cover
Contact Name
Widodo Kushartomo
Contact Email
widodokushartomo@gmail.com
Phone
+628176869150
Journal Mail Official
jmts@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No. 1, Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2622545X     DOI : http://dx.doi.org/10.24912/jmts
Core Subject : Engineering,
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil dikelola oleh Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil merupakan media publikasi hasil penelitian dan studi ilmiah dalam bidang Teknik Sipil yang diterbitkan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Jurnal ini terbit pertama kali pada 1 Agustus 2018.
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Volume 6, Nomor 4, November 2023" : 40 Documents clear
ANALISIS DAN PERSEPSI PENGGUNA PARKIR STASIUN COMMUTER LINE DARU DI KABUPATEN TANGERANG Habib, Nur Muhammad
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 4, November 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i3.24885

Abstract

Daru station parking is a parking facility at Daru Station that is used by users of the Tanah Abang – Rangkas Bitung commuter line.The research aims to find out what things must be evaluated, and maintained against parking lots. The method used in this study consisted of direct observation methods and data processing using the IPA method. Based on the analysis that has been carried out, the parking space in this study is sufficient to accommodate four wheeled vehicles while based on user perceptions using the IPA method the parking space is considered good, but there are still aspects that need to be improved, namely the adequacy of parking space for two wheels, tha availability of roof coverings for vehicles and pavement in the parking are
ANALISIS WASTE MATERIAL DAN FAKTOR PENYEBAB PADA PROYEK APARTEMEN X Faruki, Ramadhan Rizki; Henny Wiyanto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 4, November 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i4.24888

Abstract

In the implementation of construction projects, materials are one of the most influential elements. Leftover construction materials that cannot be reused in projects, produce waste that is difficult to avoid. Research on waste in construction materials conducted at the Jakarta x apartment project. Analyzing and determining the materials that contribute to causing waste by using the Pareto Law of 20-80 only 20% of the total material is considered important and has an 80% impact on waste. Found 18 types of materials that cause waste from 92 materials used in the project. Each material produces waste with various volumes which results in cost losses. Quantitative calculations are carried out to determine the volume of waste, the amount of waste, and the cost of waste. D22 rebar is the type of material that causes the largest volume wastage. While the type of material that causes the biggest waste cost of the apartment project x is formwork material of Rp. 3,489,630,538, -. The total waste generated in the apartment project x is worth 3.30% with a total loss of Rp. 14,559,828,675,-. The waste generated in apartment X is caused by various factors with the sequence of causes in the form of inappropriate designs, implementation errors, remaining pieces of material that can no longer be reused, calculation errors, to loss of material caused by theft on the project. After conducting an analysis using the comparative method of the factors that cause waste based on the literature, it can be concluded that the most common causal factor and the cause of losses is design changes. Thus, the executor can evaluate and find solutions to minimize wastage costs in similar projects. Abstrak Pada pelaksanaan proyek konstruksi, material menjadi salah satu elemen yang paling berpengaruh. Sisa material konstruksi yang tidak dapat dipergunakan kembali pada proyek, menghasilkan waste yang sulit dihindari. Penelitian mengenai waste pada material konstruksi dilakukan pada proyek apartemen x Jakarta. Menganalisis dan menentukan material yang berkontribusi menyebabkan waste dengan menggunakan Pareto's Law 20-80 hanya 20% dari total material yang dianggap penting dan memiliki dampak 80% terhadap waste. Ditemukan 18 jenis material penyebab waste dari 92 material yang digunakan pada proyek. Masing-masing material menghasilkan waste dengan berbagai volume yang berdampak pada kerugian biaya. Perhitungan secara kuantitatif dilakukan untuk menentuan volume waste, waste level, dan waste cost. Besi beton D22 adalah jenis material yang menyebabkan volume waste terbesar. Sedangkan jenis material yang menyebabkan waste cost terbesar proyek apartemen x adalah material bekisting sebesar Rp. 3.489.630.538,-. Total waste yang dihasilkan pada proyek apartemen x adalah senilai 3,30% dengan total kerugian Rp. 14.559.828.675,-. Waste yang dihasilkan pada apartemen x, disebabkan oleh berbagai faktor dengan urutan penyebab berupa desain yang tidak sesuai, kesalahan pada pelaksana, sisa potongan material yang sudah tidak dapat digunakan kembali, kesalahan perhitungan, hingga material hilang yang diakibatkan pencurian pada proyek. Setelah dilakukan analisis menggunakan metode komparasi terhadap faktor penyebab waste berdasarkan literatur, dapat disimpulkan faktor penyebab yang paling sering terjadi dan menyebabkan kerugian adalah perubahan desain. Sehingga, dapat dilakukan evaluasi dan pencarian solusi oleh pelaksana untuk meminimalisir waste cost dalam proyek sejenis.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMBAYARAN DIGITAL PADA TRANSPORTASI UMUM Al Jabar, Haddid
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 4, November 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i3.24889

