Mail Official
jmts@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No. 1, Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2622545X     DOI : http://dx.doi.org/10.24912/jmts
Core Subject : Engineering,
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil dikelola oleh Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil merupakan media publikasi hasil penelitian dan studi ilmiah dalam bidang Teknik Sipil yang diterbitkan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Jurnal ini terbit pertama kali pada 1 Agustus 2018.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Volume 4, Nomor 2, Mei 2021" : 16 Documents clear
ANALISIS PERILAKU PENUMPANG BUS TRANSJAKARTA BLOK M-KOTA PADA MASA PANDEMI DAN PENGARUHNYA TERHADAP POLA PERJALANAN Octa Rianto; Widodo Kushartomo; Hokbyan Angkat
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 4, Nomor 2, Mei 2021
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v0i0.10502

Abstract

The population in Jakarta continues to increase and the Covid-19 Virus had a huge impact when using Transjakarta buses, The government and the community participate in solving it. Solution is to increase self-awareness The Transjakarta busway corridor 1 is one of the most crowded corridors because there are several transit stops and routes are in urban areas, it’s estimated that corridor serves 500,000 - 600,000 people or more/day, after policies on Covid-19 implemented by the Government such as restrictions the number of passengers on the busway and enforcement of the Health protocol for passengers and officers. The existence of these restrictions causes the effect of transportation travel. This research was conducted to determine the level of awareness of Transjakarta Bus passengers' behavior towards the Health protocol that is applied when carrying out activities outside the home and its effect on travel patterns, the policies realized by Transjakarta busway operator officers. The research data were obtained through questionnaire, then processed by normative and descriptive analysis methods. From the results of the analysis, it was found that passengers and officers were considered to be quite aware and good at implementing existing policies and passengers revealed that this policy affected their travel patterns. ABSTRAKPenduduk di Jakarta terus meningkat dan Virus Covid-19 pun berdampak sekali pada saat menggunakan bus transjakarta, ada kalamya pemerintah dan masyarakat berpartisipasi dalam menyelesaikannya.Salah satu solusinya adalah meningkatkan kesadaran diri-sendiri terhadap hal tersebut.Pada Halte busway tranjakarta koridor 1 ( Blok M – Kota ) merupakan salah satu koridor yang paling ramai karena ada beberpa halte yang transit dan rutenya pun di perkotaan, perkiraan koridor 1 yang melayani 500.000 – 600.000 orang bahkan lebih per hari, Setelah kebijakan-kebijakan tentang Covid-19 yang diterapkan oleh Pemerintah seperti pembatasan jumlah penumpang pada busway dan pemberlakuan protokol kesehatan untuk penumpang maupun petugas. Adanya Batasan-batasan ini menyebabkan pengaruh perjalanan transportasi. Penelitian ini dilakkan untuk mengetahui tingkat kesadaran perilaku penumpang Bus Transjakarta terhadap protokol kesehatan yang diterapkan ketika melakukan kegiatan di luar rumah dan pengaruhnya terhadap pola perjalanannya, juga untuk mengetauhi kebijakan yang direalisasikan oleh petugas operator busway Transjakarta. Data penelitian didapatkan melalui kuesioner, lalu diolah dengan metode analisis normative dan deskriptif. Dari hasil analisis, didapatkan bahwa baik penumpang maupun petugas dinilai sudah cukup sadar dan baik dalam menerapkan kebijakan yang ada dan penumpang mengungkapkan dengan adanya kebijakan ini memperngaruhi pola perjalanannya.
ANALISIS KAPASITAS SALURAN DRAINASE DI KECAMATAN KELAPA GADING Stefanus Andrew Kartawijaya; Arianti Sutandi; Vittorio Kurniawan
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 4, Nomor 2, Mei 2021
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v0i0.10517