Abstract

Public transportation is just one area where the development of digital technology has had an impact. Digital payments for public transportation are currently gaining popularity and are widely used by the general public. Nonetheless, the public view of computerized public transportation installments actually needs further review. The purpose of this study is to investigate public perceptions of digital payments for public transportation. The strategy utilized was an internetbased review of 150 respondents who utilized advanced installments on open transportation.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI PADA SAAT SEBELUM PPKM, SAAT PPKM, DAN SETELAH PPKM Edward, Thomas
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 4, November 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i3.24896

Abstract

One of the most frequently used means of moving is by using public transportation. Public transportation develops following the economic development of a region, the faster the region develops, more public transportation will be needed. However, since the pandemic of COVID-19 started there are many new policies have been issued by the government, both for the public and the private transportation. One of the policies that have been applied is new normal, where people who will carry out activities outside home must follow the health protocol as applicable to government regulation referred to as Large Scale Social Restrictions (LSSR). Keywords: Public Transportation, New Normal, Covid-19, LSSR. Salah satu sarana untuk berpindah tempat yang paling sering digunakan adalah transportasi umum. Transportasi umum berkembang mengikuti perkembangan ekonomi suatu wilayah, semakin pesat wilayah itu berkembang maka semakin banyak juga transportasi umum yang akan dibutuhkan. Namun sejak terjadinya pandemi COVID-19 banyak berlaku aturan-aturan baru yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik pada angkutan umum ataupun angkutan pribadi. Salah satu peraturan yang diterapkan adalah New Normal, dimana masyarakat akan melakukan yang akan melakukan aktivitas diluar rumah harus mengikuti protokol Kesehatan sebagaimana berlaku pada aturan pemerintah yang disebut sebagai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kata kunci: Transportasi Umum, New Normal, Covid-19, PPKM.
SURVEY KESELAMATAN DI PERLINTASAN SEBIDANG JPL NO 6A KM 3 + 219 JALAN KARYA RAYA Lie, Kefrin Lievaldi; Dewi Linggarsari; Hokbyan R.S. Angkat
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 4, November 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i3.24904

Abstract

ABSTRACT A level crossing is formed from a meeting between a road section and a railroad or railroad track. In this study, the crossing which is the subject or research is the level crossing on Jalan Karya Raya which is a form of meeting that can cause trffic jams. It is known that the JPL level crossing No 6a which is on Jalan Karya Raya is an official level crossing guarded by PT.KAI. This crossing includes having a quite busy schedule of passing trains because this railway line is a route between Duri – Tanggerang and can also directly connect to Soekarno Hatta Airport so that during weekdays and traffic rush hours traffic conflicts often occur, such as congestion due ti traffic jams. The schedule of trains passing is very dense and it is common for trains to pass simultaneously at the same time so that the traffic volume increases. The JPL level crossing No 6a has quite complete sign and marking facilities such as automatic train door latch closures, sound signals, JPL officers on guard and road marking. For the condition of the facilities, sign and road marking are all clearly visible to motorists or other road users. ABSTRAK Perlintasan sebidang terbentuk dari perpotongan antara ruas jalan raya dengan jalur kereta api atau lintasan kereta api. Pada penelitian ini, perlintasan yang menjadi bahan penelitian yaitu perlintasan sebidang di Jalan Karya Raya yang merupakan salah satu bentuk pertemuan yang dapat menimbulkan kemacetan. Diketahui perlintasan sebidang JPL No 6a ini yang berada di Jalan Karya Raya merupakan perlintasan sebidang resmi yang dijaga oleh PT.KAI. Perlintasan ini termasuk memiliki jadwal kereta api melintas yang cukup padat karena jalur kereta api ini merupakan jalur antara Duri-Tanggerang dan bisa juga langsung menghubungkan ke Bandara Soekarno Hatta sehingga pada saat hari kerja dan jam sibuk lalu lintas sering terjadi konflik lalu lintas, seperti kemacetan karena jadwal kereta api melintas yang sangat padat dan sering terjadinya kereta api melintas secara bersamaan di waktu yang sama sehingga volume lalu lintas meningkat. Perlintasan sebidang JPL No 6a memiliki fasilitas rambu-rambu dan marka yang cukup lengkap seperti adanya penutup palang pintu kereta otomatis, adanya isyarat suara, adanya petugas JPL yang berjaga dan marka jalan. Untuk kondisi fasilitas rambu-rambu dan marka jalan semua terlihat jelas oleh pengendara atau pengguna jalan lainnya.
STUDI KESELAMATAN DI PERLINTASAN SEBIDANG JPL NO. 5A KM 2 + 285 JALAN HADIAH Marsa, Rivelieno Rai Marsa; Dewi Linggasari; Hokbyan R.S. Angkat
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 4, November 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i3.24907

Abstract

AbstractA train is a railroad facility that runs alone or together with other railroad vehicles and can move along the track when the train is running. A railroad crossing is an example of a road and rail meeting, where traffic jams and accidents often occur. In this study the research location was at JPL No. 5a on Jalan Hadiah, Grogol Petamburan, West Jakarta, between Grogol and Pesing stations. This location is one busy intersection. This railroad crossing has a very busy train schedule both on weekdays and weekends. The purpose of this study was to determine the level of safety by assessing the integrity of the signs, the geometry of the crossing, the daily traffic volume, and the characteristics of road users at JPL No. 5a KM2+285. Based on the results of the survey conducted, from the aspect of the completeness of the signs, there are still many that are not yet available and the SMPK obtained is 39.435 smpk, 42.066 smpk, and 40.432 smpk where these results exceed the applicable standards of 3.,000 smpk. The most common types of violations that occur are vehicles waiting in the opposite lane with a probability level of 100% and severity level 3 including the extreme risk categoryAbstrak Kereta api adalah sarana perkeretaapian yang berjalan sendiri atau bersama dengan sarana perkeretaapian lainnya dan dapat bergerak sepanjang lintasan saat kereta api berjalan. Sebuah perlintasan kereta api adalah contoh pertemuan jalan raya dan kereta api, dimana sering terjadinya kemacetan lalu lintas. Pada penelitian ini lokasi penelitian berada di JPL No. 5a di Jalan Hadiah, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, antara stasiun Grogol dan Pesing. Lokasi ini merupakan salah satu perlintasan yang padat. Perlintasan kereta api ini memiliki jadwal kereta api yang sangat padat baik pada hari kerja maupun akhir pekan. Dilakukannya penelitian ini yaitu bertujuan untuk mengetahui tingkat keselamatan dengan menilai keutuhan rambu, geometrik perlintasan, volume lalu lintas harian, dan karakteristik pengguna jalan di JPL No. 5a KM2+285. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan, dari aspek kelengkapan rambu, masih banyak yang belum tersedia dan SMPK yang didapat yaitu sebesar 39.435 smpk, 42.066 smpk, dan 40.432 smpk dimana hasil tersebut melebihi standar yang berlaku yaitu sebesar 35.000 smpk. Jenis pelanggaran yang paling sering terjadi yaitu kendaraan menunggu di lajur yang berlawanan arah dengan tingkat probability 100% dan tingkat severity 3 termasuk kategori extreme risk.
ANALISIS RISIKO KERJA PROYEK PEMBANGUNAN IT MANDIRI BUMI SLIPI Tri Wizaksono, Bagus; Waty, Mega
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 4, November 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i4.24917