Abstract

Flood is a disaster caused by various factors. Floods have caused many losses, ranging from disruption to daily activities to the loss of a person's life. Kelapa Gading is an area that is often hit by floods. This indicates that there are many factors that can cause flooding in Kelapa Gading. This study aims to find the factors that cause Kelapa Gading to be frequently flooded and solutions to reduce flooding in the area. There are several factors that needs to be examined, rainfall, drainage capacity, and drainage conditions. Drainage capacity will be calculated using the Manning method to determine the discharge from the existing drainage channel. Then it will be compared with the discharge caused by rainfall. From the results of the analysis, it is known that 12 of the 32 channels reviewed are not able to accommodate runoff discharge. After the analysis, it can be concluded that the factors that cause flooding are from the capacity of the drainage channels and external factors such as the presence of sediment at the bottom of the channel or the channel is obstructed by road construction. The solutions to this problem, deepening drainage channels or making infiltration wells in flood-prone areas. ABSTRAKBanjir adalah sebuah bencana yang disebabkan oleh berbagai faktor-faktor. Banjir telah menyebabkan banyaknya kerugian, mulai dari gangguan untuk melakukan aktivitas sehari-hari sampai dengan hilangnya nyawa seseorang. Kecamatan Kelapa Gading merupakan wilayah yang sering dilanda banjir. Hal tersebut menandakan ada banyak faktor yang bisa menyebabkan terjadi banjir di daerah Kelapa Gading. Penelitian ini bertujuan untuk mencari faktor-faktor yang menyebabkan daerah Kelapa Gading sering dilanda banjir dan solusi untuk mengurangi banjir di daerah Kelapa Gading.  Ada berberapa faktor yang perlu diteliti yaitu curah hujan, kapasitas drainase, dan kondisi drainase. Kapasitas drainase akan dihitung menggunakan Manning method untuk menentukan debit dari saluran drainase eksisting. Kemudian akan dibandingkan dengan debit yang diakibatkan oleh curah hujan. Dari hasil analisis yang diperoleh diketahui bahwa 12 dari 32 saluran yang ditinjau tidak mampu menampung debit limpasan. Setelah analisis dapat disimpulkan faktor-faktor yang menyebabkan banjir ada dari kapasitas saluran drainase dan faktor luar seperti adanya sedimen di dasar saluran atau saluran terhambat oleh pembangunan jalan. Solusi untuk menangani hal tersebut ada dua yaitu memperdalam saluran drainase atau membuat sumur resapan pada daerah yang rawan banjir.
ANALISIS KAPASITAS DAN KINERJA LALU LINTAS DI JALAN H.R. RASUNA SAID JAKARTA Edmund Surya Jaya; Najid Najid
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 4, Nomor 2, Mei 2021
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v0i0.10551

Abstract

Some of the main roads in South Jakarta, one of which is Jalan H.R. Rasuna Said, which is always crowded with passing vehicles, both residents of Jakarta and Jabodetabek, traffic on Jalan HR Rasuna Said Jakarta often experiences congestion, one of the causes is the increase in the number of vehicles in the city and also traffic performance which is not matched by an increase in number. road users. The increase in the volume of traffic will cause a change in behavior towards traffic performance, based on the guidelines of MKJI 1997 (Manual of Indonesian Road Capacity) the value of road capacity is C = 6968 pcu/km with a free flow speed of Fv = 59,55 km/hour while the capacity Greenberg's selected model produces a capacity of C = 11384 pcu/km with a free flow speed of Sff = 49,72 km/hour while the condition of the passing vehicle exceeds the basic capacity based on MKJI 1997, namely the maximum volume of V = 10635 pcu/km and with a speed of S = 18,25 km/hour so that the research model that will be used as a reference for the next calculation is the Greenberg model. ABSTRAKBeberapa ruas jalan raya di Jakarta Selatan salah satunya adalah jalan H.R. Rasuna Said yang selalu dipadati dengan kendaraan yang melintas baik itu warga Jakarta maupun dari Jabodetabek, lalu lintas di Jalan H.R Rasuna Said Jakarta sering sekali mengalami kemacetan salah satu penyebabnya adalah peningkatan jumlah kendaraan di dalam kota dan juga kinerja lalu lintas yang tidak diimbangi oleh meningkatnya jumlah pengguna jalan. Peningkatan jumlah volume lalu lintas akan menyebabkan perubahan perilaku terhadap kinerja lalu lintas, berdasarkan pedoman MKJI 1997 (Manual Kapasitas Jalan Indonesia) nilai kapasitas ruas jalan sebesar C = 6968 smp/km dengan kecepatan arus bebas sebesar Fv = 59,55 km/jam sedangkan kapasitas model terpilih Greenberg menghasilkan kapasitas C = 11384 smp/km dengan kecepatan arus bebas Sff = 49,72 km/jam sedangkan kondisi kendaraan yang melintas melebihi kapasitas dasar bedasarkan MKJI 1997 yaitu volume maksimum sebesar V = 10635 smp/km dan dengan kecepatan S = 18,25 km/jam sehingga model penelitian yang akan digunakan sebagai acuan perhitungan selanjutnya adalah model Greenberg.
ANALISIS SALURAN EKSISTING DI KELURAHAN PADEMANGAN TIMUR Felix Jayanto; Wati Asriningsih Pranoto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 4, Nomor 2, Mei 2021
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v0i0.10644