Abstract

Occupational accidents are a problem in Occupational Health and Safety (OHS) activities in a job, especially construction. Accidents that occur can provide losses both in terms of workers and companies. Such as workers who are hit by material that can cause injury so they have to undergo hospitalization and disrupted work time. Things like this can cause losses in terms of time, cost, and performance of a job. This analysis focuses on workers and identifies the factors that cause accidents that are often experienced by workers so that the factors that are most at risk of causing accidents during work activities can be identified. The research will be conducted by direct interviews and distributing questionnaires to workers at the Mandiri Bumi Slipi IT Project. The risk assessment method uses a risk assessment matrix that originates from Standard Operational Procedures for Hazard Identification, Risk Assessment, Determination of Risk Control and Opportunities (SOP/UPM/DJBM-149). The results obtained from processing the risk value data from the formwork, reinforcement and curtain wall work categories belong to the small to medium risk level with the smallest value of 2 and the highest moderate risk level of 6. Abstrak Kecelakaan kerja merupakan suatu permasalahan dalam kegiatan Kesehatan dan keselamatan Kerja (K3) pada suatu pekerjaan terutama konstruksi. Kecelakaan yang terjadi dapat memberikan kerugian baik segi pekerja maupun perusahaan. Seperti pekerja tertimpa material yang dapat mengakibatkan cidera sehingga harus menjalani rawat inap dan waktu bekerja yang terganggu. Hal seperti ini yang dapat menyebabkan kerugian dalam aspek waktu, biaya maupun kinerja suatu pekerjaan. Pada penelitian ini akan diteliti suatu identifikasi risiko K3 serta penilaian risiko K3 pada kegiatan pembangunan Proyek IT Mandiri Bumi Slipi. Analisis ini berfokus pada pekerja serta identifikasi faktor penyebab kecelakaan yang sering dialami para pekerja, sehingga dapat diketahui faktor yang paling berisiko mengakibatkan kecelakaan saat kegiatan bekerja. Penelitian akan dilakukan dengan wawancara secara langsung serta penyebaran kuesioner kepada pekerja di Proyek IT Mandiri Bumi Slipi. Metode penilaian risiko menggunakan matriks penilaian risiko yang bersumber Standar Operasional Prosedur Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Penentuan Pengendalian Risiko, dan Peluang (SOP/UPM/DJBM-149). Hasil yang diperoleh dari pengolahan data nilai risiko dari kategori pekerjaan bekisting, pembesian dan curtain wall tergolong dalam tingkat risiko kecil hingga sedang dengan nilai terkecil sebesar 2 dan tingkat risiko sedang tertinggi sebesar 6.
PANDANGAN MASYARAKAT TERHADAP KESELAMATAN BUS SWASTA SEBAGAI MODA TRANSPORTASI SEWA Komalasari, Dwi Ayu; Putranto, Leksmono Suryo
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 4, November 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i3.24918

Abstract

ABSTRACT HIBA bus is one of the modes of transportation that is often used as a means of rental transportation for tourism, business travel, or certain events. However, safety in using HIBA buses is often a concern of the public considering the many cases of bus accidents that occur in Indonesia that are caused by various aspects. Therefore, this study will evaluate by reviewing safety aspects while on the bus and aspects of safety supporting tools in the bus from the passenger prescription as well as the security aspects Bus HIBA from the other drivers prescription on the road. In this study, the survey method will be used with the use of questionnaires as a research instrument that will be spread to the community that has ever been a passenger of the HIBA Bus rental and fellow drivers, or both. It is expected that this research will help HIBA Bus service providers to evaluate service and quality of service provision and also as a source of knowledge for the community. Therefore, the analysis was carried out by reviewing the public view of HIBA Bus safety as passengers or fellow drivers on the road based on gender, age, domicile and work. Data collection is carried out using an online questionnaire as a means of collection and a one sample t-test is performed to evaluate the research instrument and an independent sample t-test to assess the relationship between two unrelated populations. It can be concluded based on the results of the analysis, the majority of people feel safe when being a passenger bus HIBA or when being fellow drivers on the road. Keyword: HIBA Bus, rental transportation mode, safety, public opinion, passenger, driver ABSTRAK Bus HIBA merupakan salah satu moda transportasi yang cukup sering digunakan sebagai sarana transportasi sewa untuk keperluan wisata, perjalananan bisnis, maupun acara-acara tertentu. Namun, keselamatan dalam menggunakan bus HIBA sering menjadi perhatian masyarakat mengingat banyaknya kasus kecelakaan bus yang terjadi di Indonesia yang disebabkan dari berbagai macam aspek. Oleh karena itu, Studi ini akan mengevaluasi dengan meninjau aspek keselamatan saat berada di dalam bus dan aspek alat alat penunjang keselamatan di dalam bus dari presepsi penumpang juga aspek keselamatan Bus HIBA dari presepsi sesama pengendara di jalan. Pada penelitian ini, akan digunakan metode survei dengan menggunakan kuesioner sebagai instrument penelitian yang akan disebarkan kepada masyarakat yang pernah menjadi penumpang Bus HIBA sewa dan sesama pengendara, atau keduanya. Diharapkan penelitian ini akan membantu perusahaan penyedia jasa Bus HIBA untuk mengevaluasi pelayanan dan kualitas penyediaan jasa dan juga sebagai sumber pengetahuan bagi masyarakat. Maka dari itu dilakukan analisis dengan meninjau pandangan masyarakat tentang keselamatan Bus HIBA sebagai penumpang ataupun sesama pengendara di jalan berdasarkan jenis kelamin, usia, domisili, dan pekerjaan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner daring sebagai sarana pengumpulan dan dilakukan uji One Sample T-Test dilakukan untuk mengevaluasi instrument penelitian dan Independent Sample T-Test untuk mengevaluasi hubungan antara dua populasi yang saling tidak berhubungan. Dapat disimpulkan berdasarkan hasil analisis, mayoritas masyarakat merasa selamat saat menjadi penumpang Bus HIBA ataupun saat menjadi sesama pengendara di jalan. Kata kunci: Bus HIBA, moda transportasi sewa, keselamatan, pandangan masyarakat, penumpang, pengendara.
ANALISIS EFISIENSI SETTLEMENT TIANG GESEK FONDASI BORED PILE PADA PROYEK DI PROVINSI ACEH Balqis, Ratu Balqis Putri Tarfin; Susilo, Alfred Jonathan
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 4, November 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i4.24921

Abstract

The foundation is a part of the construction to hold up a building and continue the superstructure where the foundation also transmits the load into the ground to determine whether or not the building is sturdy so that it can be said to be stable if the load from the foundation can be stabilized by the supporting soil. In choosing the type of pole, there are 2 types, namely end piles and friction piles where the difference between the two poles is in their placement in the ground, namely poles that are placed at the end or are at the end layer of hard soil for end piles and piles that are placed when hard soil is on the ground. a very deep depth and the pile transmits the load with the frictional force between the pile wall and the surrounding soil. In this journal research what will be analyzed is the drilled pile foundation using friction pile with the aim of analyzing whether the foundation pile will experience a difference in settlement or not and the bearing capacity obtained from the pile. Abstrak Fondasi merupakan suatu bagian konstruksi untuk menahan suatu bangunan dan meneruskan bangunan atas dimana fondasi tersebut juga menyalurkan beban ke dalam tanah untuk mengetahui kokoh atau tidak bangunan tersebut hingga dapat dikatakan stabil jika beban dari fondasi dapat distabilkan oleh tanah pendukung. Dalam pemilihan jenis tiang tersebut terdapat 2 jenis yaitu tiang ujung  dan  tiang gesek dimana perbedaan kedua tiang tersebut berada di peletakannya di dalam tanah yaitu tiang yang diletakkan pada ujung atau berada di lapisan ujung tanah keras untuk tiang ujung dan tiang yang diletakkan apabila tanah keras berada di kedalaman yang sangat dalam dan tiang tersebut meneruskan beban dengana danya gaya gesek antar dinding tiang dengan tanah disekitarnya. Dalam penelitian jurnal ini yang akan di analisis adalah fondasi tiang bor menggunakan tiang gesek dengan tujuan menganalisis tiang fondasi tersebut akan mengalami perbedaan penurunan atau tidak dan daya dukung yang diperoleh dari tiang tersebut.
ANALISIS PERBANDINGAN POTENSI CYCLIC MOBILITY PADA TANAH LEMPUNG DI BEBERAPA TEMPAT DI INDONESIA Chrisandy; Susilo, Alfred Jonathan
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 6, Nomor 4, November 2023
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v6i4.24923