Abstract

Flooding is not a strange thing anymore for DKI Jakarta Province. Many factors cause flooding in DKI Jakarta Province, such as heavy rain, blockage of drainage channels by garbage, tides, flooding from higher areas, and others. Lots of losses were caused by this flood, such as damaged roads. Public facilities are also damaged, causing temporary economic paralysis, many residents are sick, it can even cause fatalities. In Pademangan District, several areas are prone to flooding, but strangely, in East Pademangan Village, there is only one place that is affected by floods. The flood in that place has a depth of about 20 cm. So it is necessary to explore why only that place is affected by floods, so that a solution can be found. For that there are several things that need to be analyzed, namely rainfall, channel capacity and the condition of the existing channel. After analyzing everything, it can be concluded that the East Pademangan area is caused by the existing channel capacity which is still unable to accommodate high rainfall. Apart from that, garbage and sediment also cause flooding in this area. ABSTRAKBanjir bukan merupakan hal yang aneh lagi untuk Provinsi DKI Jakarta. Ada banyak faktor yang menyebabkan banjir di Provinsi DKI Jakarta seperti hujan deras, penyumbatan saluran drainase oleh sampah – sampah, pasang surut air laut, banjir kiriman dari daerah yang lebih tinggi, dan lain – lain. Banyak sekali kerugian yang ditimbulkan akibat banjir ini; seperti jalan banyak yang rusak, fasilitas – fasilitas umum juga ikut rusak, menyebabkan kelumpuhan ekonomi sesaat, warga banyak yang sakit, bahkan bisa menimbulkan jatuhnya korban jiwa. Di Kecamatan Pademangan terdapat beberapa daerah yang rawan banjir, tetapi anehnya di Kelurahan Pademangan Timur hanya ada satu tempat yang terkena genangan banjir. Banjir di tempat tersebut memiliki kedalaman sekitar 20 cm. Maka perlu ditelusuri mengapa hanya di tempat itu saja yang terkena genangan banjir, sehingga bisa dicari solusinya. Untuk itu ada beberapa hal yang perlu dianalisis yaitu curah hujan, kapasitas saluran dan keadaan saluran eksisting. Setelah dianalisis dapat disimpulkan bahwa daerah Pademangan Timur ini disebabkan oleh kapasitas saluran eksisting yang masih belum bisa menampung curah hujan yang tinggi. Selain itu, sampah dan sedimen juga menjadi penyebab banjir di daerah ini.
PENGARUH JARAK ANTAR TIANG TERHADAP EFISIENSI DAYA DUKUNG TIANG KELOMPOK BOR Robert S; Gregorius Sandjaja Sentosa
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 4, Nomor 2, Mei 2021
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v0i0.10528

Abstract

ABSTRACTThe main purpose of this thesis is to determine the effective pile spacings. In this study, the foundation design is bored pile group 3x3 with length 12m and diameter 0,6m. The load capacity of a pile group is depends on pile spacings. Therefore, the spacings that is used in this thesis is 1,7D ; 2D ; 2,5D ; 3D ; 4D ; 5D ; 6D. To determine the efficiency of a pile group with varying spacings, calculations are made using several methods. From the results of the calculation of the efficiency, the most relative effective pile spacings are determined. The results show 2,5D spacing is the most relative effective for bored pile group with diameter 0,6m and length 12m has most relative effective spacing 2,5D.ABSTRAKTujuan utama dari penulisan skripsi ini adalah untuk menentukan jarak tiang yang efektif. Pada penelitian kali ini, digunakan jenis fondasi kelompok tiang bor 3x3 dengan panjang 12m dan diameter 0,6m. Kapasitas dukung sebuah fondasi tiang kelompok tergantung pada jarak tiang yang ditentukan. Oleh karena itu, ditentukan pemasangan jarak tiang sebesar 1,7D ; 2D ; 2,5D ; 3D ; 4D ; 5D ; 6D. Untuk mendapatkan nilai efisiensi dari kelompok tiang dengan jarak yang bervariasi tersebut dilakukan perhitungan menggunakan beberapa metode. Dari hasil perhitungan nilai efisiensi tersebut kemudian ditentukan jarak tiang yang relatif paling efektif untuk kelompok tiang. Hasil analisi menunjukkan bahwa tiang bor dengan diameter 0,6m dan panjang 12m memiliki jarak tiang yang relatif paling efektif sebesar 2,5D. 
ANALISIS PERBANDINGAN DAYA DUKUNG AKSIAL , EFISIENSI & BIAYA FONDASI TIANG PANCANG DAN TIANG BOR STUDI KASUS RUSUNAWA DAAN MOGOT Stefanus Andy Kurniawan; Gregorius Sandjaja Sentosa
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 4, Nomor 2, Mei 2021
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v0i0.10536

Abstract

AbstrakPada lokasi ini sendiri fondasi dalam sudah direncanakan dengan menggunakan tiang bor dengan diameter ɸ100 cm serta kedalaman 40 m memakan biaya sebesar Rp. 10.658.080.000,00 (dengan PPN 10%). Lalu pada studi ini ditujukkan untuk melakukan alternatif menggunakan tiang pancang untuk melihat mana yang lebih efisien dari kedua fondasi tersebut, dan didapatkan alternatif dengan diameter tiang pancang ɸ 50 cm dengan Panjang 36 m membutuhkan biaya sebesar Rp.5.945.005.364,00 (dengan PPN 10%) dengan perbandingan efisiensi biaya sebesar 44,22%.AbstractThe location itself was already planed  with bored pile ɸ100 cm with 40 m depth and it cost Rp.10.658.080,00 (with tax 10%). The purpose of this research to make an alternative with Driven Pile to see who more efficient from these two foundation, and got an alternative to use driven pile with  ɸ 50 cm dimension with  36 m depth that just need cost Rp.5.945.005.364,00 (with tax 10%) with 44,2% cost efficiency

Page 2 of 2 | Total Record : 16