Abstract

Liquefaction is a phenomenon which carrying capacity in soil decreases due an ongoing earthquake. There are two types of liquefaction, namely flow liquefaction and cyclic mobility. The institution in Indonesia that involved in this case, needs to understand again one of the types of liquefaction that occurs, namely cyclic mobility. There are 4 locations in Indonesia that are compared, which one has the potential. The first thing to do when analyzing liquefaction is check the susceotibility for soil characteristics. Vulnerability examination uses four methods, namely Seed et al, Chinese criteria, Bray and Sancio, and Tsuchida method. If the soil shows liquefaction susceptibility, the research is continued to state criteria, if there is no vulnerability, no need to continued state criteria. Determination of the liquefaction type can be seen from the state criteria method in the graph of the relationship between axial strain (εa) and deviatoric stress (q). To check the potential of the liquefaction using the cyclic strain approach method. This method uses cyclic stress ratio (CSR) and the cyclic resistance ratio (CRR). These variables are obtained from calculations on field tests. The field tests used are bore logs and N-SPT report. This study analyzes the cyclic mobility potential in the soil based on the safety factor that will be obtained later. The output of the case occurs that the type of liquefaction that occurs is cyclic mobility and there is potential for liquefaction in clay soils. Abstrak Likuifaksi adalah suatu fenomena dimana daya dukung tanah berkurang akibat gempa yang sedang berlangsung. Likuifaksi ada dua jenis yaitu likuifaksi cair dan mobilitas siklik. Lembaga yang berperan dalam hal ini di Indonesia perlu memahami lagi salah satu jenis likuifaksi yang terjadi yaitu mobilitas siklik. Ada 4 daerah yang akan menjadi perbandingan dalam penelitian ini. Hal pertama dilakukan saat menganalisis likuifaksi adalah pengecekan terhadap potensi rentan dari karakter tanah. Pengecekan potensi rentan memakai empat metode yaitu; metode Seed et al. Chinese criteria metode Bray dan Sancio, dan Tsuchida. Jika menunjukkan kerentanan likuifaksi, penelitian dilanjutkan kriteria komposisi, jika tidak ada kerentanan tidak usah dilanjutkan kriteria kompisi. Penentuan tipe likuifaksi dilihat dari metode state criteria pada grafik triaksial hubungan antara gaya aksial (εa) dan tekanan deviatorik (q). Ada 2 metode yang digunakan yaitu rasio resisntensi siklik (CRR) dan rasio tegangan siklik (CSR). Variabel didapat dari perhitungan tes lapangan. Tes lapangan yang dipakai adalah data bor atau N-SPT. Penelitian ini menganilisa potensi likuifaksi pada tanah berdasarkan faktor keamanan yang nanti akan didapat, yang pada akhirnya membuktikan bahwa likuifaksi yang terjadi adalah mobilitas siklik dan berpotensi pada tanah lempung. Lalu hasil yang didapat membuktikan bahwa sebagian daerah berpotensi mobilitas siklik, dan sebagian tidak berpotensi.

Page 2 of 4 | Total Record : 40